cover
Contact Name
Izzul Fatawi
Contact Email
admin@iainh.ac.id
Phone
+6281805771153
Journal Mail Official
ejournal@iainh.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Nurul Hakim Jl. TGH. Abdul Karim No. 01, Kecamatan Kediri, 83362
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman
ISSN : -     EISSN : 27980545     DOI : -
Core Subject : Religion, Economy,
Jurnal Muslimpreneur merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam (IAI) Nnurul Hakim. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Pada terbitan kali ini, jurnal Muslimpreneur menerbitkan enam penelitian dari praktisi dan akademisi.
Articles 50 Documents
Investasi Syariah: Kontribusi Terhadap Ketahanan Sosial Dan Ekonomi Umat di Indonesia: Konsep Investasi Syariah Fariz; Muhammad Yusuf Husain; Muh. Rizal Zakki Habibi; Rimba Brahmana Mukti; Muslichudin Achmad; Noval Halifaziya; Muhammad Daffa Althof
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi syariah memainkan peran penting dalam mendukung ketahanan sosial dan ekonomi umat di Indonesia, terutama di era globalisasi dan digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi investasi syariah terhadap ketahanan ekonomi umat, memahami prinsip kerja investasi syariah, serta mengevaluasi potensi dan tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data sekunder dari berbagai literatur, media cetak, dan sumber online yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi syariah dapat meningkatkan kemandirian ekonomi umat dengan mengurangi ketergantungan pada sumber-sumber yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, investasi syariah juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta mendorong pembagian kekayaan yang lebih adil. Namun, tantangan dalam implementasi investasi syariah meliputi kebutuhan akan regulasi yang mendukung, infrastruktur pasar yang memadai, dan edukasi masyarakat mengenai produk keuangan syariah. Dukungan pemerintah dan lembaga keuangan syariah sangat penting untuk mempercepat kemajuan investasi syariah di Indonesia. Investasi syariah yang berlandaskan etika bisnis yang adil dan berkelanjutan, tidak hanya fokus pada keuntungan finansial tetapi juga pada manfaat sosial yang lebih luas, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengurangan kemiskinan.
Aspek Hukum dalam Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia Elmi Jannah; Herdifa Pratama; Muhajirin
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

              In recent years sharia economics has become the main focus for the Indonesian economy. In an effort to develop an economy based on sharia, the legal aspect has an important role as a foundation that ensures that justice continues in the system. In this case, sharia law has a basic role in preparing regulations that regulate economic transaction to comply with sharia principles. Clear and consistent regulations will give business people confidence to invest and carry out transactions in the sharia economic system. So that in the future it will increase economic growth and sability evenly. Abstrak               Dalam beberapa tahun terakhir ekonomi syariah telah menjadi fokus utama bagi perekonomian Indonesia. Dalam upaya untuk mengembangkan ekonomi yang berbasis sesuai dengan syariah, aspek hukum memiliki peran penting sebagai landasan untuk memastikan agar keadilan tetap berlanjut dalam sistem tersebut. Dalam hal ini hukum syariah memiliki peran dasar dalam penyusunan peraturan yang mengatur transaksi ekonomi agar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Adanya regulasi yang jelas dan konsisten akan memberikan keyakinan pada pelaku bisnis untuk melakukan investasi serta melakukan transaksi dalam sistem ekonomi syariah, sehingga kedepannya akan meningkatkan pertumbuhan dan kestabilan ekonomi secara merata.
