cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal@fahutan.untan.ac.id
Phone
+6285345044457
Journal Mail Official
jurnal@fahutan.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kehutanan Untan Jln. Imam Bonjol Pontianak Telp/fax : 0561-767673 / 0561-764513
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL HUTAN LESTARI
ISSN : 23383127     EISSN : 27761754     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v8i4
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Hutan Lestari merupakan jurnal ilmu kehutanan yang menyajikan artikel mengenai hasil-hasil penelitian meliputi bidang teknologi pengolahan hasil hutan, pengawetan kayu, teknologi peningkatan mutu kayu, budidaya hutan, konservasi sumber daya alam, ekonomi kehutanan, perhutanan sosial dan politik kehutanan. Setiap naskah yang dikirimkan ke Jurnal Hutan Lestari akan ditelaah oleh Penelaah yang sesuai dengan bidangnya. Jurnal Hutan Lestari dipublikasikan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura diterbitkan setiap 3 bulan sekali.
Articles 915 Documents
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KEBUN RAYA BATURRADEN SEBAGAI OBYEK EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI TUMBUHAN Hanindita, Shafira; Junizar, Fahriza
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 2 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i2.98285

Abstract

Baturraden Botanical Garden is a nature tourism destination in Banyumas Regency with distinctive management focused on plant conservation, unlike nearby attractions that target mass visitors. It serves primarily as a conservation area, with tourism activities built around environmental education and ecotourism principles. Tourist perceptions play a key role in managing and sustaining this ecotourism destination. Understanding these perceptions aids in developing strategic plans, enhancing the destination’s eco-friendly image, and supporting local community empowerment. This study aims to identify tourist characteristics and perceptions of ecotourism sustainability at Baturraden Botanical Garden. Data were collected with a questionnaire survey measuring perceptions on ecotourism principles including recreation, conservation, environmental education, community empowerment and general tourism factors like accessibility and visitor satisfaction. Responses were recorded on a Likert scale from 1 to 5 and analyzed using qualitative descriptive methods. Results indicate generally positive tourist perceptions toward ecotourism aspects of the site. Strategies including the enhancement of interpretive media and local community empowerment can be employed to preserve favorable tourist perceptions and guarantee ecotourism sustainability at Baturraden Botanical Garden. Keywords: Baturraden, conservation, ecotourism, perception, tourist Abstrak Kebun Raya Baturraden merupakan salah satu obyek destinasi wisata alam di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan latar belakang dan fokus pengelolaannya, kawasan Kebun Raya Baturraden dibuka dengan fokus utama sebagai kawasan konservasi koleksi tumbuhan. Hasil dari kegiatan konservasi tumbuhan dan kawasan tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai atraksi ekowisata. Pemahaman mengenai persepsi wisatawan tersebut berguna dalam penentuan strategi pengembangan, membantu pembentukan citra destinasi ekowisata ramah lingkungan, serta memperkuat dukungan kepada pemberdayaan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan persepsi wisatawan terhadap keberlanjutan ekowisata Kebun Raya Baturraden. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei menggunakan kuesioner. Kuesioner dirancang untuk mengetahui persepsi wisatawan terkait prinsip ekowisata, meliputi rekreasi, konservasi, pendidikan lingkungan, pemberdayaan masyarakat serta konsep wisata secara umum meliputi aksesibilitas dan kepuasan wisatawan. Variabel persepsi diukur dengan skala likert dengan rentang nilai 1-5 . Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya persepsi baik dari wisatawan terhadap berbagai aspek ekowisata di Kebun Raya Baturraden. Beberapa upaya seperti pengembangan media interpretasi dan pemberdayaan masyarakat lokal dapat diterapkan untuk menjaga persepsi positif dari wisatawan serta menjamin keberlanjutan ekowisata di Kebun Raya Baturraden. Kata kunci: Baturraden, ekowisata, konservasi, persepsi, wisatawan
NILAI ERODIBILITAS TANAH DI DESA RIRANG JATI KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU Meida, Ririn Yunia; Herawatiningsih, Ratna; Lestariningsih, Siti Puji
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 3 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i3.79276

