cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3: Desember 2014" : 39 Documents clear
Peran Kelompok Tani dalam Penerapan Trichoderma di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya Jamil Jamil; Jajat Sudrajat; Komariyati Komariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7757

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma di Desa Sungai Kakap dan untuk mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma. Penelitian ini menggunakan metode survey, dan populasinya adalah anggota kelompok tani di Desa Sungai Kakap dengan jumlah sampel adalah 44 orang responden. Data dianalisis menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam penerapan trichoderma adalah kurang baik. Hal tersebut terbukti dari hasil perhitungan bahwa sebanyak 28 responden (63,64%) menyatakan kurang baik. Tingkat penerapan trichoderma adalah kurang baik, hal tersebut terbukti dengan 43 responden (97,73%) menyatakan kurang baik. Terdapat hubungan yang kuat antara peran kelompok tani dengan tingkat penerapan trichoderma dibuktikan dari hasil uji korelasi Rank Spearman yaitu 0,731 dan nilai signifikan 0,05.   Kata kunci: Kelompok Tani, Penerapan, Peran, Trichoderma
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH LENGKENG YANG TELAH DISIMPAN DENGAN MENGGUNAKAN MOISTURIZING KNO3 ANDRE WINASCO HALOMOAN NABABAN; DINI ANGGOROWATI; TANTRI PALUPI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moisturizing KNO3 dalam meningkatkan  viabilitas benih lengkeng yang sudah mengalami penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Waktu penelitian selama 2 bulan. Penelitian ini menggunakan percobaan dengan pola  Rancangan Acak Lengkap (RAL) tunggal yang terdiri 7 perlakuan dengan 4 ulangan, setiap perlakuan terdiri dari 20 benih lengkeng. Perlakuan  A            ( Kontrol simpan tanpa moisturizing ), B ( Kontrol moisturizing aquades ), C ( Moisturizing KNO3 1 %), D  ( Moisturizing KNO3 2 %), E  ( Moisturizing KNO3 3 %), F ( Moisturizing KNO3 4 %),    T  ( Kontrol langsung tanam tanpa disimpan ) .Variabel yang diamati dalam penelitian ini, yaitu kadar air, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, indeks vigor. Perlakuan dengan cara moisturizing menggunakan KNO3 mulai dari konsentrasi 2%  sudah mampu untuk meningkatkan DB, KCT, KST terhadap benih lengkeng yang sudah disimpan selama dua hari . Moisturizing KNO3 dengan konsentrasi 2% efektif dalam meningkatkan KST benih, konsentrasi 3% efektif meningkatkan DB, KCT. Semua cara Moisturizing dapat meningkatkan KA benih lengkeng yang telah disimpan selama dua hari.   Kata kunci: Benih lengkeng, Kelembaban,Konsentrasi KNO3, Lama penyimpanan
pengaruh media dan periode simpan terhadap viabilitas benih kedelai martina martina; Tantri palupi; Dini anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7453

Abstract

ABSTRAK   Benih kedelai merupakan salah satu benih ortodok yang bisa dikeringkan sampai pada kadar air dibawah 10% dan bisa disimpan dalam waktu yang lama. Proses penurunan viabilitas benih akan berjalan dengan cepat jika benih tidak disimpan dengan baik. Usaha dalam mengurangi kemunduran benih tersebut dapat dilakukan dengan perlakuan penyimpanan. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan petak terbagi dengan perlakuan petak utama adalah media simpan yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu botol kaca, aluminium foil, polietilen, dan kain belacu dan anak petaknya adalah periode simpan yaitu minggu ke-1 sampai ke-11. Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri dari dua sampel.Variabel pengamatan terdiri dari kadar air, daya kecambah, indek vigor, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, berat kering kecambah normal dan laju perkecambahan. Hasil penelitian terjadi interaksi antara media dan periode simpan pada variabel indeks vigor, kadar air, berat kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Semua media simpan mampu mempertahankan daya kecambah diatas 80% selama periode simpan 11 minggu. Botol kaca adalah  media terbaik untuk penyimpanan benih kedelai selama 11 minggu.   Kata Kunci : Kedelai, Media, Periode simpan, Viabilitas
ANALISIS SOSIAL EKONOMI TERHADAP PERILAKU KEWIRAUSAHAAN IBU RUMAH TANGGA NELAYAN DI DESA SARANG BURUNG DANAU KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS Gustami Gustami; Nurliza Nurliza; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6878

