cover
Contact Name
Ns,Yulia Irvani Dewi, M.Kep,Sp.Mat
Contact Email
jni@ejournal.unri.ac.id
Phone
+62761-31162
Journal Mail Official
jni@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keperawatan Universitas Riau, Jl. Pattimura No. 09 Gedung G Pekanbaru-Riau, Kode Pos 28131, Telp : 0761-31162, Fax : 0761-855928
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 20872763     EISSN : 26853116     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners Indonesia berisikan artikel tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil penelitian dan non penelitian, kajian analisis, aplikasi dan review tentang bidang ilmu keperawatan, masalah-masalah keperawatan, aplikasi dan penanganan keperawatan. Jurnal Ners Indonesia diterbitkan sejak September 2010 oleh Program Studi Ilmu Keperawatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Pekanbaru. Terbit dua kali dalam setahun yaitu September dan Maret.
Articles 187 Documents
SELF-MANAGEMENT PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER PASCA KATETERISASI JANTUNG Rizka Ardianti; Erwin Erwin; Widia Lestari
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.1-7

Abstract

Self-management pasien penyakit jantung koroner merupakan upaya mengurangi perilaku yang berisiko menimbulkan penyakit dan mempertahankan perawatan serta pengobatan agar penyakit tidak semakin parah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran self-managemenet pasien penyakit jantung koroner pasca kateterisasi jantung. Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden 30 orang dan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berumur 46-55 tahun yaitu 15 responden (50%), jenis kelamin responden mayoritas adalah laki-laki yaitu 20 responden (66,7%), status pendidikan responden mayoritas adalah pendidikan menengah yaitu 12 responden (20%), status pekerjaan mayoritas adalah bekerja yaitu 18 responden (60%), dan lama waktu pasca kateterisasi jantung paling banyak di enam bulan terakhir yaitu 9 responden (30%). Hasil self-integration pada responden seluruhnya adalah kategori sedang yaitu 24 responden (80%), self-regulation mayoritas adalah kategori baik yaitu 18 responden (60%), interaction with health professionals and significant other mayoritas adalah kategori baik yaitu 22 responden (73,3%), self-monitoring mayoritas adalah kategori baik 21 responden (70%), selanjutnya Adherence to Recommended Regimen mayoritas adalah kategori baik yaitu 25 responden (83,3%), dan hasil self-management responden mayoritas adalah kategori baik yaitu 16 responden (53,3%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan terhadap penderita penyakit jantung koroner agar melakukan perubahan terhadap integrasi kesehatannya seperti berhenti merokok, menghindari makan tinggi lemak, olahraga jalan kaki minimal 30 menit sehari, dan melakukan menejemen stres.
SARUNG TANGAN REFLEKSI MANUAL (SATASIMA) EFEKTIF MENURUNKAN GEJALA PARESTESIA TANGAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS Rahmat Novriansyah; Yesi Hasneli; Rismadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.14-21

Abstract

SATASIMA (Sarung Tangan Refleksi Manual) merupakan alat yang dirancang secara khusus untuk terapi pijat refleksi tangan secara mandiri. Penelitian ini menggunakan alat SATASIMA yang terdiri dari sarung tangan tipis untuk lapisan dalam dan sarung tangan tebal untuk lapisan luar serta 6 kelereng dengan diameter 1,5 cm yang ditempatkan di antara sarung tangan tipis dan sarung tangan tebal sebagai media akupresur untuk menekan titik refleksi pada telapak tangan. Titik refleksi yang diberi terapi pijat pada penelitian ini adalah titik refleksi yang terdapat pada jari tangan dan titik refleksi pankreas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas SATASIMA terhadap gejala parestesia tangan pada pasien diabetes melitus dengan desain penelitian One Groups Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini ada 15 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur gejala parestesia tangan yang digunakan adalah lembar kuesioner. Pre test dan post test dilakukan setiap hari selama 3 hari secara berturut-turut. Analisis yang dipakai adalah analisis univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T Test untuk perbandingan gejala parestesia tangan pretest dan posttest diberikan terapi SATASIMA. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan mean gejala parestesia tangan dengan nilai sebelum yaitu 6,33 dan sesudah yaitu 3,42. Diperoleh hasil uji statistik p value 0,000 < α (0,05), Sehingga dapat disimpulkan bahwa SATASIMA efektif terhadap penurunan gejala parestesia tangan pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan SATASIMA dapat menjadi terapi komplementer atau alternatif dalam mengatasi gejala parestesia tangan pada pasien diabetes melitus.
VALIDITAS GELOMBANG FREKUENSI TANGISAN BAYI SEBAGAI ALAT UKUR NYERI SAAT PENYUNTIKAN IMUNISASI Sekar Lia Alpriani; Riri Novayelinda; Rismadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.72-80