VISI AL-QUR’AN TENTANG PRODUKSI : (Eksplorasi Ayat-Ayat al-Qur’an Melalui Kata-Kata Kunci) Rusdan; Alim, Sahirul
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57215/muslimpreneur.v4i2.453

Abstract

A natural process that began on earth with the arrival of humanity is called production. Producing becomes essential to human culture, earthly survival, and even life itself. Production is understood as bringing utility to that use and/or as increasing its value. Producing, on the other hand, involves placing use if consuming means taking something's use-value. The Quran as referenced in QS. al-An'am (6): 38 does not overlook anything, even in the broad framework, including concerns with regard to production activity. Descriptive analytic qualitative research approach is the technique employed. While the method utilized is library research with an emphasis on economic interpretation of the Quran, which operationally goes through four steps, namely: First, finding verses that highlight production difficulties based on key terms. The second is elaborating on the meaning of scriptures pertaining to production using information from diverse commentaries. Third, combine interpretation analysis with economists' points of view. Fourth, do economic reality contextualization. Al-intaj, kasab, ishlah, 'imarah, and ihtiraf are Arabic names for production. These words are used by the Quran in numerous tenses, with the exception of the word al-intaj. The employment of these phrases is not always indicative of production activity, though. It is possible to infer a number of things from the three verses that correspond to the words kasab, ishlah, and 'imarah. Land and labor are listed as the primary producers in the Quran. Second, the social roles that work and land play cannot be separated. Third, there must be no pollution or harm to the cosmos as a result of production activity. Fourth, it is decided that one of the most significant soft skills supporting components of work output is faith and piety.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO DALAM USAHA BUDIDAYA LOBSTER DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT PEMONGKONG PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Sapwan, Muhammad; Jalil, Muh. Rabbul
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The natural wealth owned by the Pemongkong Village area, especially from the sea, should be able to boost the economy of the local community, namely by optimizing existing natural potential, such as in the lobster cultivation business. The method used in this research is qualitative with the research subjects focusing on 15 entrepreneurs who cultivate lobsters. The results of the research show that risk management in terms of capital for the people of Ujung Betok Hamlet is by borrowing from banks, cooperatives, and there are also those who owe money to collectors. To overcome these obstacles from the weather by not going to the cages when the wind is strong, as for problems from pests/diseases, the community prevents them by cleaning up leftover food that settles in nets, damaged nets, and feed. If viewed from an Islamic perspective, entrepreneurs are in accordance with the principles of Islamic economics which include halal types of business, implementing honesty, having the right to vote (khiyar) in choosing lobsters, setting prices transparently. The average income of the people of Ujung Betok Hamlet reaches more than IDR 100 million, and this income can improve the welfare of lobster farmers.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH PADA BMT AL HIDAYAH UMMAT SEJAHTERA marjan; Iswandi, L. Muhamad
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the Marketing Strategy for Financing Products in Increasing the Number of Customers at BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera Kotaraja. This research uses field research with a qualitative approach, namely direct observation of the object under study in order to obtain relevant data. Based on the results of the research that the author obtained regarding Marketing Strategy for Financing Products in Increasing the Number of Customers at BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera Kotaraja, namely by implementing product strategy, price strategy, place/distribution strategy (place), promotion strategy and HR strategy in marketing activities. The obstacles faced in the Marketing Strategy for Financing Products in Increasing the Number of Customers at BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera Kotaraja include: External obstacles; 1) Very tight competition with other financial institutions, 2) Lack of public knowledge or understanding about BMT, 3) There are many other financial institutions standing. Constraints from within; 1) Administration sector, 2) HR sector.
KONSEP KHILAFAH DALAM EKONOMI ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEPEMILIKAN Rusdan
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The term "khilafah" is commonly used in the context of Islamic politics and governance, representing a singular governing system in Islam (Islamic khilafah). Its objective is to uphold Islamic law (sharia) and propagate Islamic teachings globally. Recently, the term has extended to Islamic economics with adapted meanings. This study focuses on the concept of khilafah in Islamic economics and its implications for ownership. Conducted as qualitative research, it involves written data, such as relevant documents, and employs library research or book surveys for data collection. In the realm of Islamic economics, the khilafah concept is closely tied to humanity's role as representatives of Allah SWT, particularly in managing wealth and the universe. The first implication of the khilafah concept on ownership is the relative and delegated nature of human ownership over wealth, with Allah SWT as the ultimate owner. Consequently, every economic decision made by humans, acting as representatives of Allah SWT, to prosper the universe must align with Allah SWT's guidelines. The second implication involves the social rights of others over an individual's wealth, encompassing obligatory rights like zakat and voluntary contributions such as infaq, shadaqah, and other charitable acts.
