cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 5 (2025)" : 26 Documents clear
Formulasi dan evaluasi ekstrak daun wuru ketek dalam pasta gigi sebagai anti bakteri Cedric, Alif; Adrianto, Dimas; Arianti, Varda; Fakriah, Amalina
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1700

Abstract

The wuru ketek plant (shrub/small tree) contains antibacterial substances, making it a potential alternative for toothpaste formulation. Toothpaste functions as a cleaning cosmetic, mouth freshener, and caries prevention. Caries itself is caused by demineralization of the tooth surface due to bacterial growth, one of which is Staphylococcus aureus. This study focuses on the effectiveness of wuru ketek leaf extract in toothpaste formulation. The results of the antibacterial test showed varying inhibition zones: formula 1 was 10.25 mm, formula 2 was 17.25 mm, and formula 3 was 14.20 mm. In addition, physical evaluation of toothpaste (including organoleptic, homogeneity, spreadability, pH, foam height, and viscosity) was carried out through accelerated stability tests at extreme temperatures, room, and controlled for 45 days. All physical parameters of the preparation have met the requirements. Tanaman wuru ketek (perdu/pohon kecil) mengandung zat antibakteri, menjadikannya alternatif potensial untuk formulasi pasta gigi. Pasta gigi berfungsi sebagai kosmetik pembersih, penyegar mulut, dan pencegah karies gigi. Karies gigi sendiri disebabkan oleh demineralisasi permukaan gigi akibat pertumbuhan bakteri, salah satunya Staphylococcus aureus. Penelitian ini berfokus pada efektivitas ekstrak daun wuru ketek dalam formulasi pasta gigi. Hasil uji antibakteri menunjukkan zona hambat yang bervariasi: formula 1 sebesar 10,25 mm, formula 2 sebesar 17,25 mm, dan formula 3 sebesar 14,20 mm. Selain itu, evaluasi fisik pasta gigi meliputi (organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, tinggi busa, dan viskositas) dilakukan melalui uji stabilitas dipercepat pada suhu ekstrem, ruang, dan terkontrol selama 45 hari. Semua parameter fisik sediaan tersebut telah memenuhi persyaratan.
Asuhan keperawatan pada keluarga dengan gastritis dan gout arthritis di Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar Marlinda, Yuni; Arnita, Yuni
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1707

Abstract

Gastritis dan gout arthritis merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di masyarakat serta prevalensinya semakin meningkat setiap tahunnya. Salah satu penyebab terjadinya gastritis dan gout arthritis adalah pola makan yang tidak sehat, sehingga menimbulkan gejala berupa keluhan nyeri. Untuk itu, diperlukan penanganan yang sesuai untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan pelayanan keperawatan. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan masalah gastritis dan gout arthritis. Diagnosis prioritas yang muncul pada keluarga adalah ketidakefektifan manajemen kesehatan terkait gastritis dan gout arthritis. Untuk masalah gastritis, intervensi yang dilakukan adalah memberikan edukasi terkait proses penyakit gastritis dan pola makan sehat bagi penderita gastritis, serta terapi akupresur, sedangkan untuk masalah gout arthritis, intervensi yang dilakukan adalah memberikan edukasi terkait proses penyakit gout arthritis dan diet rendah purin, terapi kompres hangat jahe, serta pengelolaan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan motivasi keluarga untuk lebih meningkatkan status kesehatan keluarga dan melakukan perawatan secara mandiri. Disarankan bagi keluarga untuk dapat mengaplikasikan informasi dan keterampilan yang telah diberikan untuk merawat anggota keluarga dengan masalah gastritis dan gout arthritis.
Pola peresepan suplemen pada ibu hamil rawat jalan di poli obgyn eksekutif rumah sakit x di Jakarta Timur periode Januari - Desember 2024 Azhar, Moniqa Aulia; Adiana, Sylvi; Rochjana, Anna Uswatun Hasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1714

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologi yang perlu dipersiapkan oleh wanita agar dapat dilalui dengan aman. Banyak zat gizi yang diperlukan pada masa kehamilan salah satunya adalah asam folat. Kekurangan suplementasi asam folat dapat menyebabkan kerusakan pada batang otak, akibatnya janin mengalami kerusakan pada batang otak yang disebut Neural Tube Defect (NTD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola peresepan suplemen pada ibu hamil rawat jalan di poli obgyn eksekutif Rumah Sakit X periode Januari – Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif retrospektif dengan mengumpulkan dan mencatat resep pasien rawat jalan. Hasil penelitian pola peresepan suplemen pada ibu hamil dengan jumlah sampel sebanyak 391 resep, berdasarkan karakteristik pasien yang meliputi usia, jenis pekerjaan dan trimester kehamilan. Kelompok usia pasien terbanyak yaitu pada kelompok usia dewasa awal 26-35 tahun sebanyak 312 pasien (79,80%), jenis pekerjaan pasien didapatkan hasil terbanyak yaitu sebagai pegawai swasta sebanyak 332 pasien (84,91%), dan trimester kehamilan terbanyak yaitu pada trimester 3 sebanyak 215 pasien (54,99%). Berdasarkan karakteristik peresepan suplemen pada ibu hamil terbanyak yaitu pada jenis suplemen Folamil genio soft capsule sebanyak 190 dengan persentase (29,55%).
Asuhan keperawatan pada lansia dengan gout arthritis: Studi kasus Zulhijjah, Nur Sabina; Juanita, Juanita
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1715

