cover
Contact Name
Ahmad Fitra Ritonga
Contact Email
fitra@binawan.ac.id
Phone
+6285278953478
Journal Mail Official
bsj@binawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No.25-30, kalibata, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13630
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Binawan Student Journal
Published by Universitas Binawan
ISSN : 26565285     EISSN : 27151824     DOI : http://dx.doi.org/10.54771/bsj
The journal publishes research papers in four fields, such as: Health Applied sciences Social sciences Psychology Management Business
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Faktor Predisposing Sexual Harassment Tenaga Kerja Wanita Di Bidang Industri: Sexual Harassment Predisposing Factors Women Labor In The Industrial Field Mella, Mella Yuria; Gustina, Irwanti
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.951

Abstract

Sexual harassment (pelecehan seksual) merupakan fenomena yang terjadi di dunia kerja negara maju ataupun negara berkembang dan meningkat setiap tahunnya. Pelecehan seksual di Asia Pasifik mencapai 30% - 40% dari masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor predisposisi sexual harassment pada tenaga kerja wanita di bidang industri. Desain penelitian yaitu Cross sectional. Populasi pada penelitian adalah tenaga kerja wanita di dua pabrik wilayah Bekasi yang berjumlah 477 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 50 responden. Hasil menunjukan 14% tenaga kerja wanita mengalami sexual harassment, 10 % memiliki pendidikan akhir SMA sederajat, 14 % memiliki pengetahuan yang baik tentang pelecehan seksual, 8 % telah bekerja selama 1-2 tahun dan 10 % pekerja wanita memiliki penghasilan di bawah UMR. Analisa Chi Square diperoleh p value (0,007) untuk tingkat pendidikan, pengetahuan dan penghasilan serta (0,006) untuk masa kerja. Tingginya kejadian Sexual harassment diperlukan sosialisasi penegakan hukum terhadap pelaku pelecehan seksual pada pekerja wanita.
Efektivitas Low-Level Laser Therapy Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Kaki Diabetik : Literature Review: The Effectiveness Of Low-Level Laser Therapy On Diabetic Foot Ulcus : A Literature Review Alpiah, Dini Nur; Alfiyani, Fenny Nur
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.969

Abstract

Kejadian diabetes melitus meningkat sesuai dengan usia individu, 15% hingga 25% individu yang menderita diabetes mellitus mengalami kondisi kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi neuropatik atau iskemik yang menyebabkan perubahan biomekanik pada ekstremitas distal. Pemberian low-level laser therapy (LLLT) dapat memberikan kesembuhan luka dikarenakan merangsang pembentukan granulasi yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas low-level laser therapy (LLLT) terhadap penyembuhan luka dan nyeri pada kondisi pasien ulkus kaki diabetik. Penelitian literature review ini dilakukan dengan menggunakan pencarian PICO (Population, Intervention, Comparation, dan Outcome) dari beberapa database seperti Google Scholar, National Library of Medicine (NCBI), Science Direct, dan Springer Link. Didapatkan sebanyak 6 jurnal yang memenuhi kriteria dan menunjukan hasil bahwa intervensi low-level laser therapy (LLLT) dapat menunjukan efek yang signifikan terhadap penyembuhan luka dengan P<0,001. Untuk penurunan nyeri low-level laser therapy (LLLT) bisa dipertimbangkan. Dapat disimpulkan bahwa intervensi low-level laser therapy (LLLT) efektif untuk penyembuhan luka dan penurunan nyeri.
Pengaruh Penggunaan Birthing Ball Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif : The Effect Of Use Of Birthing Ball On Pain Intensity In Particular Women In The 1st Active Phase Nuraini; Karo, Marni Br Karo; Pangaribuan, Maslan
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.989

