cover
Contact Name
Fajar Dwi Mukti
Contact Email
fajardwimukti@gmail.com
Phone
+6285293134610
Journal Mail Official
journalwaniambey@gmail.com
Editorial Address
Jl. Merah Putih Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, 99351
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Waniambey: Journal of Islamic Education
ISSN : 27229661     EISSN : 27229505     DOI : https://doi.org/10.53837/waniambey.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal Waniambey ini adalah Jurnal Pendidikan Islam yang diterbitkan oleh Fakultas Pendidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua - Indonesia. Jurnal ini sebagai sarana mempublikasikan hasil penelitian dan pemikiran pendidikan dasar Islam / madrasah ibtidaiyah dan pendidikan Agama Islam oleh para pakar pendidikan, dosen, guru, dan mahasiswa. Selain itu, jurnal ini dirancang sebagai salah satu alternatif untuk mengembangkan ide / gagasan yang progresif guna kemajuan pendidikan Islam / madrasah ibtidaiyah dan pendidikan Agama Islam di Indonesia.
Articles 80 Documents
STRATEGI INTERNALISASI KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SDIT QURROTA A’YUN ABEPURA KOTA JAYAPURA MELALUI ISLAMIC CULTURE Poppy Pritasari Prasetya; Marwan Sileuw; Didik Efendi
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2021): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.766 KB) | DOI: 10.53837/waniambey.v2i2.186

Abstract

Lingkunagan plural akan mempengaruhi karakter seseorang terutama anak usia 6-12 tahun. Pendidikan karakter harus digalakkan mulai dari Pendidikan jenjang dasar. SDIT Qurrata A’yun merupakan salah satu sekolah dasar yang mempunyai visi membentuk akhlakul karimah kepada peserta didiknya. Pembudayaan nilai-nilai islami baik dalam pembelajaran maupun non pembelajaran di SDIT Qurrata A’yun terlihat efektif dalam mentranfer nilai-nila karakter terutama karakter religius. Disatu sisi SDIT Qurrata A’yun menggabungkan kurikulum 2013 dan kurikulum JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya melalui observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis datanya menggunakan empat tahapan yakni Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam internalisasi karakter religius pada peserta didik di SDIT Qurrata A’yun melalui Islamic Culture mencangkup beberapa hal, yakni (1) pemberian contoh (keteladanan); (2) peniruan (imitasi); (3) pembiasaan; (4) praktik. Adapun faktor yang mendukung keberhasilan internalisasi karakter religius peserta didik di SDIT Qurrota A’yun Abepura Kota Jayapura diantaranya yaitu Lingkungan dan Partisipasi. Sedangkan faktor yang menghambat adalah dukungan sosial yang tidak kondusif dan karakteristik peserta didik.
ANALISIS KEMUNCULAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD 77 REJANG LEBONG DALAM MENGGUNAKAN KTSP DAN KURIKULUM 2013 Deni Setiawan; Andi Prastowo
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2021): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.59 KB) | DOI: 10.53837/waniambey.v2i2.187

