cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1: June 2023" : 39 Documents clear
Pengembangan Worksheet Berbasis Discovery Learning pada Materi Fisika Kelas XI untuk Mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Sarriyani, Sarriyani; Sukroyanti, Baiq Azmi; Habibi, Habibi
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1279

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kriteria kelayakan worksheet berbasis discovery learning pada mata pelajaran fisika untuk SMA kelas XI semester II dari penilaian dosen ahli media, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar worksheet berbasis discovery learning. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development). Dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, dimana model ADDIE terdiri dari 5 tahap pengembangan yaitu tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Uji kelayakan worksheet berbasis discovery learning menggunakan angket validasi ahli. Hasil belajar kognitif dapat diukur menggunakan soal pre-test dan pos-test. Teknik analisis data menggunakan normalized gain dan effect size. Hasil validasi ahli terhadap pengembangan worksheet berbasis discovery learning menyatakan bahwa sangat layak digunakan pada jenjang SMA khususnya pada pelajaran fisika dengan nilai rata-rata  82,6%. Produk yang dikembangkan berupa worksheet berbasis discovery learning ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan skor gain 0,43 dengan kategori sedang dan memiliki ukuran efek terhadap pengaruh penggunaan worksheet berbasis discovery learning dengan effect size sebesar 1,73 dengan kategori tinggi. Development of Discovery Learning-Based Worksheets for Grade XI Physics Subject to Determine Learning Outcomes Improvement Abstract This study aims: (1) determine the eligibility criteria of worksheets -based discovery learning in physics subjects, (2) finding out the improvement of student learning outcomes using worksheets-based discovery learning. This study is Research and Development using the ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stage, namely the analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility test of worksheets based  discovery learning uses an expert validation questionnaire. Cognitive learning outcomes can be measured using pre-test and post-test questions. The data analysis technique used normalized gain and effect size. The results of expert validation on the development of worksheets based on discovery learning stated that it was very feasible to use at the high school level, especially in physics lessons with an average value of 82.6%. The product developed in the form of discovery learning-based worksheets is able to improve student learning outcomes with a gain score of 0.43 in the moderate category and has an effect size on the influence of the use of discovery learning-based worksheets with an effect size of 1.73 in the high category.
Pengaruh Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu Menghadapi Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Sopiatun, Rita; Husna, Eva Niamatul; Marliana, Yunita; Sundayani , Lina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1285

Abstract

Resiko tinggi dapat mengalami berbagai permasalahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kelas ibu hamil resiko tinggi merupakan salah satu program untuk meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kecemasan pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kelas ibu hamil resiko tinggi terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian pre-eksperiment dengan one group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 33 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik yang digunakan untuk pengetahuan dan kecemasan adalah uji Wilcoxon. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik dari masing–msing variabel sementara analisis bivariat digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan dengan kategori kurang sebanyak 15 orang (45,5%) dan setelah penyuluhan dengan kategori baik sebanyak 18 orang (54,5%). Sedangkan tingkat kecemasan sebelum penyuluhan dengan kategori tinggi sebanyak 18 orang (54,5%) dan setelah penyuluhan dengan kategori rendah sebanyak 22 orang (66,7%). Setelah dilakukan uji statistik menggunakan wilcoxon nilai signifikan p sebesar 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kelas ibu hamil resiko tinggi terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu menghadapi persalinan. The Effect of Class Implementation on Level of Knowledge and Anxiety of Pregnant Women Towards Labor in The Working Area of The Kuripan Health Center Abstract High-risk pregnant women can experience various problems that are influenced by various factors. The class for high-risk pregnant women is a program to increase knowledge and reduce anxiety in pregnant women. This study aims to determine the effect of implementing classes for high-risk pregnant women on the level of knowledge and anxiety of mothers in facing childbirth. This study used a pre-experimental research design with one group pretest-posttest. This study involved 33 pregnant women who met the inclusion criteria. The statistical test used for knowledge and anxiety is the Wilcoxon test. Univariate analysis is used to describe the characteristics of each variable while bivariate analysis is used to identify the relationship between the two variables. Results: The results showed that the level of knowledge before counseling was in the less category as many as 15 people (45.5%) and after counseling with good categories as many as 18 people (54.5%). While the level of anxiety before counseling in the high category was 18 people (54.5%) and after counseling in the low category were 22 people (66.7%). After statistical tests were carried out using Wilcoxon, the significant value of p was 0.000 <0.05. It can be concluded that there is an influence of the class of high-risk pregnant women on the level of knowledge and anxiety of mothers facing childbirth.
Efektivitas Penggunaan Konten e-Learning Berbantuan Moodle Terintegrasi Model Pembelajaran PBL dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Solihah, Fatimatus
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1104

