cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 339 Documents
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN LABU SIAM (Sechium edule) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEMPAKA BANJARMASIN Era Widia Sary; Rini Maulida
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.03 KB) | DOI: 10.33846/ghs4407

Abstract

Peningkatan kemakmuran diberbagai bidang terutama makanan di Negara berkembang menyebabkan perubahan gaya hidup menjadi tidak sehat. Hal ini mengakibatkan meningkatnya prevalensi penyakit degenerative yaitu Diabetes Mellitus (DM) berkembang di Indonesia. Saat ini terapi Fitofarmaka sedang populer dikalangan masyarakat karena dinilai sebagai pengobatan yang mempunyai efek samping sedikit, murah, dan mudah didapat salah satunya yaitu dengan terapi labu siam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Rebusan Labu Siam (Sechium Edule) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Jenis penelitian Quasy-experiment dengan rancangan Pre Test and Post Test Non Equivalent Control Group, teknik sampling yaitu purposive sampling. Analisa data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan uji Indpendent Sample T-Test dengan batasan kemaknaan α=0,05. Pemberian rebusan labu siam selama 7 hari pada kelompok intervensi didapatkan penurunan kadar gula darah pretest dan posttest yang signifikan dengan nilai p (0,005). Ada pengaruh pemberian rebusan labu siam (sechium edule) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Bagi pasien Diabetes mellitus tipe II dapat memilih pengobatan alternatif selain terapi farmakologi, yaitu dengan menggunakan Labu Siam yang di olah dengan cara di rebus. Kata kunci: Diabetes Mellitus, Gula darah, Labu siam
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG. Yoel Midel Laitabun
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.088 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i3.34

Abstract

Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangancross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien rawat jalan yang berkunjung ke Instalasi Radiologi RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang. Teknik pengambilan sampel menggunakan …… dengan jumlah sampel sebanyak 192 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kinerja petugas, waktu tunggu dan jaminan kesehatan sedangkan variabel dependen adalah tingkat kepuasan pasien. Analisis data yang digunakan adalah chi square testdan alternatiffisher axact.
ANALISIS HUBUNGAN POLA KONSUMSI DENGAN KADAR ASAM URAT PADA LANSIA DI DUSUN SIOMPU KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Risman Tunny; Idhan Soamole; Husen Siompo
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs.v1iHKN.277

Abstract

Latar Belakang. Asam urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah melebihi batas normal menyebabkan penumpukan asam urat di dalam persendian dan organ tubuh lainya.Tujuan Umum. Untuk mengetahi analisis pola konsumsi dengan kadar asam urat pada lansia di Dusun siompu kecamataan kairatu kabupaten seram barat.Desain Penelitian. Desain penelitian yang di gunakan yaitu desain penelitian Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan pendapatan sampel berjumlah 32 lansia yang menduduki dusun siompu kecamatan kairatu kabupaten seram bagian barat. Instrumen penelitian menggunakan. pengolahan data SPSS 2016. Tehnik pengambilan sampel dengan tehnik total sampel.Hasil Penelitian hasil menunjukan bahwa ada hubungan analisis pola makan dengan kadar asam urat pada lansia dengan menggunakaan uji person chi-square dengan nilai p=0,01 (p
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PEDAGANG DALAM PENGUNAAN KANDUNGAN ZAT PEWARNA MERAH PADA BUBUK CABAI DALAM MAKANAN JAJANAN DI KELURAHAN TEMBUNG KECAMATAN MEDAN TEMBUNG TAHUN 2018 Susilawati Susilawati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.683 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.312

Abstract

Bubuk cabai merupakan produk yang berbentuk bubuk, praktis dalam penyiapan dan memiliki daya simpan lama. Sifat produk bubuk ini adalah mempunyai ukuran partikel yang sangat kecil, memiliki kadar air rendah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan pedagang serta analisis jenis zat pewarna merah yang terdapat pada bubuk cabai dan kadarnya pada bubuk cabai dengan menggunakan pemeriksaan laboratorium secara kualitatif dan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah 16 pedagang dan menurut jenis merk bubuk cabai yang mereka gunakan sebanyak 5 jenis merk. Pengukuran zat pewarna merah yaitu sampel bubuk cabai masing-masing dimasukkan kedalam kantong plastik dan dibawa ke Laboratorium Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam USU. Hasil pemeriksaan kandungan zat pewarna yang dilakukan akan disesuaikan dengan Permenkes No. 033 Tahun 2012 tentang jenis zat pewarna yang diizinkan dan Permenkes RI No. 239/Men.Kes/Per/V/85 tentang zat warna tertentu yang dilarang penggunaannya. Kesimpulan penelitian adalah: 1) Jenis kelamin terbanyak pada pedagang jajanan yang berjualan di Kelurahan Tembung adalah wanita, 2) Umur pada pedagang jajanan yang berjualan di Kelurahan Tembung adalah 20-29 tahun, 3) Jenis zat pewarna merah pada bubuk cabai yang paling banyak menggunakan zat pewarna jenis Ponceau 6R , 4) Berdasarkan hasil pemeriksaan secara kuantitatif paling tinggi sebanyak 0,013685 gr/20 gram sampel bubuk cabai, yang merupakan pewarna yang tidak diizinkan menurut Permenkes R.I Permenkes Nomor: 239/Men.Kes/Per/V/85. Kata kunci: Bubuk cabai, Zat pewarna, Pedagang, Pengetahuan, Sikap, Tindakan
Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Kejadian Asfiksia Neonaturum di Puskesmas Perawatan Pelauw Tahun 2019 Arindiah Puspo Windari; Syafitrah Umamity; Berlin Minaely
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.94 KB) | DOI: 10.33846/ghs5314

