Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, Januari, Mei dan September, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.
Articles
609 Documents
Peningkatan Jiwa Wira Usaha Masyarakat Lolomoyo Secara Mandiri Melalui Praktik Pengembangan Usaha Tempe
Rohpinus Sarumaha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3605.04 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.176
Masalah yang dialami oleh masyarakat desa Lolomoyo adalah kemampuan warga desa yang rendah dalam mengolah hasil taninya terutama kacang kedelai sehingga hasil taninya bisa lebih bernilai ekonomi tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberi pelatihan bagi warga desa Lolomoyo agar mampu mengolah hasil taninya sendiri dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berwirausaha secara mandiri. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah melakukan kegiatan penyuluhan sekaligus pelatihan bagi masyarakat desa Lolomoyo. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah disertai dengan diskusi dan kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode praktek secara langsung. Kegiatan ini mendapat sambutan dan respon yang positif dari berbagai pihak terutama kepala desa Lolomoyo, aparat desa dan peserta penyuluhan, terbukti dengan keaktifan peserta dalam mengikuti kegiatan ini dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu penyuluhan berakhir, serta mampu membuat tempe dengan baik dan sehat dengan hasil yang sangat memuaskan. Kegiatan pengabdian ini kiranya dapat ditingkatkan lagi terutama dalam penggunaan teknologi sederhana untuk pertanian.
Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pupuk Organik Cair Bagi Warga Desa Kindang Bulukumba
Hartini;
Eka Apriyanti;
Hasria Alang
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3513.822 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.177
Sampah dari limbah rumah tangga apabila dibiarkan maka akan sangat mengganggu. Limbah rumah tangga seperti sisa sayuran dapat diolah menjadi hal yang bermanfaat yaitu menjadi pupuk organik cair (POC). Masyarakat Desa Kindang selama ini belum memahami tentang POC, sehingga limbah hanya dibuang di sekitar rumah. Hal ini tentu menyebabkan terjadi polusi udara. Selain itu, masyarakat Desa Kindang yang merupakan petani, khusus ibu-ibu dan remaja putri memiliki aktivitas tambahan untuk menyalurkan hobby berupa menanam tanaman hias di pekarangan. Pupuk kimia tentu menjadi pilhan agar tanaman hias mereka tumbuh subur. Hal ini tentu akan menambah anggaran atau pengeluaran. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan pengabdian masyarakat di desa ini, dengan tujuan mengedukasi mitra tentang POC sehingga dapat mensubstitusi penggunaan pupuk kimia dengan cara memanfaatkan limbah menjadi barang yang berguna agar dapat mengurangi biaya pemeliharan tanaman mereka. Metode yang digunakan berupa ceramah tentang POC dan praktek pembuatan POC. Hasil kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan mitra untuk memanfaatkan limbah menjadi barang yang berguna, yaitu sebagai POC.
Pendampingan Budidaya Ikan dengan Aquaponik Pada Pemuda Karang Taruna Desa Selopuro
Fida Rahmantika Hadi;
Rissa Prima Kurniawati;
Muhamad Fikriadin
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5277.446 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.181
Budidaya ikan merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan lahan sempit dengan sistem aquaponik. Sistem aquaponik mempunyai sistem dua arah meliputi pemeliharaan ikan dan tanaman sayuran. Dua sistem tersebut dapat menghasilkan keuntungan sekaligus yaitu dari hasil panen ikan maupun sayuran. Pemanfaatan lahan sempit yang seringkali tidak digunakan masyarakat dapat dijadikan sebagai tempat untuk membuat aquaponik sendiri. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pendampingan budidaya ikan dengan sistem aquaponik adalah sosialisasi atau pengenalan budidaya ikan dengan aquaponik, pendampingan budidaya ikan dengan aquaponik dan monitoring kegiatan. Budidaya ikan dengan aquaponik memiliki beberapa kelebihan antara lain adalah tanaman yang dibudidayakan tidak memerlukan pupuk atau nutrisi tanaman, dapat diterapkan di area dengan lahan yang minim, hemat dalam penggunaan air, dan dapat menghasilkan dua hasil panen sekaligus.