Abstract

Nyeri pada persalinan merupakan proses yang fisiologis namun rasa nyeri tersebut menyebabkan beberapa ibu merasa khawatir dan tidak akan mampu melewati proses persalinan, sehingga membuat otot rahim semakin kuat dan keras. Kecemasan dan ketakutan dapat memicu keluarnya hormon adrenalin yang menyebabkan otot serviks menjadi kaku sehingga proses persalinan berjalan lambat dan hal ini yang memicu pernapasan ibu tidak teratur sehingga menyebabkan berkurangnya sirkulasi oksigen bagi tubuh ibu dan janin. Salah satu upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri adalah penggunaan birthing ball yang dapat menurunkan nyeri fisiologis. Birth ball adalah bola terapi fisik yang membantu inpartu kala I keposisi yang membantu kemajuan persalinan dan dapat digunakan untuk meringankan nyeri persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan birthing ball terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin kalaI fase aktif. Metode penelitian: analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Besar sampel sebanyak 30 ibu bersalin kala I fase aktif. Hasil Penelitian:  Intensitas nyeri untuk yang menggunakan birthing ball memiliki rata- rata nyeri ringan dengan simpangan baku sebesar 68,8,  sedangkan pada yang tidak menggunakan birthing ball memiliki rata-rata nyeri berat dengan simpangan baku sebesar 71,4. Kesimpulan: ada pengaruh penggunaan Birthing Ball terhadap Intensitas nyeri persalinan dimana nilai p value 0,028 (p value < 0,05).
Korelasi Antara Riwayat Hemodialisa, Faktor Psikososial, Kognitif, Dan Kelelahan Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisa: Correlation Between Hemodialysis History, Psychosocial, Cognitive, And Fatigue Factors In CKD Patients Undergoing Hemodialysis Andriawan, Enjang; Setiyadi, Agung; Sutandi, Aan
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/18rthb35

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan proses patofisiologi dengan penyebab yang beragam yang mengakibatkan penuruan fungsi ginjal secara progresif dan biasanya berakhir dengan gagal ginjal. Salah satu penatalaksanaan medis untuk pasien dengan CKD yaitu terapi hemodialisis (HD). Prognosis hemodialisa yang tidak menyembuhkan penyakit gagal ginjal sering menimbulkan kendala psikososial, kognitif dan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat hemodialisa dengan faktor psikososial, kognitif dan kelelahan pada pasien CKD yang menjalani HD di RSUD Koja. Metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross-sectional. Sampel penelitian diambil secara total sampling sebanyak 100 pasien yang menjalani hemodialisis. Pengolahan data menggunakan chi-square test. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil diketahui bahwa ada hubungan riwayat hemodialisa dengan faktor psikososial dengan nilai ρ=0.003, ada hubungan riwayat hemodialisa dengan faktor kognitif dengan nilai ρ=0.004 dan ada hubungan riwayat hemodialisa dengan faktor kelelahan dengan nilai ρ=0.007 pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di RSUD Koja. Kesimpulannya pasien dengan CKD yang menjalani hemodialisa cenderung mengalami faktor psikososial, kognitif dan kelelahan. Saran untuk perawat agar lebih meningkatkan pemantauan selama HD berlangsung dan mengevaluasi keluhan pasien. Selain itu memberikan edukasi pada pasien agar dapat mengurangi dampak pengaruh psikososial, penurunan kognitif dan kejadian kelelahan pada pasien CKD. 
Pengembangan Formulasi Dan Evaluasi Mutu Sediaan Hair Tonic Ekstrak Bawang Merah (Allium Cepa L.): Formulation Of Development And Quality Evaluation Of Red Onion (Allium Cepa L.) Extract Hair Tonic Sari, Kartika; Bachri, Nurjannah; Mukhsin, Akhmad; Laurensia, Vivi; Indrawati, Teti
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1092

