cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
PHYSICOCHEMICAL AND SENSORY CHARACTERISTICS OF EFFERVESCENT PINEAPPLE HEALTH DRINKS AT VARIOUS SODIUM BICARBONATE CONCENTRATIONS Oktaviani, Sulha Rahmi; Dewi, Yohana S.K.; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instant food products are preferred by the public because they are easily consumed and stored. One functional food product in the form of a health drink is Effervescent. Pineapple effervescent can support food diversification programs. The aim of this research was to determine the best sodium bicarbonate concentration based on physicochemical and sensory characteristics of effervescent contains core and flesh pinapple. This research used one-factor randomized block design (RBD), with 7 levels concentration, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, 40 sodium bicarbonate. The result showed that the best formulation of pineapple effervescent based on physicochemical and sensory characteristics was 20% sodium bicarbonate. The result of the best formulation of pinapple effervescent has moisture (6.24%), ash (15.01%), total soluble solid (7.93°Brix), solubility (13.83 seconds), pH (6.65) Vitamin C (130,13 mg/100g), potassium (0,22%), flavour (4,3), foam appearance (4,5), sweetness (3,7) bitterness (2,5), and effectiveness index (0,54). Pineapple effervescent sensory tested by QDA (Quantitative Descriptive Analysis), Method showed that seven samples are not much different according to foam appearance, aroma, sweetness and bitterness parameters.Keywords : bicarbonate, effervescent, pineapple.
Pengaruh Bokasi Ampas Sagu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pare Pada Tanah Podsolik Merah Kuning Feri, Feri; M. Si, Dr. Ir. Basuni,; M. Sc, Maulidi, SP,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan produktivitas tanah podsolik merah kuning dalam rangkapeningkatan produksi pare dapat dilakukan dengan pemberian bahan organik misalnya bokasi ampas sagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi ampas sagu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan di Jalan Danau Sentarum Kecamatan Pontianak Kota, dari tanggal 5 September sampai 19 November 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 level dosis bokasi ampas sagu dengan masing-masing 5 ulangan. Level dosis yang dimaksud adalah 100, 200, 300, 400 dan 500 g/tanaman setara dengan 5, 10, 15, 20 dan 25 ton/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian iniadalah volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, berat per buah, diameter buah, panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokasi ampas sagu meningkatkan secara nyata hasil tanaman yaitu berat per buah dan panjang buah tetapi tidak meningkatkan secara nyata pertumbuhan tanaman dan pemberian bokasi ampas sagu dengan dosis 200 g/tanaman merupakan dosis efektif untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah podsolik merah kuning.
Uji Toleransi Bayam Merah Terhadap Cekaman Salinitas Halim, Bruari; Sasli, Iwan; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know level of tolerance red spinach to salinity stress. This research was conducted in Pontianak from July 9th to August 2nd 2019. The method used was the completely randomized design (CRD). Comprised of 6 concentration level. Concentration level was the: 0, 2.000, 4.000, 6.000, 8.000 and 10.000 ppm. The variables observed in this research were fresh weight, root volume, leaf area, root dry weight and shoot dry weight. The results showed that the red spinach was tolerance the salinity stress of 8.000 ppm NaCl but the more salt accumulation increased the stunted growth. Keywords : Tolerance Test, Red Spinach, Salinity Stress
PENGARUH KOMBINASI ABU CANGKANG KEONG MAS DAN PUPUK KANDANG AYAM PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH PADA TANAH GAMBUT Pontisari, Tania; Ir. Nurjani M.Sc, Ir. Nurjani M.Sc; Budi MMA, Ir. Setia
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 10, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  dan mencari dosis terbaik kombinasi abu cangkang keong mas dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 02 oktober 2019 sampai 30 desember 2019. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu kombinasi abu cangkang keong mas dan pupuk kandang ayam dengan dosis : 400 g pupuk kandang ayam (A), 300 g abu cangkang keong mas (B), 200 g abu cangkang keong mas +  200 g pupuk kandang ayam (C), 250 g abu cangkang keong mas + 200 g pupuk kandang ayam (D), 200 g abu cangkang keong mas + 400 g pupuk kandang ayam (E), dan250 g abu cangkang keong mas + 400 g pupuk kandang ayam (F). Variabel pengamatan meliputi : tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah bintil akar produktif, berat segar polong isi, jumlah polong pertanaman, jumlah biji perpolong dan berat 100 polong. Hasil analisis keragaman pemberian berbagai dosis kombinasi abu cangkang keong mas dan pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata pada semua variabel.
AKTIVITAS HERBISIDA CAMPURAN (TANK MIXTURE) GLIFOSAT DAN METIL METSULFURON TERHADAP GULMA UMUM Anik Rahmawati; Sarbino Sarbino; Edy Syahputra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42443

