cover
Contact Name
Azridjal Aziz
Contact Email
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6285263006442
Journal Mail Official
azridjal.aziz@lecturer.unri.ac.id
Editorial Address
Jl. Soebrantas km 12,5 Kampus Bina Widya, Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293, RIAU
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
Published by Universitas Riau
ISSN : 14126257     EISSN : 25499742     DOI : https://dx.doi.org/10.31258/jst
Jurnal Sains dan Teknologi (JST), is a peer-reviewed scientific journal published regularly every six months, namely in March and September. The reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted articles. Articles are submitted for review with the understanding that they have not been published elsewhere. Each author is advised to submit the articles using article template of JST. Authors need to pay the publication fee. The author(s) will be responsible for proof-reading the article. There are two issues a year for this Journal and reviewing results will be provided within four weeks for most of the submitted manuscripts. Details of electronic submission are shown on the JST homepage.
Articles 112 Documents
EVALUASI KESEIMBANGAN AIR DALAM PENGOPTIMALAN DAERAH IRIGASI (STUDI KASUS DAERAH IRIGASI PETAPAHAN KABUPATEN KAMPAR) Widya Apriani; Y. Lilis Handayani; Mudjiatko '
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.587 KB) | DOI: 10.31258/jst.v16.n1.p13-19

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Petapahan merupakan Daerah Irigasi yang terletak di Kabupaten Kampar dengan luas areal potensial 750,6 Ha. Irigasi Petapahan direncanakan untuk mengairi areal pertanian di tiga desa yang berada di Kabupaten Kampar yaitu Desa Pulau Tinggi, Desa Kampar, dan Desa Rambai. Namun Daerah Irigasi Petapahan pada kondisi eksisting hanya dimanfaatkan 451,5 Ha dan ditemuinya kekurangan air pada musim kemarau. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi keseimbangan air dan usaha pengoptimalan di Daerah Irigasi Petapahan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis ketersediaan air irigasi, analisis kebutuhan air irigasi, analisis keseimbangan air, dan pengoptimalan DI Petapahan. Analisis keseimbangan air dilakukan tiap periode setengah bulanan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Hasil Evaluasi keseimbangan air menunjukkan bahwa ketersediaan air tidak mencukupi kebutuhan kebutuhan air berdasarkan pola tanam eksisting. Kondisi dimana terjadi surplus air pada bulan Januari, April, September hingga Desember sedangkan terjadi defisit pada beberapa bulan yaitu Februari, Mei Juni dan Juli menandakan bahwa belum optimalnya pengelolaan Daerah Irigasi Petapahan Namun setelah dilakukan optimalisasi pola tanam, maka ketersediaan air di Daerah Irigasi Petapahan masih mencukupi kebutuhan air irigasi dengan luas areal terlayani 750,6 Ha. Pola tanamnya adalah padi-padi/padi-palawija dengan sistem pemberian air secara 3 golongan ditambah suplesi bendung Tibun.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA PEKANBARU Hendra Taufik; Yesi Arianti
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.153 KB) | DOI: 10.31258/jst.v12.n1.p%p

Abstract

Rumah susun merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan perumahan. Kebutuhan perumahan akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Pembangunan rumah susun sederhana umumnya ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Penetapan harga sewa harus mempertimbangkan kemauan membayar dan kemampuan membayar masyarakat tersebut. Tujuannya adalah mengkaji layak atau tidaknya proyek pembangunan rumah susun tersebut dibangun berdasarkan analisa ekonomi sehingga dihasilkan suatu rekomendasi kepada pihak terkait. Indikator kelayakan investasi yaitu NPV (Net Present Value), BCR (Benefit Cost Ratio), IRR (Internal Rate of Retrun) dan BEP (Break Even Point) serta analisa sensitivitas. Hasil perhitungan biaya investasi pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan perkiraan (approximate estimates) adalah Rp 22.315.717.450 dengan hasil analisa kelayakan investasi untuk semua parameter menunjukkan investasi tersebut layak untuk diteruskan karena pada tingkat suku bunga 12%, tingkat inflasi kota pekanbaru sebesar 5,75% menunjukkan indikator kelayakan, yaitu nilai NPV positif, nilai BCR di atas 1(satu) yakni 1,83., nilai IRR dari 17,73% lebih besar dari 12% dan BEP 9 tahun 8 bulan lebih kecil dari masa konsesi proyek 25 tahun. Analisa Sensitivitas untuk Investasi Rp.14.266.365.531, sampai Rp.22.315.717.450,-, untuk benefit Rp.246.615.001.632, sampai menurun Rp.238.565.649.004,-, untuk biaya Rp.122.618.826.327,- meningkat sampai Rp.130.668.178.246,-, untuk tingkat suku bunga meningkat dari 12% sampai 67,73%.Kata kunci: Analisa kelayakan investasi, analisa sensitivitas, rusunawa, BEP, IRR,
IDENTIFIKASI HUBUNGAN KESUKAAN DENGAN RISIKO KECELAKAAN PADA PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA PADANG Fadhil Sandy Pratama; Yosritzal Yosritzal; Elsa Eka Putri
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.621 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n2.p42-49

