cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
wimsolusiprima@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jolas.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Law, Administration, and Social Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28092295     DOI : -
Journal of Law, Administration, and Social Science merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di rumpun ilmu sosial, ilmu politik, dan humaniora. Sub rumpun Ilmu sosial terdiri dari bidang Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Televisi dan Film, Manajemen Komunikasi dan Media, Komunikasi Penyiaran Islam, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Sosiologi, Antropologi, Ilmu Sosiatri, atau Kependudukan. Sub rumpun ilmu politik terdiri dari bidang Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial Politik, atau Kebijakan Publik. Sub rumpun ilmu humaniora terdiri dari bidang Ilmu Humaniora, Ilmu Sejarah, Ilmu Hukum, Notariat, Kriminologi, Ilmu Kepolisian, Ketahanan Nasional, Studi Pembangunan, Kajian Wilayah, Kajian Budaya, Arkeologi, atau Kepariwisataan.
Articles 202 Documents
Analisis Determinan Ketimpangan Pendapatan Di Pulau Sumatera Al Aqilah, Muhamad Refkhi; Muchtar, Masruri; Robinson Sihombing, Pardomuan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.684

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan isu global yang memengaruhi banyak negara, termasuk Indonesia. Negara-negara tersebut merasa perlu mengatasi tantangan ini untuk melindungi kesejahteraan masyarakatnya. Oleh karena itu, analisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap ketimpangan pendapatan yang tinggi menjadi krusial dalam merancang kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketimpangan pendapatan di Pulau Sumatera pada periode 2012-2022. Variabel independen yang digunakan melibatkan jumlah penduduk, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), persentase penduduk miskin, dan Upah Minimum Provinsi (UMP). Metode analisis yang diterapkan adalah regresi data panel dengan menggunakan model random effect (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB dan persentase penduduk miskin memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Sementara itu, jumlah penduduk dan UMP memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sementara IDG tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Implikasinya, pemerintah perlu merancang kebijakan yang dapat mengurangi jumlah penduduk miskin, menetapkan UMP secara tepat guna dan peningkatan kualitas serta pemerataan pertumbuhan penduduk mengurangi tingkat ketimpangan pendapatan.
Analisis Dana Alokasi Khusus, Realisasi Penanaman Modal Asing Dan Tingkat Produk Domestik Regional Bruto Untuk Mengurangi Kemiskinan Di Provinsi Bali Sukarsa, Galuh Prabaningrum Ayu; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.686

Abstract

Kemiskinan masih menjadi satu isu global yang menjadi permasalahan di berbagai negara. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki tingkat kemiskinan yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju. Salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan yang cukup fluktuatif adalah Provinsi Bali. Meskipun terkenal akan pariwisata dan kebudayaannya, tidak dapat dipungkiri bahwa kemiskinan di Provinsi Bali mengalami kenaikan dalam dua tahun terakhir. Oleh sebab itu, penting bagi pemerintah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemiskinan sehingga mampu memberikan rekomendasi yang paling sesuai. Dalam penelitian kali ini akan dilihat pengaruh Dana Alokasi Khusus (DAK), Penanaman Modal Asing (PMA) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap persentase kemiskinan se-kabupaten/kota Provinsi Bali tahun 2015-2022. Metode penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi data panel dengan model Random Effect Model (REM) menyatakan bahwa secara simultan seluruh variabel independen mampu mempengaruhi variabel dependen. Variabel DAK berpengaruh signifikan positif terhadap persentase kemiskinan bersama dengan variabel PDRB yang mempengaruhi kemiskinan secara signifikan negatif. Secara parsial, hanya variabel PMA yang tidak mempengaruhi kemiskinan se-kabupaten/kota di Provinsi Bali. Implikasi penelitian ini pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi dan optimalisasi penggunaan DAK dan PMA untuk mengurangi kemiskinan di Provinsi Bali.  
Determinan Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Setiawan, Prayoga; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.688

