cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 388 Documents
Pengaruh Suhu Aktivasi Terhadap Kualitas Karbon Aktif Berbahan Dasar Tempurung Kelapa Yoga Satria Putra, Rosita Idrus, Boni Pahlanop Lapanporo ,
PRISMA FISIKA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan aktivasi arang tempurung kelapa dengan metode aktivasi fisika yaitu pemanasan pada suhu 500 oC sampai dengan 1000 oC dengan waktu pemanasan selama 3 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik luas permukaan pori, kadar air, kadar abu, daya serap karbon aktif terhadap iod dan mengetahui pengaruh suhu aktivasi karbon aktif pada penjernihan air. Pada penjernihan air, metode yang digunakan adalah pengendapan selama 3 minggu dengan 200 mL air dan 20 gram karbon aktif. Arang yang digunakan berasal dari arang tempurung kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif yang mempunyai karakteristik terbaik adalah arang tempurung kelapa yang diaktivasi pada suhu 1000 oC dengan kadar air 7,7 %, kadar abu 0,84% dan daya serap terhadap iod 586,318 mg/g. Pengujian karbon aktif pada penjernihan air menunjukkan hasil yang maksimal ketika menggunakan karbon aktif dari suhu aktivasi 1000 oC dengan parameter perubahan fisik air yaitu warna air menjadi jernih, tidak berbau dan memenuhi pH standar air (7,0-7,5). Kata kunci: Karbon aktif, arang tempurung kelapa, aktivasi, penjernihan air.
Kajian Elevasi Muka Air Laut di Perairan Indonesia Pada Kondisi El Nino dan La Nina Oktaviani, Niken Ayu; Jumarang, Muh. Ishak; Ihwan, Andi
PRISMA FISIKA Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang elevasi muka air laut di perairan Indonesia pada kondisi ENSO. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ENSO terhadap elevasi muka air laut di beberapa perairan Indonesia, yaitu Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar dan Laut Banda. Penentuan kondisi ENSO menggunakan data Southern Oscillation Index (SOI) selama 31 tahun dari tahun 1980 2010. Sedangkan data prediksi pasang surut diperoleh dari Tidal Model Driver (TMD). Pengaruh ENSO yang diamati adalah elevasi rata-rata muka air laut pada kondisi El Nino dan La Nina. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa hampir di semua titik pada saat terjadi El Nino elevasi rata-rata muka air laut lebih rendah dibandingkan pada kondisi La Nina. Elevasi rata-rata muka air laut dari keempat titik tersebut menunjukkan pengaruh El Nino semakin berkurang ke arah Barat, kecuali di Selat Karimata. Elevasi rata-rata muka air laut di Selat Karimata pada saat El Nino cenderung lebih rendah dari titik lainnya. Kata kunci : El Nino, La Nina, elevasi muka air laut, perairan Indonesia
Model Sederhana Gerak Meteor di Atmosfer yang Jatuh Tegak Lurus Terhadap Permukaan Bumi Fadhila, Nur; Arman, Yudha; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persamaan gerak meteor merupakan persamaan diferensial non liniear yang saling terkopel yang sulit diselesaikan secara analitik sehingga diperlukan metode lain. Pada penelitian ini persamaan gerak meteor diselesaikan menggunakan metode Runge Kutta orde-4 dengan penyederhanaan meteor dimodelkan dalam dua geometri yaitu silinder dan bola. Hasilnya model meteor dengan geometri silinder mengalami pengurangan massa lebih kecil dari model meteor dengan geometri bola sehingga kecepatan model meteor dengan geometri silinder pada saat sampai dipermukaan bumi lebih kecil dari model meteor dengan geometri bola.   Kata kunci  : Atmosfer, Meteor, Runge Kutta
Identifikasi Sebaran Kandungan Bijih Besi Di Kabupaten Bengkayang Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas yoga satria putra, Widodo Sumartono, Yudha Arman ,
PRISMA FISIKA Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi sebaran bijih besi di daerah Bukit Munung Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang dengan metode geolistrik resistivitas. Pengambilan data menggunakan konfigurasi Wenner. Berdasarkan nilai resistivitasnya, model interpretasi memperlihatkan bahwa dari 4 lintasan penyelidikan diduga yang berpotensi terdapatnya mineralisasi bijih besi brown iron oxide di Line 1 (GL28) di koordinat N1o 30?.967 dan E109o 19?.579, hematit (Fe2O3) di Line 2 (GL39) di koordinat N1o 02?.045 dan E109o 29?.302 dan magnetit (Fe3O4) berada pada Line 3 (GL37) di koordinat N 1o 02 045 dan E109o 29 302. Kata Kunci: Resistivitas, Wenner, Lavenberg-Marquardt.
Pemodelan Zona Patahan Berdasarkan Anomali Self Potential (SP) Menggunakan Metode Algoritma Genetika Yoga Satria Putra, Yulita Yudha Arman
PRISMA FISIKA Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibangun suatu model inversi dengan metode Algoritma Genetika (AG) untuk menyelesaikan masalah optimasi fungsi dengan mengidentifikasi zona patahan pada data anomali self potensial (SP). Proses kerja metode AG adalah dengan memilih model tebakan secara acak dalam satu populasi, sehingga didapatkan suatu model hasil inversi yang dekat dengan model sintetik, dan dapat dikatakan sebagai suatu solusi yang mewakili kedelapan parameter model (panjang sesar (l), lebar sesar (t), strike (?), dip (?), koordinat origin sesar (x0, y0, z0), dan nilai SP sesar (F0)). Dari hasil inversi dengan metode AG, RMS error untuk satu sesar sebesar 1,4, sedangkan RMS erroruntuk tiga sesar sebesar 4,27. Kata kunci : Self Potential (SP), Algoritma Genetika, Zona Patahan
Studi Analisis Pengaruh Suhu, Tekanan dan Ukuran Pori Graphene Terhadap Dinamika Molekuler Adsorpsi Hidrogen Kurniady, Aang; Putra, Yoga Satria; Faryuni, Irfana Diah
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i3.6989