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna kendaraan bermotor terbanyak sebagai alat mobilisasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Data yang tercatat pada tahun 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesar 146 juta kendaraan dan didominasi oleh sepeda motor sebanyak 120 juta kendaraan. Dengan berbagai macam karekteristik pengemudi yang ada di jalan. ada beberapa faktor – faktor yang dapat mempengaruhi  perilaku pengendara. Pertanyaannya  apakah kebiasaan sehari – sehari memiliki hubungan dengan jumlah kecelakaan yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kesukaan dan kebiasaan yang berkorelasi dengan risiko kecalakaan dalam hal ini diindikasikan dari jumlah kecelakaan yang pernah dialami pengendara. Data penelitian ini didapat dari kuesioner online dan kuesioner secara langsung. Pengolahan data dilakukan denga analisis tabulasi silang dan chi square. Hasil penelitian menunjukan genre film favorit, musik favorit, jenis kelamin dan usia pengendara berkorelasi dengan perilaku dalam berkendara sehingga yang dapat diduga memicu kecelakaan. Pengendara dengan penyuka genre film action, pengendara dengan kelompok usia dibawah 35 tahun, dan pengendara laki – laki merupakan kelompok yang rentan mengalami kecelakaan.
KINETIKA REAKSI SODIUM LIGNOSULFONAT DENGAN PROSES AMINO ALKILASI PADA VARIASI KONSENTRASI OLEYL AMINE Yelmira Zalfiatri; Supranto Supranto; Suryo Purwono
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.949 KB) | DOI: 10.31258/jst.v12.n2.p%p

Abstract

Surfaktan (surface active agent) merupakan salah satu bahan kimia yang dapat menurunkan tegangan antar muka fasecair. Salah satu contohnya adalah Sodium Ligno Sulfonat (SLS) yang bermanfaat untuk meningkatkan perolehan padakilang minyak. Akan tetapi, kandungan Natrium Bisulfat pada Sodium Ligno Sulfonat dapat mengurangi kinerjaSodium Ligno Sulfonat. Salah satu cara meningkatkan kinerja Sodium Lignosulfonat dengan memodifikasikan denganpenambahan Oleyl Amin dan Formaldehid atau dikenal dengan proses Amino Alkilasi. Penelitian ini bertujuan untukmenentukan kinetika reaksi dan pengaruh variasi konsentrasi Oleyl Amin. Proses Amino Alkilasi dilakukan secarabatch dalam reaktor tangki berpengaduk dengan kecepatan pengadukan 250 rpm dan penambahan Formaldehid 15 ml.Proses Amino Alkilasi dilakukan dengan menvariasikan konsentrasi Oleyl Amin (10%, 20%, 30% dan 40%)dan waktureaksi (1,2,3 dan 4 jam). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinetika reaksi oleh reaksi kimia denganpemodelan reaksi cair-cair yaitu reaksi Sodium Ligno Sulfonat dengan Oleyl Amin. Proses Amino Alkilasi mendekatiReaksi Tingkat Dua Bimoleculer dan Reaksi Tingkat Tiga Trimoleculer. Konversi tertinggi pada Proses Amino Alkilasimencapai 0,861pada kondisi Oleyl Amin 40%lama reaksi 4 jam. Model yang sesuai untuk penelitian ini adalah reaksiirreversible tingkat dua (bimolekuler). Perolehan nilai tegangan antar muka Proses Amino Alkilasi sebesar 0,191 Mn/m.Kata Kunci : Proses Amino Alkilasi, Sodium Ligno Sulfonat, Oleyl Amin, Formaldehid, Kinetika Reaksi
ANALISA PERPINDAHAN PANAS KOTAK PEMANAS DAN PENDINGIN YANG MENGGUNAKAN MODUL TERMOELEKTRIK SEBAGAI SUMBER KALOR Dani Ikhsan Saputra; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.815 KB) | DOI: 10.31258/jst.v18.n1.p32-37

