cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
info@idpublishing.org
Phone
+62818240698
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa
ISSN : -     EISSN : 27213749     DOI : https://doi.org/10.47134/village
Core Subject : Social,
The scopes of the journal include Village government/ governance, Affairs of population, Affairs of finance, Affairs of development and, Other administration, Village Consultative Body (BPD), institution traditional and, Village Enterprise (BUMDes).
Articles 200 Documents
Implementasi Kebijakan SK Rektor No. 695/2020 Tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang Pada Masa Pandemi Covid-19 Periode 2021-2022 Angqawizra, Wutri; Yusra, Rahmadani
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program KKN UNP pada masa Pandemi Covid-19 dilihat dari aspek program, aspek sosialisasi kepada masyarakat dan aspek iptek, untuk menganalisis dampak pelaksanaan program KKN UNP pada masa Covid -19 pandemi, dan mengevaluasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan KKN UNP pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Sedangkan metode dan alat pengumpulan datanya adalah wawancara dan observasi. Selanjutnya untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Dalam penelitian ini metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah 1. Implementasi program KKN UNP pada masa pandemi Covid-19 dilihat dari a. Tidak semua program KKN dapat dilaksanakan, b. Pelaksanaan sosialisasi Covid-19 dan penerapan 3M yang tidak dilakukan secara rutin, c. Pelaksanaan pelatihan teknologi yang tidak berjalan lancar. 2. Dampak pelaksanaan program KKN UNP pada masa Pandemi Covid-19 yaitu a. dampak positifnya seperti 1) pemahaman masyarakat terhadap penyebaran virus Covid-19 cukup baik, 2) masyarakat cukup terbantu dengan hadirnya mahasiswa KKN. B. dampak negatif seperti 1) terbatasnya mahasiswa KKN yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan 2) tidak semua program KKN terlaksana. 3. faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program KKN UNP pada masa pandemi Covid-19 yaitu a. faktor pendukung seperti 1) masyarakat peka dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan 2) memudahkan mahasiswa dalam berinteraksi dan beradaptasi karena tempat pelaksanaan KKN adalah di daerah asalnya sendiri sedangkan b. faktor penghambat seperti 1) keterbatasan sarana dan prasarana dalam melaksanakan program kerja dan 2) keterbatasan anggaran.
Tingkat Kesadaran Pelaku IKM Perikanan Dalam Sertifikasi Pirt dan Halal di Kabupaten Pesisir Selatan Suganda, Yoga; Eriyanti, Fitri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesadaran pelaku IKM Perikanan dalam sertifikasi PIRT dan Halal di Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya pelaku IKM Perikanan yang belum memiliki legalitas makanan seperti sertifikasi PIRT dan Halal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Pemilihan informan dalam penelitian ini berdasarkan pada karakteristik tertentu, yaitu orang-orang yang terlibat langsung dengan permasalahan yang diteliti. Data yang diperoleh dan dikumpulkan melalui proses wawancara dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran pelaku IKM Perikanan terhadap sertifikasi PIRT dan Halal masih rendah, hal tersebut disebabkan karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan pelaku IKM Perikanan terhadap legalitas produk, sehingga pelaku IKM belum mendapatkan dorongan yang kuat dalam mendapatkan legalitas. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada pelaku IKM, namun pelaksanaannya belum berjalan dengan baik, karena minimnya anggaran sehingga pemberdayaan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Pengaruh Pelatihan Kuliner dan Souvenir Eceng Gondok Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Koto Kaciak Raihan, Muhammad; Eriyanti, Fitri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya keterampilan dan minat masyarakat Nagari Koto Kaciak dalam mengolah potensi di sekitar Danau Maninjau. Hal ini disebabkan oleh pelatihan pemberdayaan masyarakat yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data tentang bagaimana pelatihan kuliner dan oleh-oleh eceng gondok berdampak pada pemberdayaan masyarakat Nagari Koto Kaciak. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 30 populasi. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebelum penelitian dilakukan terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya dengan menggunakan program SPSS versi 23. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kuliner dan oleh-oleh eceng gondok memberikan dampak terhadap tingkat keberdayaan masyarakat Nagari Koto Kaciak.
Kendala dalam Implementasi Penjenjangan Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Dinas Sosial Kota Pariaman Putri, Yunita Indra; Malau , Hasbullah
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penghambat (kendala) dalam mengimplementasikan penjenjangan kinerja di Dinas Sosial Kota Pariaman. Latar belakang penelitian ini adalah pelaksanaan penjenjangan kinerja di Dinas Sosial Kota Pariaman masih belum bisa diwujudkan karena tidak berjalan secara selaras dari kinerja individu, kinerja unit sampai dengan kinerja organisasi. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik yang teknik purpoosive sampling. Dalam pengumpulan data menggunakan intrumen penelitian berupa wawancara kepada informan yaitu Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman, Sekretaris Dinas Sosial Kota Pariaman, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Pariaman, Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pariaman, Kepala Sub Bagian Umum dan Program Dinas Sosial Kota Pariaman dan Pegawai ASN (staff). Selanjutnya, menggunakan studi dokumentasi dan teknik  keabsahan data yaitu dengan triangulasi. Serta teknik analisis menggunakan reduksi , menarik kesimpulan dari penelitian yang sudah dilaksanakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penjenjangan kinerja di Dinas Sosial Kota Pariaman belum bisa diterapkan secara maksimal karena pegawai ASN masih harus dikembangkan lagi skill dan pengalaman dalam mengimplementasikan kinerja, hal ini menyebabkan sasaran starategis Dinas Sosial Kota Pariaman belum mencapai target yang maksimal sesuai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Selanjutnya, Kendalanya yaitu kekurangan Sumber Daya Manusia atau Sumber Daya Aparatur dan kurangnya pelatihan/diklat pegawai ASN.
Implementation of Street Vendor Arrangement Policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency Ningtyas, Sikta Juniarti; Sunarto, Imam; Asmuni, Asmuni
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.120