STRATEGI PEMASARAN USAHA JUAL BELI BUAH DURIAN DI KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH DALAM PRESPEKTIF EKONOMI SYARIAH Fatmawati
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan dalam usaha jual beli buah durian di Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah, serta mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam strategi tersebut. Buah durian merupakan komoditas penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi di daerah ini, namun pemahaman mengenai strategi pemasaran yang sesuai dengan prinsip syariah masih terbatas. Dalam konteks ini, penerapan ekonomi syariah diharapkan dapat membawa keberkahan dalam usaha dan menciptakan keuntungan yang adil bagi seluruh pihak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui sejauh mana prinsip ekonomi syariah diterapkan dalam strategi pemasaran, seperti dalam hal keadilan harga, transparansi transaksi, dan penghindaran praktik-praktik yang mengandung unsur riba atau ketidakpastian (gharar). Penelitian ini juga melihat faktor-faktor pendukung dan hambatan dalam penerapan ekonomi syariah di sektor usaha jual beli durian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha sudah menerapkan strategi pemasaran yang cukup baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar sepenuhnya selaras dengan prinsip ekonomi syariah. Beberapa hambatan yang dihadapi antara lain keterbatasan pengetahuan tentang ekonomi syariah dan akses terhadap pelatihan pemasaran yang berbasis syariah. Penelitian ini menyarankan agar pelaku usaha memperdalam pemahaman tentang ekonomi syariah dan memperbaiki sistem pemasaran yang lebih transparan serta adil, guna meningkatkan daya saing usaha dan memperoleh keberkahan dalam usaha mereka
STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS KULINER SUKMA RASA LOMBOK DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ramli
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan rumah Makan Sukma Rasa merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam bidang kuliner yang berdiri pada tahun 2010 dan memproduksi makanan dan minuman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi-strategi yang dilakukan sukma rasa dalam mengembangkan bisnisnya ditinjau dari perspektif ekonomi islam dan untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dialami sukma rasa dalam mengembangkan bisnisnya. Rumah Makan Sukma Rasa berlokasi jalan TGH Lopan Labuapi tepatnya di depan SMK PPN Mataram. Metode yang dingunakan pada Penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data yaitu tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun objek dalam penyusunan penelitian ini yaitu startegi pengembangan bisnis kuliner sukma rasa lombok ditinjau dari perspektif ekonomi islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan bisnis yang dilakukan oleh rumah makan sukma rasa yaitu yaitu harga yang cukup terjangkau, cita rasa produk, menambah varian produk, membuat paket menu mumer dan menu istimewa, menampilkan menu best seller, memberikan kualitas pelayanan yang baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menyediakan fasilitas yang nyaman, menggunakan konsep penjualan baru, melalui jasa online, membuka cateringan dan memiliki ruang meeting. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi oleh suka rasa dalam mengembangkan usahanya yaitu kurangnya manajemen operasional, rendahnya kualitas sumber daya manusia, dan tekanan dari luar (pesaing). Jika diliat dari strategi tersebut yang ditinjau dari perspektif ekonomi islam sudah memenuhi syarat-syarat dalam islam karena tidak ada yang bertentangan dengan syarat seperti sifat jujur, menjual barang yang bermutu, bermurah hati, dan menetapkan harga yang transparan.
Peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sebagai Upaya Pengembangan Ekonomi Masyarakat Desa Ombe Baru Savira, Anisa
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Badan Usaha Milik Desa sebagai upaya pengembangan ekonomi masyarakat Desa Ombe Baru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriftif. Sumber data penelitian terdiri dari pengelola BUMDes dan masyarakat yang mendapatkan bantuan pengembangan usaha. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dijelaskan bahwa peran BUMDes Desa Ombe Baru sudah berjalan dengan baik sejak tahun 2019. Usaha pertanian merupaka usaha yang sangat membantu prekonomian masyarakat. Adapun usaha yang belum mampu meningkatkan prekonomian masyarakat karena terkendala kekurangan modal.
Keputusan Penggunaan Produk Perbankan Syariah: Peran Literasi Keuangan: Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Eny, Eny Widiaty; Nur Fazillah Milawati; Evrita Putri Azzahroh; Siti Raudatul Zohrah
MUSLIMPRENEUR : Jurnal Ekonomi dan Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2025): MUSLIMPRENEUR
Publisher : Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa merupakan peserta didik dari perguruan tinggi yang mendapat kesempatan mendapatkan informasi lebih banyak khususnya terkait keuangan syariah. Pembelajaran di perguruan tinggi yang mereka dapatkan berperan besar dalam proses literasi dan pengambangan keuangan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah terhadap keputusan penggunaan produk perbankan syariah (Studi Kausus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan koesioner dengan sample 60 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji validitas dan reliabilitas, uji regresi, uji asumsi klasik dan uji hiipotesis. Penelitian ini menggunakan software SPSS 23 dan hasil menunjukkan bahwa adanya pengaruh positif dengan adanya literasi keuangan syariah terhadap keputusan penggunaan produk keuangan syariah. Hasil analisis menunjukkan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan memiliki pengaruh positif terhadap keputusan penggunaan produk perbankan Syariah mahasiswa Fakultas Agama Islam Institut Agama Islam Nurul Hakim