cover
Contact Name
Dewi Kurniawati
Contact Email
komunika@usu.ac.id
Phone
+6281361637464
Journal Mail Official
komunika@usu.ac.id
Editorial Address
Jalan T.M Hanafiah Kampus USU Medan 20155
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KomunikA
Published by TALENTA PUBLISHER
ISSN : 0216003X     EISSN : 2807596X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal KomunikA adalah jurnal ilmiah yang terbit dua kali dalam setahun, di bawah Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Utara. KomunikA pertama kali terbit pada Maret 2004 dan hingga 2019 telah terbit sebanyak 13 (tiga belas) edisi dalam bentuk cetak. Kini, KomunikA akan dapat diakses pada versi digital dalam bentuk E-Journal. Redaksi KomunikA berharap, penerbitan konsisten dalam format digital, akan memudahkan pembaca seluruh Indonesia untuk mengakses dan mengunduh secara online artikel-artikel yang muncul pada jurnal KomunikA. Redakasi juga berharap mempublikasikan artikel-artikel yang berkualitas dan mencapai akreditasi jurnal di tingkat nasional
Articles 113 Documents
KOMPETENSI KOMUNIKASI JURU SITA PAJAK NEGARA (JSPN) KPP PRATAMA SURABAYA PABEAN CANTIKAN DALAM PENAGIHAN AKTIF KEPADA PENANGGUNG PAJAK Widjayanto, Eko Yudha
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.9451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi komunikasi Juru Sita Pajak Negara (JSPN) dalam penagihan aktif, menganalisis kompetensi komunikasi JSPN dalam mengatasi konflik dan/atau mencegah timbulnya konflik serta menganalisis upaya  organisasi dalam meningkatkan kompetensi komunikasi Juru Sita Pajak Negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mengumpulkan data dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian adalah para JSPN yang bertugas di KPP Pratama Surabaya Pabean Cantikan dan Pejabat Eselon IV yang berkaitan dengan tugas penagihan. Triangulasi menggunakan purposive sampling dengan kriteria penanggung pajak yang telah mengalami tindakan penagihan dan pegawai instansi lain yang berkaitan dengan tindakan penagihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JSPN memiliki kompetensi komunikasi yang baik dengan kecenderungan motivasi berkomunikasi karena kewajiban tugas dan tanggungjawab. Kompetensi komunikasi JSPN dalam penyelesaaian konflik digunakan dengan baik ketika melaksanakan penagihan aktif yaitu dengan strategi kompromi/negosiasi, kolaborasi dan kompetisi. Upaya organisasi untuk meningkatkan kompetensi komunikasi JSPN dilakukan dengan pelatihan yang dilaksanakan secara daring maupun luring dan pemberian imbalan. Kompetensi komunikasi JSPN yang terpadu dalam bentuk pelayanan juga dirasa baik oleh Penanggung Pajak. Kata Kunci: Kompetensi Komunikasi, Juru Sita Pajak Negara, Penagihan Pajak,  Penanggung Pajak
ANALISIS DISKURSUS PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2020-2022 Ekayanta, Fredick Broven
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.9501

