cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
Uji Ketahanan Beberapa Varietas Padi terhadap Patogen Blas (Pyricularia oryzae) irwan anshari; Fadjar Rianto; Sarbino Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44267

Abstract

Penyakit blas yang disebabkan oleh cendawan Pyricularia oryzae  merupakan salah satu penyakit utama yang menyerang tanaman padi di Indonesia, Penyakit blas sebelumnya diketahui hanya menyerang padi gogo tetapi saat ini penyebaran penyakit blas sudah menyerang pertanaman padi sawah. Penelitian bertujuan untuk menguji ketahanan beberapa vairetas padi terhadap penyakit blas (Pyricularia oryzae). Jenis varietas padi yang digunakan adalah Pandan wangi, Ketupat, Pulut Putih, Inpari 32, dan Ciherang. Inokulasi patogen dilakukan dengan cara disemprotkan suspensi konidia dan penempelan biakan murni. Serangan penyakit blas pada varietas padi Ciherang merupakan yang tertinggi mencapai 46,67% - 100% (semprot dan tempel) dan serangan terendah 0% pada varietas padi sawah (padi wangi, pulut putih, dan ketupat), fase timbulnya gejala terhitung pada 6-10 hari setelah inokulasi.Kata kunci: Padi (Oryza sativa), blas, Pyricularia oryzae, resisten.
Karakterisasi Varietas Padi Lokal di Desa Bokak Sebumbun Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat Fatrisia Novianti; - Astina; Nur Arifin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19747

Abstract

Penellitian ini bertujuan mencari varietas-varietas padi lokal yang ada di Desa Bokak Sebumbun Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dan memperoleh informasi karakter varietas-varietas tersebut. Varietas-varietas yang diperoleh berjumlah tujuh, yaitu Arang, Barito, Barito Emas, Calon, Kumai, Remayan, dan udang. Karakter yang diamati yaitu nama varietas, golongan, tinggi bibit, panjang daun, lebar daun, permukaan daun, sudut daun, sudut daun bendera, warna helaian daun, warna pelepah daun, panjang lidah daun, warna lidah daun, bentuk lidah, jumlah anakan, kerebahan, tinggi tanaman, sudut batang, warna ruas batang, panjang malai, tipe malai, poros malai, cabang malai sekunder, keluarnya malai, warna lemma dan palea, keberadaan rambut pada lemma dan palea, warna ujung gabah, umur pertama berbunga, umur berbunga, bulu ujung gabah, umur tanaman, jumlah gabah per malai, warna kulit ari beras, aroma, dan tekstur nasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa karakter yang mirip pada semua varietas yang diamati, yaitu karakter permukaan daun, sudut daun, bentuk lidah, kerebahan, dan warna ruas batang. Varietas yang banyak memiliki kesamaan karakter adalah varietas Arang dan Remayan, sedangkan varietas yang memiliki sedikit kesamaan karakter adalah Barito Emas dan Calon.   Kata kunci: Bokak Sebumbun, Karakterisasi, Padi Lokal.
STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN PANGAN LOKAL DI HUTAN ENGKANGINKECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK edo abdari pratama; Dr. SULVI PURWAYANTI, STP.MP Dr. SULVI PURWAYANTI, STP.MP; MUHAMMAD PRAMULYA, SP.,M.Si MUHAMMAD PRAMULYA, SP.,M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16943

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu botani mengenai pemanfaatan tumbuhan dalam keperluan sehari-hari dan adat suku bangsa. Studi etnobotani tidak hanya mengenai data botani taksonomis saja, tetapi juga menyangkut pengetahuan botani yang bersifat kedaerahan, berupa tinjauan interpretasi dan asosiasi yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan tanaman, serta menyangkut pemanfaatan tanaman tersebut lebih diutamakan untuk kepentingan budaya dan kelestarian sumber daya alam.Penelitian ini bersifat kualitatif, metode yang dilakukan dalam pengambilan data adalah metode survei eksploratif. Pengambilan data dan sampel, tumbuhan pangan dilakukan dengan cara menjelajah seluruh areal penelitian serta wawancara dengan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini mendapatkan tumbuhan lokal sebanyak 87 spesies.Tumbuhan yang teridentifikasi sebanyak 82 spesies dari 42famili yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan.Tumbuhan lokal yang paling banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan adalah sayur 44,8%, buah 35,6%,  bahan bumbu 9,2%, legum 4,6% sedangkan jenis umbi 3,5% dan serelia2,3%. Tumbuhan pangan lokal yang berpotensi dikembangkan adalah ara, belimbing darah, jamur kerang, jentaan, gamang hantu, lemba, san-sangk, jamur mata pelanduk, pekawai, roak, rebung dan cempedak.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA PADA BERBAGAI DOSIS BAHAN ORGANIK MIKANIA MICRANTHA PADA TANAH ALLUVIAL ULYA SRI RAHAYU; PATRIANI PATRIANI; EVI GUSMAYANTI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22179