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang menganalisis pengaruh suhu, tekanan dan ukuran pori graphene terhadap penyerapan hidrogen. Pemodelan komputasi menggunakan simulasi dinamika molekuler klasik yang memuat seluruh hasil adsorpsi molekul hidrogen pada grahpene. Penelitian ini secara umum melalui 3 tahapan yaitu pembentukan koordinat, pembentukan script dan simulasi. Adsorpsi optimum diperoleh pada suhu 77 K, tekanan 0,1-1 MPa, ukuran pori 6 Ã…, dengan presentase hidrogen yang terserap sebesar 1,2 wt%. Penelitian yang pernah dilakukan menghasilkan presentase adsorpsi hidrogen dalam graphene sebesar 1,2 wt%. Disimpulkan bahwa peningkatan suhu dan ukuran pori akan menurunkan jumlah hidrogen yang teradsorpsi. Sedangkan tekanan pada rentang 0,1-1 MPa tidak memberikan pengaruh apapun. Kata Kunci : Graphene, Penyimpan Hidrogen, LAMMPS, Dinamika Molekuler
Kesesuaian Persamaan Pola Intensitas Curah Hujan Sebagai Fungsi dari Durasi Hujan di Balai Pengamatan Dirgantara Pontianak Kartin, Anna; Jumarang, Muhammad Ishak
PRISMA FISIKA Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v3i2.11683

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan yang paling sesuai dengan kondisi hidrologi di Pontianak. Hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan dalam penelitian ini digunakan tiga metode yaitu metode Talbot, metode Sherman, dan metode Ishiguro. Salah satu dari tiga metode tersebut dipilih untuk mendapatkan kondisi yang sesuai dengan kondisi kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang mampu menjelaskan hubungan intensitas curah hujan sebagai fungsi dari durasi hujan di kota Pontianak adalah metode Sherman hal ini berdasarkan nilai koefisien korelasinya yang lebih tinggi dan nilai standar deviasi yang lebih rendah dibandingkan dengan 2 metode lainnya, yakni dengan nilai korelasi 0,59 dan nilai standar deviasi 0,12.   Kata kunci : Intensitas Curah Hujan, Durasi Hujan,  Talbot, Sherman, Ishiguro
Komposit Plastik Kayu Berbahan Polipropilena dari Limbah Gelas Air Mineral dan Pelepah Kelapa Setiawan, Agus; Azwar, Azrul; Nurhanisa, Mega
PRISMA FISIKA Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v8i2.41302