Abstract

Penggunaan perspektif analisis diskursus sebagai alat analisis untuk mengkaji politik Indonesia masih relatif jarang dan terbatas dilakukan. Padahal perspektif ini memiliki kelebihan dalam membaca dan menginterpretasikan karakter politik dan kontestasi kuasa yang terjadi. Tulisan ini akan berupaya untuk menganalisis apa saja makna yang diproduksi pada pidato kenegaraan presiden tahun 2020-2022, dan mengapa makna tersebut, bukan yang lain, yang ditampilkan, dalam mengkaji politik Indonesia kontemporer. Dengan menggunakan pidato kenegaraan presiden pada tahun 2020, 2021, dan 2022, dan data sekunder mengenai kajian politik Indonesia, serta menggunakan analisis diskursus sebagai teknik analisis, tulisan ini berargumen bahwa kondisi struktural kekuasaan yang belum terdistribusi dengan baik menjadikan diskursus-diskursus atau isu-isu politik yang diproduksi negara, masih tidak menyinggung persoalan riil rakyat yang lebih penting, dan terkadang justru mengandung kontradiksi.
Pengaruh Iklim Komunikasi Terhadap Kepuasan Mahasiswa Program Studi Komunikasi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Ritonga, Aulia Rahma
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.9503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara iklim komunikasi dan kepuasan mahasiswa program studi komunikasi islam UIN-SU. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah iklim komunikasi, kepuasan komunikasi dan Teori Hubungan manusiawi. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka dan studi lapangan melalui teknik survei dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada 62 responden. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kuantitatif melalui metode survei. Untuk melihat hubungan di antara kedua variabel di atas, digunakan rumus Koefisien Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa Iklim komunikasi yang berlangsung pada program studi Magister Komunikasi Islam UIN-SU, berjalan dengan baik. Kepuasan mahasiswa magisterKomunikasi Islam UIN-SU juga dinyatakan cukup puas.
MANAJEMEN KOMUNIKASI KRISIS DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF DARI PEMBERITAAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG KEBUTUHAN POKOK Juliana, Rifka; Asmara, Sakhyan; Kurniawati, Dewi
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.9545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen komunikasi krisis dan strategi komunikasi krisis yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam mengatasi dampak negatif dari pemberitaan pajak pertambahan nilai barang kebutuhan pokok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ditetapkan dengan prosedur purposif sehingga diperoleh 4 (empat) informan yang merupakan kepala seksi di Subdirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan. Keabsahan data melalui triangulasi sumber data dengan mewawancarai 3 (tiga) informan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi krisis Direktorat Jenderal Pajak dalam mengatasi dampak negatif pemberitaan tentang pajak pertambahan nilai barang kebutuhan pokok dilakukan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap pre-crisis dilakukan dengan pendeteksian krisis melalui monitoring dan analisis berita secara berkala, dan mempersiapkan krisis dengan membentuk tim krisis dan menunjuk juru bicara sesuai SE-17/PJ/2017; tahap crisis dilakukan dengan menyusun dokumen strategi komunikasi, mengumpulkan para pembuat konten Direktorat Jenderal Pajak, menyampaikan pesan krisis melalui banyak saluran komunikasi, menjaga konsistensi pesan krisis dengan mengizinkan juru bicara tertunjuk saja yang menyampaikan pesan krisis secara langsung, menginstruksikan unit vertikal untuk menayangkan konten-konten yang dibagikan di media sosial Direktorat Jenderal Pajak, dan melaksanakan internalisasi kepada Kepala Bidang Humas dan Kepala Seksi Kerja Sama di seluruh kantor wilayah, namun Direktorat Jenderal Pajak kurang responsif dalam merespon krisis; dan tahap post-crisis melakukan evaluasi dengan monitoring dan analisis berita kembali, mengecek komentar di media sosial, dan mencari berita populer di Google. Strategi komunikasi krisis Direktorat Jenderak Pajak dalam merespon dampak negatif dari pemberitaan tentang pajak pertambahan nilai barang kebutuhan pokok dilakukan dengan strategi denial dengan teknik penyangkalan yaitu menolak desas-desus yang menyatakan bahwa semua barang kebutuhan pokok akan dikenakan pajak dan strategi bolstering dengan teknik mengingatkan kepada publik bahwa rencana penerapan PPN barang kebutuhan pokok yang bersifat premium agar berkeadilan.
Komunikasi Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai Terhadap Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai Pandapotan, Rido; Zulkarnain, Iskandar; Kurniawati, Dewi
Komunika Vol. 18 No. 2 (2022): Komunikasi Politik, Komunikasi Publik dan Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v18i2.9547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai terhadap Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi penyuluhan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai yang berada di Kecamatan Perbaungan dan Sei Rampah dengan usia produktif 15-64 tahun. Teknik penarikan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling, purposive sampling, dan accidental sampling yang dihitung dengan dengan rumus Taro Yamane sehingga diperoleh jumlah sampel 399 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Analisis hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan Komunikasi Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Serdang Bedagai berpengaruh terhadap Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai dengan korelasi cukup berarti, nilai signifikansi positif dan searah.
Komunikasi Politik di Era Digital Analisis Diskursus pada Marketing Politik Pemilukada Kota Medan Tahun 2020 Saipul Bahri; Rangkuti, Mohammad Ridwan; Siregar, Abdul Rahman Maulana
Komunika Vol. 19 No. 01 (2023): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Publik, Komunikasi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i01.9841