Abstract

ABSTRAK       Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon dan dosis berbagai perlakuan bahan organik Mikania micrantha yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dilaksanakan selama 3 bulan mulai tanggal 1 November 2016 – 13 Januari 2017 dengan menggunakan metode lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor terdiri dari lima taraf perlakuan. Perlakuan yang dimaksud adalah m0= tanpa Mikania micrantha, m1= 78 g/polybag Mikania micrantha, m2= 201 g/polybag Mikania micrantha,  m3= 326 g/polybag Mikania micrantha, m4= 400 g/polybag Mikania micrantha. Pemberian berbagai dosis bahan organik Mikania micrantha dapat meningkatkan volume akar dan berat kering total tanaman, namun belum dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buah, diameter buah, panjang buah dan berat buah per tanaman. Pemberian dosis 78 g/polybag Mikania micrantha adalah dosis efektif yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Kata kunci : Mikania micrantha, Okra, Tanah Alluvial
PENGARUH LAMA PENYUNGKUPAN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK LADA DUA MATA TUNAS PADA TANAH GAMBUT Neneng, Siti Hadijah, Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22655

Abstract

OlehNeneng Suprianty1) Siti Hadijah2) dan Dwi Zulfita2)1)Mahasiswa FakultasPertanian,2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyungkupan terhadap pertumbuhan setek lada dua matas tunas dan mencari lama penyungkupan yang terbaik terhadap pertumbuhan setek tanaman lada dua mata tunas pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu; s0 = tanpa penyungkupan, s1 = lama penyungkupan satu minggu, s2 = lama penyungkupan dua minggu, s3 = lama penyungkupan tiga minggu, s4 = lama penyungkupan empat minggu, s5 = lama penyungkupan lima minggu. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan dan masing-masing unit perlakuan terdiri dari 4 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berbagai lama penyungkupan dapat meningkatkan pertumbuhan setek lada dua ruas pada tanah gambut. Perlakuan lama penyungkupan 3 minggu menunjukkan pertumbuhan setek lada dua mata tunas yang terbaik pada tanah gambut.   Kata kunci : Lama Penyungkupan, Gambut, Setek Lada
Study of Coelogyne dayana Orchid by in vitro Propagation with Various Concentrations of IAA and BAP lili indah sari
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i1.14444

Abstract

ABSTRACTOrchid is an ornamental plant that can grow well in West Kalimantan Climates. However the population of endemic orchids such as C. dayana has declinedsharply, so the conservation of C. dayana are needed by using plant propagation in vitro. The aims of this study were to evaluate the respons of C. dayana treated with various concentrations of IAA, BAP and its interaction on C. dayana grow in MS medium. The research was conducted at the Biotechnology Laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura. This study used a completely randomized design (CRD) with two factors. The first factor was IAA and second factor was BAP, both of these two factor consists of four levels : 0 mg/L, 1 mg/L, 2 mg/L and 3 mg/L. The parameters observed in this study were : the shoots emerging time, number of buds, growing number of leaves, the percentage of plants forming buds, and the percentage of plants forming roots. The result showed that IAA and BAP statistically did not any effect on all variables observed as well as on interaction between them and also IAA dan BAP treated plant showed no better than control plant.
SOIL FERTILITY STATUS OF ALLUVIAL ON CONVENTIONAL RUBBER PLANTATION AT PANCAROBA VILLAGE DISTRICT SUNGAI AMBAWANG KUBU RAYA REGENCY David .; Urai Suci Y.V.I; Rinto Manurung
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36381

