cover
Contact Name
Aprilia Triaristina
Contact Email
aprilia@fkip.unila.ac.id
Phone
+6282175980724
Journal Mail Official
pesagi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung J FKIP Universitas Lampung, Jalan Prof. Soemantri Brodjonegoro No. 1 Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27458717     DOI : https://doi.org/10.23960/pesagi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) adalah blind and peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Pendidikan Sejarah. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) meliputi hasil penelitian. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Lampung. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) menerima manuskrip atau artikel dalam bidang pendidikan sejarah dan sejarah dari berbagai kalangan akademisi.
Articles 451 Documents
Tradisi Brobosan dalam Upacara Kematian Masyarakat Jawa di Kelurahan Rajabasa Raya Tia Damayanti; Henry Susanto; Yustina Sri Ekwandari
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.589 KB)

Abstract

This study aims to examine the procession as well as the explicit meaning (explicit) and the implicit meaning (implied) of the Brobosan Tradition at the death ceremony of the Javanese community in the Rajabasa Village. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach, supported by interview data collection techniques, documentation, and literature. The results showed that the tradition of Brobosan was carried out by his children and grandchildren who had died, starting from the oldest child to his grandchildren by ducking under the coffin of the corpse and circling it 3 times or 7 times in a clockwise direction. The explicit meaning (written) as the last respect of a family who is still alive to the body.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosesi serta makna eksplisit (tersurat) dan makna implisit (tersirat) Tradisi Brobosan pada upacara kematian masyarakat Jawa di  Kelurahan Rajabasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang didukung dengan teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan prosesi Tradisi Brobosan dilakukan oleh anak cucunya orang telah meninggal, dimulai dari anak tertua sampai dengan cucu-cucunya  dengan cara merunduk di bawah keranda jenazah dan mengelilingi sebanyak 3 kali atau 7 kali searah jarum jam. Makna Eksplisit (Tersurat) sebagai penghormatan terakhir dari keluarga yang masih hidup kepada jenazah.Makna Implisit (Tersirat) semua kebaikan yang ada di dalam diri jenazah semasa hidup akan menurun ke anak cucunya kelak jika melakukan tradisi Brobosan tersebut, dari mulai kepandaiannya, kejayaannya semasa hidupnya.Kata kunci: makna eksplisit (tersurat), makna implisit (tersirat), tradisi brobosan
METODE DAKWAH SUNAN KALIJAGA DALAM PROSES ISLAMISASI DI JAWA Solikin Solikin; Syaiful M; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.502 KB)

Abstract

The era of Wali Songo is the end of domination Hindu-Budhist Era in cultural heritage to be replaced with Islamic culture. But the Role of Wali Songo heavily in establishing the Islamic kingdom in java, as well as their influence on the culture of society largely and religious proselytizing directly, making the figures more widely known than any other characters Islamic missionaries. Among the members of the Wali Songo whose name is very popular by people in the java is Sunan Kalijaga or Raden Syahid. He was one of the most influential figures in the process of Islamization in Java. Tolerant to local culture and utilization of the world of art and culture became his charactristic in religious proselytizing of method. Puppets, gamelan, mysticism or any other traditional song and culture are part of the culture of Javanese society which succesfully utilized as means of religious proselytizing by sunan kalijaga. Based on the studying above, the research question in this research is how the method is applied Sunan Kalijaga mission through a cultural approach in the process of Islamization of Java.Keywords : metode dakwah, Islamisasi di Jawa
TRADISI MITONI MASYARAKAT JAWA DI DESA MARGA KAYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Marliyana Marliyana; Iskandar Syah; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.497 KB)

Abstract

The goal of this research was to investigate the implementation process of Mitoni tradition in the Java community in the village of Marga Kaya, Jati Agung South Lampung. The method used in this research was descriptive method. Results of the Mitoni Tradition are preparation, core and closing ceremonies. Mitoni Tradition preparation process includes the preparation of the execution time, preparations for implementation, implementing the bathing preparation, and preparation equipment. Then the core events include the events of sungkeman, siraman, sesuci, pecah pamor, brojolan, sigaran, nyampingan, luwaran and simparan, wiyosan, kembulan and unjukan, rujakan and dhawetan. The last is closing, in the tradition of Mitoni closed with kendurian that is distributing food which is placed in a plastic bowl and consists of tumpeng rice, sekul gurih, kulupan, fruit, ayam ingkung to neighbors and relatives as a thanks for the prayers that have been given.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Mitoni pada masyarakat Jawa di Desa Marga Kaya, Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian Tradisi Mitoni yaitu persiapan, upacara inti dan penutup. Proses persiapan Tradisi Mitoni meliputi persiapan waktu pelaksanaan, persiapan tempat pelaksanaan, persiapan pelaksana yang memandikan, dan persiapan peralatan. Kemudian acara inti meliputi acara sungkeman, siraman, sesuci, pecah pamor, brojolan, sigaran, nyampingan, luwaran dan simparan, wiyosan, kembulan dan unjukan, rujakan dan dhawetan. Yang terakhir adalah penutup, dalam tradisi Mitoni ditutup dengan acara Kendurian yaitu memberikan makanan dalam kemasan mangkok plastik yang berisi nasi tumpeng, sekul gurih, kulupan, buah-buahan, ayam ingkung dan yang lainnya kepada tetangga sekitar dan sanak keluarga sebagai ucapan terimakasih atas doa yang telah diberikan.Kata kunci : mitoni, tradisi, upacara jawa
MODEL PEMBELAJARAN CO-OP CO-OPDALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SMA NEGERI 1 SIMPANG PEMATANG Indah Sri Lestari; Maskun Maskun; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.835 KB)

