cover
Contact Name
Khoerul Umam
Contact Email
ijopme@uhamka.ac.id
Phone
+6281319297200
Journal Mail Official
ijopme@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Uhamka Jl. Warung Buncit Raya, No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
International Journal of Progressive Mathematics Education
ISSN : 27762726     EISSN : 27758435     DOI : https://doi.org/10.22236/ijopme
Core Subject : Science, Education,
nternational Journal of Progressive Mathematics Education E-ISSN:2775-8435, ISSN: 2776-2726, DOI Prefix 10.22236/ijopme is a peer-revieweopen-access international journal that aims to the sharing, dissemination, and discussion of current trends research results, experience, and perspectives across a wide range of mathematics education, teaching mathematics, development in mathematics instruction, innovations in mathematics learning, and current trends issue in mathematics education research. This journal will be published four-issue per year in March, June, September, and December published by the UHAMKA Press. Given that the journal prioritizes research reports in mathematics education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. International Journal of Progressive Mathematics Education welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in mathematics education research to publish in this journal. Submitted papers must be written in English dan Bahasa Indonesia for the initial review stage by editors and further review process by international reviewer
Articles 130 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS V PADA MATERI KUBUS DAN BALOK Ike, Fadillah; Suhendri, Huri
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.993 KB) | DOI: 10.22236/ijopme.v1i2.7308

Abstract

The research, which was conducted at MI Attaqwa 28 Bekasi City, aimed to describe the level of understanding of students' mathematical concepts on Cube and Block material. The research method used is descriptive qualitative research with the sampling technique used is purpose sampling. The subjects in this study were 32 students. Based on the results of research and data analysis that the ability to understand mathematical concepts of class V students on cube and block material is classified as a concept understanding percentage of 76%, and the average error made by students reaches 24%, which is low as much as 20 Subjects get a score of 75 representing the category high ability to understand mathematical concepts High ability students are able to master all indicators. A total of 12 subjects scored <75 representing the category of low mathematical concept understanding ability, unable to master all indicators, students were unable to explain systematic concepts and were unable to determine the steps in mathematical concepts
Analysis of students’ proportional reasoning in solving story problems Husain, Asrianti; Ikram, Muhammad; Bahri, Fahrul
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.753 KB) | DOI: 10.22236/ijopme.v1i3.7619

Abstract

Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk menganalisis penalaran proporsional siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Instrumen penelitian ini berupa lembar tugas penalaran proporsional materi perbandingan yang telah divalidasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP yang berjumlah 20 siswa. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa mengerjakan instrumen penelitian untuk mengetahui kemampuan penalaran proporsional siswa. Setelah mengerjakan lembar tugas penalaran proporsional, wawancara dilakukan untuk mengetahui penalaran proporsional yang dimiliki siswa, kemudian dipilih 3 subjek penelitian untuk diwawancarai dengan tingkat penalaran proporsional yang memenuhi karakter yakni: (1) membangung hubungan antar kuantitas, (2) menuliskan kuantitas rasio untuk mempresentasikan masalah, (3) menstimulasikan untuk membuat hubungan multiplikatif; dan (4) mencari nilai yang tidak diketahui.Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mentranskripkan data verbal yang dikumpulkan dan meninjau semua data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu jawaban siswa, think alouds, dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh 3 subjek dari kelas VII SMP menunjukkan bahwa dari deskripsi dan analisis subjek yang peneliti temukan adalah penalaran proporsional tipe holistik.
Pengembangan Buku Ajar Matematika dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) pada Materi Statistika untuk Siswa Kelas XI SMK Bisnis dan Manajemen Tamami, Muzakki
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.99 KB) | DOI: 10.22236/ijopme.v1i3.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa buku ajar matematika untuk siswa kelas XI di SMKN 48 Jakarta jurusan Bisnis dan Manajemen. Buku ajar matematika ini dibuat karena kurangnya pemahaman siswa terhadap materi matematika. Hal tersebut diperkuat oleh hasil analisis kebutuhan siswa di SMKN 48 Jakarta jurusan Bisnis dan Manajemen, yaitu 86,11% siswa menyatakan kesulitan dalam mempelajari matematika. Berdasarkan analisis kebutuhan siswa, sebanyak 22,71% siswa memilih statistika sebagai materi yang dianggap sulit, sehingga materi yang akan dikembangkan adalah materi statistika. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode Research and Development yang mengacu pada model Borg & Gall. Buku ajar matematika yang dikembangkan telah melalui validasi ahli materi dan bahasa dengan nilai persentase rata-rata sebesar 82,96% dengan kategori sangat baik, dan validasi ahli media dengan nilai persentase rata-rata sebesar 91,78% dengan kategori sangat baik. Kemudian dilakukan uji coba kepada guru dan siswa. Pada hasil evaluasi guru diperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 91,87% dengan kategori sangat baik. Pada hasil uji coba siswa skala kecil diperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 89,92% dengan kategori sangat baik dan uji coba siswa skala besar diperoleh nilai persentase rata-rata sebesar 83,64% dengan kategori sangat baik. Sehingga video pembelajaran matematika yang dikembangkan layak untuk dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di sekolah dengan rata-rata keseluruhan sebesar 88,03%.
PROFIL KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TULIS SISWA KELAS VII PADA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT Ayu, Desi
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.923 KB) | DOI: 10.22236/ijopme.v1i3.7621