Abstract

Komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh siswa. Namun faktanya berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran matematika di SMP Negeri 3 Kayangan didapatkan informasi kemampuan komunikasi matematis siswa masih tergolong rendah bahwa siswa merasa kesulitan pada materi statistika dan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan konten e-learning berbasis moodle yang terintegrasi dengan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi statistika. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan desain penelitian eksperimen (kuantitatif) dengan menggunakan bentuk desain Pre-test-post-test nonequivalent comparison-group design. Siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kayangan menjadi populasi dalam penelitian ini. Sedangkan sampel yang akan dipilih terdiri dari dua kelas yaitu 20 siswa kelas VIII-1 sebagai kelas kontrol dan 20 siswa kelas VIII-2 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal pretest dan posttest yang mengukur kemampuan komunikasi matematis siswa yang terdiri dari 3 butir soal Pretest dan 3 butir soal posttest. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh signifikansi (2- tailed) kurang dari signifikansi t (0,010< 0,05), ini berarti H0 ditolak. Sehingga penggunaan e-learning berbasis problem based learning lebih efektif daripada kelas dengan pembelajaran dengan modul guru. Hasil uji efektivitas juga menunjukkan hal sama bahwa peningkatan rata-rata kelas kontrol x = 18,8 sedangkan peningkatan rata-rata untuk kelas eksperimen adalah y = 30,4. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa y > x sehingga penggunaan e- learning Moodle berbasis PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik pada materi statistika. The Effectiveness of Using Moodle-Assisted e-Learning Content Integrated with PBL Learning Models in Improving Mathematical Communication Skills Abstract Mathematical communication is an important ability for students to have. However, in fact, based on the results of observations and interviews with mathematics teachers at SMP Negeri 3 Kayangan, it was found that students' mathematical communication skills were still relatively low, that students found it difficult in statistics material and. This study aims to determine the effectiveness of using moodle-based e-learning content that is integrated with the PBL learning model to improve students' mathematical communication skills in statistics material. This research is a study using an experimental research design (quantitative) using a pre-test-post-test nonequivalent comparison-group design. Grade VIII students of SMP Negeri 3 Kayangan became the population in this study. While the sample to be selected consisted of two classes, namely 20 students in class VIII-1 as the control class and 20 students in class VIII-2 as the experimental class. The instruments used in this study were pretest and posttest questions that measured students' mathematical communication skills consisting of 3 pretest questions and 3 posttest questions. Based on the results of the hypothesis testing, it was found that the significance of (2-tailed) was less than the significance of t (0.010 <0.05), this means that H0 was rejected. So that the use of problem-based learning-based e-learning is more effective than classes with teacher module learning. The results of the effectiveness test also showed the same thing that the average increase in the control class was x = 18.8 while the average increase for the experimental class was y = 30.4. Thus it can be concluded that y > x so that the use of PBL-based Moodle e-learning is effective in improving students' mathematical communication skills in statistics material.
Efektivitas Penggunaan Laboratorium IPA Terhadap Pembelajaran Biologi Hidayat, Wahyu; Sukri, Akhmad; Mirawati, Baiq
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan laboratorium IPA terhadap pembelajaran Biologi di SMAN 1 Lingsar. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif deskriftif. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lingsar pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini adalah Kepala Laboratoriun dan Siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebanyak 50 siswa. Instrunen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penlitian menunjukkan bahwa tingkat keefektifan penggunaan laboratorium IPA terhadap pembelajaran di SMAN 1 Lingsar, menunjukkan hasil bahwa Rerata semua butir pernyataan memiliki persentase sebesar 72,97% dengan kategori cukup baik. Nilai persentase yang masih tergolong cukup tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang berdasarkan hasil wawancara dengan guru biologi di SMAN 1 Lingsar, faktor utama yang menyebabkan kurang efektifnya penggunaan laboratorium IPA di SMAN 1 Lingsar, yakni minimnya laboran sebagai pengelola sarana dan prasarana laboratorium, serta tidak ada pembantu laboran dalam mempersiapkan peralatan yang di butuhkan untuk proses praktikum sehingga menyebabkan guru dan siswa mengalami kendala dalam melakukan praktikum di laboratorium. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penataan dalam pengelolaan laboratorium guna memaksimalkan proses praktikum yang lebih baik dan maksimal. Effectiveness of the Use of Science Laboratory on Biology Learning Abstract This study aims to determine the effectiveness of using the science laboratory for Biology learning at SMAN 1 Lingsar. This research is an ex post facto research with a descriptive quantitative approach. This research was conducted at SMAN 1 Lingsar in the even semester of the 2022/2023 school year. The sample for this research was the head of the laboratory and students of class XI IPA 1 and XI IPA 2, consisting of 50 students. The instruments used in this study were observation sheets, questionnaires, and documentation. The results of the study show that the level of effectiveness of using the science laboratory for learning at SMAN 1 Lingsar shows that the mean percentage of all statement items is 72.97%, which is in a fairly good category. The percentage value which is still classified as sufficient is influenced by several factors, which are based on the results of interviews with biology teachers at SMAN 1 Lingsar, the main factors causing the ineffective use of the science laboratory at SMAN 1 Lingsar, namely the lack of laboratory assistants as managers of laboratory facilities and infrastructure, and not there are laboratory assistants in preparing the equipment needed for the practicum process, causing teachers and students to experience problems in doing practicum in the laboratory. Based on this, it is necessary to make arrangements in laboratory management in order to maximize the better and maximum practicum process.
Pengaruh Model Blended Learning Berbantuan LKPD Berbasis Virtual Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Jagadraya, Rizki; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu; Wahyudi, Wahyudi; Rokhmat, Joni
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model blended learning berbantuan LKPD berbasis virtual terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent group control. Penelitian bertempat di SMAN 7 mataram dengan populasi kela XI MIPA, sampel penelitian ialah kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 6 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah lembar soal pilihan ganda sebanyak 20 soal yang setelah diuji validitas, reabilitas, tingkat kesukaran, juga daya pembeda menjadi 18 soal, lembar observasi untuk menilai hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik. Kedua kelas diuji homgenitas dan normalitas menunjukkan bahwa kedua kelas homogen dan terdistribusi normal. Hasil uji-t polled varian menunjukkan bahwa thitung­ = 6,328 dan pada taraf signifikansi 5% ttabel = 2.101. Sehingga dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran blended learning berbantuan LKPD berbasis virtual memiliki pengaruh terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMAN 7 Mataram. The Effect of Models Blended Learning Assisted by Virtual-Based LKPD Against Student Physics Learning Outcomes Abstract This study aims to determine the effect of the blended learning assisted by virtual based LKPD on student learning outcomes. This research uses a quasi-experimental research with a non equivalent group control  research design. The research took place at SMAN 7 Mataram with a population of XI MIPA class, the research sample was class XI MIPA 1 as the experimental class and XI MIPA 6 as the control class. The instrument used in this study was a multiple choice question sheet consisting of 20 questions which after being tested for validity, reliability, level of difficulty, as well as discrimination became 18 questions, observation sheets to assess learning outcomes in the affective and psychomotor domains. Both classes were tested for homogeneity and normality indicating that both classes were homogeneous and normally distributed. t test polled varian results shows that thitung­ = 6.328 and at a significance level of 5% ttable = 2.101. So it can be stated that the learning modelblended learning assisted by virtual-based LKPD has an influence on the physics learning outcomes of SMAN 7 Mataram students.
Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan Dasar Berdasarkan Perspektif Hukum Ariany, Farida; Ningsih, Murtiana; Garnika, Eneng
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1158