Abstract

Poverty is a problem in the development process in most countries, especially in developing countries such as Indonesia. Analyzing the factors that influence poverty is important in formulating effective and targeted policies. This study aims to analyze the independent variables of village funds, unemployment rate, human development index (HDI), and gross regional domestic product (GRDP) affecting the dependent variable of the number of poor people in Indonesia in 2022. The study used the Ordinary Least Square (OLS) model to analyze cross-section data from 34 provinces in Indonesia in 2022. The results show that village funds and GRDP have a significant positive influence on the number of poor people, but HDI and unemployment rate do not have a significant influence. The findings make a significant contribution to understanding the factors that contribute to the poverty rate in Indonesia, as well as providing a basis for formulating more effective development policies to reduce the poverty rate in the future.
Pengaruh Tingkat Pengangguran Dan Angka Harapan Hidup Terhadap Sebaran Populasi Penduduk Di Indonesia Maulidiyah, Syafrina; Muchtar, Masruri; Robinson Sihombing , Pardomuan
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.689

Abstract

Development countries are often linked to heightened rural-to-urban migration rates, along with widespread unemployment and high fertility rates in rural areas, including Indonesia. This research aims to investigate the impact of unemployment rates and life expectancy on the population levels in Indonesian urban areas. The data used is Indonesian’s urban population, unemployment rate, and life expectancy from 2003-2022 that published by The World Bank and the United Nations-World Population Prospect and it is analyzed using quantitative methods. Based on time-series regression data, the research indicates a significant influence of both unemployment rates and life expectancy on population levels in urban areas of Indonesia. This highlights developmental disparities between regions, particularly in rural and urban area, although there are signs of increased employment opportunities in rural regions. Therefore, monitoring and evaluation, both by the government and the community, are necessary for ensuring that government budget allocations are precise, effective, and efficient.  Negara berkembang identik dengan tingkat migrasi dari desa ke kota yang tinggi, dan persebaran angka pengangguran dan angka fertilitas yang tinggi di daerah pedesaan, salah satunya adalah Indonesia. Penelitian ini berusaha menganalisis pengaruh tingkat pengangguran dan angka harapan hidup terhadap tingkat populasi penduduk di daerah perkotaan di Indonesia. Data yang digunakan adalah tingkat populasi di daerah perkotaan, tingkat pengangguran, dan angka harapan hidup Indonesia pada tahun 2003-2022 yang dipublikasikan oleh The World Bank dan United Nations-World Population Prospect yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil regresi data time-series, hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat pengangguran dan angka harapan hidup berpengaruh signifikan terhadap tingkat urbanisasi di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan pembangunan antar daerah khususnya di daerah pedesaan dan perkotaan, namun terdapat indikasi peningkatan lapangan kerja di daerah pedesaan. Dengan demikian, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi baik dari pemerintah maupun masyarakat pada penyaluran alokasi anggaran belanja pemerintah agar lebih tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Pengaruh Sanitasi, Air Minum, Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Simanjuntak, Johana Veronika; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i2.690

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah salah satu indikator kunci untuk mengukur kesejahteraan suatu negara, termasuk Indonesia. Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi tingkat IPM. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh akses terhadap sanitasi, akses terhadap air minum, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler terhadap IPM. Penelitian ini menggunakan data cross section yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia periode tahun 2022. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses sanitasi memadai dan realisasi dana alokasi fisik khusus reguler berpengaruh signifikan terhadap IPM, sedangkan akses terhadap air minum yang layak tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. Hal ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak guna meningkatkan kualitas pembangunan manusia di Indonesia. Selain itu, kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat diperlukan terutama dalam hal pengelolaan DAK fisik reguler sebagai instrumen kebijakan fiskal.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Kesehatan Terhadap PDRB Per Kapita Di Indonesia Sitorus, Yosef Felix; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.692

