cover
Contact Name
Ahmad Fitra Ritonga
Contact Email
fitra@binawan.ac.id
Phone
+6285278953478
Journal Mail Official
bsj@binawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.25-30, kalibata, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Binawan Student Journal
Published by Universitas Binawan
ISSN : 26565285     EISSN : 27151824     DOI : http://dx.doi.org/10.54771/bsj
The journal publishes research papers in four fields, such as: Health Applied sciences Social sciences Psychology Management Business
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
TEKNOLOGI COLLISION AVOIDANCE SYSTEM (CAS) TERHADAP UNSAFE ACTION DI PT XX Riyan Saputra; Dwi Yulia Maritasari; Nur Sefa Arief Hermawan
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i2.1108

Abstract

Berdasarkan data, angka kecelakaan lalu lintas di PT XX tahun 2020-2022 cukup tinggi, sehingga diperlukan perbaikan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas dengan cara mengimplementasikan teknologi Collision Avoidance System (CAS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan teknologi CAS terhadap Tindakan Tidak Aman lalu lintas pertambangan oleh operator dump truck di PT. XX dari tahun 2020-2022 berdasarkan waktu, area, dan jenis tindakan tidak aman. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat survei deskriptif. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan 85,4% operator melakukan Tindakan Tidak Aman. Tindakan Tidak Aman berdasarkan waktu paling tinggi terjadi pada tahun 2021 yaitu 414.674. Tindakan Tidak Aman berdasarkan area paling tinggi terjadi pada Coal Mining Hauling yaitu 297.084. Tindakan Tidak Aman berdasarkan jenis Tindakan Tidak Aman paling tinggi terjadi pada stopsign yaitu 388.539. Saran pada penelitian ini adalah perbaikan segmen jalan tanjakan (overgrade) diatas 8%  dan penambahan suara alert teknologi CAS.
PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PRA-ANALITIK PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA DI LABORATORIUM DUREN SAWIT Shafa Nabilah; Enny Khotimah; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i2.1127

Abstract

Pemantapan mutu internal adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh laboratorium untuk mengendalikan dan mengetahui penyimpangan hasil laboratorium agar segera diperbaiki. Pemeriksaan glukosa darah puasa memerlukan pemantapan mutu internal. Kegiatan pemantapan mutu internal dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pada tahap pra-analitik terdapat total kesalahan terbesar yaitu 61%, sehingga dalam pelaksanaan tahap pra-analitik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Pemantapan Mutu Internal  tahap pra-analitik pada pemeriksaan glukosa darah puasa dengan melihat dari dua variabel yaitu standar operasional prosedur penerimaan pasien, pengambilan dan penanganan sampel. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara kuesioner yang diisi secara langsung oleh ATLM yang bekerja di laboratorium RSKD Duren Sawit, dengan melibatkan 20 responden, data di analisis dengan uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ATLM yang bekerja di labratorium RSKD Duren Sawit sudah sangat baik, dilihat dari usia yang masih produktif, tingkat pendidikan yang sangat baik, dan pengalaman lama bekerja yang sangat baik. SOP pemeriksaan glukosa darah puasa tahap penerimaan pasien mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Pada tahap pengambilan dan penanganan sampel mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Sehingga ATLM sudah menerapkan SOP dengan sangat baik dan sesuai dengan standar laboratorium  RSKD Duren Sawit yang berlaku.
PERBANDINGAN KADAR UREUM DAN KREATININ DARAH PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK PRE DAN POST HEMODIALISA Vifin Tia Sarofah; NS. Widada; Ahmad Fitra Ritonga
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i2.214