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tulis siswa pada materi bangun datar segiempat. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif yang pengambilan datanya menggunakan hasil tes tulis dan wawancara dengan subyek penelitian yang terdiri dari tiga orang siswa kelas VII dari kelompok siswa dengan kemampuan matematika yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian, subyek S-1 memiliki kemampuan komunikasi tulis yang baik dengan memenuhi semua indikator komunikasi matematis tulis. Subyek S-2 dapat memenuhi hampir semua indikator meskipun terdapat kesalahan dalam perhitungan. Serta subyek S-3 memiliki kemampuan komunikasi matematis tulis yang kurang, subyek S-3 hanya dapat memenuhi indikator menuliskan ide-ide matematis secara tertulis, yang berarti subyek S-3 kurang mampu dalam menjelaskan, menyajikan, menginterpretasikan, dan mengevaluasi ide-ide matematis secara tertulis.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH BERBANTUAN ADOBE CAPTIVATE MATERI MATRIKS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 3 KOTABUMI Rahmawati, Nisa Umi; Nugroho, Purna Bayu; Dinata, Karsoni Berta
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v1i3.7689

Abstract

“Matematika adalah bahasa simbolis yang maknanya bersifat universal” (Siagian, 2017). Menurut Simamora (2014), “secara etimologis matematika bersumber dari kata yunani mathematike yang berarti bertalian dengan pengetahuan. Jadi, berdasarkan kata asalnya istilah matematika berarti pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan belajar”. Matematika termasuk salah satu cabang ilmu pengetahuan yang memegang peranan penting pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu bagi disiplin ilmu lain serta perkembangan matematika itu sendiri. Hal itu senada dengan peran penting matematika yang dikemukakan oleh Khotimah (2019) bahwa matematika dikenal luas sebagai alat penting untuk sains, teknologi, perdagangan dan untuk masuk ke banyak profesi.
Kecemasan Matematika pada Siswa Kelas 9 SMP Berdasarkan Ada Tidaknya Keikutsertaan Kursus Online pada Pembelajaran Daring di SMPN 141 Jakarta Kharisma; Purwanto, Sigid Edy
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.852 KB) | DOI: 10.22236/ijopme.v1i3.7802

Abstract

Kecemasan matematika dapat menganggu proses pembelajaran dan menimbulkan dampak negatif bagi siswa yaitu dengan menghindar dari hal yang membuat siswa merasa cemas dan juga menghasilkan pembelajaran yang kurang efektif. Penerapan solusi pembelajaran daring menimbulkan rasa cemas terhadap siswa. Kursus online membantu siswa untuk menjadi solusi di masa pandemi COVID-19 karena penggunaanya yang praktis dan dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui tingkatan kecemasan matematika yang dialami siswa yang mengikuti kursus online dan yang tidak mengikuti kursus online. Metode yang digunakan pada penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan survey untuk mengetahui tingkatan kecemasan matematika siswa kelas 9. Sampel yang digunakan pada penelitian ini terdapat 129 siswa kelas 9 di SMPN 141 Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima indikator, indikator yang paling tinggi adalah kegiatan belajar untuk siswa yang mengikuti kursus online dan siswa yang tidak mengikuti kursus online . Hasil dari penelitian menunjukkan secara keseluruhan kecemasan matematika siswa pada pembelajaran daring termasuk ke dalam kategori sedang.
The Problems encountered by students during Mathematics online learning viewed from Constructivism: a study of students' perspectives Roslani
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i1.8812

Abstract

Constructivism learning theory is very relevant to be applied in Indonesia because it has advantages that can be used as an innovative learning method. However, the constructivism learning model is still rarely applied, especially in mathematics learning so that the learning objectives are not achieved properly. This research was conducted to obtain comprehensive information on how constructivism theory is used in online mathematics learning and the obstacles faced. This can be useful to find out good new adaptations in implementing online mathematics learning in the future. In addition, it can be useful as an evaluation material for the application of constructivism theory in online mathematics learning in the future. This research uses descriptive analysis method with literature study technique. The constructivism theory referred to in this study is a constructivist learning theory that has been explored in the application of online mathematics learning into four parts, namely: a learner-centered learning environment, a knowledge-centered learning environment, an assessment-centered learning environment, and an assessment-centered learning environment. community-centred learning.
Apakah Keaktifan Siswa Dapat Ditingkatkan Melalu Pembelajaran Kooperatif Dengan Metode Guided Discovery Learning ? Andika Setyo Budi Lestari; Siti Aisah
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i1.8847