Abstract

Dewasa ini, dekadensi moral merupakan hal yang memerlukan penanganan serius mengingat pembentukan watak dan martabat bangsa bergantung pada pembentukan pribadi dari manusia itu sendiri. Upaya yang dapat dilakukan dalam lingkungan pendidikan yaitu membina karakter peserta didik dengan mengembangkan sikap spiritual dan sosial yang dijadikan komponen dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemunculan sikap spiritual dan sosial pada kegiatan pembelajaran IPA kelas IV SDIT Khoiru Ummah yang menggunakan KTSP dan Kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa observasi kegiatan pembelajaran untuk menganalisis kemunculan sikap spiritual dan sosial menggunakan videograph. Berdasarkan hasil perhitungan total rata-rata kemunculan sikap spiritual dan sosial diperoleh SD yang menggunakan Kurikulum 2013 mendapatkan hasil yang lebih besar. Diharapkan dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar bagi penelitian selanjutnya dan sebagai motivasi bagi guru untuk dapat memunculkan sikap spiritual dan sikap sosial, khususnya dalam pembelajaran IPA.
KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Ahmad Khawani; Andi Prastowo
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2021): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.444 KB) | DOI: 10.53837/waniambey.v2i2.188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan kesulitan belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 6 Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya tahun ajaran 2020/2021, dan untuk mendeksripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar Bahasa Indonesia di kelas II SDN 6 Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Kualitattif dengan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SDN 6 Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi dan Wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat faktor internal dan eksternal siswa dalam belajar Bahasa Indonesia, khususnya pada materi belajar membaca siswa. Adapun faktor internalnya ialah kurangnya motivasi dan minat membaca dari diri siswa itu sendiri, siswa masih belum termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran bahasa indonesia dan minat siswa dalam mempelajari Bahasa Indonesia masih kurang. Adapun faktor eksternalnya ialah pertama: kurangnya kreativitas guru wali kelasnya dalam proses pembelajaran berlangsung, sehingga membuat siswa jenuh dan kurang menyenangkan dalam mengikuti proses pembelajaran Bahasa Indonesia, kemudian metode yang digunakan guru juga tidak bervariasi dan kurang menarik bagi siswa.  Kedua: kurangnya perhatian dan dorongan orang tua terhadap prestasi belajar seorang anak, terutama pada proses belajar membaca. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dikelas II SDN 6 Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 5 siswa dari 13 siswa yang masih mengalami kesulitan dalam proses belajar membaca.
PENGARUH PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA PRODI PGSD UNIVERSITAS YAPIS PAPUA Luluk Wahyu Nengsih; Tri Kurniah Lestari
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v3i1.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Google Classroom terhadap motivasi belajar 18 mahasiswa jurusan PGSD Universitas Yapis Papua. Jenis penelitian ini adalah expo-facto dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase akhir kuesioner sebesar 83,27%. Selanjutnya motivasi belajar siswa juga menunjukkan kategori tinggi dengan persentase akhir angket sebesar 82,26%. Sedangkan perolehan tcount 6,479 > ttable 1,746 dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan Google Classroom terhadap motivasi belajar siswa.
IMPLEMENTASI METODE TILAWATI DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SANTRI TPQ ABABIL SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Abdullah Farid; Sigit Purwaka
WANIAMBEY: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2022): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v3i1.324

Abstract

Metode dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan munculnya metode-metode baru dengan keunggulannya masing-masing. Salah satu metode yang berkembang ini adalah metode Tilawati. Metode Tilawati ini telah diimplementasikan pada lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di seluruh Indonesia dan salah satu TPQ yang menerapkannya adalah TPQ  Ababil Sentani. TPQ  Ababil Sentani telah menerapkan metode Tilawati sesuai dengan petunjuk dan berhasil mengantarkan santri-santrinya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP SUHU DAN KALOR Ika Putra Viratama
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 1 (2020): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman Siswa pada konsepsuhu dan kalor. Penelitian mengunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan penekanan padakajian-kajian kritis dan interpretatif tanpa mengabaikan telaah unsur-unsur empiriknya. Penelitian inidilakukan pada bulan April sampai Mei tahun 2012 secara berkesinambungan. Pengumpulan data denganmenggunakan tes soal pilihan ganda beragumem yang diberikan kepada 30 siswa kelas X di SMAPembangunan V Yapis Waena dan wawancara 1 orang guru dan 3 orang siswa yang terpilih secarapurposive sesuai tingkatan prestasi tinggi,sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemahaman Siswa pada konsep suhu dan kalor masih lemah. Pemahaman konsep siswa kelas X untuksiswa tingkatan kelas tinggi pada konsep suhu dan pemuaian siswa paham hanya (50%). Sedangkan untukkonsep kalor dan perubahannya siswa paham hanya (16.67%). Selajutnya untuk konsep perpindahan kalorsiswa paham hanya (33.33%). Kemudian untuk siswa tingkatan kelas sedang pada konsep suhu danpemuaian siswa paham hanya (33.33%). Sedangkan untuk konsep kalor dan perubahannya siswa pahamhanya (16.67%). Selajutnya untuk konsep perpindahan kalor siswa paham hanya (16.67%). Kemudian untuksiswa tingkatan kelas rendah pada konsep suhu dan pemuaian siswa paham hanya (33.33%). Sedangkanuntuk konsep kalor dan perubahannya siswa paham hanya (16.67%). Untuk konsep perpindahan kalorsiswa paham hanya (0%)
KREATIFITAS GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH JAYAPURA Sigit Purwaka
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 1 (2020): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education subject are often regarded as supporting subjects. Whereas thepurpose of Islamic Religious Education is so that students can practice the knowledge of religion learnedso that faith and piety grow and behave in a laudable manner in everyday life. This could be due toteachers being less creative so students are not interested in learning Islamic Religious Education. In thecurrent technological era, a teacher is required to be creative in using learning media, especially audiovisual learning media. Aside from being a tool, audio-visual media can increase students' motivation tolearn. The higher the creativity in using audio visual media, the more students will be enthusiastic inparticipating in learning. Nevertheless challenges continue to be faced because this media cannot beused in areas that still lack electricity supply.
IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACHES IN THEMATIC LEARNING IN CLASS IVA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI II MODEL PALEMBANG Faisal Faisal; Yulita Yulita; Tastin Tastin
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 1 (2020): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v1i1.246

