cover
Contact Name
Ahmad Fitra Ritonga
Contact Email
fitra@binawan.ac.id
Phone
+6285278953478
Journal Mail Official
bsj@binawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.25-30, kalibata, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Binawan Student Journal
Published by Universitas Binawan
ISSN : 26565285     EISSN : 27151824     DOI : http://dx.doi.org/10.54771/bsj
The journal publishes research papers in four fields, such as: Health Applied sciences Social sciences Psychology Management Business
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2023)" : 18 Documents clear
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Kraft Heinz ABC: The Influence Of Work Discipline On Performance Employees Of PT. Kraft Heinz ABC Apriliyan, Dedi; Fauzobihi; Saputro, Allya
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1232

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan pada disiplin kerja yang kurang tepat maka terjadilah fenomena masalah mengenai penurunan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT. Kraft Heinz dengan populasi berjumlah 44 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,626 dan koefisien determinasi sebesar R = r2 = 0,392. Pengujian signifikasi terhadap korelasi diperoleh thitung (5,207) > ttabel (2,00) pada a = 0,05, menunjukkan bahwa koefisien korelasi signifikan. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara Disiplin Kerja dengan Kinerja Karyawan dapat diterima. Artinya semakin tinggi Disiplin Kerja akan diikuti oleh tingginya Kinerja Karyawan. Sementara itu, koefisien determinasi 0,392 menunjukkan bahwa 39,2% variasi Kinerja Karyawan dapat dijelaskan oleh variasi Disiplin Kerja, sisanya sebanyak 60,8% ditentukan oleh faktor lain diluar Disiplin Kerja.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan PT Prima Kreasindo: The Effect Of Giving Rewards And Punishment On The Performance Of PT Prima Kreasindo Employees Wahyudin, Agus; Ismuni, Mutdi; Imanuddin, Kaffah
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1233

Abstract

Kinerja karyawan di PT. Prima Kreasindo mengalami penurunan yang kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor  Reward dan Punishment. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Reward dan Punishment terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif dengan populasi berjumlah 32 orang karyawan serta dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil pengujian persamaan regresi linear ganda yaitu Ý = 11,545 + 0,489X1 + 0,346X2 dapat digunakan untuk menjelaskan bentuk hubungan linear antara Reward dan Punishment dengan Kinerja Pegawai. Persamaan regresi linear ganda Ý = 11,545 + 0,489X1 + 0,346X2 menunjukkan bahwa apabila Reward dan Punishment serta Kinerja Pegawai diukur dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, maka setiap kenaikan satu unit skor Reward (X1) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Karyawan sebesar 0,4898 dengan konstanta 11,545. Dan setiap kenaikan satu unit skor Punishment (X2) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Pegawai sebesar 0,346 dengan konstanta 11,545.  
Karakteristik Dan Sensori Pada Minuman Fungsional Bunga Telang Dan Kayu Secang: Characteristics And Sensory Of Telang Flower And Secang Wood Functional Beverages Anwar, Khoirul; Wulandari, Zulhijah; Maskar, Dadi H
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1307