Pelatihan Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis HOTS untuk Guru Sekolah Dasar
Rissa Prima Kurniawati;
Fida Rahmantika Hadi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2060.055 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.182
Pendidikan adalah hal utama bagi setiap masyarakat. Melalui pendidikan, kemampuan dalam diri individu dapat dikembangkan. Salah satu tombak utama dalam proses pembelajaran di kelas adalah guru. Guru yang melakukan pembelajaran di kelas dengan menggunakan model atau metode pembelajaran yang bervariasi, akan mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa. Hasil observasi di sekolah dasar diketahui ada banyak guru yang kurang bisa membuat instrumen evaluasi dan beberapa guru hanya meminta siswa untuk mengerjakan lembar kerja siswa sebagai tugas rumah. Tujuan pelatihan ini adalah mendeskripsikan pelatihan pengembangan instrumen evaluasi berbasis HOTS untuk guru sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu dengan pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan di SDN 05 Madiun Lor, Kota Madiun, Jawa Timur. Diharapkan melalui pelatihan ini akan banyak guru yang dapat membuat dan mengembangkan instrumen evaluasi berbasis HOTS. Sehingga akan meningkatkan keterampilan siswa sekolah dasar dalam berpikir, bernalar, mampu memberikan ide-ide orisinil, dan mampu menyelesaikan semua masalah dalam kehidupannya.
Glokalisasi Pendidikan Ki Hajar Dewantara Pada Muslim Digital 4.0
Heny Kusmawati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.22 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.183
Dalam tulisan ini penulis menggabungkan pendidikan Ki Hajar Dewantoro dalam prespektif globalisasi dan lokalisasi pada muslim digital 4.0. Sebagaimana diketahui pendidikan di Indonesia telah dimulai dari sebelum Indonesia merdeka, namun pendidikan di Indonesia hingga era revolusi industri 4.0 masih dalam kategori berkembang. Kemudian, penulis tertarik untuk mengikutsertakan pendidikan ki hajar dewantoro dalam balutan pendekatan globalisasi dan lokalisasi. Rumusan masalah tersebut adalah 1) Bagaimana Bagaimana kriteria glokalisasi pendidikan ki hajar dewantara pada muslim 4.0?. 2) Bagaimana langkah-langkah penyusunan glokalisasi pendidikan ki hajar dewantara pada muslim 4.0. Dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan metode wawancara. Hasil penelitian: 1) a. Muslim mengadopsi sifat rasul sepert shidiq, amanah, fatonah, tablig, b. Mampu mengembangakan inti pendidikan ki hajar dewantara yakni ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani kerangka dengan dimensi Islam internasional 2) a. Melakukan Pelatihan Media Berbasis Digital, b. Memberikan Pembiasaan Perilaku Ing Ngarso Sung Tuladha Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.
Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Anak Untuk Pencegahan Wasting
Evin Noviana Sari Evin;
Siti Khotimah;
Sri Andar Puji Astuti;
Sukmawati Sukmawati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1837.902 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.188
Permasalahan gizi dan kesehatan terutama pada balita dapat dicegah melalui kegiatan edukasi yang diberikan melalui kegiatan Posyandu. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan kepada orangtua balita tepatnya ibu-ibu yang datang berkunjung ke Posyandu. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan orangtua balita mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan dan perubahan perilaku gizi yang baik sehingga dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Manfaat kegiatan ini adalah agar orangtua terutama ibu hamil dan ibu balita mengetahui pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada balita dan meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Luaran kegiatan pengabdian yang diharapkan berupa adanya artikel yang terbit dalam jurnal pengabdian dan leaflet.
Media Pembelajaran Permainan Lego Dalam Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Pada Materi Pecahan Di SMP Swasta Pembangunan
Hizmi Wardani;
Nurdalilah;
Haryati Ahda Nasution;
Hidayat;
Ramadhani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2465.126 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v2i1.192
SMP Swasta Pembangunan merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berstatus kepemilikan yayasan. SMP Swasta Pembangunan terletak di Kec. Patumbak Kab. Deli Serdang. Tujuan dilakukan program pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mensosialisasikan media pembelajaran permainan lego dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa pada materi pecahan. Adapun permasalahan yang dihadapi sekolah yaitu kurangnya pengetahuan guru tentang media pembelajaran atau alat peraga yang dapat digunakan selama pembelajaran pada mata pelajaran matematika. Peserta pada kegiatan sosialisasi adalah seluruh guru-guru SMP Swasta Pembangunan. Alat ukur untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu angket pemahaman peserta. Langkah-langkah pelaksanaan yaitu diawali dengan melakukan persiapan, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, refleksi dan evaluasi. Berdasarkan hasil analisis persentase tingkat pemahaman peserta terhadap media pembelajaran permainan lego dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi pecahan sebesar 86,67% dengan kategori baik. Persentase ini menunjukan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan PKM UMN AW yaitu sosialisasi media pembelajaran permainan lego dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa pada materi pecahan di SMP Swasta Pembangunan telah tercapai.