Abstract

The scientific approach is a learning process designed so that students actively construct concepts, laws, or principles through observing, asking, reasoning, trying, and communicating. The implementation of thematic learning with a scientific approach at the elementary school level is an educational program in the 2013 curriculum. The application of thematic learning with a scientific approach is important because, based on the 2013 curriculum, meaningful learning can occur by actively engaging students in learning activities through observing, asking to reason, trying and communicating. This study aims to describe and analyze (1) the implementation of the scientific approach in thematic learning, (2) the constraints faced in applying a competitive approach to thematic learning, and (3) efforts made to overcome the obstacles faced in applying the scientific approach to learning thematic. The type of research used is qualitative research. The method of collecting data uses the method of observation, interviews, and documentation. The data analysis used in this study is according to Mattew B. Miles and Michael Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion. The results showed that the implementation of the scientific approach in Class IVA MIN II Palembang in thematic learning had gone well seen from the aspect of observing, asking, reasoning, trying, and communicating. The constraints faced when implementing a scientific approach are still lack of teacher preparation in learning activities, too short time, and lack of courage of students in expressing their opinions. Efforts made to overcome the obstacles faced are by building teacher working groups to overcome the lack of teacher preparation in learning activities and provide motivation to students to encourage students to be more active in learning activities.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA KULIAH IPS SD/MI DI PRODI PGMI IAIN FATTAHUL MULUK PAPUA Nur’im Septi Lestari
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 1 (2020): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jigsaw Learning Model is a type of cooperative learning that consists of several members who are responsible for mastering the learning material section and can teach the material to other members in the group. This research was conducted to increase student motivation and learning outcomes by implementing the Jigsaw Learning Model in social studies subjects at an elementary school. The approach used in this study is qualitative research, while the research method is qualitative classroom action research (CAR). The location of this research is the PGMI study program of IAIN Fattahul Muluk Papua and the data collection techniques such as observation, documentation study test, and interview. The data analysis technique uses a comparative approach. The results of this research, there was an increase in motivation and learning outcomes of the PGMI Study Program in IAIN Fattahul Muluk Papua from observation data in cycle I and cycle II. In the first cycle, the student learning motivation was 70.25%, and in the second cycle, the student motivation increased to 77.25%, there is an increase of 7.25%. While the enhancement in learning achievement is, in the pre-test the average score of students was 62.50, then in the first cycle the average value 9 students were 77.50, and in the second cycle test, the average value of students was 79.50 , there is an enhancement compared to the previous test.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI ISLAMIC BOARDING SCHOOL Muhamad Tisna Nugraha; Uwoh Saepuloh; Uus Ruswandi; Bambang Samsul Arifin
WANIAMBEY : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Desember, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v1i2.250

Abstract

This study aims to describe the implementation of Islamic Religious Education and Character in Islamic Boarding schools. The method used for this research is a qualitative method with a library research design. Whereas for the research instruments, data collecting is documentation and observation. Based on research results shows that the implementation of Islamic Religious Education and Character in Islamic Boarding School is based on the national curriculum. The learning method used is the classical learning method, such as the lecture method, the question-answer method, and the storytelling method. Meanwhile, the modern learning method is active learning, such as the PAIKEM model.