Abstract

Hasil observasi yang dilakukan peneliti pada hari Selasa, tanggal 17 Februari 2015 menunjukkan sebagian besar siswa kurang aktif ini terlihat dari hasil observasi penilaian keaktifan belajar siswa sebelum dilakukan penelitian mencapai 20% dari 25 siswa. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian dalam hal meningkatkan keaktifan belajar siswa khususnya pada materi dimensi dua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XI SMK Al-Amien Wonorejo melalui pembelajaran kooperatif dengan metode guided discovery learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu (1) tahap perencanaan; (2) tahap tindakan; (3) tahap pengamatan (observasi); dan (4) tahap refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa pada siklus 1 belum memenuhi kriteria yang ditentukan oleh peneliti, yaitu banyaknya siswa yang aktif adalah 75% dari seluruh siswa. Persentase keaktifan belajar siswa pada pertemuan ke-1 sebanyak 48% dan pada pertemuan 2 sebanyak 64%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus 2, persentase keaktifan belajar siswa meningkat menjadi 80% pada pertemuan ke-1 dan 88% pada pertemuan ke-2. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif dengan metode guided discovery learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XI SMK Al-Amien Wonorejo.
Bagaimanakah Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Saat Menyelesaikan Masalah Penjumlahan Dan Pengurangan Berdasarkan Kemampuan Matematis Puspa, Rahma; Fitriyanto, Arief; Fathoni, Ahmad
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v1i4.8869

Abstract

Tujuan Penelitian ini Memberikan edukasi berupa teori kepada guru agar dapat mempersiapkan materi- materi dan teknik dalam pembelajaran siswa dan Mengklasifikasikan materi sesuai dengan tingkat respon otak dan kemampuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan menjelaskan/menafsirkan/menjelaskan dengan singkat pemecahan masalah siswa dengan topik penjumlahan dan pengurangan dengan gaya matematis historis untuk menggali kemampuan pemecahan masalah secara individu. Analisislah hasil dari 4.444 tanggapan kelompok sebagai ukuran kemampuan pemecahan masalah. Subyek penelitian yang saya pilih ini adalah mata pelajaran SDN kelas 1b Satria Jaya 03 TambunUtara untuk seluruh siswa yaitu tahun ajaran 2021/2022. jumlah siswa maksimal 2 Kemudian dikelompokkan berdasarkan kemampuan matematika. Pengelompokan berdasarkan nilai tertinggi dan terendah untuk tugas/ujian harian. Pengambilan data dilakukan pada 3 siswa berkemampuan matematika kelas 1 dan 3 Sekolah Dasar (SD) yang ditujukan untuk siswa SMA. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Seorang guru harus dapat menganalisa kondisi dan lingkungan kelas dengan tujuan untuk mengetahui kapasitas pemahaman atau daya tangkap setiap siswa Sekolah Dasar (SD). (2) Masalah utama dalam pembahasan ini adalah kemampuan berhitung siswa dari penjumlahan sampai dengan perkalian matematika kelas 1 SD. (3) Interaksi guru dan siswa menjadi salah satu point penting dalam menyelesaikan masalah tersebut, maksudnya seorang guru harus memberikan pembelajaran dan pengertian khusus pada siswa yang lebih lambat melakukan perhitungan dibandingkan dengan siswa yang memiliki daya tangkap
PROFIL KEMAMPUAN GEOMETRI MENURUT TEORI VAN HIELE PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI Kuniasih, Erni; Ammnet, Anong; Domingo, Mee Jay
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 1 No. 4 (2021)0
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif karena hasil penelitian akan mendeskripsikan kemampuan berpikir geometris yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis-jenis kesalahan dan penyebabnya yang berasal dalam diri siswa pada materi transformasi geometri. Berdasarkan hasil analisa jawaban dan wawancara kemampuan geometri siswa menurut teori Van Hiele diperoleh bahwa siswa dengan kemampuan matematis tinggi memenuhi dengan baik ketiga level teori Van Hiele dalam materi Transformasi Geometri. Siswa berkemampuan sedang mampu berada pada level 1 visualisasi dan level 2 analisa. Namun pada level 3 deduksi informal, siswa salah dalam mensubstitusi nilai (x,y) sebagai titik awal dan (x`,y`) sebagai titik akhir pada rumus pencerminan x=h. Siswa sudah mampu memberikan argumen namun disebabkan cara berpikir deduksi yang kurang tepat, maka masih perlu penguatan kembali. Pada siswa berkemampuan rendah, siswa baru mampu berada pada level 1 yaitu visualisasi. Siswa perlu pengalaman belajar yang lebih agar siswa terbiasa dan mampu menganalisa dan berpikir deduksi informal.

Page 2 of 13 | Total Record : 130