Abstract

Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggi karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonatal. Faktor yang menyebabkan asfiksia neonatorum antara lain faktor keadaan ibu, faktor keadaan bayi, faktor plasenta dan faktor persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di Puskesmas Perawatan Pelauw. Jenis penelitian menggunakan penelitian survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dansampel adalah seluruh ibu yang melahirkan bayi yang mengalami Asfiksia Neonatorum di Puskesmas Perawatan Pelauw pada bulan Januari – Mei 2019 sebanyak 35 orang. Sedangkan kelompok kontrol seluruh ibu yang melahirkan bayi yang tidak mengalami Asfiksia Neonatorum sebanyak 74 orang dengan menggunakan teknik Total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan SPSS, menggunakan Uji Chi Square (x²) dan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini diperoleh untuk semua varibael yang diukur nilai signifikan (p= 0,000). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan ada hubungan usia ibu, Ketuban Pecah Dini (KPD), berat badan bayi dengan kejadian asfiksia neonatorum di Puskesmas Perawatan Pelauw Kata kunci: ketuban pecah dini; asfiksia neonatorum
STUDI PELAKSANAAN PROGRAM FOGGING PADA PENANGGULANGAN DBD DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN BONE BOLANGO Dewi Kartika; Wahyuni Hafid
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 3 (2017): september 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.555 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i3.143

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan pelaksanaan fogging di Indonesia tahun 2015, tercatat 1.721 kasus demam berdarah dengan angka kematian 19 jiwa. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah melihat studi pelaksanaan program fogging pada penanggulagan DBD di wilayah kerja Dinas Kesehatan Bone Bolango. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu untuk memperoleh informan secara (indepth Interview). Informan biasa dalam penelitian ini adalah pemegang program fogging dan petugas fogging yang ada di Dinas Kesehatan Bone Bolango. Hasil: Sarana dan prasarana yang ada di Dinas Kesehatan Bone Bolango ini kurang lengkap apalagi untuk mesin atau swingfog, karena pada saat dilakukan fogging swingfog sering macet karena sudah tua. Bahkan untuk petugas fogging yang ada di Dinas ini belum memenuhi kuota karena kurangnya tenaga kesehatan. Dan untuk capaian program tiap tahun masih tetap sama hanya berkisar 7080%. Tetapi pada saat ini capaian program yang ada di Dinas Bone Bolango ini sudah mencapai dengan 90 bahkan 100%, karena pengasapan dilakukan secara bergulir untuk pemberantasan nyamuk, dan memberantas jentik. Saran: Diharapkan kepada pihak Dinas Kesehatan Bone Bolango agar petugas fogging ditambahkan lagi dan juga sarana dan prasarana sebaiknya di lengkapi apalagi untuk mesin atau swingfog agar pada saat pelaksanaan fogging bisa berjalan dengan baik. Kata Kunci: Program fogging, Demam Berdarah Dengue
HASIL PEMERIKSAAN LEUKOSIT, TROMBOSIT DAN HEMOGLOBIN PADA PENDERITA TUBERKULOSIS YANG MENGKONSUMSI OAT DI RSAL dr. SOEDIBJO SARDADI KOTA JAYAPURA Ester Rampa; Fitrianingsih Fitrianingsih; Herlando Sinaga
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.275 KB) | DOI: 10.33846/ghs5206