Abstract

Menangis merupakan salah satu bentuk komunikasi bayi dengan orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai validitas frekuensi (hertz) tangisan bayi saat nyeri sehingga dapat ditetapkan sebagai standar penilaian nyeri pada bayi saat imunisasi. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan jumlah responden sebanyak 72 orang bayi menurut kriteria inklusi, yang berada di Puskesmas Harapan Raya, Puskesmas Limapuluh, dan Puskesmas Rejosari. Alat untuk mengukur nilai gelombang frekuensi tangisan bayi adalah Speech Analyze dengan Modified Behavioral Pain Scale (MBPS) sebagai standar untuk mengukur nyeri pada bayi. Analisis yang digunakan ialah uji diagnostik kurva ROC, sensitivitas, spesifisitas, dan analisis concurrent dengan uji somers’D. Gelombang frekuensi tangisan bayi memiliki tingkat nilai validitas 75%; dan p value (0.000) <0.001; CI 0.629 – 0.878 (95%) dengan sensitivitas 76% dan spesifisitas 71% disertai analisis concurrent dengan uji somers’D bernilai sedang/baik (r tabel =0.04 dan p value (0.003) <0.05 dinyatakan valid untuk digunakan sebagai alat ukur nyeri serta dapat menjelaskan arah korelasi dan kekuatan korelasi antara variabel MBPS terhadap gelombang frekuensi tangisan bayi. Penentuan titik potong (cut off point) dalam sensitivitas dan spesifisitas yang telah dilakukan dalam uji somers’D diperoleh hasil nilai frekuensi yang menyatakan nilai nyeri dalam frekuensi ≤ 277.14 (ringan), 278 - 394.86 (sedang), dan ≥ 394.86 (berat). Penelitian ini direkomendasikan sebagai standar acuan untuk mengukur nyeri pada bayi saat imunisasi sehingga dapat dilakukan manajemen nyeri.
PENGALAMAN IBU HAMIL YANG TERPAPAR ASAP KEBAKARAN HUTAN DALAM PERAWATAN KEHAMILAN DI KOTA PEKANBARU Sri Cahyani; Yulia Irvani Dewi; Veny Elita
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.61-71

Abstract

Asap merupakan uap yang berasal dari hasil pembakaran yang mengandung partikel-partikel berbahaya bagi kesehatan. Partikel-partikel asap yang terhirup ibu hamil akan mempengaruhi kesehatannya baik dalam segi kesehatan fisik, psikologis, sosial serta kesehatan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman ibu hamil yang terpapar asap kebakaran hutan dalam perawatan kehamilan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 4 orang yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo. Analisis data yang digunakan adalah tematik dengan metode Colaizi. Hasil penelitian menemukan 5 tema utama yaitu: (1) Dampak asap terhadap ibu dan janin, (2) Perawatan kehamilan yang dilakukan oleh ibu hamil, (3) Tindakan pencegahan dari dampak asap kebakaran hutan (4) Dukungan yang diberikan oleh keluarga terhadap ibu hamil yang terpapar asap kebakaran hutan, (5) Harapan ibu terhadap kejadian asap kebakaran hutan. Asap kebakaran hutan yang terpapar oleh ibu hamil memiliki berbagai dampak yang dirasakan baik bagi ibu sendiri maupun janin yang dikandung. Hal tersebut memberikan pengalaman kepada ibu hamil dalam melakukan perawatan kehamilan yang terpapar asap kebakaran hutan. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada ibu hamil yang terpapar asap kebakaran hutan agar lebih waspada dan menjaga kehamilan dengan mengikuti peraturan pemerintah dalam menangani pencegahan baik didalam rumah maupun diluar rumah.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN KELUARGA PASIEN TENTANG KESEHATAN JIWA TERHADAP PENCARIAN PENGOBATAN FORMAL GANGGUAN JIWA Geby Swarty; Fathra Annis Nauli; Jumaini Jumaini
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.88-95