Abstract

The purpose of this research was to know the effectiviness of Co-op Co-op teaching model in learning of history at X grade students of SMA N 1 Simpang Pematang. The method of this research is qualitative research method. The data collecting technique is using observation, documentation and questionnaire. Whereas, to analyze the data the researcher using descriptive quantitative. Based on the result of the investigation, the researcher can conclude that the effectiviness of Co-op Co-op teaching model in learning of history at X grade students of SMA N 1 Simpang Pematang in academic year 2014/2015 is strong/effectif.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Co-op Co-op dalam pembelajaran sejarah siswa kelas XSMA N 1 Simpang Pematang. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan kuesioner sedangkan untuk menganalisis data menggunakan deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil pembahasandapat disimpulkan bahwa efektivitas penggunaan model pembelajaran Co-op Co-op pada pembelajaran sejarah siswa kelas X SMA N 1 Simpang Pematang tahun pelajaran 2014/2015 dikatakan kuat/efektif.Kata kunci : co-op co-op, efektifitas pembelajaran, pembelajaran sejarah
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS Asep Junairi; Maskun Maskun; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.647 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine whether there was a significant relationship between emotional intelligence with the learning achievement of history class at XI IPS SMAN 1 Jati Agung South Lampung academic year 2016/2017. The method used was survey method. This research was using quantitative method and the data was analyzed by using Koefisien Korelasi Jaspens (M) and Koefisien Korelasi Jaspens (M) Statiscal test. The results of data analysis and hypothesis testing showed that there was a significant relationship between Emotional Intelligence with Student Learning Achievement History Class XI IPS at SMAN 1 Jati Agung Lampung Selatan Academic Year 2016/2017.Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya Hubungan yang Signifikan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Jati Agung Lampung Selatan Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik analisis data adalah teknik analisis data kuantitatif dengan menggunakan Koefisien Korelasi Jaspens (M) dan Uji Statistik Koefisien Korelasi Jaspens (M). Hasil analisis data dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Signifikan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS di SMAN 1 Jati Agung Lampung Selatan Tahun Ajaran 2016/2017.Kata kunci: hubungan, kecerdasan emosional, prestasi belajar
Aktivitas Masyarakat di Sekitar Bangunan Tugu Payan Mas di Kotabumi Lampung Utara Sarah Dhiba; Risma Margaretha Sinaga; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.449 KB)

Abstract

The purpose of this study is to examine the daily activities of the community around the Tugu Payan Mas building in Kotabumi District, North Lampung Regency. The method used is descriptive method with qualitative analysis techniques. The techniques of collecting the data are interviews, observations, and literature studies. Based on the results of the study, it was found that community activities around the Tugu Payan Mas building were seen from (1) choice of activities, which include leisure activities, utilizing Wi-Fi facilities, and trading activities; (2) activity time, which is carried out in the afternoon, evening, and night. It is concluded that Tugu Payan Mas building is used as a location with a choice of community activities and timing.Tujuan penelitian ini mengkaji tentang aktivitas masyarakat sehari-hari di sekitar bangunan Tugu Payan Mas Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa aktivitas masyarakat di sekitar bangunan Tugu Payan Mas dilihat dari (1) pilihan aktivitas, yang meliputi aktivitas santai, memanfaatkan fasilitas Wi-Fi, dan aktivitas berdagang; (2) waktu aktivitas, yang dilakukan pada siang hari, sore hari, dan malam hari. Disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat menggunakan sekitar bangunan Tugu Payan Mas sebagai lokasi beraktivitas dengan adanya pilihan aktivitas masyarakat dan pemilihan waktu.                                 Kata kunci: aktivitas, bangunan, masyarakat
DESKRIPSI KEHIDUPAN MASYARAKAT PENGRAJIN BATU BATA DI PEKON SUKOHARJO II Rian Dwi Purnomo; Ali Imron; Wakidi Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.682 KB)