Abstract

Plant production is inseparable from the factor of soil fertility. As a living organism, plants need nutrients to carry out their growth. High soil fertility will make optimal plant growth and production. Soil fertility is directly related to plant growth so that an assessment of soil fertility status is absolutely necessary. Management of rubber plantations is expected to be done efficiently so that the level of soil fertility is known. This study aims to determine the status of soil fertility in the research location in the community rubber plantation in Pancaroba Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency. The study was conducted by survey method and interviews with farmers to get an overview of the research location. The next step is to take soil samples at a depth of 0-30 cm and 30-60 cm in productive and unproductive rubber plantations. Based on observations of soil pH at the research location is classified as acid. C-Organic at the research location is high to very high. Nitrogen (N) levels of total soil at the study site are classified as moderate to very high. Phosphorus (P) levels of soil available at the study site are relatively low. Potassium (K) levels can be exchanged soils at the study sites are relatively low. Ca-dd at the study site was classified as very low while Mg-dd was classified as low. The Cation Exchange Capacity (CEC) of Soil at the research location is low to moderate, while the Saturation of Bases is very low and Al Saturation is very high. The texture at the study site is included in the clay texture class. Key word:Nutrient status, Rubber plant, Soiled fertility.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN KESEJAHTERAAN PETANI JAGUNG MANIS DI DESA RASAU JAYA SATU Ryan Rakasiwi; Novira Kusrini; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.34842

Abstract

Permasalahan yang dikaji didalam penelitian ini adalah untuk menunjukan seberapa besar hubungan karakteristik  dan kesejahteraan petani jagung manis di Desa Rasau Jaya Satu.. Salah satu desa yang mempunyai hasil produksi jagung manis yang besar adalah Desa Rasau Jaya Satu dimana sebagian besar masyarakatnya melakukan usahatani jagung manis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif, sampel menggunakan Rumus Slovin, dan penelitian dianalisis dengan sampel ordinal menggunakan analisis Korelasi Rank Spearman, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah dengan pendekatan survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara siginifikan karakteristik petani seperti usia, pengalaman bertani dan luas lahan berkorelasi atau berhubungan dengan kesejahteraan petani jagung manis di Desa Rasau Jaya Satu, sedangkan untuk tingkat pendidikan tidak berkorelasi dengan kesejahteraan petani jagung manis di Desa Rasau Jaya Satu.
Studi Karakteristik Sifat Kimia Tanah Ultisol Pada Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Sejotang Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau Rinaldi Purba; Rita Hayati; Abdul Mujib Alhaddad
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36733

Abstract

as agricultural land for the oil palm plantation sector is common so palm plantation  in west kalimantan are spread in several districts ,one of them is Tayan hilir Regency.            This Study aims to provide information to farmers about the characteristics and chemical and nutrient properties palm soil plantation in ultisol soil.            This research carried out in the palm plantation area in the sejotang Tayan Hilir District, Sanggau  Regency. The Analysis at the Laboratory of Chemistry and Soil Fertility, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The research take 3 months, Starting from 16 April 2019  preparation to presentation of results.            Based on the results of the study, the soil reaction (pH) in the study site was classified as very  acidic. Textures in the study locations use code K (composite) that is K2, K3, K5 are clay texture class, K1 belongs to class of dusty clay texture and K4 is clay texture class. The Bulk density ranged from 1.06 to 1.55 gr / cm3. N-Total and C-Organic are classified as low to moderate, phosphorus and Potassium are very low to low, Ca, Mg and base saturation (KB) are very low, CEC is low and saturation of Al are very high. The level of soil fertility at the study site ask low.Keywords: Chemical Properties, Ultisols, Palm Oil.
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH ALUVIAL Kalo Sabatana Gusta Layo, Rini Susana, Darussalam,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 2 (2020): April 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penggunaan berbagai jenis pupuk kandang untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah aluvial akan memberikan  pengaruh berbeda karena setiap jenis pupuk kendang memiliki C organik dan kandungan hara yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 14 Agustus 2019 sampai tanggal 27 September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman, jadi jumlah keseluruhan tanaman adalah 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah a = pupuk kandangan sapi, b = pupuk kandang ayam, c = pupuk kandang bebek dan d = pupuk kandang burung puyuh. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun, berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, diameter umbi dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang sapi menunjukkan hasil yang sama baiknya untuk meningkatkan berat segar tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, dan diameter umbi tanaman lobak pada tanah aluvial.  Kata Kunci : Aluvial, lobak, pupuk kandang