Abstract

Erodibility relates to soil loss by water and wind transport through a formulaic approach that combines the values of soil texture, soil structure, organic matter and soil permeability. This research aims to analyse the value of soil erodibility and provide information as input and conservation advice in the management and use of land in Rirang Jati Village. This research uses survey method, soil sampling is done by purposive sampling based on land unit map of rirang jati Village. Soil erodibility data analysis using Wischmeier and Smith 1978 equation. Based on the results of the analysis of soil erodibility classes were generated, ranging from class1 (very low) to class 6 ( very high). The highest erodibility occurs in LMU PD-HS-C with a value of 0,72 this occurs because the soil has poor permeability and high dust content. The lowest erobilility occurs in land unit PD-HS-SC with a value -0,060 this occurs because the soil has a high organic matter content. Conservation actions suggested are in the form of supervision of land use in areas that indicate high erodibilty if possible, planting ground cover crops or double cropping can be done. Keywords: Erodibility, Erodibility Factor, Land Use. Abstrak Erodibilitas berkaitan dengan kehilangan tanah oleh daya penghanyut air maupun angin melaui pendekatan rumus yang menggabungkan nilai tekstur tanah, struktur tanah, bahan organik dan permeabilitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai erodibilitas tanah serta memberikan informasi sebagai masukkan dan saran konservasi dalam pengelolaan dan penggunaan lahan di Desa Rirang Jati. Penelitian ini menggunakan metode survei, pengambilan sampel tanah dilakukan secara purposive sampling berdasarkan peta satuan lahan Desa Rirang Jati. Analisis data erodibilitas tanah menggunakan persamaan Wischmeier and Smith 1978. Berdasarkan hasil analisis nilai Erodibilitas (K) tanah dihasilkan 6 kelas erodibilitas tanah, mulai dari kelas 1(sangat rendah) sampai kelas 6 (sangat tinggi). Erodibilitas paling tinggi terjadi pada LMU PD-HS-C dengan nilai sebesar 0,72, hal tersebut terjadi karena tanah tersebut memiliki permeabilitas yang sangat lambat dan kandungan debu yang tinggi. Eerodibilitas paling rendah terjadi pada LMU PD-HS-SC dengan nilai sebesar -0,060, hal ini terjadi karena tanah tersebut memiliki kandungan bahan organik yang tinggi. Tindakan konservasi yang disarankan berupa pengawasan terhadap penggunaan lahan pada wilayah yang terindikasi erodibilitas tinggi jika memungkinkan dapat dilakukan penanaman tanaman penutup tanah atau bercocok tanam ganda. Kata Kunci: Erodibilitas, Faktor Erodibilitas, Penggunaan Lahan
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON DI ARBORETUM PT. ERNA DJULIAWATI LOGGING UNIT II SERUYAN HULU, SERUYAN KALIMANTAN TENGAH Deliana, Ade; Rifanjani, Slamet; Darwati, Herlina; Damiska, Septi
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 3 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i3.87805