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas herbisida campuran antara bahan aktif glifosat dan metil metsulfuron terhadap gulma umum. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2020 di Lahan dan Laboratorium Pestisida Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan rancangan lingkungan acak kelompok. Herbisida yang digunakan yaitu herbisida  glifosat 480 SL, metil metsulfuron 20% dan campuran glifosat dan metil metsulfuron dengan perbandingan 24:1. Gulma sasaran adalah gulma yang ditumbuhkan dalam pot (diameter 25 cm dan tinggi 17 cm), aplikasi herbisida dilakukan pada gulma umur 5 minggu dengan metode penyemprotan pada permukaan tubuh gulma. Variabel yang diamati adalah tingkat kerusakan dan berat kering gulma. Selanjutnya dilakukan analisis sifat campuran herbisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herbisida glifosat pada kisaran dosis 0,375 l/ha - 3 l/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan dari 55-93%. Herbisida metil metsulfuron pada kisaran dosis 20 g/ha - 40 g/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan 38-43%. Herbisida campuran dengan kisaran dosis 1 l/ha - 4 l/ha mampu menurunkan berat kering gulma total dengan persentase kerusakan lebih dari 65-92%.  Indek kombinasi herbisida campuran yaitu 0,771 bersifat tidak antagonis.
POPULASI DAN TINGKAT SERANGAN HAMA NOCTUIDAE PADA TANAMAN JAGUNG MANIS DI KECAMATAN RASAU JAYA, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT FORTUNATA LEO NARDO; tris haris ramdahan; edy - syahputra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung populasi dan tingkat serangan hama dari famili Noctuidae pada tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2019 hingga Desember 2019 di enam desa Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling pada 5 plot dan 5 sub plot pengamatan pada setiap plot. Variabel yang diamati adalah populasi dan tingkat serangan hama Noctuidae. Data yang diperoleh dijelaskan dengan metode deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan 5 jenis hama Noctuidae yaitu Spodoptera frugiperda, Spodoptera litura, Helicoverpa armigera, Helicoverpa assulta, dan Mythimna loreyi. Hama yang menyerang fase vegetatif adalah Spodoptera frugiperda dan Spodoptera litura. Hama Spodoptera frugiperda dan Helicoverpa armigera menyerang tanaman jagung hanya fase generatif secara bersamaan pada tanaman yang sama. Secara umum rerata intensitas serangan hama dari famili Noctuidae di Kecamatan Rasau Jaya yaitu 8,57 %/tanaman. Kata Kunci: Jagung manis, Noctuidae, Populasi dan Tingkat serangan hama
PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK TANJUNG Mimusops elengi DAN EKSTRAK KEBEN Barringtonia asiatica TERHADAP BIOLOGI Crocidolomia pavonana Tiari Aulia Putri; Edy Syahputra; Sarbino sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42702

Abstract

 ABSTRAK            Salah satu hama penting tanaman dari famili Brassicaceae ialah ulat krop kubis Crocidolomia pavonana. Kerusakan yang ditimbulkan hama ini dapat menyebabkan penurunan hasil produksi tanaman kubis. Salah satu pengendalian yang dapat dilakukan adalah menggunakan insektisida berbahan nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh campuran ekstrak biji Mimusops elengi dan Barringtonia asiatica terhadap larva C. pavonana. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pestisida, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak dari bulan November 2018-Oktober 2019. Pengujian dilakukan dengan metode residu pada daun. Bahan yang digunakan adalah ekstrak biji tanjung dan ekstrak biji keben. Uji mortalitas dilakukan pada larva C. pavonana instar dua melalui tahapan uji pendahuluan dan uji lanjutan, uji reproduksi C. pavonana dilakukan terhadap imago C. pavonana yang sehat dan berhasil muncul. Pengamatan dilakukan terhadap mortalitas dan reproduksi C. pavonana. Hubungan konsentrasi-mortalitas dianalisis dengan probit. Pengujian reproduksi diuji pada konsentrasi setara LC30 dan LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas letal ekstrak campuran pada LC50 sebesar 3,27%. Hasil uji reproduksi menunjukkan konsentrasi LC50 dapat mempersingkat umur imago jantan selama 11,8 hari, dan konsentrasi LC30 belum dapat menyebabkan perubahan lama hidup imago jantan dibandingkan kontrol.  Ekstrak campuran pada konsentrasi yang diuji belum dapat menyebabkan perubahan lama hidup imago betina, dan konsentrasi ekstrak campuran 1,50%-4,00% dapat menurunkan keperidian imago betina sebesar 7,4%-10,4%.
PENGARUH BIOURINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS PADA TANAH GAMBUT MARLUH ENA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45501