Abstract

Gangguan jiwa terjadinya karena gangguan pada fungsi mental yang meliputi emosi, pikiran perilaku, perasaan, motivasi, kemauan, keinginan dan persepsi yang dapat mempengaruhi kehidupan di masyarakat. Penderita gangguan jiwa, selalu diidentikkan dengan sebutan orang gila dan kerasukan setan menurut pandangan masyarakat. Pengaruh kepercayaan kesehatan setempat sering melatarbelakangi penatalaksanaan yang diberikan oleh keluarga dalam membantu penderita gangguan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepercayaan keluarga pasien tentang kesehatan jiwa terhadap pencarian pengobatan formal gangguan jiwa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri dengan sampel penelitian 47 orang anggota keluarga yang memiliki keluarga dengan gangguan jiwa yang diambil secara total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang bermakna antara kepercayaan keluarga pasien tentang kesehatan jiwa terhadap pencarian pengobatan formal gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Kampar Kiri (pvalue = 0,000). Penelitian ini dapat dijadikan landasan informasi dan menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya pencarian pengobatan dalam membantu kesembuhan penderita gangguan jiwa.
PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTIKUM SECARA ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19: METODE DAN MEDIA Fathmi Khaira; Wan Nishfa Dewi; Rismadefi Woferst
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.81-87

Abstract

Praktikum online merupakan pembelajaran praktikum jarak jauh dengan difasilitasi platform pembelajaran online untuk memudahkan mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui persepsi mahasiswa keperawatan terhadap pelaksanaan praktikum secara online pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah responden 401 orang. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner menggunakan google form. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berumur 20 tahun (31,4%), mayoritas jenis kelamin adalah perempuan (92,4%), mayoritas program kelas responden adalah program reguler (94,3%), dan mayoritas angkatan responden adalah angkatan 2019 program reguler (34,7%). Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan praktikum keperawatan online yaitu cukup memuaskan (89,8%). Mayoritas hasil persepsi terhadap subvariabel yaitu kategori baik pada metode (85,5%), dan media (83,0%). Peneliti merekomendasikan agar penelitian berikutnya menggunakan variabel yang lebih spesifik pada satu mata kuliah.
KESIAPSIAGAAN MAHASISWA PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Rycco Darmareja; Sani Widianti Kuswara; Iqbal Taufik Ismail
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.22-31

Abstract

Tingginya ancaman bencana negara Indonesia yang disebabkan karakteristik geografisnya, membuat negara ini menjadi salah satu laboratorium bencana dengan 13 jenis bencana alam didalamnya dan menempati peringkat ke-33 di dunia. Selama 10 tahun terakhir, gempa bumi terdata sebagai salah satu penyumbang korban jiwa tertinggi dibandingkan bencana lainnya. Salah satu wilayah dengan ancaman tinggi gempa bumi adalah Kota Cimahi, Jawa Barat. Kerentanan bencana yang tinggi ini, seharusnya diimbangi dengan upaya kesiapsiagaan sebagai rangkaian kegiatan proaktif sebelum terjadi bencana. Kesiapsiagaan yang rendah akan berbanding lurus dengan peningkatan kerusakan akibat bencana. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi kesiapsiagaan mahasiswa Program Studi Diploma III Keperawatan dalam menghadapi gempa bumi. Sebuah desain descriptive quantitative dilakukan kepada 213 orang melalui proportional stratified random sampling. Data primer dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner baku yang dikembangkan LIPI-UNESCO/IDR dan dimodifikasi dalam bentuk formulir elektornik. Pengumpulan data dilaksanakan secara daring dan dimonitor langsung melalui sebuah virtual meeting oleh tim peneliti untuk menghindari bias. Analisis univariat dilakukan untuk menentukan tingkat kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini tentunya dilakukan dengan memperhatikan etika penelitian. Hasil penelitian diperoleh hampir sebagian besar (68,1%) atau 145 responden dinilai sangat siap siaga menghadapi bencana gempa bumi, dengan faktor yang mempengaruhinya yaitu jenis kelamin, usia, pengalaman, pendidikan dan pengetahuan responden. Peneliti berharap agar komitmen pengembangan ilmu keperawatan dibidang manajemen bencana dapat ditingkatkan melalui beberapa alternatif kegiatan seperti edukasi, simulasi, membentuk organisasi khusus penanggulangan bencana dan bekerjasama antar institusi atau organisasi kebencanaan tingkat daerah atau nasional.
KATEGORI TIPE PEROKOK BERHUBUNGAN DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II Darwin Karim; Wan Nishfa Dewi; Safri Safri
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.32-41