Abstract

Gout arthritis menjadi masalah kesehatan yang umum dialami oleh lanjut usia dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup, keterbatasan aktivitas harian, dan kondisi psikososial. Lansia dengan gout arthritis sering kali mengalami tanda gejala seperti nyeri sendi yang timbul secara tiba-tiba, terutama saat bangun tidur, disertai pembengkakan pada ekstremitas seperti ibu jari kaki, lutut, dan jari tangan. Tujuan karya ilmiah ini melaporkan asuhan keperawatan pada Ny. F, dengan gout arthritis dan ansietas di Gampong Peunayong, Banda Aceh. Berdasarkan hasil pengkajian, masalah keperawatan yang didapat yaitu nyeri kronis, gangguan pola tidur, ansietas dan risiko jatuh. Ny. F mengalami nyeri kronis pada lutut dan kedua telapak kaki yang dirasakan sejak 5 bulan terakhir dengan skala nyeri 4 NRS. Intervensi yang diberikan kepada Ny. F meliputi kompres hangat kayu manis selama 3 hari untuk nyeri kronis, relaksasi napas dalam dan terapi SEFT untuk ansietas, edukasi sleep hygiene untuk gangguan pola tidur, serta edukasi pencegahan jatuh untuk masalah risiko jatuh. Hasil evaluasi menunjukkan nyeri menurun dari skala 4 NRS menjadi 3 NRS, sehingga kompres hangat kayu manis dapat menjadi salah satu teknik nonfarmakologis untuk nyeri kronis. Relaksasi napas dalam dan terapi SEFT membantu mengurangi ansietas jika dilakukan rutin dan tepat. Manajemen Sleep Hygiene perlu dilakukan berkelanjutan untuk membantu mengatasi gangguan pola tidur dan manajemen risiko jatuh perlu dipertahankan. Disarankan kepada petugas fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Posyandu Lansia dapat mengedukasi tentang cara mengelola gout arthritis, latihan relaksasi, dan pencegahan jatuh ke dalam program penyuluhan rutin bagi lansia dan keluarganya.
Identifikasi senyawa Asam Askorbat dan evaluasi formulasi sediaan Sheet Mask sari buah jambu biji merah (Psidium Guajava Var. Pomifera) Handayani, Yulin Tristi; Adrianto, Dimas; Fakhriah, Amalina; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1722

Abstract

Perawatan kulit wajah dengan menggunakan kosmetik khususnya masker wajah, salah satunya jenis masker yang populer saat ini adalah masker sheet. Masker sheet semakin populer karena kemampuannya dalam menyalurkan bahan aktif dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan asam askorbat dalam sari buah jambu biji merah (Psidium guajava var. pomifera) serta mengevaluasi stabilitas masker sheet berbahan aktif sari buah tersebut. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menguji empat formulasi (F0–F3) secara organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas pada suhu ruang, dingin, dan hangat selama 4 minggu. Hasil menunjukkan bahwa sari jambu biji merah mengandung asam askorbat, dan formula F3 paling stabil pada suhu ruang dan dingin, dengan viskositas (230-1,150 cPs) dan pH (4,5-8,0) sesuai standar SNI. Kesimpulannya, sari buah jambu biji merah berpotensi sebagai bahan aktif alami dalam sheet mask, dengan penyimpanan suhu rendah untuk menjaga kestabilan.
Peran konseling farmasis dalam mendukung kepatuhan minum obat dan kendali parameter klinis pada pasien diabetes melitus dan hipertensi peserta program PROLANIS Sjahid Latief, Mutawalli; Chotimah, Siti Khusnul
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1724

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan pengobatan merupakan faktor kritis dalam pengelolaan diabetes melitus dan hipertensi yang efektif. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) BPJS Kesehatan memerlukan strategi konseling terstruktur untuk mengoptimalkan adherence pengobatan. Tujuan: Menganalisis peran konseling farmasis terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kendali parameter klinis pada pasien diabetes melitus dan hipertensi peserta PROLANIS. Metode: Penelitian cross-sectional dilakukan pada 43 pasien PROLANIS (31 diabetes melitus, 12 hipertensi) di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat periode Juni-Agustus. Data kepatuhan dikumpulkan menggunakan kartu pemantauan minum obat selama satu bulan. Parameter klinis (HbA1c dan tekanan darah) diukur sebelum dan setelah intervensi konseling. Hasil: Tingkat kepatuhan tinggi tercapai sebesar 72,1% (31 dari 43 pasien). Perbaikan parameter klinis teramati dengan penurunan HbA1c rata-rata 0,45% pada pasien diabetes dan penurunan tekanan darah 5,8/3,5 mmHg pada pasien hipertensi. Pola penggunaan obat menunjukkan rasionalitas dengan dominasi Metformin (62,5%) untuk diabetes dan Amlodipine (50%) untuk hipertensi sesuai pedoman terapi nasional. Kesimpulan: Konseling farmasis terstruktur berpotensi memberikan manfaat dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien PROLANIS. Meskipun hasil menunjukkan arah positif, keterbatasan metodologis termasuk desain cross-sectional dan tidak adanya kelompok kontrol membatasi kemampuan menarik kesimpulan kausal definitif.

Page 3 of 3 | Total Record : 26