Pelatihan Design Motif Batik Berbasis Kearifan Lokal Di Kelompok Batik Bogo Desa Kediren Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan
Saifulloh Saifulloh;
Hani Atun Mumtahana;
Muna Wardah Astuti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (8293.728 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v2i1.193
Seni batik merupakan warisan budaya lokal yang menyimpan pengetahuan serta kearifan lokal yang tinggi nilainya. Dengan kata lain batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan sejak lama telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Batik Bogo merupakan salah satu kerajinan batik di desa kedirenan kabupaten magetan jawa timur dengan mengangkat tema motif jagung (Bogo) dengan dihiasi ornament. Jagung merupakan salah satu hasil pertanian utama masyarakat di desa Kediren, yang kemudian diangkat dan dikreasi sedemikian rupa menjadi motif batik. Salah satu permasalahan di kelompok batik Bogo adalah kurang banyaknya variasi design batik yang diproduksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan keterampilan inovasi design Batik Bogo yang lebih variatif kepada ibu-ibu di kelompok Batik Bogo dengan tetap mengusung tema motif jagung diharapkan dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari perguruan tinggi pada kelompok Batik Bogo dapat menambah variasi design motif batik yang diproduksi dengan tetap melestarikan aset kearifan lokal kerajinan batik di wilayah kabupaten magetan.
Pelatihan Aktivitas Fisik Multimodal Sebagai Upaya Peningkatan Keseimbangan Tubuh pada Lansia
Meutiah Mutmainnah Abdullah;
Riskah Nur’amalia
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5959.268 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v2i1.194
Program latihan multimodal yaitu latihan keseimbangan dan kekuatan diikuti dengan latihan fleksibilitas dan latihan ketahanan yang bertujuan untuk mencegah jatuh pada lansia. Aktivitas fisik dan latihan memainkan peran penting dalam pencegahan primer, sekunder, dan tersier dalam pengelolaan penyakit dan mengurangi jatuh serta meningkatkan kinerja fisik dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi atau pengenalan latihan multimodal dan manfaatnya bagi keseimbangan tubuh dan demonstrasi gerakan-gerakan latihan aktivitas fisik multimodal sehingga peserta dapat mengaplikasikan latihan yang dapat meningkatkan kekuatan otot dan keseimbangan. Pada kegiatan ini peserta mengetahui dan melakukan latihan aktivitas fisik multimodal secara mandiri sehingga dapat meningkatkan keseimbangan postural tubuh saat beraktivitas sehari-hari di masa pandemi. Kata kunci: latihan multimodal, keseimbangan tubuh, lansia
Penyuluhan Penerapan Literasi Digital Bagi Siswa Dalam Menghadapi Pembelajaran Daring
Mohammad Syaifuddin;
Ahmad Wahyu Ummam;
Bangkit SM;
Abdul Rozaq Sodiq;
Intan Nur Zakiah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1563.268 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v2i1.195
Pengenalan literasi digital menjadi aspek yang penting bagi para siswa dalam menghadapi pembelajaran daring di era pandemi covid-19. Literasi digital berguna untuk membekali para siswa dalam menggunakan internet sebagai media pembelajaran. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada para siswa tentang penerapan literasi digital untuk membekali siswa dalam menghadapi pembelajaran secara daring di SMP Islam Wonopringgo, kabupaten Pekalongan. Dalam pengabdian ini menggunakan tiga tahapan metode, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dalam pengabdian ini adalah pemahaman bagi para siswa tentang bagaimana menggunakan internet dalam pembelajaran daring. Simpulan dari pengabdian ini dimulai dari mengenalkan tentang literasi digital, baik dari definisi, manfaat-manfaatnya, prinsip-prinspnya hingga bagaimana menggunakan internet yang baik dan bahaya dari penggunaan teknologi digital yang berlebihan.