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, jika terlambat ditangani atau diobati dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan leukosit, trombosit dan hemoglobin pada penderita tuberkulosis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan uji laboratorium. Penelitian ini dilaksanakan selama ± 3 bulan, mulai dari tanggal 20 Maret sampai dengan 20 Juni 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua penderita tuberkulosis yang menjalani pengobatan di Puskesmas Abepura dan Abepantai selama masa penelitian berlangsung. Sampel yang digunakan adalah darah vena EDTA penderita tuberkulosis yang diambil dengan cara penentuan kriteria (Purposive Sampling). Metode pemeriksaan Leukosit, Trombosit dan Hemoglobin yang digunakan adalah flow Cytometri. Hasil penelitian menunjukkan dari 37 pasien (100%) yang terdiri dari 30 pasien (81%) dengan hasil leukosit normal, 6 pasien (16,2%) dengan leukosit tinggi dan 1 pasien (2,7%) dengan leukosit rendah. Pada pemeriksaan trombosit dari total 37 pasien (100%) yang terdiri dari 20 pasien (54%) dengan trombosit normal, 4 pasien (10,8%) dengan trombosit tinggi dan 13 pasien (35,1%) dengan trombosit rendah. Sedangkan pada pemeriksaan hemoglobin dari total 37 passien (100%) dengan hemoglobin normal sebanyak 21 pasien (57%) dan hemoglobin rendah dengan hemoglobin normal, 16 pasien (43,2%) dengan kadar hemoglobin rendah. Kata kunci: penderita tuberculosis; leukosit; trombosit; hemoglobin
PENGARUH STIGMA DAN DISKRIMINASI ODHA TERHADAP PEMANFAATAN VCT DI DISTRIK SORONG TIMUR KOTA SORONG sariana pangaribuan
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.148 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.67

Abstract

Voluntary Counselling and Testing (VCT) merupakan kegiatan konseling bersifat sukarela dan rahasia, yang dilakukan sebelum dan sesudah tes darah untuk pemeriksaan status Human Immunodeficiency Virus (HIV). Pemanfaatan VCT di Indonesia Masih sangat rendah yaitu hanya 18 % pengguna narkoba suntik (penasun), 15% Wanita Pekerja Seks (WPS), 3% pada pelanggan WPS dan 15% pada lelaki suka lelaki (LSL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stigma dan diskriminasi terhadap pemanfaatan VCT di Distrik Sorong Timur Kota Sorong. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian sebanyak 93 orang yang dikumpulkan dengan teknik Purposive Sampling dengan menggunakan lat ukur kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan (chi-square test). Hasil penelitian adalah variabel pengetahuan berpengaruh terhadap pemanfaatan VCT (p Value = 0,000), stigma dan dikriminasi berpengaruh terhadap pemanfaat VCT (p value = 0,039). Kesimpulan adalah pengetahuan, stigma dan diskrimasi berpengaruh terhadap pemanfaatan VCT di Distrik Sorong Timur Kota Sorong. Disarankan agar Pemerintah Daerah melakukan penyuluhan-penyuluhan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV dan AIDS, melakukan pendekatan kepada Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat untuk dapat menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PADA USIA 1-5 TAHUN DI DUSUN WAIMITAL DESA WAIMITAL KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT TAHUN 2016 Rahma Tunny
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.406 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.290

Abstract

ABSTRAK Pola asuh orang tua adalah merupakan sebuah interaksi mengenai aturan, nilai, dan norma-norma di masyarakat dalam mendidik, merawat, dan membesarkan anak-anaknya untuk mencapai kedewasaa yang sesuai dengan aturanyang berlaku dalam lingkungan setempatnya Perkembangan sosial adalah kemampuan berperilaku yang sesuai dengan tuntutan sosialmenjadi orang yang bermasyarakatdan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral, dan tradisi, melebur diri menjadi satu kesatuan dan saling berkomonikasi dan berkerja sama.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak di Dusun Waimital Desa Waimital Kecamatan Kairatu KabupatenSeram Bagian Barat Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan menggunakan metode desain cross sectional. yang dilakukan di Dusu Waimital Desa Waimital Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2016. Sampel dalam penelitian adalah total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel sebanyak 60 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi DDTK . Pengolahan data, menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) ≤ 0,05. Hasil dalam penelitian ini di peroleh nilai signifikan antara pola asuh dengan perkembangan sosial anak (0,005) sehingga p lebih kecil dari < α (0,05) yang menunjukkan bahwa Ho ditolak. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pada pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak. Kata Kunci : Pola asuh, Perkembangan Sosial
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI DESA URENG KECAMATAN LEIHITU KABUPATEN MALUKU TENGAH Mahmud Mahmud
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 4, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.229 KB) | DOI: 10.33846/ghs4313

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian air susu ibu saja kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan bayi tanpa memberikan makanan atau cairan lain, kecuali vitamin, mineral, dan obat yang telah diizinkan (WHO, 2010). Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu data yang menyangkut variable bebas dan variable terikat akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan (Notoatmodjo,2015). Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2019 di Desa Ureng Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Populasi ibu yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan, sampel diambil dari total populasi sebanyak 62 orang. Analisa dilakukan untuk melihat hubungan antara variable bebas dengan variable terikat dengan SPSS, menggunakan Chi- Square dan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan, pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi, sedangkan usia, pengetahuan ibu tidak terdapat hubungan. Kata kunci: Usia, Pendidikan, Pengetahuan, Pekerjaan, ASI eksklusif