cover
Contact Name
-
Contact Email
staiddimakassar@gmail.com
Phone
+6285299775325
Journal Mail Official
staiddimakassar@gmail.com
Editorial Address
Sultan Alauddin
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 27457796     EISSN : 28097459     DOI : 10.55623
Core Subject : Religion, Education,
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam , 2809-7459 (ONLINE) dan 2745-7796 (PRINT) , merupakan jurnal OPEN ACCESS dan Peer-reviewed. Jurnal ini memiliki Focus and Scope dalam kaitannya dengan wacana-wacana keislaman dewasa ini serta menitikberatkan pada pembahasan Dinamika & Pergolakan Keislaman-Keindonesiaan yang membawa pengaruh terhadap kondisi kehidupan umat manusia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 229 Documents
Narsisme dan Masyarakat Transparansi: Erosi Subjek dalam The Picture of Dorian Gray Perspektif Byung-Chul Han Ahmad Ainur Ridho; Adi Mohammad Pajar; Safiin Mansur; Jemmy Harto; Ahmad Maftuh
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena narsisme dan masyarakat transparansi dalam novel The Picture of Dorian Gray karya Oscar Wilde dengan perspektif filsafat sosial Byung-Chul Han. Kajian ini berawal dari pemikiran Han mengenai masyarakat transparansi yang menekankan visibilitas, performativitas, dan pengungkapan diri sebagai nilai utama dalam kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif melalui analisis teks sastra dan konsep-konsep filosofis Byung-Chul Han. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Dorian Gray merepresentasikan subjek narsistik yang terperangkap dalam obsesi terhadap citra diri, penampilan, dan pengakuan sosial. Potret yang menyimpan jejak kerusakan moralnya menjadi simbol pemisahan antara identitas asli dan citra yang ditampilkan kepada publik. Dalam perspektif Han, kondisi tersebut mencerminkan erosi subjek yang terjadi ketika individu lebih fokus pada pencitraan daripada refleksi diri. Transparansi yang terlihat dalam kehidupan Dorian bukanlah bentuk kejujuran eksistensial, melainkan cara yang menutupi krisis identitas dan kekosongan batin. Dengan demikian, novel ini tidak hanya mengkritik kultus kecantikan dan hedonisme, tetapi juga memberikan gambaran relevan mengenai krisis subjektivitas dalam masyarakat modern yang dikuasai oleh logika narsisme dan tuntutan untuk selalu tampak sempurna.
Analisis Efektivitas Program CSR terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat: Kajian Literatur Fikrilliansyah Erri; Jarieu Bah; Yayuk Sulistyorini; Masiyah Kholmi
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.602

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis efektivitas program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Systematic Literature Review (SLR) digunakan terhadap artikel ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa program CSR memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat lokal, tingkat partisipasi masyarakat, serta keberlanjutan program yang dijalankan. Hasil penelitian juga mengindikasikan bahwa program CSR yang bersifat partisipatif dan mendukung pemberdayaan masyarakat jauh lebih efektif dalam menciptakan kemandirian masyarakat dibandingkan dengan program yang hanya sekadar memberikan bantuan sementara. Selain itu, transparansi, akuntabilitas, serta evaluasi yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan implementasi CSR. Dengan demikian, CSR tidak hanya berperan sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan serta untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Implementasi Prinsip Etika dalam Praktik Bisnis: Tantangan dan Peluang di Era Globalisasi Masiyah Kholmi; Nadaa Fitria Salwa; Galuh Intan Rahmania; Yana Zania
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.605

Abstract

Perkembangan globalisasi telah meningkatkan dinamika dan persaingan dalam dunia bisnis, sehingga perusahaan tidak lagi hanya dituntut untuk mencapai keuntungan finansial, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip etika dalam seluruh aktivitas operasionalnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penerapan etika bisnis dalam praktik organisasi serta mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang yang muncul di tengah era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur (literature review) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah bereputasi yang terindeks Scopus dan SINTA, serta referensi akademik relevan yang diterbitkan pada periode 2016-2025. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis untuk mengidentifikasi tema, pola dan temuan utama terkait implementasi etika bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan menghadapi sejumlah tantangan dalam menerapkan etika bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perusahaan menghadapi sejumlah tantangan dalam menerapkan etika bisnis, antara lain perbedaan budaya lintas negara, tingginya tekanan persaingan global, perkembangan teknologi digital yang pesat serta kompleksitas pengelolaan rantai pasok internasional. Di sisi lain, penerapan prinsip etika secara konsisten memberikan berbagai manfaat strategis, seperti peningkatan reputasi organisasi, penguatan kepercayaan para pemangku kepentingan, peningkatan loyalitas pelanggan, serta terciptanya keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. Oleh karena itu, etika bisnis dapat dipandang sebagai kebutuhan strategis yang berperan penting dalam menjaga daya saing dan legitimasi perusahaan di lingkungan bisnis global yang terus berkembang.
Membedah Kekerasan dalam Konflik Poso: Analisis Kritis atas Kekerasan Struktural, Kultural, dan Langsung dalam Perspektif Johan Galtung Aliya Devi Maharani
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.606