Abstract

Indonesia sebagai negara berkembang masih terus berupaya meningkatkan produktifitas ekonominya. Pendidikan dan kesehatan merupakan sektor penting yang sangat menjadi perhatian oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan dan tingkat pendidikan penduduk Indonesia terhadap tingkat produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 di Indonesia dalam periode 2010-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan model random effect. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa tingkat tingkat pendidikan yang diukur dengan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Angka Melek Huruf (AMH), serta Angka Harapan Hidup (AHH) memengaruhi Produk Domestik Regional Bruto per Kapita secara simultan. Secara terpisah (parsial), Angka Melek Huruf berkorelasi negatif namun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto per Kapita, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah dan Angka Harapan Hidup memiliki pengaruh yang signifikan dan berbanding lurus terhadap Produk Domestik Regional Bruto per Kapita. Berdasarkan penelitian ini, pemerintah dapat meningkatkan fokus pada keberlangsungan pendidikan penduduk Indonesia agar dapat menempuh studi dalam jangka waktu yang lebih optimal, serta pemerintah juga diharapkan untuk lebih fokus terhadap kesehatan penduduknya agar mampu meningkatkan nilai dari barang dan jasa yang diproduksi oleh penduduk Indonesia ke depannya terutama saat Indonesia akan mendapatkan kesempatan bonus demografi penduduk usia mudanya.
Pengaruh Dimensi Kepuasan Hidup Terhadap Indeks Kebahagiaan: Perspektif Regional Di Indonesia Basmallah, Fikri Dias; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.697

Abstract

Life satisfaction and happiness are crucial aspects of societal well-being. This research aims to observe the influence of life satisfaction dimensions on the happiness index in Indonesia. In this study, life satisfaction dimensions encompass personal aspects such as housing and asset conditions, health, household income, and employment. Utilizing cross-sectional data from 34 provinces in Indonesia for the year 2021, this research employs a quantitative research method, conducting multiple linear regression analysis on secondary data sourced from Indonesia Central Statistics Agency. The research findings indicate that health and employment have a positive and significant impact on the happiness index, with coefficients of 0.4370798 for the health variable and 0.2876573 for the employment variable. Meanwhile, housing and asset conditions, as well as household income, exhibit an insignificant influence on the happiness index. These results can serve as a foundation for the formulation and implementation of government policies or programs aimed at enhancing the happiness level of Indonesian society. Kepuasan hidup dan kebahagiaan merupakan aspek yang penting bagi kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh dimensi kepuasan hidup terhadap indeks kebahagiaan masyarakat Indonesia. Pada penelitian ini, dimensi kepuasan hidup meliputi aspek-aspek personal seperti kondisi rumah dan aset, kesehatan, pendapatan rumah tangga, dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan data cross section yang terdiri dari 34 provinsi di Indonesia pada periode tahun 2021. Melalui metode penelitian kuantitatif, analisis regresi linear berganda dilakukan terhadap data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan dan pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap indeks kebahagiaan dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,4370798 untuk variabel kesehatan, dan sebesar 0,2876573 untuk variabel pekerjaan. Sementara itu variabel kondisi rumah dan aset, serta pendapatan rumah tangga menunjukkan pengaruh tidak signifikan terhadap indeks kebahagiaan. Hasil ini dapat menjadi landasan dalam perumusan maupun pelaksanaan kebijakan atau program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia.
Dinamika Pasar Cryptocurrency: Pengaruh Harga Bitcoin, Emas, Minyak Mentah, Dan IHSG Terhadap Ethereum Dan Binance Coin Hertanto, Rus; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i3.701