Abstract

Dalam penelitian ini, komposit plastik kayu berbahan polipropilena dari limbah gelas air mineral dan pelepah kelapa telah berhasil difabrikasi. Metode penelitian dengan memvariasikan komposisi dari kedua bahan tersebut terhadap sifat fisik dan mekanik komposit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum telah dihasilkan papan komposit yang memenuhi Japan Industrial Standards (JIS) A 5908-2003. Berdasarkan hasil pengukuran terhadap 4 sampel yang telah dibuat, sifat fisis dan mekanis komposit sangat dipengaruhi oleh variasi komposisi plastik dan pelepah kelapa. Semakin besar komposisi plastik, nilai densitas, internal bonding (IB), dan kuat pegang sekrup cenderung meningkat. Sebaliknya, kadar air, pengembangan tebal, dan daya serap air cenderung menurun seiring dengan pertambahan komposisi plastik. Selain itu, hasil pengukuran nilai Modulus of Elasticity (MOE) dan Modulus of Rupture (MOR) yang menunjukkan adanya indikasi bahwa kedua besaran tersebut memiliki nilai maksimum untuk komposisi plastik dan pelepah kelapa 1:2
Pengaruh Konsentrasi Aktivator Kalium Hidroksida (KOH) terhadap Kualitas Karbon Aktif Kulit Durian sebagai Adsorben Logam Fe pada Air Gambut Apriani, Ririn; Faryuni, Irfana Diah; Wahyuni, Dwiria
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v1i2.2931

Abstract

Telah disintesis karbon aktif kulit durian dengan Kalium Hidroksida (KOH) sebagai aktivator. Untuk melihat pengaruh konsentrasi aktivator KOH terhadap ukuran pori karbon aktif yang terbentuk dan kemampuan dalam mengabsorbsi logam Fe pada air gambut, sintesis karbon aktif dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap karbonisasi dengan suhu 400 oC selama 2 jam dan tahap aktivasi dengan suhu 800 oC selama 2 jam.Sebelum diaktivasi, hasil karbonisasi kulit durian direndamdalam aktivatorselama 24 jam dengan konsentrasi aktivator 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Karbon aktif kulit durian kemudian dikarakterisasi untuk mengetahui morfologi dan ukuran pori permukaannya dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Dari hasil karakterisasi didapatkan bahwa semakin besar konsentrasi aktivatornya, semakin besar juga ukuran pori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Fe menurun seiring dengan meningkatnya ukuran pori dengan urutan kadar Fe 0,66 mg/L, 0,49 mg/L, 0,48 mg/L, 0,40 mg/L dan 0,38 mg/L. Karbon aktif yang berperan optimum dalam penyerapan logam Fe adalah karbon aktif dengan konsentrasi 25%, dengan ukuran rata-rata diameter pori 8,277 �m, yang menurunkan konsentrasi logam Fe sebanyak 85,38%, dari 2,6 mg/L menjadi 0,38 mg/L dengan waktu kontak 24 jam. Hal ini mengindikasikan bahwalogam Fe dalam sampel air gambut dapat semakin terserap ketika ukuran pori karbon aktif meningkat.Kata Kunci : Karbon Aktif, Kulit Durian, Kalium Hidroksida, Adsorbsi Fe.
Analisis Pengaruh Madden Julian Oscillation, Anual Oscillation, ENSO dan Dipole Mode Terhadap Curah Hujan di Kabupaten Kapuas Hulu Yana, Serafi; Ihwan, Andi; Jumarang, Muh. Ishak; Apriansyah, .
PRISMA FISIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v2i2.5838

Abstract

Telah dianalisis pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO), Annual Oscillation (AO), ENSO dan Dipole Mode (DM) terhadap curah hujan di Kabupaten Kapuas Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Fast Fourier Transfrom (FFT). Metode FFT digunakan untuk melihat seberapa besar dan frekuensi atau fenomena atmosfer  yang paling berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan daerah pengamatan. Berdasarkan hasil analisis, maka fenomena AO paling kuat pengaruhnya terhadap curah hujan dibandingkan dengan empat fenomena lain. Pengaruh ENSO dan DM diketahui dengan menggunakan data SOI dan DMI yang dikorelasikan dengan data anomali curah hujan. Secara umum fenomena ENSO lebih berpengaruh dibandingkan dengan fenomena DM. Nilai koefisien korelasi pada saat El Nino sebesar 0,13, La Nina 0,25, DM (+) 0,03 dan DM (-) 0,05. Kata Kunci: MJO, AO, SAO, ENSO, DM, pola curah hujan.