Abstract

Peningkatan kadar ureum dan kreatinin dalam darah adalah manifestasi klinis yang paling utama pada penderita gagal ginjal. Hemodialisa (HD) merupakan terapi pengganti ginjal yang paling tepat untuk menurunkan kadar ureum dan kreatinin dalam darah penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata kadar ureum dan kreatinin antara pre dan post hemodialisa berdasarkan karekteristik usia, jenis kelamin dan lamanya menjalani hemodialisa. Jenis penelitian ini adalah komparatif dan menggunakan teknik accidental sampling dengan di dapatkan sampel sebanyak 63 pasien. Penelitian ini dilakukan di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Berdasarkan uji statistik Paired T-Test dengan CI = 95% dan α = 0,05, terbukti bahwa terdapat perubahan pada kadar ureum dan kreatinin pre dan post hemodialisa dengan di peroleh nilai p_value = 0.000 yang mempunyai makna bahwa terdapat penurunan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terapi hemodialisa cukup efektif karena dapat menurunkan kadar ureum dan kreatinin berdasarkan usia, jenis kelamin, dan lamanya pasien menjalani terapi hemodialisa tersebut.
ANALISA MENGENAI VARIASI STRENGTHENING EXERCISE DALAM PENANGANAN OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA Tabita Widyasari; Ezra Bernandus Wijaya; Siswo Poerwanto
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis adalah penyakit kronik dan degeneratif yang ditandai dengan nyeri dan kerusakan kartilago sendi. OA lutut dikaitkan dengan keterbatasan mobilitas ekstremitas bawah sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan dan gaya berjalan, sehingga mengurangi mobilitas dan fungsi pada pasien OA lutut. Latihan untuk meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas sendi seringkali membutuhkan komitmen yang cukup besar dari pasien dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripskikan beberapa literatur mengenai pengaruh variasi strengthening hip dan knee exercise pada penderita osteoarthritis knee dalam peningkatan fungsional. Sembilan literature dengan desain studi : Systematic Review/Meta-Analysis, Randomized Controlled Trial, Experimental Study,QuasiExperiment,Comparative Study, Cohort Study,Case Control Study, sampel Osteoarthritis Lutut, tahun publikasi 10 tahun terakhir (2011–2021), variabel yang diukur adalah peningkatan fungsional  dan kriteria eksklusi desain studi yang tidak relevan dan penelitian yang diterbitkan lebih dari 10 tahun. Hasil :  Didapatkan 9 literatur dari 4 data base menunjukan adanya peningkatan fungsional yang mempengaruhi nyeri pada pasien OA Knee. Dapat disimpulkan bahwa variasi exercise baik dan efektif adanya dalam penanganan Knee Osteoarthritis berdasarkan  9 (Sembilan)literatur yang di kaji mendapatkan hasil signifikan terhadap peningkatan fungsional, penurunan nyeri dan peningkatan kekuatan otot secara statistik atau bermakna dalam statistik.
GAMBARAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI PADA BALITA Debora Tika Saragih; Isti Istianah
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (2020), angka pemberian ASI eksklusif masih cukup rendah, yaitu sekitar 44% dari tujuan pemberian ASI eksklusif sebesar 50%. Rendahnya prevalensi pemberian ASI eksklusif akan mempengaruhi risiko stunting. Frekuensi stunting pada anak balita di Desa Senyubuk sebesar 4,5%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan penelitian deskriptif. Desain penelitian menggunakan data sekunder dari buku kohort posyandu untuk melakukan survei. Fokus pada pendataan selama tiga bulan pada tahun 2021 yaitu Oktober, November, dan Desember. Penilaian deskriptif ini mengungkapkan distribusi frekuensi Balita Non Eksklusif yang berjumlah 18 anak (18%), yang jauh lebih stunting dibandingkan Balita dengan ASI yang hanya terdiri dari tiga anak (3%). Prevalensi stunting anak di Desa Senyubuk masih tergolong tinggi. Jika balita tidak cukup mengkonsumsi ASI, mereka rentan terhadap kekurangan gizi, yang dapat mengakibatkan stunting. Diperkirakan bahwa penelitian selanjutnya akan secara langsung mengidentifikasi unsur-unsur lain yang mempengaruhi status gizi.
HARGA, KEPERCAYAAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OBAT TRADISIONAL PADA MASYARAKAT RW 05 DI CAWANG Nabilah Istiyani; Bunga Destyana; Frida Octavia Purnomo
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i3.611

Abstract

Pemilihan obat tradisional didasari oleh keputusan masing-masing individu. Keputusan pembelian memiliki beberapa faktor yang menjadi alasan utama, faktor dominan ditemukan adalah faktor persepsi, faktor budaya dan faktor social. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa faktor tersebut mempengaruhi keputusan pembelian terutama pembelian obat tradisional. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen untuk pengumpulan data dengan sampel sebanyak 89 responden. Data dianalisis menggunakan teknik statistik untuk mereduksi dan mengelompokan data, menentukan hubungan serta mengidentifikasikan perbedaan antar kelompok data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kepercayaan dan pengetahuan berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat. Hasil uji anova satu jalur dengan nilai signifikan >0,05 dan uji hipotesis dengan nilai t hitung>t tabel. Faktor harga memiliki nilai t hitung sebesar 5,543>2,369, faktor kepercayaan memiliki nilai t hitung sebesar 5,319>2,369 dan faktor pengetahuan memiliki nilai t hitung sebesar 5,193> 2,369. Hasil tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian obat tradisional pada masyarakat RW 05 Cawang, Jakarta Timur.
ANALISIS PENERAPAN KEADAAN DARURAT DI PT TRIMATRA JASA PRAKASA Fajria Lola Sagita; Sari Narulita
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i3.673