Abstract

The formulation of the problem in this research is ' how did the impact of industrial bricks against the social and economic life of the society in Sukoharjo 2? This research aims to know clearly how the life of bricks handicraftsman in Sukoharjo 2. The methods used in this research is descriptive method, with the techniques of data collection through the techniques of observation, questionnaires, participants’ interview and documentation. Data analysis is the analysis of qualitative data. The results of this research by the rise of the bricks industry in Sukoharjo 2, it brought a big influence to the life of the society in this area. The influence is marked by changes in terms of  social stratification,  social interaction , livelihood and income levels.Rumusan masalah ini adalah bagaimanakah dampak industri batu bata terhadap  kehidupan  sosial  dan  ekonomi  masyarakat Pekon Sukoharjo 2? Tujuan penelitian untuk mengetahui  kehidupan masyarakat pengrajin industri batu bata di Pekon Sukoharjo 2. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui: teknik observasi partisipan, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan analisis data kualitatif. Hasil dalam skripsi ini menunjukkan bahwa  munculnya industri batu bata di wilayah Pekon Sukoharjo 2 ini membawa pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat Sukoharjo II. Pengaruhnya ditandai dengan perubahan dari segi kehidupan sosial dan ekonomi mereka pada stratifikasi, interaksi sosial, mata pencaharian dan tingkat pendapatan.Kata kunci: kehidupan, masyarakat, pengrajin batu bata 
MAKNA SIMBOL PADA BANGUNAN RUMAH BOLON DI DESA PEMATANG PURBA SUMATERA UTARA Hanriki Dongoran; Risma Margareta Sinaga; Syaiful M
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 3 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.977 KB)

Abstract

The aim of the research was to know the meaning of ornamen symbol on Bolon House in Pematang Purba village. The method used was a hermeneutics method with qualitative data analysis techniques. Results of data analysis showed that symbols contained in the building of Bolon House were classified into two parts: lopou and homes that have meaning of a hope or prayer of Simalungun society to be fulfilled with Gods blessing and the social community of prosperous, work together and obey the rules.Tujuan penelitian yaitu, untuk mengetahui makna simbol ornamen Pada Bangunan Rumah Bolon Di Desa Pematang Purba. Metode yang digunakan peneliti adalah metode hermeneutika dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa simbol-simbol pada bangunan Rumah Bolon terdapat dalam dua bagian yaitu lopou dan rumah yang memiliki makna harapan atau doa masyarakat simalungun agar dipenuhi berkat Tuhan dan masyarakat sosial yang sejahtera, bergotong royong dan taat aturan.Kata kunci: makna, ornamen, rumah
Kayu Ara Pada Acara Begawi Adat Lampung Pepadun Buay Nyerupa Lampung Tengah Farisa Syarifah; Iskandar Syah; Suparman Arif
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.387 KB)

Abstract

This research aims to elaborate the symbolic meaning of Kayu Ara in Begawi for Lampung Pepadun society of Marga Buay Nyerupa Central Lampung. The method used in this research was Hermeneutic by qualitative approach. The data collecting techniques used in this research were observation, interview, informant, documentation and literature. The results obtained by the researcher that the purpose of Kayu Ara was to preserve the Lampung cultural heritage so that it would not be vanished from the instruments of Cakak Pepadun ritual. The symbolic meaning of Kayu Ara symbolized the door of life.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Makna simbolis Kayu Ara pada acara begawi masyarakat adat Lampung Pepadun Marga Buay Nyerupa Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hermeneutika dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, informan, dokumentasi, dan kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu tujuan dilaksanakan Kayu Ara untuk melestarikan budaya Lampung supaya tidak hilang dari peralatan adat dalam upacara adat cakak pepadun. Makna Simbolis Kayu Ara melambangkan pintu kehidupan. Kata Kunci : begawi, kayu ara, pepadun
Pemerintahan Pendudukan Militer Jepang di Kotaagung Tahun 1942-1945 Cici Putri Febriyani; Ali Imron; Muhammad Basri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.729 KB)

Abstract

This study aims to find out the strategies of Japanese military occupation in Kotaagung from 1942-1945. The method used in this study was historical method with data collection techniques were done through literature technique, documentation, interviews, and observation. The data analysis was carried out using qualitative data analysis technique. The results obtained by the author showed that (1.) Establishing a new government initially from the hands of the Dutch occupation to the Japanese military occupation (2.) Establishing military organizations such as Keibodan, Seinendan, Heiho, and Gyugun (3.) Changing the types of plants that was initially for the economy interests to the need of war like castor plants (4.) Developing defense equipments in form of bunkers, tunnels, fortresses, and cave defense.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah strategi pemerintahan pendudukan militer Jepang di Kotaagung Tahun 1942-1945.Metode yang digunakan adalah metode historis dengan teknik pengumpulan data adalah teknik kepustakaan, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil yang didapat oleh peneliti yaitu (1.) Membentuk pemerintahan baru yang awalnya berada di tangan pemerintahan Belanda ke tangan pemerintahan pendudukan militer Jepang (2.) Membentuk organisasi militer seperti Keibodan, Seinendan, Heiho, dan Gyugun (3.) Mengganti jenis tanaman yang awalnya untuk kebutuhan ekonomi menjadi kebutuhan perang seperti tanaman jarak (4.) Membangun sarana pertahanan seperti bunker, terowongan, benteng, dan goa pertahanan.Kata kunci : militer jepang, pemerintahan, pendudukan

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 12, No 1 (2024): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 2 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 11, No 1 (2023): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 1 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 2 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 1 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 2 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 3 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 3 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 1 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 8 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 3 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 2 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 4 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 6 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 6 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) More Issue