Abstract

Konflik Poso merupakan salah satu konflik komunal yang terjadi di Indonesia pada tahun 1998 hingga 2001. Konflik ini menimbulkan dampak sosial, politik, ekonomi, serta trauma pada manusia yang berkepanjangan. Konflik Poso ini sering dipahami sebagai konflik yang bernuansa agama antara komunitas Muslim dan Kristen. Namun pandangan tersebut cenderung menyederhanakan kompleksitas faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik Poso melalui perspektif Segitiga Kekerasan Johan Galtung yang membagi kekerasan dalam tiga bentuk, yaitu kekerasan langsung, kekerasan kultural, dan kekerasan struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (literature review) melalui buku, jurnal ilmiah, dan dokumen yang relevan dengan konflik Poso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik Poso tidak hanya ditandai dengan kekerasan langsung seperti bentrokan antar kelompok, pembunuhan, pertikaian, namun juga dipengaruhi oleh kekerasan struktural yang muncul dalam bentuk ketimpangan sosial, ekonomi, dan politik. Selain itu, kekerasan kultural turut berperan melalui penggunaan identitas agama atau kelompok untuk membenarkan suatu tindakan kekerasan. Perlunya upaya untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan tidak hanya mengenai penghentian kekerasan yang terjadi namun juga mengatasi ketimpangan struktural dan membangun budaya damai dalam masyarakat.
Implementasi Corporate Philanthropy dalam Penguatan Tanggung Jawab Sosial Perguruan Tinggi: Studi Kasus di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Hariyanto Aan; Fitriyani; Ardina Anwar; Masiyah Kholmi
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.607

Abstract

Perguruan tinggi memiliki peran krusial tidak hanya dalam pencapaian mutu akademik, tetapi juga dalam pemenuhan tanggung jawab sosial atau University Social Responsibility (USR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi corporate philanthropy (filantropi institusi) sebagai instrumen penguatan tanggung jawab sosial di perguruan tinggi, dengan fokus studi kasus di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen kampus, observasi, dan tinjauan dokumentasi terhadap program-program filantropi institusi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Umsida menjalankan filantropi melalui tiga pilar strategis: (1) Pendidikan, melalui penyaluran Beasiswa Sang Surya sebesar Rp1.588.643.712 bagi 1.061 mahasiswa baru (TA 2025/2026); (2) Pemberdayaan Masyarakat, mencakup inovasi Desa Wisata Binangun, pelatihan UMKM Ngingas, dan fasilitas Daycare Lansia; serta (3) Resiliensi Bencana, melalui aksi relawan Bramasgana dan program mitigasi "Sedekah Sampah". Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan TJSPT di Umsida telah bertransformasi dari sekadar aksi karitatif menjadi investasi sosial berkelanjutan. Sinergi profesional antar-unit internal (KLL Lazismu, DRPM, dan relawan) terbukti efektif meningkatkan aksesibilitas pendidikan, kemandirian ekonomi lokal, serta memperkokoh reputasi institusional sebagai perguruan tinggi inklusif yang bertanggung jawab secara sosial.
Islamic Business Ethics and MSME Performance: A Bibliometric Analysis and Future Research Agenda Kamil Ibrahim; Thierno Abdoulaye Balde; Manda Nevy Antika; Masiyah Kholmi
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.609

Abstract

This study aims to systematically map the development of research on Islamic Business Ethics (IBE) and MSME performance through a bibliometric analysis approach. The increasing importance of ethical business practices and the strategic role of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in economic development have generated growing academic interest in understanding how Islamic ethical values contribute to organizational performance and sustainability. Data were collected from the Scopus database covering publications from 2016 to 2026 and analyzed using VOSviewer. The analysis included publication trends, keyword co-occurrence, citation analysis, and thematic mapping to identify the intellectual structure and emerging research directions within the field. The findings indicate a generally increasing trend in publications, particularly after 2020, reflecting the growing relevance of Islamic Business Ethics in contemporary business studies. Keyword co-occurrence analysis revealed three major dimensions of research: normative, practical, and institutional–behavioral dimensions. While the literature is predominantly focused on Islamic values, ethics, and finance-related topics, studies explicitly linking Islamic Business Ethics to MSME performance remain limited. Recent research demonstrates a shift toward sustainability, innovation, entrepreneurship, and performance-oriented themes. The study identifies significant research gaps and proposes future research agendas focusing on the direct and indirect effects of Islamic Business Ethics on MSME performance, sustainability, and competitive advantage. These findings contribute to a deeper understanding of the evolving research landscape and provide directions for future empirical investigations.
Implementasi Penyuluhan Pendampingan Sertifikasi Halal pada Produk Makanan dan Minuman UMKM di Desa Kromengan Malang Zian Nafisya; Manda Nevy Antika; Bambang Eko Heriyanto; Budi Setiyanto; Novita Ratna Satiti
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.611