Abstract

PT Trimatra Jasa Prakasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi, dalam situasi keadaan darurat bencana sering terjadi kegagapan penangan dan kesimpangsiuran informasi, sehingga diperlukan adanya program, prosedur kesiapan dan penanggulangan keadaan darurat untuk menghadapi risiko terjadinya keadaan darurat yang tidak diinginkan. Metode penelitian skripsi ini adalah penelitian kualitatif denggan pendekatan deskriptif analitik, yaitu menyesuaikan penerapan penanggulangan keadaan darurat dengan peraturan kepala BNPB No 4 tahun 2008. PT Trimatra Jasa Prakasa membuat Program dan Prosedur sesuai dengan peraturan badan nasional Penanggulangan bencana yang kemudian di imlementasikan di PT Trimatra Jasa Prakasa dengan melakukan simulasi dan pelatihan keadaan darurat yang akan terjadi, kemudian di buat laporan evaluasi keadaan darurat. Berdasarkan hasil penelitian Penerapan Program keadaan darurat, pada Prosedur tidak tersedia prosedur keadaan darurat, serta implementasi keadaan darurat yang dilakukan di PT Trimatra Jasa Prakasa sesuai dengan seluruh Persyaratan yang terdapat pada peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) No 4 tahun 2008, maka penerapan penanggulangan keadaan darurat oleh perusahaan sudah dilaksanakan dengan baik.
HUBUNGAN NLR DENGAN KADAR HS-CRP PADA KASUS DEMAM DENGUEPERIODE TAHUN 2019-2021 DI PRODIA DEPOK Dhian Ekawati; Dian Rachma Wijayanti; Ahmad Fitra Ritonga Ritonga
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i3.677

Abstract

Demam dengue (DD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albopictus. Gejala klinis yang ditimbulkan berupa demam 2–7 hari, sakit atau nyeri pada ulu hati serta manifestasi perdarahan. Pada infeksi yang lebih berat disertai dengan leukopenia dan trombositopenia. Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) dan High sensitive C-reactive protein(Hs-CRP) menjadi salah satu pemeriksaan penunjang DD. Rasio neutrofil limfosit atau NLR memberikan gambaran terhadap respon imun dan derajat inflamasi yang terjadi Hs-CRP merupakan protein fase akut yang diproduksi oleh hati sebagai respon imun nonspesifik terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan NLR dengan kadar Hs-CRP pada kasus DD tahun 2019-2021 di Prodia Depok, sebanyak 30 pasien dengan diagnosis DD menjadi subjek dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan desain penelitian cross-sectional. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 16 responden laki-laki dan 14 responden. Usia yang mendominasi adalah kategori lansia awal dan akhir (46-65 tahun) sebanyak 10 responden. Berdasarkan Uji Spearman p-value 0,989 yaitu tidak ada hubungan antara nilai NLR dengan kadar Hs-CRP pada kasus DD Prodia Depok.
ANALISIS PERILAKU KESELAMATAN MENGEMUDI (SAFETY DRIVING) PADA PENGEMUDI DI PT. LEO JAYA TRANS Atila Sonmax; Nina; Marwanto; Haerul Anwar
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih banyak terjadi di Indonesia sehingga menimbulkan angka kematian yang cukup tinggi, safety driving merupakan cara yang efektif untuk menurunkan angka kejadian kecelakaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengalaman mengemudi, pelatihan mengemudi dan istirahat kerja terhadap perilaku safety driving di PT. Leo Jaya Trans Tahun 2021. Metode penelitian kuantitatif dengan desain pengumpulan data cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pengemudi yang berjumlah 51 orang, teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari pengisian kuisioner dan data sekunder yang bersumber dari PT Leo Jaya Trans. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan tingkat pendidikan (P-value=0,265 dan OR=1,9), pengalaman mengemudi (P-value=0,002 dan OR=16,933), pelatihan mengemudi (P-value=0,002 dan OR=6,735) dan istirahat kerja (P-value=0,004 dan OR=5,625) terhadap perilaku aman berkendara (safety driving). Di harapkan pihak PT Leo Jaya Trans selalu memberikan sosialisasi kepada pengemudi nya terkait masalah istirahat kerja yang sesuai bagi pengemudi, agar menciptakan produktivitas kerja yang optimal. Proses perekrutan pengemudi dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman kerja pengemudi. Pelatihan pelayanan dan keamaan mengemudi harus dilaksanakan secara berkala, sehingga mampu meminimalisir resiko kecelakaan.
ORGANIZATIONAL EFFORT FACTORS DAN BURNOUT PADA PERAWAT DI UNIT PERAWATAN TERPADU Dian Kesworowati; Agung Setiyadi; Handayani
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i1.847

Abstract

Burnout sebagai suatu gejala yang terjadi pada tingkat individu, yang merupakan pengalaman internal yang bersifat psikologis karena melibatkan perasaan, sikap, motif, dan harapan-harapan yang menyebabkan keadaan kelelahan secara fisik, emosi, dan mental yang disebabkan oleh keterlibatan seseorang dalam pekerjaan pelayanan akibat hubungan yang tidak seimbang antara pemberi dan penerima pelayanan. Organizational effort factor merupakan factor dukungan organisasi yang dapat mempengaruhi dalam melaksanakan berbagai tugas dalam suatupekerjaan atau kegiatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan organizational effort factors dengan burnout perawat pelaksana di unit perawatan terpadu. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 72 responden. Hasil penelitian dilakukan uji analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa signifikasi sebesar α=0,000 yang membuktikan adanya hubungan organizational effort factors dengan burnout pada perawat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi organizational effort factors maka akan menurunkan burnout pada perawat. Perawat dapat memberikan dukungan kepada rekan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dan menciptakan suasana kerja secara kekeluargaan.