Abstract

Pelaksanaan  pendidikan  wajib  belajar  9  tahun  yang telah  diatur  dalam  Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem  Pendidikan Nasional, Pemenuhan  hak  anak  atas pendidikan dasar berdasarkan persepektif hukum merupakan hal yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah, dimana hak-hak anak tersebut dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kewajiban negara dalam memberikan pendidikan dasar yang wajib dan cuma-cuma bagi anak dan pelaksanaan pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar di pemerintah daerah. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa  data primer dan data skunder. Data Primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan yang bersumber dari hasil wawancara dan kuisioner yakni berupa daftar pertanyaan yang berkaitan langsung dengan substansi penelitian ini. Data sekunder, adalah data yang diperoleh dari kepustakaan melalui penelusuran literature, hasil-hasil penelitian dan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan masalah atau substansi penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara yang diwakili pemerintah sebagai pihak pertama yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pendidikan, memiliki kewajiban dalam pemenuhan hak anak atas Pendidikan Dasar. Pelaksanaan pendidikan dasar yang seharusnya bersisifat wajib dan cuma-cuma masih kurang berhasil, serta adanya sarana dan prasarana yang tidak lengkap menyebabkan kurang efektifnya pelaksanaan pendidikan dasar, sehingga berdampak pada pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan sarana dan prasarana belum tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menyebabkan kurang efektifnya pelaksanaan pendidikan dasar di Kota Mataram, dan berdampak pada pemenuhan hak anak atas pendidikan dasar yang belum optimal. Fulfillment of Children’s Rights to Basic Education Based on Legal Perspective Abstract The implementation of the 9-year compulsory education that has been regulated in Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, Fulfilling children's rights to basic education based on a legal perspective is something that must be done by local governments, where the rights of these children are protected by law Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection and Law Number 4 of 1979 concerning Child Welfare. The purpose of this study is to find out the state's obligation to provide compulsory and free basic education for children and the implementation of fulfilling children's rights to basic education in local governments. The data sources used in this research are primary data and secondary data. Primary data, namely data obtained directly from the field which is sourced from interviews and questionnaires, namely in the form of a list of questions that are directly related to the substance of this research. Secondary data, is data obtained from the literature through literature searches, research results and laws and regulations that are relevant to the problem or substance of this research. The results of the study show that the state, which is represented by the government as the first party responsible for administering education, has an obligation to fulfill children's rights to basic education. The implementation of basic education which should be compulsory and free of charge is still not successful, and the existence of incomplete facilities and infrastructure has resulted in the ineffectiveness of the implementation of basic education, which has an impact on fulfilling children's rights to basic education. In the process of organizing education and developing facilities and infrastructure it has not been on target and can be accounted for, resulting in less effective implementation of basic education in the City of Mataram, and an impact on fulfilling children's rights to basic education which has not been optimal.
Analisis Vegetasi Mangrove di Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat Sari, Diah Permata; Idris, Muhamad Husni; Anwar, Hairil; Aji, Irwan Mahakam Lesmono; B, Kornelia Webliana
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1205