Abstract

Mata uang crypto menjadi sangat familiar dan booming dalam beberapa tahun terakhir. Ada yang menganggapnya sebagai mata uang, ada yang menganggapnya sebagai instrumen investasi, ada yang menganggapnya hanya sebuah scam masa kini yang terus diobrolkan di khalayak ramai. Harga crypto memang sangat volatile, untuk itu peneliti ingin mencari faktor-faktor apa saja yang memengaruhi harga crypto, khususnya dari variabel ekonomi makro yang ada. Data dalam penelitian ini diambil dari chart bulanan dari masing-masing variabel, dengan timeframe setiap bulan dari 2019 sampai 2023. Peneliti menggunakan random effect model dalam melakukan uji regresi, dengan hasilnya adalah variabel independen S&P500 dan harga Bitcoin memiliki pengaruh positif terhadap harga Ethereum dan BNB. Sedangkan tiga variabel sisanya yaitu IHSG, harga emas, dan harga minyak mentah tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Hal itu mengindikasikan bahwa variabel ekonomi makro pada dasarnya tidak berpengaruh terhadap harga crypto. Pada akhirnya, yang menggerakkan harga crypto adalah permintaan dan penawaran dari pasar.
Realisasi APBD Sebagai Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan Ramadhanti, Ajeng Taufina; Muchtar, Masruri; Sihombing, Pardomuan Robinson
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i4.710

Abstract

Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) merupakan salah satu instrument yang dapat digunakan untuk menggerakkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa komponen dalam APBD, yaitu dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK), penyertaan modal pemerintah daerah, belanja bantuan sosial, belanja pegawai, serta belanja barang dan jasa dalam pertumbuhan ekonomi dengan produk domestik regional bruto (PDRB) sebagai indikator pertumbuhan. Studi dilakukan pada seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan dengan data kurun waktu 2017 sampai dengan 2022. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan model Panel Corrected Standard Errors (PCREs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBH, DAU, DAK, penyertaan modal pemerintah daerah, belanja bantuan sosial, belanja pegawai, serta belanja barang dan jasa secara simultan memengaruhi pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Secara parsial, DBH, DAU, dan belanja barang dan jasa menunjukkan korelasi positif yang signifikan dengan PDRB serta berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, penyertaan modal pemerintah daerah, belanja bantuan sosial, dan belanja pegawai tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. Belanja bantuan sosial menunjukkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara itu, variabel DAK menunjukkan hubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Diharapkan bagi pemerintah daerah untuk melakukan peningkatan pengelolaan APBD sehingga realisasi lebih efisien dan tepat sasaran.
Tanggung Jawab KPU Sintang Dalam Administrasi Pemilihan Umum Yang Merugikan Hak Pemilih Dalam Perspektif Hukum Perdata Ngebi, Stefanus
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i1.711

Abstract

Pesta demokrasi merupakan hak asasi manusia yang dijamin oleh undang-undang. Hak untuk memberikan suara, merupakan hak perdata atau hak yang melekat langsung kepada setiap orang untuk memberikan dan berkontribusi terhadap pembangunan di Indonesia melaui pemilihan umum. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi dan membuka cakrawala pemikiran kristis yang membangun dalam meningkatkan kualitas pemilihan umum yang berkeadilan dan cerdas sehingga menghasilkan pemimpin berkualitas tanpa mengesampingkan hak perdata di Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penulisan ini adalah metode hukum normatif yaitu penelitian hukum yuridis sosiologis dimana penelitian ini berbasis pada penelitian hukum peraturan perundang-undangan. Teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer dengan cara wawancara dan observasi langsung ke lembaga penyelenggara pemilu sedangkan data sekunder dengan mengumpulkan kepustakaan dan dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Sintang memiliki tanggung jawab moril terhadap suksesnya penyelenggaraan pemilihan umum. Hak dan kewajiban utama KUPD Kabuapten Sintang dalam mendukung pemilu adalah terkait dengan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) yang memegang asas partisipatif. Selain itu, KPUD juga berperan penting dalam melakukan distribusi surat pemberitahuan pemilu kepada para pemilih yang mana memegang peran penting terhadap angka partisipasi pemilih di Kabupaten Sintang. Saat ini KPUD Sintang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama Hukum perdata di Indonesia.

Page 8 of 21 | Total Record : 202