Abstract

The implementation of the policy of structuring street vendors in Wonoasri village is carried out by providing separate policies for street vendors in Wonoasri village, building public facilities in the village square in order to increase convenience in trading, increase community resources for the village community, reduce unemployment, entertainment and gathering places for the community and increase economic value in selling. These conditions are also influenced by the Bumdes to manage street vendors in the Wonoasri Village square, where the Bumdes plays a role as a policy maker, rent financial regulator, facility provider, provider of rental space for street vendors, and supervisor of harmony between street vendors. One of the objectives of this study is to describe the implementation of the policy of structuring street vendors in the village square of Wonoasri, Jember Regency, which can be seen from three factors, namely the perspective of compliance, success, satisfaction and beneficiaries. This research specifically uses a qualitative approach method, the techniques in data collection used are observation, documentation and interview methods. The results of this study state that the implementation of the street vendor arrangement policy in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember Regency involves the Wonoasri Village Government, Wonoasri Village Bumdes, Street Vendors and the community around the Wonoasri Village Square. So it can be said that this policy has been successful and is a successful implementation. In implementing the policy of arranging street vendors in Wonoasri Village Square, there are several obstacles, including: Controlling the number of new street vendors, the discipline of street vendors and facilities and infrastructure that were previously inadequate but are now well met such as water, electricity, toilets, trash bins, selling space, prayer rooms, and parking lots. Improve better facilities and infrastructure so that traders and visitors can be more comfortable when visiting the Wonoasri Village Square.
Village Government Strategy in Community Economic Empowerment through Village-Owned Enterprise Program Sastika, Halifah Anggun; Aini Mayasiana, Nur
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.121

Abstract

The Village-Owned Enterprise program is expected to have a positive impact in boosting the village economy. Therefore, a mature strategy is needed from the Village Government through the Village-Owned Enterprises program to identify and utilize local potential in the village. This study aims to examine the strategies implemented by the Wonoasri Village Government in an effort to empower the community's economy through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program, as well as identify factors that support and hinder the implementation of these strategies. This research adopts the concept of Wheelen and Hunger's theory of strategy implementation, which consists of Programs, Budgets, and Procedures.The method applied in this research is descriptive qualitative method. In this study, the technique of determining informants was carried out by applying the snowball sampling method.  The data collection techniques are through the stages of observation, interviews and documentation. Then the data is analyzed using the Miles and Huberman model theory. The results of this study indicate that the implementation of community economic empowerment strategies carried out by the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program is realized through the development of 3 types of business fields, namely 1) savings and loan business, 2) culinary market business, 3) livestock business. The strategy of the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise program has run optimally due to supporting factors such as adequate capital and infrastructure. However, there are limited human resources that become obstacles in the implementation of strategies carried out by the Wonoasri Village Government through the Dana Asri Sejahtera Village-Owned Enterprise.
Development Strategy of Village-Owned Enterprises Jaya Makmur Village Jenggawah Sub-District Jenggawah District Jember District Maskur, Dafid Ali; Rohim, Rohim
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.122