Abstract

Desa Eyat Mayang memiliki potensi ekosistem mangrove dan merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Koridor Mangrove Teluk Lembar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis struktur dan komposisi vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang. Pengumpulan data dilakukan melalui plot contoh dengan metode jalur berpetak. Jumlah petak contoh ditentukan menggunakan intensitas sampling (IS) 5,5% dengan total plot contoh 84. Analisis komposisi vegetasi mangrove meliputi indeks nilai penting, indeks keanekaragaman, indeks kekayaan jenis, indeks kemerataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang terdiri dari lima spesies mangrove mayor yang termasuk ke dalam tiga famili. Spesies Rhizophora apiculata memiliki nilai INP paling tinggi dan menjadi spesies dominan pada seluruh tingkat pertumbuhan. Indeks keanekaragaman pada tingkatan pertumbuhan pohon dan tiang termasuk kategori sedang, sedangkan semai memiliki keanekaragaman rendah serta  indeks kekayaan jenis pada seluruh tingkatan masuk kategori rendah. Indeks kemerataan pohon termasuk ke dalam kategori hampir merata sedangkan pada tiang dan semai termasuk ke dalam kategori cukup merata. Struktur vegetasi mangrove secara horizontal menunjukkan bahwa kerapatan pada tingkatan semai paling tinggi dan kerapatan pohon paling rendah.  Hubungan antara kelas diameter dengan kerapatan menunjukkan kurva huruf “J” terbaik yang menunjukkan bahwa semakin besar diameter semakin rendah kerapatannya dan hal tersebut merupakan kondisi alamiah pada kawasan hutan yang alami. Struktur vertikal menunjukkan bahwa vegetasi mangrove di Desa Eyat Mayang termasuk ke dalam stratum C (4 – 20 m) dan stratum D (1 – 4 m). Analysis of Mangrove Vegetation in Eyat Mayang Village, Lembar Sub District, Lombok Barat Regency Abstract Eyat Mayang Village has the potential for a mangrove ecosystem and is part of the Essential Ecosystem Area (KEE) of the Lembar Bay Mangrove Corridor. The purpose of this research is to analyze the structure and composition of mangrove vegetation in Eyat Mayang Village. Data collection was carried out through sample plots using the grid path method. The number of sample plots was determined using a sampling intensity (IS) of 5.5% with a total of 84 sample plots. Analysis of the composition of the mangrove vegetation included the importance value index, diversity index, species richness index, evenness index. The results showed that the composition of the mangrove vegetation in Eyat Mayang Village consisted of five major mangrove species belonging to three families. Rhizophora apiculata species had the highest IVI value and became the dominant species at all growth stages. The diversity index at the tree and pole growth stages is in the medium category, while the seedlings have low diversity and the species richness index at all stages is in the low category. The evenness index of trees is in the almost even category, while the poles and seedlings are in the fairly even category. The horizontal structure of the mangrove vegetation shows that the density at the seedling level is the highest and the density of trees is the lowest. The relationship between diameter classes and density shows the best "J" curve which indicates that the larger the diameter the lower the density and this is a natural condition in natural forest areas. The vertical structure shows that the mangrove vegetation in Eyat Mayang Village belongs to stratum C (4 – 20 m) and stratum D (1 – 4 m).
Efektivitas Pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan Era Pengenalan Lapangan Persekolahan di Prodi PTI UNDIKMA Fuaddunnazmi, M.; Safitri, Baiq Rina Amalia
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1223