Abstract

Merokok menimbulkan kerugian terutama dalam masalah kesehatan dan merupakan faktor risiko berbagai penyakit termasuk diabetes mellitus. Penelitian ini menganalisis hubungan antara kategori tipe perokok (ringan, sedang, berat) dengan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes mellitus tipe II. Metode penelitian adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat yang menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat dengan chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh kategori perokok ringan, sedang dan berat berhubungan dengan kadar gula darah sewaktu penderita diabetes mellitus tipe II dengan p value sebesar 0,015 (p<0.05). Direkomendasikan bagi penderita DM tipe II untuk tidak merokok.
PERILAKU MAHASISWA PRODI PROFESI NERS TERHADAP VAKSINASI HEPATITIS B Huriatul Masdar; Sitti Zuhairah; Rahmat Azhari Kemal; Fajri Marindra Siregar; Dedi Afandi
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.51-60

Abstract

Hepatitis B is a global health problem. Health workers are at high risk for hepatitis B infection. Among health workers, nursing students are at high risk for hepatitis B infection. One of the prevention efforts against hepatitis B infection is vaccination. Nursing students are the group that must be prioritized for vaccines. However, in Indonesia there is no mandatory policy for health workers to be vaccinated against hepatitis B, especially nursing students. The implementation of self-vaccination is determined by the behavior of nursing students. This study aimed to describe the knowledge, attitudes and actions of students of the Professional Nursing Study Program at the University of Riau towards hepatitis B vaccination. The study was conducted with a cross-sectional design. About 83 respondents were involved in this study, using a simple random sampling technique taken based on inclusion and exclusion criteria. The instrument used is a questionnaire that has been tested for validation and reliability. The results showed 53% respondents had a good knowledge, 63,9% had a positive attitude and 51,8% respondents had carried out hepatitis B vaccination. Statistical analysis using Kolmogorov-Smirnov test showed there were significant difference between knowledge and attitude (p=1,000) or knowledge and action (p=1,000). In can be concluded that there were no significant association between knowledge and attitude or knowledge and action toward hepatitis B vaccination among students of Nurse Study Program University of Riau.
BUDAYA ORGANISASI DAN KINERJA PERAWAT DI PUSKESMAS KOTA DAN PUSKESMAS KABUPATEN Idayanti Idayanti; Rusherina Rusherina; Syafrisar Meri Agritubella
Jurnal Ners Indonesia Vol 13 No 1 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jni.13.1.8-13

Abstract

Organizational culture is a habit that becomes a social force that can move individuals to do work and is a characteristic of an organization. Organizational cultur is a reflection of the daily activities carried out by nurses to effectively and efficiently. The purpose of the study was to examine the relationship between organizational culture and the performnance of nurses at the City and in the regions. This research is a quantitative research with cross sectional study. The population is all nurses, with a total sample technique obtained a total sample of30 people. Collecting data using a questionnaire on organizational culture and nurse performance. Data analysis using Chi-Square Test.  The tesults showed that there was no relationship between organizational culture and the performance of nurse in the city and in the regions. Recommendation: leaders can evaluate the performance of nurses through internal meetings and build a conducive organizational culture and the need for management developtment to improve better performance.