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi biourine sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Purnama 2 Kota Pontianak, dimulai sejak bulan September-November 2020, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 4 sampel jadi jumlah keseluruhan sebanyak 120 tanaman. Perlakuan yang diberikan yaitu: p0= tanpa biourine, p₁= konsentrasi 10%, p₂= konsentrasi 20%, p₃= konsentrasi 30%,p₄= konsentrasi 40%, p₅= konsentrasi 50%. Variabel pengamatan dalam penelitian ini yaitu volume akar (cm3), berat kering (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat polong per tanaman (g), panjang polong (cm), dan berat polong per buah (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biourine sapi pada berbagai konsentrasi berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan seperti volume akar, berat kering, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, panjang polong, dan berat polong per buah. Kata kunci : biourine sapi, tanah gambut, tanaman buncis
PENGARUH PUPUK KOTORAN KAMBING DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU DI TANAH ALUVIAL Rona Rona; Ir. Setia Budi, MMA; Maullidi, S.P, M.Sc Maullidi, S.P, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara dosis pupuk kotoran kambing dan pupuk urea pada tanaman sawi hijau di tanah aluvial. Penelitianini dilakukan di lokasi yang tarletak di Jalan Parit H. Mukhsin 2, Komplek MegaMas, Kuburaya, penelitian dilaksanakan dimulai 09 agustus – 03 oktober 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada faktorial,faktor pertama pemberian berbagai dosis pupuk kotoran kambing (k) dengan 3 tarafyaitu (k1, k2, k3) dan faktor kedua pemberian pupuk urea (n) dengan 3 taraf yaitu (n1,n2, n3) sehingga doperoleh 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuandiulang sebanyak 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman sehinggajumlah sampel tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Perlakuan pertamapemberian pupuk kotoran kambing yaitu: k1 = 10 ton/ha, k2 = 20 ton/ha, k3 = 30ton/ha. Factor kedua pemberian pupuk urea yaitu: n1 = 75 kg/ha, n2 = 125 kg/ha, n3 =175 kg/ha. Kombinasi tersebut antara lain: k1n1, k1n2, k1n3, k2n1, k2n2, ,k3n3. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian yaitu volume akar (cm),jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), dan berat segartanaman (g). Variabel pengamatan pendukung terhadap kondisi lingkungan yaitu,suhu udara harian (C), kelembaban udara relatif (%), curah hujan (mm) dan pHtanah. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi interaksi antara pupuk kotoran kambing °da pupuk urea pada variabel volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan beratsegar tanaman, sedangkan pada variabel jumlah daun tidak terjadi interaksi.Pemberian pupuk kotoran kambing dengan dosis 30 ton/ha dan pupuk urea dengandosis 175 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil sawi hijau yang terbaik di tanahaluvial. k2n3, k3n1, k3n23
DAMPAK KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT KALIMANTAN AGRO PUSAKA TERHADAP PENDAPATAN DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATENKAYONG UTARA Julia Julia Julia; Jajat Sudrajat Sudrajat; Anita Suharyani Suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i1.36586

Abstract

ABSTRAK            Berkembangnya perkebunan kelapa sawit diharapkan dapat memberikan dampak atau manfaat yang positif bagi kehidupan masyarakat sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendeskripsikan dampak perkebunan kelapa sawit PT Kalimantan Agro Pusaka terhadap kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, menganalisis perbedaan pendapatan dan distribusi pendapatan rumah tangga masyarakat sebelum dan sesudah adanya perkebunan kelapa sawit PT KAP. Perbedaan pendapatan dianalisis menggunakan uji t dan untuk menganalisis distribusi pendapatan menggunakan nilai Gini Rasio dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum adanya perkebunan kelapa sawit masyarakat Desa Sungai Paduan mayoritas bekerja sebagai petani, setelah adanya perkebunan kelapa sawit PT KAP, masyarakat memiliki kesempatan bekerja di perkebunan baik sebagai mandor, pemanen, perawatan, dan lainnya, dari perkerjaan tersebut pendapatan masyarakat menjadi lebih tetap setiap bulannya, selain itu muncul usaha-usaha baru seperti warung-warung sembako, penjual bensin, membuka bengkel, dan lainnya yang dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menambah penghasilan. Berdasarkan hasil uji t terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara pendapatan masyarakat sebelum dan sesudah adanya perkebunan. Berdasarkan analisis gini rasio, pendapatan rumah tangga sebelum adanya perkebunan memiliki nilai gini sebesar 0,32 artinya pendapatan rumah tangga masyarakat sebelum adanya perkebunan termasuk kategori ketimpangan sedang. Sedangkan pendapatan rumah tangga sesudah adanya perkebunan memiliki nilai gini sebesar 0,24 artinya pendapatan rumah tangga sesudah adanya perkebunan termasuk kategori ketimpangan rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit PT KAP berdampak positif terhadap masyarakat sekitar.Kata Kunci : Dampak,, Distribusi Pendapatan, Kabupaten Kayong Utara Pendapatan