Abstract

Pada era modernism, internet telah mempengaruhi aspek kehidupan manusia termasuk pemilu dalam ruang demokrasi. Dalam konteks kompetisi elektoral, sejak kedatangan Internet pada tahun 1990-an terakhir, telah melahirkan fenomena baru yang dikenal dengan komunikasi politik online. Tentu kondisi itu telah secara dramatis mengubah praktik komunikasi politik tradisional yang dimediasi oleh media konvensional berubah kearah mediasi dunia maya melalui Instagram, Twitter, Facebook, Whatshaap, Youtube, Line, dan sebagainya. Metodologi yang digunakan pada tulisan ini ialah metode kualitatif, dengan mengkaji secara komprehensif teks media dengan mengidentifikasikan, mendeskripsikan, memahami, dan menginterpretasi data-data yang diperoleh melalui media yang dijadikan Bobby-Aulia versus Akhyar-Salman dalam kompetisi di pemilukada Kota Medan tahun 2020. Hasil penelitian ini yaitu: Pertama, menunjukkan bahwa internet telah memodifikasi teori komunikasi politik klasik; kedua, karakter baru Internet memiliki potensi efek untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas politik yang lebih baik komunikasi serta bagaimana masalah itu muncul masalah ematic pada prosesnya. Lebih lanjut, pembahasan ini secara singkat menyimpulkan bahwa komunikasi politik di masa depan mungkin tidak akan pernah lepas dari media baru ini. Ini mungkin menjadi 'laboratorium langsung' yang paling menarik bagi peneliti tentang peran potensial Internet sebagai tools pemenangan dalam politik
Membangun Komunikasi Orang Tua Dan Anak Melalui Program Parenting Di TK Ar-Rahman, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang Novliadi, Ferry; Safrin; Emilia Ramadhani
Komunika Vol. 19 No. 01 (2023): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Publik, Komunikasi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i01.10355

Abstract

Abstrak Pola asuh merupakan hal yang fundamental dalam pembentukan karakter. Teladan sikap orang tua sangat dibutuhkan bagi perkembangan anak karena anak-anak melakukan modeling dan imitasi dari lingkungan terdekatnya. Keterbukaan antara orang tua dan anak menjadi hal penting agar dapat menghindarkan anak dari pengaruh negatif yang ada di luar lingkungan keluarga. Orang tua perlu membantu anak dalam mendisiplinkan diri. Melalui program parenting sebagai wadah komunikasi antar orangtua, disamping untuk memberikan sosialisasi terhadap program-program yang diselenggarakan oleh Lembaga/PAUD. Secara umum tujuan program parenting, adalah mengajak para orang tua untuk bersama-sama memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka dengan membangun pola komunikasi keluarga yang sehat. Penelitian ini dilakukan di TK Ar-Rahman Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang, dengan melibatkan 30 orang wali/orang tua siswa. Untuk menggali dan memetakan apa saja keluhan atau permasalahan yang dihadapi orang tua saat mengasuh anaknya dilakukan dengan menggunakan metode Post It. Kemudian dilanjutkan dengan metode FGD dan sharing session untuk membangun kesadaran orang tua terhadap masalah utama anak yang telah ditemukan sebelumnya agar mampu menyikapinya dengan bijaksana dan tepat sasaran. Hasil penelitian menemukan bahwa ada 3 (tiga) masalah utama yang paling sering ditemui orang tua saat mengasuh anak yaitu anak yang keras kepala, anak yang susah diatur dan anak yang sering cemburu dengan saudara sekandungnya. Kesalahan orang tua selama ini dalam mengasuh anak adalah orang tua sering memaksakan kemauannya pada anak tanpa memperhatikan apa keinginan dan kemampuan yang dimiliki anak serta buruknya pola komunikasi keluarga yang dibentuk sehingga anak diposisikan pada subjek yang harus menerima keinginan orang tua. Untuk menambah pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak, diberikan penyuluhan singkat tentang tugas perkembangan anak, komunikasi keluarga, dan bahasa kasih anak  
Exploratory Factorial Model of Perceived Safety in the COVID-19 Era Fuentes, Jose Alfonso Aguilar; Crisanto, Gabriel Perez; García Lirios, Cruz
Komunika Vol. 19 No. 01 (2023): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Publik, Komunikasi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i01.10627