Abstract

Abstrak Ibu rumah tangga nelayan mempunyai peran penting dalam keluarga, selain sebagai ibu rumah tangga, ibu nelayan juga bertugas mencari nafkah membantu para suami. Ibu nelayan mengatasi masalah ekonomi dengan berwirausaha. Dalam berwirausaha ibu nelayan memiliki keterbatasan dari faktor pendidikan, pemasaran, pengalaman dan umur, dimana faktor tersebut mempengaruhi perilaku ibu nelayan dari segi percaya diri, berani mengambil resiko, berorientasi tugas dan hasil, kepemimpinan dan kreatifitas. Tujuan penelitian menganalisis hubungan sosial ekonomi terhadap perilaku kewirausahaan di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Metode Simple Random Sampling digunakan pada 22 responden. Analisis data menggunakan Korelasi Kendal Tau. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang sedang (0,516) antara sosial ekonomi terhadap perilaku kewirausahaan. Pendidikan ibu nelayan hanya mampu di tingkat SMP, umur ibu nelayan tergolong usia produktif, pengalaman berwirausaha ibu nelayan yang lama dan pemasaran tepat pada sasaran. Pendidikan, umur, pengalaman dan pemasaran perlu diperhatikan untuk meningkatkan perekonomian rumah tangga nelayan. Kata Kunci : Aspek Sosial Ekonomi, Pendidikan, Umur, Pengalaman, Pemasaran dan  Perilaku Kewirausahaan.
Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Kapur Tohor Terhadap Viabilitas Benih Mengkudu kornelia nelis; Tantri Palupi; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7458

Abstract

Benih mengkudu merupakan salah satu benih yang bermasalah dalam perkecambahanya, karena selain lama benihnya dapat berkecambah juga viabilitasnya rendah yaitu 30-45%, sehingga diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan viabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsentrasi dan lama perendaman  kapur tohor yang tepat untuk meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap dalam bentuk faktorial dalam 2 faktor, dimana faktor pertama adalah konsentrasi kapur tohor (A) yaitu (a0) 0g/l ; (a1) 15g/l; (a2) 30g/l; dan (a3) 45g/l dan faktor kedua adalah lama perendaman (B) yaitu (b1) 15 menit; (b2) 30 menit; (b3) 45 menit. Total perlakuan adalah 12 perlakuan dengan 3 ulangan, Setiap ulangan menggunakan 25 benih. Total keseluruhan diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian konsentrasi kapur tohor sudah mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu, konsentrasi kapur tohor 15g/l efektif meningkatkan viabilitas benih mengkudu dengan tolok ukur DB (86%),  IV (8%), KCT (2,36%), dan KST (76%) dan lama perendaman 15-45 menit belum mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Kata kunci : Benih Mengkudu, Kapur Tohor, Konsentrasi, Lama Perendaman,                          Viabilitas
STUDI STATUS UNSUR HARA NITROGEN (N), FOSFOR (P) DAN KALIUM (K) TERHADAP TANAMAN LADA PADA TANAH FLUVAQUENTS DI KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS erlia erlia erlia; Denah Suswati; Ari Krisnohadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7608

Abstract

Tanaman lada adalah tanaman perkebunan yang memiliki peluang dan potensi untuk dikembangkan sebagai suatu komoditas unggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status unsur hara N, P dan K di lokasi penelitian untuk pengembangan tanaman lada beserta rekomendasi perbaikannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa status unsur hara N tergolong sedang sampai tinggi yaitu 0,21-0,68%, P tergolong sangat tinggi yaitu >35 ppm dan kalium tergolong rendah sampai tinggi yaitu antara  0,19-0,62 (cmol (+) kg-1. Rekomendasi pemupukan pada masing-masing lokasi yaitu L1A ( Urea 485,39, SP36 1030,3 kg/ha, KCL 958,3 kg/ha), L1B (Urea 489,04, SP36 1071,77, KCL 1053), L1B (Urea 480,78, SP36 973,22, KCL 528,76) dan L1D (Urea 464,62, SP36 977,66, KCL 1270,71). Kata Kunci : Fluvaquents, Lada, Status Unsur Hara, Pemupukan berimbang, Sambas
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI LADA (Piper nigrum, L) DI DESA SUNGAI PALAH KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS Nurul Huda; Adi Suyatno; Wanti Fitrianti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7477