Abstract

Pembelajaran mata kuliah Manajemen Pendidikan Kejuruan dirasakan belum cukup efektif di era Pengenalan Lapangan Persekolahan atau PLP, sehingga perlu disinergikan dengan pembelajaran yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan jika disinergikan dengan pembelajaran Kepemimpinan Instruksional (KI), Pengembangan Sumber Belajar (PSB), dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) di era PLP. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif pada tingkat eksplanasi komparatif menggunakan 3 kelompok sampel. Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) yang sedang menjalani program Pengenalan Lapangan Persekolahan. Mahasiswa dibagi kedalam 3 kelompok masing-masing beranggotakan 10 orang dan diberikan pembelajaran MPK dengan perlakuan berbeda yaitu: terintegrasi pembelajaran kepemimpinan instruksional, terintegrasi pengembangan sumber belajar, dan terintegrasi penulisan karya tulis ilmiah. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan dan kuesioner terkait persepsi mahasiswa tentang efektivitas pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk menguji signifikansi perbedaan dalam tingkat pengetahuan dan persepsi mahasiswa tentang efektivitas pembelajaran manajemen pendidikan kejuruan. Data penelitian dinyatakan bervarian homogen (p > 0.05) dan berdistribusi normal (p > 0.05). Hasil uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan MPK mahasiswa setelah pembelajaran dengan nilai F = 3.85, dan p atau signifikansi < 0.05. Selain itu, secara statistik deskriptif mahasiswa juga memiliki persepsi yang positif tentang efektivitas pembelajaran MPK dengan rata-rata skor 4.5 dari skala 5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Manajemen Pendidikan Kejuruan di era PLP akan lebih efektif jika diintegrasikan dengan pembelajaran kepemimpinan instruksional, pengembangan sumber belajar, dan penulisan karya tulis ilmiah. The Effectiveness of Vocational Education Management Learning in the Field Introduction Era of Schooling at PTI Department of UNDIKMA Abstract The learning of Vocational Education Management courses is perceived as not yet effective enough in the era of School Field Introduction (Pengenalan Lapangan Persekolahan or PLP), thus it needs to be synergized with other learning approaches. This study aims to examine the effectiveness of Vocational Education Management learning when integrated with Instructional Leadership (KI), Learning Resource Development (PSB), and Scientific Paper Writing (KTI) in the PLP era. This research belongs to the quantitative research type at the level of comparative explanation using 3 sample groups. The study involved 30 students from the Information Technology Education Program at Mandalika Education University (Undikma) who were undergoing the School Field Introduction program. The students were divided into 3 groups, each consisting of 10 individuals, and were provided with Vocational Education Management learning with different treatments: integrated with instructional leadership, integrated with learning resource development, and integrated with scientific paper writing. Data was collected using knowledge tests and questionnaires related to students' perceptions of learning effectiveness. The data were analyzed using ANOVA to test the significance of differences in the level of knowledge and students' perceptions of the effectiveness of vocational education management learning. The research data indicated homogenous variance (p>0.05) and normal distribution (p > 0.05). The ANOVA results showed a significant difference in the level of students' knowledge of Vocational Education Management after learning, with an F value of 3.85 and a significance level (p) of <0.05. Additionally, statistically, students had positive perceptions of the effectiveness of Vocational Education Management learning, with an average score of 4.5 on a 5-point scale. The conclusion of this study is that Vocational Education Management learning in the PLP era will be more effective when integrated with instructional leadership, learning resource development, and scientific paper writing.
Kombinasi Kayu Rajumas dan Bambu Petung Sebagai Produk Papan Laminasi Amin, Radjali; Wulandari, Febriana Tri
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1266

