cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajup/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28079566     EISSN : 28079558     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Pendidikan atau di singkat dengan (Ajup) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian, kajian literatur, review buku pada bidang pendidikan secara umum, pendidikan yang berkaitan dengan masalah pendidikan baik siswa, guru, sekolah. selain itu, media, metode, model pembelajaran sampai kepada penilaian dan evaluasi pendidikan. Arus Jurnal Pendidikan (Ajup) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Pengembangan dan Validasi Skala Kesejahteraan Subjektif pada Ibu Bekerja Triwahyuningsih, Yeni; Budiyani, Kondang; Rahmawan, Ridwan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2482

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kesejahteraan subjektif pada ibu bekerja yang tidak hanya dipengaruhi oleh aspek ekonomi, tetapi juga aspek sosial dan psikologis. Selain itu, masih terbatasnya alat ukur yang komprehensif dan sesuai dengan konteks budaya menjadi alasan utama dilakukannya penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji validitas dan reliabilitas skala kesejahteraan subjektif pada ibu bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah ibu bekerja di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan karakteristik minimal pendidikan SMA. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala kesejahteraan subjektif yang disusun berdasarkan teori White yang mencakup tujuh aspek, yaitu kepercayaan ekonomi, agensi dan partisipasi, koneksi sosial, relasi dekat, kesehatan fisik dan mental, kompetensi dan keberartian diri, serta nilai dan arti hidup. Prosedur penelitian meliputi penyusunan aitem, uji validitas isi melalui expert judgement menggunakan Aiken’s V, uji reliabilitas dengan Cronbach Alpha, serta uji validitas konstrak menggunakan analisis faktor eksploratori (EFA) dan analisis faktor konfirmatori (CFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 63 aitem awal, sebanyak 54 aitem memenuhi kriteria validitas isi dengan nilai Aiken’s V di atas 0,70. Selanjutnya, uji reliabilitas menunjukkan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,928 yang termasuk kategori sangat tinggi. Hasil analisis faktor eksploratori menunjukkan nilai KMO sebesar 0,864 dengan signifikansi 0,000 yang berarti data layak untuk dilakukan analisis faktor. Tujuh faktor yang terbentuk mampu menjelaskan lebih dari 50% variasi data. Hasil analisis faktor konfirmatori menunjukkan bahwa model memiliki tingkat kecocokan yang baik dengan nilai CMIN/DF sebesar 1,329, GFI sebesar 0,882, dan RMSEA sebesar 0,040. Dari hasil tersebut diperoleh 33 aitem yang memenuhi kriteria dan digunakan sebagai bentuk akhir skala. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa skala kesejahteraan subjektif pada ibu bekerja yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian maupun praktik psikologi.
Implementasi Nilai Sanad Dalam Pembentukan Karakter Santri: Studi Living Qur’an Di Ma’had Ashhabul Qur’an Palu miranda, Aisyah; Mukarom
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2483

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai sanad dalam pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keotentikan ilmu, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter santri. Dalam praktik pendidikan Al-Qur’an, nilai sanad mengajarkan adab, kedisiplinan, kesabaran, dan tanggung jawab dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai sanad dalam pembentukan karakter santriwati melalui praktik living Qur’an di Ma’had Ashhabul Qur’an Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi terhadap kegiatan keseharian santriwati, pengalaman langsung peneliti dalam proses pembinaan, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sanad diimplementasikan melalui pembiasaan talaqqi secara langsung, penanaman adab sebelum ilmu, keteladanan guru, serta pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an dalam aktivitas harian santriwati. Praktik tersebut berkontribusi dalam membentuk karakter santriwati yang disiplin, bertanggung jawab, rendah hati, dan berakhlak Qur’ani. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan nilai sanad dalam pendidikan Al-Qur’an melalui pendekatan living Qur’an memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter santri dalam konteks Pendidikan Agama Islam.
Eksplorasi Keterampilan Literasi Kritis dalam Pengajaran Isu-isu Lingkungan Kepada Anak Usia Dini di Wilayah Pesisir Pertambangan Konawe Utara Husain, Itsnain Alfajri; Ekadayanti, Waode; Fitriani, Wa Ode Heni; Niasari, Tanjung
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2500