Abstract

Bawang merah (Allium cepa L.) sebagai bumbu dapur dan obat tradisional; penyembuhan luka  dan penyubur rambut. Sediaan penyubur rambut digunakan untuk menstimulasi pertumbuhan rambut. Penelitian ini bertujuan memperoleh ekstrak bawang merah bermutu baik, sediaan penyubur rambut ekstrak bawang merah 2%, 4% dan 6% memenuhi karakteristik sediaan hair tonic yang baik. Ekatraksi bawang merah dengan metode maserasi. Pembuatan hair tonic dengan metode pencampuran. Rendemen ekstrak bawang merah sebesar 30%, berbau khas aromatik, berwarna coklat, bebentuk kental, kadar sari larut air 57,22 ± 0,091, kadar sari larut etanol 40,7 ± 0,966, kadar abu 0,684 ± 0,199, kadar air 0,616 ± 0,210, susut pengeringan 0,79 ± 0,179, sisa etanol 0,06 ± 0,005, kandungan kimia; alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, fenol. Sediaan hair tonic memenuhi karakteristik sediaan yang baik, berbetuk cair, F0 dan F1 tidak berwarna dan tidak berbau sementara untuk F2, F3 dan F4 berbau khas aromatik, berwarna coklat, viskositas 1,47-1,90 dan pH 5,87-6,10.
Pengaruh Resiliensi Dan Spiritualitas Terhadap Kontrol Diri Pada Mahasiswa Di Universitas Binawan: The Influence Of Resilience And Spirituality On Self-Control In Active Students Working At Binawan University Pristie, Zalfa Willdani; Aprilyani, Ratnasartika; Akbar, Zaldhi Yusuf
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/63ftrp31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi dan spiritualitas terhadap kontrol diri pada mahasiswa di Universitas Binawan Jakarta, khususnya pada mahasiswa yang bekerja sambil berkuliah.  Kontrol diri berfungsi sebagai kemampuan individu dalam mengontrol keputusan dalam perilaku atau tindakan diri yang difaktori oleh usia, keluarga, dan budaya. Kontrol diri dipengaruhi oleh beberapa hal, yakni; resiliensi dan spiritualitas. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 100 mahasiswa aktif yang bekerja di Universitas Binawan Jakarta. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala kontrol diri, skala resiliensi, dan skala spiritualitas. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari ketiga variabel dan diolah dengan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 (p<0.05) dan disimpulkan bahwa variabel resiliensi dan spiritualitas secara signifikan berpengaruh terhadap variabel kontrol diri pada mahasiswa aktif yang bekerja. Koefisien determinasi sebesar 0.363 menunjukkan secara simultan variabel resiliensi dan spiritualitas dapat memengaruhi kontrol diri sebesar 36.3%.
Pengaruh Kepribadian Big-Five Dan Harga Diri Terhadap Kesejahteraan Subjektif Dewasa Awal Yang Mengalami Quarter-Life Crisis Di Universitas Binawan: The Influence Of Big-Five Personality And Self-Esteem On Subjective Well-Being In Early Adulthood With Quarter-Life Crisis At Binawan University Jannah, Dini Fassilatul; Fahlevi, Reza; Aprilyani, Ratnasartika
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/mkx2sk19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian big-five dan harga diri terhadap kesejahteraan subjektif dewasa awal yang mengalami quarter-life crisis di Universitas Binawan. Kesejahteraan subjektif merupakan evaluasi kognitif dan afektif individu terhadap pengalaman hidupnya, kesejahteraan subjektif dipengaruhi oleh faktor kepribadian, kepuasan subjektif, pendapatan, demografi dan harga diri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 111 mahasiswa aktif dewasa awal di Universitas Binawan yang berusia 18-25 tahun. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat ukur SWLS, SPANE, BFI-44 dan adaptasi CSEI. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari ketiga variabel dan diolah dengan SPSS versi 29. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda, diperoleh nilai F sebesar 17.833 sig. 0.000 (p<0.05) dan (R2) sebesar 0.248 yang menunjukkan bahwa kepribadian big-five dan harga diri secara simultan berpengaruh terhadap kesejahteraan subjektif sebesar 24.8%. Adapun hasil uji t menunjukkan bahwa besarnya pengaruh kepribadian big-five terhadap kejahteraan subjektif sebesar 0.072 atau 7,2%, sementara besarnya pengaruh harga diri terhadap kesejahteraan subjektif sebesar 0.214 atau 21,4%.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan PT. Hiruta Kogyo : The Effect Of Giving Rewards And Punishment On The Performance Of PT. Hiruta Kogyo Employees Suhendra, Eman; Kristanto, Yudi; Supriyadi
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1231