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap produk yang terjamin kehalalannya. Dalam konteks ini, sertifikasi halal menjadi instrumen penting untuk memberikan jaminan dan perlindungan kepada masyarakat terhadap produk yang dikonsumsi maupun digunakan. Khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki peran secara aktif dalam menyediakan barang atau jasa yang paling terjangkau dan mempermudah akses kebutuhan sehari – hari masyarakat. Namun minimnya literasi oleh pelaku umkm yang belum memahami tentang legalitas usaha dan pentingnya sertifikasi halal, begitupun hal terkait kebijakan afirmatif pemerintah, seperti program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI). Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yaitu memberikan edukasi dan pendampingan mengenai sertifikasi halal yang dilakukaan di desa Kromengan, Malang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yakni memberikan edukasi berupa penyuluhan, pendampingan, dan asistensi langsung kepada para pelaku UMKM makanan dan minuman. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat memperlihatkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman mendalam tentang sertifikasi halal dan dilakukan pendampingan pengurusan NIB dan serifikasi halal dalam membangun kredibilitas usaha mereka serta untuk meningkatkan daya saing.
Pemberdayaan Pesantren Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Literasi Bahasa Inggris berbasis Experiential Learning di Pesantren Yatama Waddhuafa Ni’matul Iman Hanif Fadlurohman Qusoyi; Nadaa Fitria Salwa; Eva Nurcahyani; Riska Lutviana; Yayuk Hapsari Sulistyorini; Dewi Nurjannah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.612

Abstract

Laporan kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui pelatihan digital marketing dan literasi bahasa Inggris dalam meningkatkan kapasitas pengelola serta santri di Pesantren Yatama Waddhuafa’ Ni’matul Iman, Kabupaten Malang. Program tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyrakat, dengan menerapkan pendekatan experiential learning yang menekankan proses belajar melalui pengalaman dan praktik langsung. Laporan kegiatan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan evaluasi terhadap hasil pelatihan. Kegiatan melibatkan 10 peserta yang terdiri atas pengelola pesantren dan santri pada pelatihan digital marketing, serta 15 santri pada pelatihan literasi bahasa Inggris. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam membuat dan mengelola akun media sosial, menghasilkan konten digital serta menyusun content plan sebagai media promosi dan komunikasi pesantren. Di sisi lain, pelatihan literasi bahasa Inggris berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan komunikasi dasar peserta, terutama dalam memperkenalkan diri (self-introduction), penguasaan kosakata dasar dan percakapan sederhana sehari-hari. Temuan kegiatan juga mengindikasikan bahwa pendekatan experiential learning efektif dalam mengembangkan keterampilan praktis peserta karena memberikan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman nyata. Secara keseluruhan, program pemberdayaan ini berhasil meningkatkan kapasitas digital dan kemampuan komunikasi peserta, sekaligus menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan pesantren.
Workshop Perencanaan Karier dan Motivasi Bisnis Siswa serta Edukasi Pencegahan Scam bagi Masyarakat Galuh Intan Rahmania; Yana Zania; Ardina Anwar; Fitriyani; Dewi Nurjannah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2026): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v7i1.614

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan karier siswa serta meningkDokter Rahmat Yuliawanpada hari Selasa, 5 Mei 2026, pelatihan pembuatan curriculum vitae (CV), surat lamaran kerja, dan simulasi wawancara kerja oleh siswa pada tanggal 6–7 Mei 2026, serta edukasi pengenalan kesadaran masyarakat terhadap modus penipuan online (scam) pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui workshop, pelatihan, diskusi, simulasi, dan pendampingan. Sasaran kegiatan terdiri dari siswa kelas XI dan XII SMK Diponegoro Tumpang serta masyarakat Desa Ngingit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh peningkatan pemahaman mengenai perencanaan karier, motivasi belajar bisnis, serta kesiapan menghadapi dunia kerja melalui kemampuan penyusunan CV, surat lamaran kerja, dan wawancara kerja. Selain itu, masyarakat juga mengalami peningkatan kesadaran terhadap berbagai bentuk penipuan digital serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan literasi digital. Secara keseluruhan, kegiatan pemberdayaan masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, motivasi, dan kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk sumber daya manusia yang lebih siap, produktif, adaptif, dan memiliki kesadaran digital yang baik.