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usahatani lada di desa Sungai Palah Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di desa Sungai Palah dengan pertimbangan bahwa desa Sungai Palah merupakan salah satu desa sentral produksi lada di Kecamatan Galing. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden petani lada. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan kriteria investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya investasi usahatani lada adalah Rp.19.895.643 dengan biaya operasional Rp.41.602.139. Jika tingkat suku bunga Bank Rakyat Indonesia (Kabupaten Sambas) yang berlaku sekarang 12%, maka NPV yang dicapai adalah Rp.89.645.079 Net B/C Ratio sebesar 4,0 dan IRR sebesar 56,72% serta masa pengembalian  modalnya selama 3 tahun 6 bulan. Analisis sensitivitas menunjukkan apabila terjadi kenaikan biaya operasional (harga pupuk) sebesar 6,97%  dan apabila terjadi penurunan benefit (harga jual lada) sebesar 10%, maka usahatani lada di desa Sungai Palah Kecamatan Galing Kabupaten Sambas layak dijalankan.   Kata kunci : Analisis Kelayakan Finansial, Usahatani Lada, Desa Sungai Palah, Analisis Sensitivita
PENGARUH TINGKAT SUPLEMENTASI SAWI HIJAU (Brassica junceaL.) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MI BASAH DESSY PRANITA PRANITA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat suplementasi sawi hijau pada mi basah yang mempunyaisifatfisikokimiadansensoriterbaikRancanganpenelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu suplementasi sawi hijau yang terdiri dari tujuh taraf perlakuan yaitun0= 0%, n1= 25%, n2= 30%, n3= 35%, n4= 40%, n5= 45%, dann6= 50%.Variabel yang diamati adalah karakterfisikokimia dan sensori.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi basah suplementasi sawi hijau yang dihasilkan memiliki kandungan air berkisar antara36,74-45,07%, abu0,77-2,27%, lemak 1,51–3,08%,protein 10,03–12,54%, dan karbohidrat 41,10-46,84%. Suplementasi sawi hijau berpengaruh nyata terhadap kadar air, dan kadar abu mi basah, namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar protein,kadar lemak, dan kadar karbohidratmi basah yang dihasilkan.Berdasarkan uji fisikokimia dan sensori, mi basah 35% sawi hijau menghasilkan nilai perlakuan(NP): 0,56 sebagai perlakuan terbaik dengan karakter fisikokimia yaitu kadar air 41,36%, abu1,46%, lemak2,78%, protein 10,92%, dan karbohidrat 43,46%. Hasil analisis sensori terbaik yaitu warna 4,25 (hijau), citarasa 4,53 (langu), tekstur 3,50 (agakkenyal), dan kesukaan 3,28 (agaksuka). Kata kunci :Suplementasi, Sawi Hijau, MiBasah.
ANALISIS FINANSIAL USAHA PEMBENIHAN LOBSTER AIR TAWAR (Cherax sp) DI DESA KAPUR KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Rini Astuti; Ani Muani; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7119

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha Pembenihan Lobster Air Tawar ( Cherax Sp) Di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dengan pertimbangan bahwa daerah ini merupakan satu-satu Desa yang baru melakukan usaha penbenihan lobster air tawar ini. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah seluruh petani lobster air tawar sebanyak 2 kelompok terdiri dari 12 petani yaitu 6 orang dari kelompok Mina Sungai Kapuas dan 6 orang dari kelompok Karya Bahari. Penelitian ini menggunakan analisis finansial dengan 5 kriteria yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menggunakan discount factor 12% menunjukan NPV pada kelompok Mina sungai Kapuas sebesar Rp. 3.771.983,10,- Net B/C  sebesar 1,48 dan IRR sebesar 28,03%. Payback Period menunjukan bahwa pengembalian investasi yaitu 3 tahun 2 bulan, sedangkan NPV pada kelompok Karya Bahari sebesar Rp. 5.557.181,05 ,- Net B/C  sebesar 1,65 dan IRR sebesar 31,67%. Payback Period menunjukan bahwa pengembalian investasi yaitu 2 tahun 10 bulan. Berdasarkan kegiatan tersebut usaha pembenihan lobster air tawar ini layak untuk diusahakan secara finansial. Sementara hasil Analisis Sensitivitas didapatkan bahwa kenaikan biaya operasional 10% dan penurunan benefit 5% masih  layak diusahakan dan dikembangkan.   Kata kunci: Usaha Pembenihan Lobster Air Tawar, Finansial,Lobster Air Tawar
IMPACTS OF FOREST CONVERSION TO CROPLAND ON VILLAGES DEVELOPMENT CASE OF HUTAN PROTECTED FOREST PINANG LUAR – KUBU RAYA DISTRICT handayani handayani; Abdul Hamid A.Yusra; Wanti Fitrianti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7503

Abstract

Forest conversion activities into non forestry purposes impacts on decreasing of forest function as a main role sustainable development, especially as water regulators and as carbon storage. Therefore, deforestation not only causes a direct loss of forest habitat but also leads to indirect impacts as ecosystem services deteriorate or fail.  Forests provide ecosystem services that include the regulation of weather and climate at local, regional and even global levels.  Existence of protected forest Pinang Luar  ± 3.228 acres take an important part and people living in the area has a high dependency on the forest. Farming activities become a treat to the forest and their indications show that cropland and palm estate already in the forest area. Land cover changes in protected forest Pinang luar at 2003 – 2012 impacts on villages at ring 1 area hierarchy decrease cause by population growth are not followed by the additional of infrastructures in economy, health and education. It is also caused by land conversion that occurred in the protected forest Pinang Luar. In the period 2003 - 2012, the villages directly affected (ring 1) have a level area hierarchy is much worse compared to villages that are not directly affected (Ring 2). And it affected to the development of the villages in the ring 2 which is better than the village at ring 1. These conditions happen because at the village in ring 1 change only on land not on the impact on the level of development that could affect the region hierarchy. This is in contrast with the ring 2 villages where the changes occur not only on land but also on its impact on the development so as to enhance the region hierarchy in ring 2 villages. Key words : Forest conversion, Hierarchy Level, Ring 1 Village, Ring 2 Village.

Page 3 of 4 | Total Record : 39