Abstract

Menurunnya kinerja karyawan di PT Hiruta Kogyo dapat disebabkan oleh beberapa faktor, Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja antara lain adalah Reward dan Punishman. dengan adanya Reward dan Punishman maka pegawai akan merasa bertanggungjawab dengan segala tugasnya dan akan bekerja dengan sepenuh hati. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Reward dan Punishman terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT Hiruta Kogyo dengan populasi berjumlah 30 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, hasil pengujian persamaan regresi linear ganda Ý = 9,767 + 0,508X1 + 0,445X2 dapat digunakan untuk menjelaskan bentuk hubungan linear antara Reward dan Punishman dengan Kinerja Pegawai. Persamaan regresi linear ganda Ý = 9,767 + 0,508X1 + 0,445X2 menunjukkan bahwa apabila Reward dan Punishman serta Kinerja Pegawai diukur dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, maka setiap kenaikan satu unit skor Reward (X1) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Karyawan sebesar 0,508 dengan konstanta 9,767. Dan setiap kenaikan satu unit skor Punishman (X2) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Pegawai sebesar 0,445 dengan konstanta 9,767.
Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Kraft Heinz ABC: The Influence Of Work Discipline On Performance Employees Of PT. Kraft Heinz ABC Apriliyan, Dedi; Fauzobihi; Saputro, Allya
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1232

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan pada disiplin kerja yang kurang tepat maka terjadilah fenomena masalah mengenai penurunan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif ini dilakukan di PT. Kraft Heinz dengan populasi berjumlah 44 orang karyawan dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi sebesar r = 0,626 dan koefisien determinasi sebesar R = r2 = 0,392. Pengujian signifikasi terhadap korelasi diperoleh thitung (5,207) > ttabel (2,00) pada a = 0,05, menunjukkan bahwa koefisien korelasi signifikan. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara Disiplin Kerja dengan Kinerja Karyawan dapat diterima. Artinya semakin tinggi Disiplin Kerja akan diikuti oleh tingginya Kinerja Karyawan. Sementara itu, koefisien determinasi 0,392 menunjukkan bahwa 39,2% variasi Kinerja Karyawan dapat dijelaskan oleh variasi Disiplin Kerja, sisanya sebanyak 60,8% ditentukan oleh faktor lain diluar Disiplin Kerja.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan PT Prima Kreasindo: The Effect Of Giving Rewards And Punishment On The Performance Of PT Prima Kreasindo Employees Wahyudin, Agus; Ismuni, Mutdi; Imanuddin, Kaffah
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i3.1233

Abstract

Kinerja karyawan di PT. Prima Kreasindo mengalami penurunan yang kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor  Reward dan Punishment. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Reward dan Punishment terhadap kinerja pegawai. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik asosiatif dengan populasi berjumlah 32 orang karyawan serta dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil pengujian persamaan regresi linear ganda yaitu Ý = 11,545 + 0,489X1 + 0,346X2 dapat digunakan untuk menjelaskan bentuk hubungan linear antara Reward dan Punishment dengan Kinerja Pegawai. Persamaan regresi linear ganda Ý = 11,545 + 0,489X1 + 0,346X2 menunjukkan bahwa apabila Reward dan Punishment serta Kinerja Pegawai diukur dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, maka setiap kenaikan satu unit skor Reward (X1) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Karyawan sebesar 0,4898 dengan konstanta 11,545. Dan setiap kenaikan satu unit skor Punishment (X2) akan diikuti oleh kenaikan skor Kinerja Pegawai sebesar 0,346 dengan konstanta 11,545.