Abstract

Teknologi laminasi merupakan salah satu alternatif untuk mengkombinasikan antara bahan kayu dan non kayu menjadi produk papan. Bahan baku papan laminasi yang digunakan adalah kayu rajumas dan bambu petung.  Kayu rajumas (Duabanga mollucana) memiliki kelas kuat IV-V. Bambu yang digunakan dalam pembuatan papan lamianasi harus memiliki syarat yaitu dimensi panjang, lebar, dan tebal yang dapat dikonversikan dalam bentuk papan atau balok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan fisika dan mekanika papan laminasi kombinasi dari kayu rajumas dan bambu petung serta pengaruh berat labur, tekanan kempa dan interaksinya terhadap kekuatan sifat fisika dan mekanika papan laminasi. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimen dengan rancanga percobaan faktorial dengan 2 faktor dan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka berat labur, tekanan kempa dan interaksinya tidak berpengaruh nyata terhadap pengujian sifat fisika tetapi berpengaruh nyata pada pengujian sifat mekanika papan laminasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan yang signifikan antara perlakuan B1T1 dengan perlakuan B2T1 pada uji MoE dengan nilai signifikan 0,036 dan 0,033 serta pada uji MoR dengan nilai signifikan 0,001, 0,007, dan 0,035. Berdasarkan nilai sifat fisika dan mekanika maka papan laminasi kombinasi kayu rajumas dan bambu petung masuk dalam kelas III yang dapat digunakan untuk keperluan konstruksi berat terlindung. Combination of Rajumas Wood and Petung Bamboo as a Laminated Board Product Abstract Lamination technology is an alternative to combine wood and non-wood materials into board products.  The raw materials used for laminated boards are rajumas wood and petung bamboo. Rajumas wood (Duabanga mollucana) has a strength class IV-V. Bamboo used in the manufacture of lamianation boards must have requirements, namely length, width, and thickness dimensions that can be converted in the form of boards or blocks. This study aims to determine the physical strength and mechanics of laminated boards combined from rajumas wood and petung bamboo as well as the effect of labur weight, felt pressure and their interaction on the strength of physical properties and mechanics of laminated boards. The research method used used experimental method with factorial experimental design with 2 factors and 4 treatments with 3 replications.  Based on the results of the research that has been done, the overburden weight, compression pressure and their interactions do not have a significant effect on testing the physical properties but have a significant effect on testing the mechanical properties of laminated boards. This is indicated by the significant difference between the B1T1 treatment and the B2T1 treatment in the MoE test with significant values of 0.036 and 0.033 and in the MoR test with significant values of 0.001, 0.007, and 0.035, respectively. Based on the value of physical and mechanical properties, the laminated board of a combination of rajumas wood and petung bamboo is included in class III which can be used for heavy protected construction purposes.
Validitas Perangkat Model Project Based Learning Berbasis STEM pada Pokok Bahasan Perubahan Energi untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Gunada, I Wayan; Wahyudi, Wahyudi; Ayub, Syahrial; Taufik, Muhammad; Busyairi, Ahmad
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1287

Abstract

Proses pembelajaran IPA di dalam kelas perlu diarahkan untuk mengenal lingkungan sekitarnya. Memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran sangatlah penting untuk meningkatkan sikap ilmiah. Sikap ilmiah akan tumbuh pada diri siswa, ketika pengetahuan yang dimilikinya masih terbatas maka akan tumbuh pada dirinya untuk menggali informasi yang lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM pada materi perubahan energi untuk meningkatkan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Developmnet. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4D (Define, Design, Develop, and Disseminate). Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM yang meliputi: RPP nilai persentase rata-rata sebesar 76,40%, LKPD nilai rata-rata 75,93%, alat peraga nilai rata-rata 82,29%, dan instrumen sikap ilmiah nilai persentase rata-rata kevalidan sebesar 82,41%. Kesimpulannya bahwa perangkat pembelajaran model Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM materi perubahan energi yang dikembangkan semuanya dikategorikan cukup valid. Validity of STEM-Based Project Based Learning Model Tools on the Subject of Energy Change to Improve Scientific Attitudes Abstract The science learning process in the classroom needs to be directed to get to know the surrounding environment. Using the environment as a learning medium is very important to improve scientific attitudes. Scientific attitude will grow in students, when the knowledge they have is still limited it will grow in themselves to explore further information. The purpose of this study is to develop STEM-based Project Based Learning (PjBL) learning tools on energy change materials to improve students' scientific attitudes. This research is a Research and Development research. The development model used in this study is the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The instrument used is a validation sheet. The results showed STEM-based Project Based Learning (PjBL) model learning tools which included: RPP average percentage value of 76.40%, LKPD average value of 75.93%, teaching aids average value of 82.29%, and scientific attitude instruments average percentage value of validity of 82.41%. The conclusion is that the STEM-based Project Based Learning (PjBL) model learning tools for energy change materials developed are all categorized as quite valid.

Page 2 of 4 | Total Record : 39