Abstract

Pengembangan minuman fungsional telah banyak dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan yang mengandung antioksidan seperti rempah, tanaman, dan lainnya, namun pengembangan minuman fungsional kombinasi dari bunga telang dan kayu secang masih sedikit dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas warna, pH, dan sensori pada minuman fungsional bunga telang dan kayu secang. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor dan lima taraf tiga kali ulangan. Faktor perlakuan yang digunakan adalah perbandingan bunga telang dan kayu secang 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50 dengan penambahan stevia cair. Uji yang dilakukan pada penelitian ini meliputi uji intensitas warna, uji pH, dan analisis sensori. Analisis data menggunakan uji statistik ANOVA dengan α < 0,05. Hasil uji perbandingan ekstrak bunga telang dan kayu secang memiliki p-value <0,05 yang berarti perbandingan yang beda  berpengaruh nyata pada nilai brightness (L*), nilai merah-hijau (a*), nilai kuning-biru (b*), dan nilai pH. Hasil analisis intensitas warna menunjukkan bahwa perbandingan 90:10 menghasilkan tingkat kecerahan tertinggi, sedangkan 50:50 menghasilkan warna yang lebih pekat. Analisis pH menunjukkan peningkatan nilai pH seiring penambahan ekstrak kayu secang. Berdasarkan analisis sensori diperoleh hasil warna minuman fungsional bunga telang dan kayu secang berada pada kisaran antara 3,34-3,76 untuk hasil uji mutu hedonik dan mendapatkan penerimaan dengan kategori suka dengan skor 3,71-3,79. Nilai kualitas aroma yang dihasilkan mempunyai aroma telang agak kuat dengan nilai 3,62-3,65 dan untuk uji kesukaan memiliki nilai 3,64-3,66 dengan kategori agak suka. Hasil nilai kualitas rasa yang dihasilkan mempunyai rasa manis dengan skor 3,74-3,79 dan uji hedonik dengan penerimaan agak suka hingga suka dengan skor 3,63-3,71 dan menunjukkan bahwa minuman dengan perbandingan 60:40 dinilai paling baik dalam hal warna (ungu pekat), aroma (telang agak kuat), dan rasa (manis). Kesimpulan penelitian ini diperoleh bahwa perbandingan ekstrak bunga telang dan ekstrak kayu secang pada minuman fungsional menunjukkan dapat diterima oleh asesor baik dari segi warna, aroma, dan rasa.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pasien Terhadap Response Time Pasien IGD: Analysis Of Factors Affecting Patient Satisfaction With Response Time Patient Emergency Room Rudiyanto, Aan; Marwiati, Marwiati; Fahrurozi, M
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1338

Abstract

Kepuasan pasien merupakan suatu indikator paling penting dalam kualitas pelayanan rumah sakit. Response time perawat merupakan gabungan dari waktu tunggu atau waktu respon saat pasien tiba di depan pintu rumah sakit. Response time merupakan periode dimana pasien masuk sampai mendapatkan response dari petugas gawat darurat dengan waktu pelayanan yaitu waktu yang diperlukan pasien sampai selesai. Waktu tunggu yang terlalu lama akan mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan coss sectional. Besar sampel 90 responden. Data kepuasan pasien dan response time dikumpulkan dengan kuesioner. Hasil Analisa menunjukkan tingkat kepuasan pasien di Instalasi IGD RSI   Wonosobo sebanyak 90,23%.  Analisis multivariat didapatkan p value <0,05 ada hubungan faktor-faktor kepuasan pasien terhadap response time. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien terhadap response time yaitu prosedur pelayanan yang tidak berbelit-belit, kelengkapan dan kejelasan informasi, waktu tanggap pasien dan fasilitas umum yang tersedia.
Gambaran Kepuasan Tenaga Kesehatan Terhadap Penggunaan Sistem Rujukan Terintegrasi Instalasi Gawat Darurat: Health Workers’ Satisfaction In Using Integrated Referral System (Sisrute) In Emergency Department Banuwati, Anisa; Kusumawati, Happy; Sutono
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1340

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan dinilai dari kepuasan pemakai jasa layanan kesehatan, salah satunya penggunaan sistem rujukan di fasilitas kesehatan. Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) merupakan digitalisasi rujukan berjenjang dengan tujuan utama mempercepat proses rujukan. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi kepuasan tenaga kesehatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) terhadap penerapan SISRUTE. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan tenaga kesehatan dalam menggunakan SISRUTE di IGD RS D.I Yogyakarta. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel 111 responden tenaga kesehatan di enam IGD RS di D.I Yogyakarta. Kepuasan tenaga kesehatan diukur menggunakan kuesioner Webqual 4.0 dengan skala likert. Kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan hasil akhir 20 pernyataan yang valid dan reliabel. Hasil dari penelitian ini meliputi nilai kepuasan rata - rata variabel kualitas kegunaan sebesar 3,33, kualitas informasi sebesar 3,50, dan kualitas interaksi layanan sebesar 3,40. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu variabel kualitas kegunaan dirasa cukup memuaskan, kualitas informasi dan kualitas interaksi layanan dirasa memuaskan.  
Asuhan Kebidanan Pada Wanita Perimenopause Keluhan Hot Flash Dengan Pemberian Olahan Kedelai : Midwifery Care In Perimenopause Women Complaining Hot Flash With Processed Soybean Administration Khotimah, Khusnul; Yolandia, Rita Ayu; Hanifa, Fanni
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1343

