cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28079566     EISSN : 28079558     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Pendidikan atau di singkat dengan (Ajup) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian, kajian literatur, review buku pada bidang pendidikan secara umum, pendidikan yang berkaitan dengan masalah pendidikan baik siswa, guru, sekolah. selain itu, media, metode, model pembelajaran sampai kepada penilaian dan evaluasi pendidikan. Arus Jurnal Pendidikan (Ajup) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Enhancing the Pattern-to-Variation Method Students' Arabic Sentence Writing Skills in an Intensive Course: Classroom Action Research Halimatus Sa`diyah; Intan Nur Fauziyah Saputri; Mubasyiroh; Jumriyah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3310

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana metode Pattern to Variation dapat membantu mahasiswa dalam program intensif meningkatkan kemampuan menulis kalimat bahasa Arab. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada penguasaan satu pola saja, penelitian ini menitikberatkan pada pengembangan variasi kalimat melalui proses transformasi yang sistematis. Sebanyak 36 mahasiswa yang terdaftar dalam program intensif menjadi subjek penelitian ini. Data dikumpulkan melalui tes menulis, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten pada seluruh indikator yang diteliti. Nilai rata-rata meningkat dari 62,3 pada tahap pra-siklus menjadi 72,8 pada Siklus I dan 83,5 pada Siklus II. Selain itu, tingkat ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 30,6% menjadi 83,3%.Temuan ini menunjukkan bahwa metode Pattern to Variation efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis kalimat bahasa Arab. Pendekatan ini juga mampu menjembatani kesenjangan antara penguasaan tata bahasa dan kemampuan penggunaan bahasa secara nyata. Hasil penelitian ini mendukung penerapan metode pembelajaran berbasis produksi dalam pengajaran keterampilan menulis bahasa Arab.
Internalisasi Nilai Nasionalisme dalam Pembelajaran Sejarah dan Implikasinya terhadap Mentalitas Siswa di SMA Negeri 2 Gorontalo Nurvadilla Moogangga; Renol Hasan; Ismaul Fitroh
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3342

Abstract

Pendidikan memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter dan sikap kebangsaan siswa. Pembelajaran sejarah tidak sekadar memberikan informasi masa lampau, melainkan menjadi sarana menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan membentuk mentalitas melalui internalisasi nilai nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran sejarah serta faktor-faktor yang mempengaruhi internalisasi nilai tersebut untuk membentuk mentalitas siswa di SMA Negeri 2 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan di SMA Negeri 2 Gorontalo melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan implementasi nilai nasionalisme dilakukan dengan mengintegrasikan nilai kebangsaan ke materi pembelajaran, pembiasaan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pelaksanaan upacara bendera, diskusi, pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari, serta pengenalan sejarah lokal. Implementasi ini berkontribusi membentuk mentalitas siswa yang ditunjukkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, percaya diri, menghargai perbedaan, dan menghormati simbol negara. Proses internalisasi didukung oleh penerapan pembelajaran interaktif, pembiasaan disiplin, dan program sekolah yang berkelanjutan. Sebaliknya, faktor penghambatnya meliputi tingkat motivasi belajar, literasi sejarah, penggunaan handphone, perbedaan karakter siswa, serta pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan. Kesimpulannya, pembentukan mentalitas siswa melalui nilai nasionalisme dalam pembelajaran sejarah menuntut sinergi antara guru, sekolah, peserta didik, keluarga, dan lingkungan agar berjalan optimal.
Implementasi Model Problem Based Learning dan Respon Siswa pada Pembelajaran Sejarah MAN 1 Kabupaten Gorontalo Siti Magfirah Laya; Tonny Iskandar Mondong; Iis Husnul Hotimah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran sejarah di kelas X MAN 1 Kabupaten Gorontalo beserta respon siswa terhadap penerapannya. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses pembelajaran di kelas, wawancara mendalam bersama guru sejarah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan peserta didik, serta dokumentasi dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian memaparkan bahwa penerapan PBL dilaksanakan melalui tahapan orientasi masalah, pembentukan kelompok, diskusi, penyelidikan, presentasi hasil, hingga evaluasi. Proses tersebut menjadikan pembelajaran sejarah lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa. Respon siswa terhadap penerapan model ini secara umum positif. Walaupun pada awalnya sebagian siswa masih pasif dan kesulitan memahami masalah, seiring waktu mereka menjadi lebih aktif berdiskusi, berani berpendapat, dan mampu menganalisis permasalahan sejarah dengan lebih baik. Pelaksanaan PBL didukung oleh dukungan sekolah, kreativitas guru, dan antusiasme siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi waktu pembelajaran yang terbatas, perbedaan kemampuan antar siswa, dan rasa kurang percaya diri sebagian siswa saat presentasi.
Pemanfaatan Canva untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 2 Gorontalo Windiani Kadir; Sutrisno Mohamad; Renol Hasan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media digital berbasis Canva dalam pembelajaran sejarah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di SMA Negeri 2 Gorontalo. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru sejarah dan peserta didik SMA Negeri 2 Gorontalo. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan Canva untuk menyajikan materi secara lebih menarik, visual, dan interaktif dalam bentuk presentasi, infografis, poster, video, serta timeline sejarah. Penggunaan media ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar, keaktifan, kreativitas, dan pemahaman peserta didik terhadap materi sejarah yang bersifat abstrak maupun kronologis. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi penggunaan Canva dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana sekolah, akses internet, kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, serta antusiasme peserta didik. Sebaliknya, faktor penghambat yang ditemukan adalah jaringan internet yang kurang stabil, keterbatasan perangkat yang dimiliki oleh sebagian peserta didik, serta waktu ekstra yang dibutuhkan guru untuk menyiapkan media pembelajaran. Secara keseluruhan, media digital berbasis Canva memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pembelajaran sejarah yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan saat ini.
An Analysis Of Social Awareness And Moral Values In The Song “Another Day In Paradise” By Phil Collins Elva Engracia; Ni Putu Meri Dewi Pendit
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3373

Abstract

Lagu bukan sekadar bentuk hiburan, melainkan juga berfungsi sebagai sarana komunikasi, kritik sosial, dan pendidikan moral. Penelitian ini menganalisis kesadaran sosial dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam lagu Another Day in Paradise karya Phil Collins. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi representasi kesadaran sosial dan nilai-nilai moral yang tercermin dalam lirik lagu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika berdasarkan teori Roland Barthes. Sumber data utama adalah lirik lagu Another Day in Paradise , sedangkan data pendukung diperoleh dari jurnal dan buku yang berkaitan dengan sastra, semiotika, moralitas, dan studi musik. Analisis difokuskan pada makna denotatif dan konotatif yang terdapat dalam lirik lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini secara kuat menggambarkan ketimpangan sosial, kemiskinan, tunawisma, dan sikap acuh tak acuh masyarakat terhadap individu-individu yang terpinggirkan. Selain itu, lagu ini memuat nilai-nilai moral seperti empati, welas asih, kemanusiaan, rasa hormat, dan tanggung jawab sosial. Liriknya mengkritik orang-orang yang mengabaikan penderitaan sesama saat mereka sendiri hidup nyaman dalam kondisi sosial yang istimewa. Melalui bahasa simbolis dan narasi yang menggugah emosi, lagu ini mendorong pendengar untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap masalah-masalah sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Another Day in Paradise bukan hanya sebuah komposisi musik, melainkan juga karya sastra yang menyampaikan kritik sosial dan refleksi moral. Lagu ini menunjukkan bagaimana musik dapat memengaruhi pemahaman pendengar mengenai realitas sosial serta mendorong kesadaran moral dalam kehidupan sehari-hari