Abstract

Pendidikan anak usia dini memegang peran penting dalam mengembangkan keterampilan literasi kritis sebagai dasar kemampuan memahami dan menilai informasi, khususnya terkait isu lingkungan. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa tingkat literasi di Indonesia masih tergolong rendah, sehingga penguatan literasi kritis perlu dilakukan sejak dini. Kondisi ini menjadi semakin relevan di wilayah pesisir Konawe Utara yang didominasi aktivitas pertambangan nikel dan menghadapi berbagai tantangan lingkungan serta sosial. Anak-anak di wilayah ini perlu dibekali kemampuan berpikir kritis agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Meskipun terdapat 126 lembaga PAUD di Konawe Utara, kajian mengenai pengembangan literasi kritis berbasis isu lingkungan pesisir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat penguasaan literasi kritis anak usia dini dalam memahami isu lingkungan, mengembangkan strategi pembelajaran yang terintegrasi dalam kurikulum PAUD, serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran lingkungan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis tematik. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran literasi kritis berbasis konteks lokal pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini di wilayah pesisir Konawe Utara memiliki kemampuan awal literasi kritis yang baik dalam memahami isu lingkungan, ditandai dengan kemampuan mengenali masalah, mengidentifikasi perilaku yang salah, dan menawarkan solusi sederhana. Integrasi literasi kritis dalam kurikulum PAUD melalui pembelajaran tematik, media kontekstual, pengembangan kosakata, serta pengalaman langsung terbukti dapat meningkatkan kesadaran lingkungan anak. Selain itu, metode pembelajaran berbasis literasi kritis efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kepedulian lingkungan, meskipun masih memerlukan penguatan peran guru dan pengembangan aktivitas pembelajaran yang lebih interaktif dan eksploratif.
Optimalisasi Peran Musyrif dalam Mengatasi Kesenjangan Hifzhul Quran Santri Tahfizh dan Tadrībuddu’āt Prasetya, Andi Kurnia; Mukarom
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2511

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengomparasikan optimalisasi peran musyrif dalam mengatasi kesenjangan capaian hifzhul Quran santri jenjang Tahfizh dan Tadrībuddu’āt di Ma’had Minhajussunnah Magelang. Latar belakang penelitian ini adalah belum tercapainya target hafalan santri di kedua jenjang yang diduga terkait keterbatasan peran musyrif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif komparatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik _purposive sampling_ terdiri dari 2 musyrif Tahfizh, 2 musyrif Tadrībuddu’āt, 3 santri Tahfizh, dan 3 santri Tadrībuddu’āt. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran musyrif di jenjang Tahfizh lebih dominan sebagai _muhaffidz_ fokus ziyadah, sedangkan di Tadrībuddu’āt lebih dominan sebagai _muwajjih_ fokus muroja’ah dan mental dakwah. Kesenjangan terjadi karena rasio bimbingan 1:25 dan beban ganda musyrif. Strategi optimalisasi yang ditemukan adalah klasifikasi halaqah berbasis kemampuan dan program _ta’awun_ antar musyrif.
Religious Fear of Missing Out dan Subjective Well-Being Siswa: Studi pada Siswa SMA di Perkotaan Janah, Umi Muthiyah Wardatul; Hesti, Rodhia Dyah; Khairina, Auliya; Surawan
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2513

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah melahirkan fenomena Religious Fear of Missing Out (Religious FoMO), yakni perasaan cemas ketika seseorang merasa tertinggal dari tren atau praktik keagamaan yang sedang populer di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Religious FoMO dan Subjective Well-being pada siswa SMA yang tinggal di kawasan perkotaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 22 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara Religious FoMO dengan Subjective Well-being, yang dibuktikan dengan nilai korelasi (r) sebesar -0,642 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,001 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas Religious FoMO, maka semakin rendah tingkat kesejahteraan subjektif siswa. Hal ini menegaskan perlunya penguatan pendidikan agama yang berfokus pada internalisasi nilai spiritual daripada sekadar mengikuti arus tren digital.
Dampak Efektivitas Dan Kontroversi Penggunaan AI (Artificial Intelligence) Bagi Perkembangan Kognitif Remaja Janggur, Frederikus Kevin; Timu , Hendrikus Nandito; Busa, Fransiskus Xaverius; Nosi, Fransiskus Bungsu; Temongmere, Hendrikus Thomas
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2517