Abstract

Termoelektrik adalah suatu proses konversi dari perbedaan temperatur menjadi energi listrik atau sebaliknya. Fenomena ini telah dikembangkan menjadi suatu modul sehingga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik atau perangkat pendingin dan pemanas. Pada penelitian dilakukan analisa perpindahan panas kotak pemanas dan pendingin yang menggunakan modul termoelektrik sebagai sumber kalor. Tujuan analisa perpindahan panas pada kotak pendingin dan pemanas yaitu untuk mengetahui berapa nilai perpindahan panas yang terjadi pada kotak panas dan dingin yang menggunakan modul termoelektrik, adapun variabel yang dibutuhkan untuk menganalisa perpindahan panas yang terjadi pada kotak pemanas dan pendingin 1) dimensi dari kotak pemanas dan pendingin, 2) menentukan temperatur lingkungan diluar kotak dan temperatur capaian di dalam kotak, 3) menghitung nilai perpindahan panas yang melewati dinding kotak, 4) menghitung perpindahan panas di luar dinding kotak, 5) menghitung perpindahan panas di didalam dinding kotak. Hasilnya diperoleh analisa perpindahan panas yang terjadi di kotak pemanas yaitu 2,28 W dan dikotak pendingin 2,4 W.
RESPONS STRUKTUR JEMBATAN BETON PRATEGANG BERDASARKAN SPEKTRUM GEMPA WILAYAH SUMATERA Reni Suryanita; Zulfikar Djauhari; Andi Wijaya
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.335 KB) | DOI: 10.31258/jst.v15.n1.p18-24

Abstract

 Perencanaan struktur jembatan beton prategang pada daerah yang memiliki risiko kegempaan khususnya di wilayah Sumatera, harus memperhatikan kemampuan respons strukturnya. Dalam penelitian ini respons struktur jembatan berupa perpindahan, kecepatan, dan percepatan dianalisis berdasarkan Peta Spektra Gempa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respons maksimum struktur jembatan beton prategang di lokasi kegempaan pulau Sumatera. Untuk mengetahui respons struktur jembatan, maka dilakukan pemodelan yang mengacu pada studi kasus pembangunan jembatan beton prategang di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Struktur jembatan ini dimodelkan menggunakan software elemen hingga, dengan analisis respons spektrum gempa berdasarkan RSNI 2833-201X. Lokasi gempa yang dianalisis adalah 11 ibu kota provinsi di wilayah gugusan pulau Sumatera dengan 3 kondisi jenis tanah yaitu tanah keras, tanah sedang dan tanah lunak. Dari hasil analisis diperoleh respons struktur jembatan terbesar terjadi di Kota Banda Aceh, dengan nilai perpindahan maksimum sebesar 0,01595 meter, nilai kecepatan sebesar 0,4552 m/det dan nilai percepatan sebesar 9,7 m/det2. Diharapkan dengan diketahuinya respons maksimum pada kota-kota tersebut dapat memberikan acuan bagi perencana struktur dalam mendesain struktur Jembatan yang kokoh di masa mendatang.
MITIGASI RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK PERBAIKAN TANGKI MINYAK MENTAH DI DURI DENGAN SIMULASI MONTE CARLO Arvin Arvin; Ari Sandhyavitri; Muhammad Ikhsan
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.076 KB) | DOI: 10.31258/jst.v17.n2.p49-55

Abstract

Pekerjaan pada jalur kritis (critical path) berpotensi terjadinya keterlambatan penyelesaian proyek. Pekerjaan kritis mempunyai risiko dominan dan berpengaruh pada pekerjaan berikutnya jika terlambat memulai dan menyelesaikan pekerjaan tersebut. Proyek perbaikan tangki memiliki serangkaian pekerjaan critical path yang berisiko tinggi. Perlunya daftar risiko yang teridentifikasi pada perencanaan skedul sebuah proyek, membantu manajemen proyek dalam meminimalisir keterlambatan waktu pekerjaan sebuah proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis dan melakukan mitigasi terhadap faktor risiko keterlambatan pada proyek perbaikan tangki minyak yang berlokasi di Duri Kabupaten Bengkalis.  Dari hasil identifikasi terdapat 29 faktor risiko yang menyebabkan keterlambatan proyek. Setelah dilakukan pengelompokan level risiko, teridentifikasi 8 faktor risiko dengan kategori level tinggi dan dominan yang sangat mempengaruhi dan berdampak secara signifikan terhadap keterlambatan proyek diantaranya faktor keselamatan kerja pada saat konstruksi, kekurangan sumber daya manusia yang berpengalaman, banyaknya pekerjaan critical path, pengalaman kontraktor, ketersediaan peralatan konstruksi yang terbatas, proses memperoleh izin kerja harian yang terkendala, kurangnya pengawas yang berkualitas, dan kurangnya koordinasi antar tim yang terlibat. Berdasarkan faktor-faktor risiko diatas, proyek telah mengalami keterlambatan selama 257 hari kerja. Setelah dilakukan mitigasi risiko, dengan asumsi nilai besaran risiko berkurang hingga 25%, dengan simulasi monte carlo untuk mengestimasi total waktu penyelesaian proyek dengan program @Risk for Excel diperoleh hasil bahwa proyek mengalami percepatan waktu sebesar 17,34%. Simulasi monte carlo dengan program @Risk mampu mengestimasi total durasi pelaksanaan proyek untuk memperoleh hasil yang mendekati akurat.
KARAKTERISTIK PIPA KALOR DENGAN FLUIDA KERJA ASETON, FILLING RATIO 60% PADA POSISI HORIZONTAL, KEMIRINGAN 45º DAN VERTIKAL Ferly Septian Iskandar; Rahmat Iman Mainil; Azridjal Aziz
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.074 KB) | DOI: 10.31258/jst.v14.n1.p%p