Abstract

Perimenopause merupakan bagian dari proses penuaan alami seorang wanita dan ditandai dengan penuruanan produksi esterogen ovarium. Tindakan untuk meminimalisir keluhan Hot Flash   dapat dilakukan salah satu nya dengan memberikan terapi komplementer berupa olahan kedelai yang merupakan sumber makanan kaya fitoestroge. Penelitian ini bertujuan untuk  memberikan Asuhan Kebidanan pada wanita Perimenopause keluhan hot flash dengan pemberian Olahan kedelai di Klinik Pt R Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah Case Study  dengan melakukan Asuhan Kebidanan pada 2 wanita perimenopause selama 14 hari yang dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok diberikan olahan kedelai dan yang tidak diberikan olahan kedelai. Hasil Penelitian didapatkam bahwa selama 14 hari observasi dengan intervensi olahan kedelai pada responden diperoleh hasil 7 tren menurun, 2 tren meningkat dan 5 tren tetap yang artinya pemberian olahan kedelai dapat mengurahi gejala hot flash. Kesimpulan penelitian adalah konsumsi olahan kedelai dalam jumlah tertentu dapat mengurangi keluhan hot flash   yang dialami perempuan perimenopouse.
Studi Kasus Efektivitas Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Bayi Pasca Imunisasi DPT Di PMB. N: The Effectiveness Of Red Onion Compress In Reducing Body Temperature Of Infants Post DPT Immunization At PMB N Kurnia, Nia; Hanifa, Fanni
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1344

Abstract

Demam yaitu dimana tubuh mengalami peningkatan suhu  dengan nilai >37,5oC terjadi oleh karena di hipotalamus meningkatnya pusat pengatur suhu. Bayi pasca imunisasi DPT akan mengalami peningkatan suhu sesaat setelah penyuntikan, dan akan sembuh setalah 1-2 hari pasca penyuntikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT di PMB N. Jenis penelitian yang digunakan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penurunan suhu tubuh pada responden 1 sebanyak 1,2oC (awal 38,0oC menjadi 36,8oC) dan pada responden 2 mengalami penurunan sugu tubuh 0,4oC (awal 36,2oC menjadi 37,6oC). Kesimpulan penelitian ialah kompres bawang merah terbukti efektif terhadap penurunan suhu tubuh bayi pasca imunisasi DPT di PMB N Tahun 2023. Saran bagi ibu bayi diharapkan agar mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemberian imunisasi dan penatalaksanaan yang dapat diberikan kepada bayi dengan KIPI agar mampu meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan bayi.
Analisis Kadar Mirisetin Pada Ekstrak Daun Myrica Javanica Reinw. Ex Bl. Dengan Metode HPLC: Quantitative Analysis Of Myricetin In Extract Leaf Myrica Javanica Reinw. Ex Bl. Using HPLC Arianti, Varda; Arianto, Steven; Maulina, Devi; Adiana, Sylvi
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1355

Abstract

Tanaman Myrica javanica mengandung senyawa mirisetin yang berkhasiat sebagai: antiinflamasi, analgesik, antitumor, hepatoprotektor, antidiabetes dan antibakteri. Metode yang digunakan pada penelitian ini High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Pengujian ini dilengkapi dengan validasi metode pengujian, yaitu Linearitas, Akurasi, Presisi, LOD dan LOQ. Hasil penelitian ini didapatkan pengujian linearitas adalah nilai r2 yaitu 0.9981 (r = 0.999). Persen (%) akurasi adalah 100,53%. Nilai presisi yaitu 0,98%. Nilai LOD diperoleh sebesar 1,93 dan nilai LOQ sebesar 6,43. Hasil uji kadar mirisetin pada yang diperoleh pada konsentrasi ekstrak 5000 ppm adalah sebesar 6,104.

Page 2 of 2 | Total Record : 18