Abstract

Many village governments have established BUMDES, but some have succeeded and some have failed. The purpose of this study was to determine the development strategy of BUMDES Jaya Makmur in Jenggawah Village. This research uses qualitative research methods, with interviews with several trusted sources involved in the development of BUMDES. The results of this study, namely: First; placing the best Human Resources in managing BUMDES. Second; community involvement in developing business units. Third; marketing innovation of business units, such as: cafe, restaurant. This research further explores the challenges in community involvement in developing BUMDES.  
Mekanisme Rekruitmen Perangkat Desa di Desa Lapodi Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton Baari, Risniati; Inzana, Nur; Achmad, Farid Yusuf Nur
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.124

Abstract

Undang-undang desa mengatur mengenai rujukan dalam pembangunan di tingkat desa. dengan hak otonomi yang dimiliki sehinngga memungkinkan desa unntuk mengelola potensinya sendiri. Demi mewujudkan kinarja perangkat desa yang di harapkan, maka perlu bagi kepala desa untuk merekrut perangkat desa yang bermutu. tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami prosedur perangkat desa di desa lapodi. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. sedangkat metode pengambilan data yang di gunakan berdasarkan pengamatan,interview, dan dokumentasi. adapun hasil temuan peneliti di antaranya; 1. mekanisme tekruitmen perangkat desa di desa lapodi terdiri dari; a. perenanaan dan perekrutan perangkat desa, b. pengumpulan berkas, c. rekomendasi camat, dan e. penerbitan surat keputusan(KS) kepala desa. 2. faktor-faktor yang mempengaruhi rekruitmen perangkat desa yakni; a. faktor penghambat, b. faktor pendukung. kesimpulannya, proses rekruitmen perangkat desa di desa lapodi terkait mekanisme yang di lakukan, masi belum sesuai dengan mekanisme dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,sehingga memerlukan adannya pembenahan yang merlibatkan seluruh stakeholder.
Implementasi Program SIAP QRIS Pada Sektor UMKM Kuliner di Pasar Raya Kota Padang Putri, Restia Rahma Dilla; Putri, Nora Eka
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi Program SIAP QRIS pada sektor UMKM kuliner di Pasar Raya Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya pelaku UMKM kuliner di Pasar Raya Kota Padang  yang belum menyediakan QRIS dalam transaksi jual beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan  quasi qualitative dengan menggunakan metode penelitian simple reserarch desain (SRD). Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program SIAP QRIS pada sektor UMKM kuliner di Pasar Raya Kota Padang menggunakan teori implementasi program David C. Korten telah berjalan dengan cukup baik, meskipun belum sepenuhnya berhasil. Hal ini tercermin dari pencapaian sebagian besar tujuan program SIAP QRIS, yang terlihat dari peningkatan volume transaksi QRIS sejak implementasi pasar SIAP QRIS di Pasar Raya Kota Padang. Selain itu, organisasi pelaksana yaitu Dinas Perdagangan Kota Padang, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, dan Perbankan telah menunjukkan pemahaman, pengetahuan dan kontribusi yang cukup baik, meskipun dalam pelaksanaanya belum maksimal. Oleh karena itu, masih ditemukan kendala dalam implementasi program SIAP QRIS pada sektor UMKM kuliner di Pasar Raya Kota Padang, terutama dalam hal pemahaman dalam penggunaan QRIS, belum meratanya sosialisasi dari organisasi pelaksana, infrastruktur digital yang kurang memadai, serta adanya kesalahan teknik dalam pengalihan dana pada multiple QRIS.
Inovasi Kebijakan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Dan Tangguh Bencana Dalam Penurunan Stunting di Nagari Tapi Selo Husnawati, Husnawati; Yusran, Rahmadani
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i2.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi kebijakan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana di Nagari Tapi Selo. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih adanya beberapa permasalahan dalam peningkatan gizi, peningkatan keluarga yang tanggap dan tangguh bencana, serta perencanaan sehat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih berdasarkan pada karakteristik tertentu, yaitu hanya orang yang memiliki keterlibatan langsung dengan permasalahan yang diteliti. Data yang didapatkan dan dikumpulkan melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi, selanjutnya dianalisis melalui teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan GKSTTB di Nagari Tapi Selo sudah dilaksanakan dari tahun 2021 hingga 2024, dan terjadi peningkatan kepatuhan penduduk terhadap protokol kesehatan, peningkatan penggunaan jamban sehat di rumah tangga, peningkatan fasilitas instalasi atau bak penampungan air bersih di rumah, meningkatkan kesadaran gizi keluarga, mengurangi jumlah rumah yang merokok, serta menurunkan kasus penyakit diare dan praktek BABS. Namun masih terdapat beberapa permasalahan yang ditemui dalam melaksanakan inovasi-inovasi didalam pengimplementasian GKSTTB di Nagari Tapi Selo.

Page 8 of 20 | Total Record : 200