Abstract

Pipa kalor merupakan alat sederhana yang mempunyai konduktifitas termal yang sangat tinggi. Pada jumlah yang besar pipa kalor dapat mentransfer panas secara efisien dalam berbagai macam variasi suhu tanpa memerlukan energi tambahan. Dalam penelitian ini pipa kalor terbuat dari pipa tembaga berukuran 9,525 mm dan panjang 400 mm menggunakan fluida kerja aseton. Screen mesh wick yang digunakan adalah screen 150 mesh. Metode eksperimental dilakukan untuk mendapatkan karakteristik pipa kalor berupa distribusi temperatur, hambatan termal dan koefisien perpindahan panas pipa kalor dengan filling ratio 60 % (dari volume evaporator) pada orientasi yang berbeda. Hambatan termal terendah dan koefisien perpindahan panas tertinggi terjadi pada posisi vertikal sebesar 4.30 °C/Watt dan 195.50 W/m2 °C. Dari ketiga orientasi pipa kalor, posisi vertikal menunjukkan perbedaan temperatur antara evaporator dan kondensor terendah dan tahanan termal terkecil pada semua input panas.
PENERAPAN ADSOBSI, PERTUKARAN ION DAN VARIASI KETINGGIAN MEDIA FILTRASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR GALI Joko Sutrisno; Muhammad Al Kholif; Pungut Pungut; Arifa Nur Rohma
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2178.968 KB) | DOI: 10.31258/jst.v19.n2.p69-75

Abstract

Air sumur gali yang tidak memenuhi baku mutu diperlukan perlakuan agar memenuhi pesyaratan estetika dan aman digunakan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas air sumur gali menggunakan teknologi adsorbsi bermedia karbon aktif, pertukaran ion dengan manganese greensand dan filtrasi bermedia pasir silika. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji efisiensi dan efektivitas penurunan kadar kesadahan, total padatan terlarut (TDS), Mangan (Mn), dan total coliform pada air sumur gali setelah dilakukan perlakuan. Pengambilan sampel dilakukan selama kurun waktu 2 jam, setiap selang waktu 30 menit. Pengukuran parameter dilakukan pada kolom adsorbsi denan ketinggian media pasir silica 8 cm, 13 cm, 17 cm untuk mengetahui setiap perubahan parameter yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa efisiensi penurunan tertinggi terjadi pada filtrasi pada ketinggian media pasir silica 17 cm yakni: kesadahan 39,37%, TDS 58,58%, Mn 90,27%, dan total coliform 61.88%, sedangkan   perlakuan efektif untuk penurunan parameter kesadahan, TDS, Mn namun kurang efektif untuk parameter total coliform.
PEMBUATAN 5-HIDROKSILMETILFURFURAL DARI GLUKOSA MELALUI PROSES HOT COMPRESSED WATER DENGAN VARIASI WAKTU DAN SUHU Syelvia Putri Utami; Nor Aisha Saidina Amin
Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.782 KB) | DOI: 10.31258/jst.v16.n2.p54-61

Abstract

Proses hidrolisis umum dilakukan untuk mendegradasi suatu senyawa dan mengubahnya menjadi senyawa lain, salah satunya adalah proses hot compressed water. Proses ini mempergunakan kondisi proses yang bersuhu dan tekanan tinggi untuk memutuskan rantai suatu senyawa dan merekomposisinya menjadi senyawa lainnya, contoh: dari glukosa menjadi furan. Penelitian ini mempergunakan glukosa sebagai reaktan untuk kemudian dihidrolisis menjadi 5-hidroksilmetilfurfural (HMF) dengan menggunakan proses hidrolisis. Variasi suhu dan waktu waktu hidrolisis bersama dengan jumlah katalis dipergunakan dalam proses. Dari hasil hidrolisis diperoleh bahwa suhu dan waktu memberikan peningkatan konversi glukosa menjadi HMF seiring dengan meningkatnya jumlah katalis yang terlibat dalam proses. Diperoleh yield terbesar sebanyak 6,14%  dan konversi sebesar 87,69% pada suhu 200 oC dan waktu hidrolisis selama 360 detik.

Page 9 of 12 | Total Record : 112