Abstract

The perception of the police action in the face of Covid-19 was the objective of this work. A cross-sectional, psychometric and correlational study was carried out with a sample of 100 students, considering their participation in the public health system as social servants or professional practitioners through a platform. A four-factor structure was found that explained 63% of the total variance, although the findings are only applicable to the sample, and its extension to other scenarios is recommended.
Efektivitas Iklan Layanan Masyarakat Khairifa, Feni
Komunika Vol. 19 No. 01 (2023): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Publik, Komunikasi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i01.11118

Abstract

Television is the one of communication media that have fluency in society. Besides of giving information, education, and entertainment, television is also always to use for giving conciousness to people about all of currency issue. These are being act by society service advertisement. The research’s purpose is used to find out the answer about is it the society service advertisement was shown by television was being watched by audience and how the understanding’s audince to the society service advertisement. All of the data’s research is taken from research method by using questioner in qustionnaire’s forms. The two of differences research was done to research the audience acceptance of the society service advertisement about the health andthe safety on the roadway. The research’s result is showing that 9 of 10 respondent ever saw the society service advertisement was research by television. However the amount of them who can understand and know well the society service advertisement is still little. Beside of that, some of the watchers television said that the messages in the society service advertisement is still hard to be understood. Therefore, the television has to continuously to playing the society service advertisement and need for taking the steps to making easier in audience’s understanding on messages of the society service advertisement was shown by television.  Keywords: society service advertisement, television
Pemanfaatan Deeptalk Dalam Mempertahankan Hubungan Harmonis Pasangan Suami Istri Pratiwi, Endah Rundika
Komunika Vol. 19 No. 01 (2023): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran, Komunikasi Publik, Komunikasi
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i01.11202

Abstract

Hubungan harmonis adalah suatu hubungan yang dijalani oleh setiap individu dengan penuh kasih sayang untuk mendapatkan suatu kebahagiaan. Dalam menjalani kehidupan berumah tangga, hubungan yang harmonis juga menjadi salah satu keinginan dan tujuan dari setiap pasangan suami istri. Namun pada kenyataannya, pasangan suami istri juga sering mengalami ketegangan dan perselisihan dalam rumah tangga yang mayoritas disebabkan oleh kurangnya deeptalk (percakapan mendalam) yang berkualitas dan bermakna yang dilakukan oleh masing-masing pasangan suami istri. Deeptalk adalah percakapan mendalam dua arah dimana individu akan lebih terbuka untuk saling bertukar ide dan informasi mengenai diri secara mendalam sehingga menimbulkan rasa kepuasan dan kenyamanan dalam sebuah hubungan interpersonal. Deeptalk penting untuk membangun dan mempertahankan hubungan mendalam dan harmonis antar individu melalui dimensi self disclosure (pengungkapan diri). Self disclosure merupakan langkah awal untuk membawa hubungan menjadi lebih dekat dan mendalam. Melalui kajian ini, peneliti berharap dapat mengetahui bagaimana deeptalk (percakapan mendalam) dapat memberikan manfaat dalam mempertahankan hubungan harmonis pasangan suami istri melalui dimensi pengungkapan diri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan direncanakan dilaksanakan selama satu tahun dengan wawancara dan observasi non partisipan sebagai metode pengumpulan data. Dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dimana kriteria informan telah ditetapkan sebelumnya.

Page 8 of 12 | Total Record : 113