Abstract

Manusia pada hakikatnya hidup dalam atmosfer yang selalu mengalami perkembangan yang berkelanjutan. Perkembangan ini menjadi ciri khas dari sifat manusia sebagai makhluk yang berpikir. Berpikir memungkinkan manusia untuk mengubah dunia. Salah satu hasil pemikiran manusia yang cukup mengubah dunia adalah Artificial Intelligence (AI). Kehadiran AI memberikan banyak kemudahan bagi kaum remaja dalam mengerjakan tugas dan pekerjaannya. Penggunaan AI dari kalangan remaja yang dilakukan secara efektif akan membawa dampak positif, khususnya bagi perkembangan kognitif remaja. Namun, kontroversi dalam penggunaan AI pada kalangan remaja dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan kognitif mereka. Penelitian ini dibuat untuk meninjau sejauh mana dampak positif dan negatif dari penggunaan AI bagi kalangan remaja. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas dan kontroversi penggunaan AI di kalangan remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontroversi penggunaan AI pada kalangan remaja terjadi apabila remaja menggunakannya secara berlebihan. Dampak penggunaan AI yang berlebihan ini dapat melemahkan kemampuan kognitif dari remaja. Maka, untuk mengatasi problem itu, diambil langkah preventif yang tepat untuk meminimalisir penggunaan AI dan satu satunya langkah yang ditawarkan adalah dengan memperhatikan kembali efektivitas penggunaan AI.
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Proses Pembelajaran Di Tk Nurul Falah Kota Kendari Yusni, Yusni; Gadafi, Muamal; Astarin, Wa Ode Syamzahrah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran di TK Nurul Falah Kota Kendari. Jenis Penelitian ini penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan analisis deskriptif dengan fokus analisis berdasarkan enam indikator kompetensi pedagogik guru oleh Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 Pasal 25 Ayat 1. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang yaitu Kepala Sekolah, Guru Kelompok B1, Guru Kelompok B2, dan Guru Kelompok B3 di TK Nurul Falah Kota Kendari. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif menurut Spradley yaitu analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru di TK Nurul Falah Kota Kendari telah diterapkan dengan cukup baik dalam proses pembelajaran. Guru mampu memahami karakteristik peserta didik melalui pengamatan, catatan anekdot, serta komunikasi dengan orang tua, meskipun masih ditemui perbedaan kesiapan belajar dan kondisi emosional anak. Pengembangan kurikulum dilaksanakan dengan mengacu pada kurikulum PAUD yang berlaku dan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan anak melalui perencanaan yang fleksibel. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis dengan prinsip bermain sambil belajar, namun pelaksanaannya menghadapi kendala seperti keterbatasan media dan konsentrasi anak. Pengelolaan kelas menunjukkan upaya guru dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan melalui pendekatan positif dan personal. Penilaian dan evaluasi perkembangan anak dilakukan secara berkelanjutan menggunakan observasi, catatan anekdot, dan hasil karya, meskipun terbatas oleh waktu pencatatan. Pengembangan potensi peserta didik dilakukan secara holistik melalui berbagai kegiatan bermain dan seni, serta didukung oleh kerja sama antara sekolah dan orang tua, Sehingga dapat di sumpulkan bahwa proses pembelajaran dan kompetensi pedagogik guru dalam proses pembelajaran di TK Nurul Falah Kota Kendari telah terlaksana dengan baik serta sesuai tahap perkembangan anak usia dini.
Apakah Terdapat Perilaku Cyberbullying Pada Pengguna Media Sosial Instagram? Akbar, Fathur Ramadhan; Sedjo, Praesti
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2530

Abstract

Cyberbullying behavior among Instagram users can lead to depression, anxiety, low self-esteem, and even suicidal thoughts in victims. The purpose of this study is to describe and analyze cyberbullying behavior among Instagram users. The data analysis technique used in this study was descriptive statistical analysis. The sample size for this study was 15 respondents who actively use Instagram. The results showed that Instagram users exhibited low levels of cyberbullying behavior. Overall, the subjects in this study obtained an empirical mean score of 99.91, which is in the low category. The results were analyzed descriptively based on gender, age, occupation, highest level of education, monthly income, number of followers, number of followings, duration of Instagram use, duration of Instagram use, and the number of Instagram accounts followed. This may be due to the subjects' increasing awareness of the causes and consequences of cyberbullying behavior and their awareness of fostering positive interactions with other social media users.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Menganyam di PAUD Kanatul Ain Wakatobi Fida S., Wa; Saranani, Muhammad Safiuddin; Yuliani M, Sri
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam menggunakan daun kelapa di PAUD Kanatul Ain Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah guru dan anak Kelompok B PAUD Kanatul Ain Wakatobi yang berjumlah 15 anak usia 5–6 tahun, terdiri atas 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus. Aktivitas mengajar guru meningkat dari 69% menjadi 92%, aktivitas belajar anak dari 69% menjadi 92%, dan hasil belajar anak dari 67% menjadi 87%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan menganyam menggunakan daun kelapa efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak di PAUD Kanatul Ain Wakatobi.
Pelatihan Berpikir Positif untuk Meningkatkan Konsep Diri pada Remaja Santriwati Tingkat SMA di Pesantren X Kabupaten Sleman Kartikasari, Desi; Astuti, Kamsih
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.2555

Abstract

Untuk bertahan dalam menjalani kehidupan di pondok pesantren santri membutuhkan konsep diri yang positif agar mampu mempertahankan kepercayaan diri, menerima kondisi diri dan perubahan lingkungan dengan baik, optimis, merasakan diri berharga, dan merasa aman di lingkungan pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan berpikir positif untuk meningkatkan konsep diri santri. Subjek penelitian ini adalah 14 orang santri tingkat SMA Di Pesantren X Di Kabupaten Sleman yang memeliki tingkat konsep diri pada kategori sedang sampai rendah. Desain penelitian ini adalah quasi experimental design dengan alternative pretest-posttest control grup design. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan tingkat konsep diri pada santri sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan berpikir positif, dimana tingkat konsep diri santri selah diberikan pelatihan berpikir positif lebih rendah dibandikan sebelum diberikan pelatihan berpikir positif. Hasil lain pada penelitian ini juga menunjukan adanya perbedaan tingkat konsep diri antara kelompok santri yang diberikan pelatihan berpikir positif dengan kelompok santri yang tidak diberikan pelatihan berpikir positif, dimana tingkat konsep diri lebih rendah pada kelompok yang diberikan pelatihan berpikir positf dibandingkan kelompok yang tidak diberikan pelatihan berpikir positif.