Abstract

The arboretum area of PT. Erna Djuliawati is believed to have a variety of flora. Tree diversity as one element of the ecosystem can provide information which is the main factor in the conservation of forest resources. The arboretum is one source of seeds for the development of protected areas and increasing sustainability. Flora diversity as one element of the ecosystem can provide information which is the main factor in the conservation of forest resources. PT Erna Djuliawati owns an arboretum area with a high diversity of flora species; therefore, it is important to conduct an analysis of tree species diversity in the area. This study employed a census method using the line–plot technique. The results showed that the Important Value Index (INP) for all vegetation strata was dominated by Medang (Dehaasia incrassata). The species diversity index (H’) ranged from 3.15 to 4.06, which is classified as high diversity (H’ > 3). The dominance index (C) ranged from 0.00107 to 0.000281, indicating low dominance, meaning that no single species dominated the others. The evenness index (e) ranged from 0.78 to 0.91, indicating a more evenly distributed community, while the species richness index (R) ranged from 9.39 to 9.93, reflecting high species richness. Keyword: Arboretum, Diversity, Tree, Erna Julianti, Seruyan Hulu Abstrak Kawasan arboretum PT. Erna Djuliawati yang dipercayai memiliki jenis flora yang beragam. Keanekaragaman pohon sebagai salah satu unsur ekosistem dapat memberikan informasi yang merupakan faktor utama dalam konservasi sumber daya hutan. arboretum merupakan salah satu sumber benih bagi pengembangan Kawasan lindung dan peningkatan keberlanjutan. Keanekaragaman Flora sebagai salah satu unsur ekosistem dapat memberikan informasi yang merupakan faktor utama dalam konservasi sumber daya hutan.. PT Erna Djuliawati memiliki kawasan arboretum dengan jenis flora yang beragam, sehingga penting untuk dilakukan analisisKeanekaragaman Jenis Pohon di Areal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode sensus teknik garis berpetak. Hasil penelitian menunjukan Indeks Nilai Penting (INP) untuk semua tingkat vegetasi yaitu Medang (Dehaasia incrassata), Indeks keanekaragaman jenis (H’) 3,15 – 4,06 yang tergolong kedalam kelas tinggi, indeks dominasi (C) 0,00107 – 0,000281 yang berarti rendah atau tidak hanya satu jenis saja yang dominan terhadap jenis lainnya, indeks kemerataan jenis (e) 0,78 – 0,91 menunjukkan komunitas tersebut lebih merata, nilai kekayaan jenis, nilai kekayaan jenis (R) 9,39 – 9,93 menunjukkan kekayaan yang tinggi. Kata kunci: Arboretum, Keanekaragaman, Pohon, Erna Djulianti, Seruyan Hulu
KEANEKARAGAMAN JENIS KANTONG SEMAR (Nepenthes spp.) DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM GUNUNG DUNGAN KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS Popiyola, Messi; Indrayani, Yuliati; Herawatiningsih, Ratna
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 3 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i3.76110

Abstract

Indonesia is known as a tropical country which is rich in biological natural resources and has a very diverse variety of flora and fauna. One of them is the Nepenthes spp. The purpose of this study was to obtain data on the diversity of pitcher plant found in the Dungan Mountain Nature Park Area Sajingan Besar District Sambas Regency. The method used in this study is a survey method with a double plot sampling technique by creating three observation paths measuring 200 m x 20 m in the Dungan Mountain Nature Park. Pitcher plant sampling was carried out by making as. The study found 8 types of pitcher plant with a total of 84 individuals in the Dungan Mountain Nature Park Area Sajingan Besar District Sambas Regency. The level of Species Diversity (H’) of 1,6475 is classified as medium. Abudamce of types in the Dungan Mountain Nature Park Area Sajingan Besar District Sambas Regency is low. Keywords: diversity of species, Nepenthes spp., Dungan Mountain Nature Park, Sambas Regency Abstrak Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang kaya akan sumber daya alam hayati serta memiliki keanekaragaman jenis flora dan fauna yang sangat beragam. Salah satu kekayaan jenis flora di Indonesia adalah kantong semar (Nepenthes spp.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data jenis keanekaragaman kantong semar (Nepenthes spp.) yang terdapat di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Dungan Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik sampling petak ganda melalui pembuatan tiga jalur pengamatan berukuran 200 m x 20 m pada Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Dungan. Penelitian menemukan 8 jenis Nepenthes spp. dengan jumlah keseluruhan sebanyak 84 individu di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Dungan Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Tingkat Keanekaragaman Jenis (H’) sebesar 1,6475 tergolong sedang. Kelimpahan jenis pada kawasan Taman Wisata Alam Gunung Dungan Kecamatam Sajingan Besar Kabupaten Sambas termasuk rendah. Kata kunci: keanekaragaman jenis, Nepenthes spp., Taman Wisata Alam Gunung Dungan, Kabupaten Sambas
KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI KRATOM (Mytragina sp) DI KELURAHAN KEDAMIN HULU KECAMATAN PUTUSSIBAU SELATAN KABUPATEN KAPUAS HULU Roslinda, Emi; Taqwa, Takhta M; Destiana, Destiana
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 3 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v13i3.78432

Abstract

The kratom plant (Mitragyna sp.) is one of the non-timber forest products that grow abundantly in Kalimantan; it grows wild and is also widely cultivated. Kratom is a potential plant. The aim of the research is to calculate farmers' income from cultivating kratom and non-kratom plants, calculate farmer household expenses, and assess the welfare of kratom farmer households. This research used a survey method, with the research location purposively selected. Research data collection techniques are interviews, observation, and documentation. The method used in analyzing research data is a quantitative description. The results of data analysis show that the largest household income comes from on-farm, namely, income from the use of kratom, amounting to IDR 287,505,000. Household expenditure on food was IDR 84,885,000, and non-food IDR 42,385,000. Expenditures for financing farming amounted to IDR 82,508,000. The farmer household purchasing power (DBPP) is 2.4. The average farmer household exchange rate (NTPRP) is greater than one (NTPRP = 1.62). Keywords: farmer, income, kratom, Kedamin Hulu, welfare. Abstrak Tanaman kratom (Mitragyna sp) adalah salah satu hasil hutan bukan kayu yang tumbuh subur di Kalimantan dan tumbuh liar kratom juga banyak dibudidayakan. Kratom merupakan tanaman yang potensial. Tujuan penelitian adalah menghitung pendapatan petani dari usaha budidaya tanaman kratom dan bukan kratom, menghitung pengeluaran rumah tangga petani, menilai kesejahteraan rumah tangga petani kratom. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dimana lokasi penelitian ditetapkan secara sengaja (purposive). Teknik pengumpulan data penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode yang dilakunan dalam menganalisis data penelitian adalah deskripsi kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan pendapatan rumah tangga terbesar berasal dari on-farm, yaitu pendapatan dari pemanfaatan kratom sebesar Rp287.505.000. Pengeluaran rumah tangga untuk pangan sebesar Rp84.885.000 dan non-pangan sebesar Rp42.385.000. Pengeluaran untuk pembiayaan usahatani sebesar Rp82.508.000. Daya beli rumah tangga petani (DBPP) sebesar 2,4. Nilai tukar rumah tangga petani (NTPRP) rata-rata lebih besar dari satu (NTPRP = 1,62). Kata kunci: petani, pendapatan, kratom, Kedamin Hulu, kesejahteraan

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 2 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 13, No 1 (2025): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 4 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 3 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 2 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 12, No 1 (2024): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 4 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 3 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 2 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 1 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 10, No 4 (2022): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 9, No 4 (2021): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 9, No 3 (2021): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 9, No 2 (2021): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 9, No 1 (2021): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 8, No 4 (2020): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 8, No 3 (2020): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 8, No 2 (2020): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 8, No 1 (2020): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 7, No 4 (2019): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 7, No 3 (2019): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 7, No 2 (2019): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 7, No 1 (2019): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 6, No 4 (2018): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 6, No 3 (2018): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 6, No 2 (2018): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 6, No 1 (2018): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 5, No 4 (2017): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 5, No 3 (2017): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 5, No 2 (2017): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 5, No 1 (2017): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 4, No 4 (2016): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 4, No 3 (2016): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hutan Lestari Vol 4, No 1 (2016): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 3, No 4 (2015): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 3, No 3 (2015): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 3, No 2 (2015): JURNAL HUTAN LESTARI Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hutan Lestari Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Lestari Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Hutan Lestari Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Hutan Lestari Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Hutan Lestari Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hutan Lestari Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Hutan Lestari More Issue