cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
Pengaruh Berbagai Jenis Nutrisi terhadap Tanaman Baby Kailan Sistem Rakit Apung Fery Fery Irawan; Nurjani Nurjani Nurjani; Wasian Wasian Wasian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51242

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis nutrisi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pada baby kailan dengan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 11 November sampai dengan tanggal 16 Desember 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis nutrisi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pada baby kailan (Brassica oleraceae var acephala), dengan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian menggunakan metode analisis ragam satu arah yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 25 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A = Maxihidro 1200 ppm, B = Goodplant 1200 ppm, C = Nutrimix 1200 ppm, D = Hydro J 1200 ppm dan E = Fultagro 1200 ppm. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun per tanaman, luas daun per tanaman, berat segar tanaman, berat kering tanaman, dan volume akar. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian nutrisi goodplant memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman baby kailan dengan sistem hidroponik rakit apung. Kata kunci: baby kailan, jenis nutrisi, rakit apung, hidroponik.
STATUS HARA NPK PADA DUA KEMIRINGAN LAHAN BUDIDAYA TANAMAN LADA (Piper Ningrum. L) DI DUSUN SEKUNYIT DESA SEMANGET KECAMATAN ENTIKONG Urai Suci Yulies, Rini Hazriani, Andrian Rezatama
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.50347

Abstract

ABSTRAKLada merupakan komoditas andalan ekspor tradisional bagi Indonesia. Di Indonesia tanaman lada dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat, hal ini dikarenakan kecocokan alam serta letak geografis dan kesuburan tanah yang baik. Unsur hara N, P, K sangat berperan penting untuk meningkatkan produktifitas lada. Kandungan unsur hara N, P, K yang umumnya relatif rendah menjadi kendala terhadap peningkatan produktifitas lada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status hara dan kekurangan N, P, K di lahan ultisol serta rekomendasi pupuk pada tanaman lada berdasarkan status hara N, P, K di lahan ultisol. Diperlukan uji status hara tanah untuk mengetahui unsur hara yang tersedia di lahan tersebut dengan harapan dapat memperoleh informasi kondisi kesuburan tanah, sehingga dapat merekomendasikan kebutuhan pupuk nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) untuk meningkatkan produksi lada. Penelitian ini dilakukan dengan metode diagonal pada 2 kelas lereng, di mana setiap 1 kelas lereng masing-masing 3 titik komposit dan 1 titik komposit masing-masing 5 titik sampel pada kedalaman 0-30 cm. Jarak pengambilan sampel tanah sekitar 50-100 cm dari titik pusat pengambilan sampel. Untuk pH tanah didapat hasil analisis sampel tanah di laboratorium menunjukan bahwa kondisi tanah yang bereaksi masam dengan kisaran pH (H2O) antara 4,62-5,34 yaitu pada dua kemiringan lereng dengan rata-rata pH (H2O) 4,92 dengan kriteria masam. Pada tanah Ultisol di lokasi penelitian diperoleh dengan pemberian pupuk NPK (1:1:2) sebanyak 40-120 gram/tanaman. Kata Kunci: Lada, Ultisol, Nitrogen (N),  Fosfor (P), Kalium (K)
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK TOMAT TERHADAP PERTUMBUHAN SUB KULTUR ANGGREK Dendrobium singkawangense PADA MEDIA ½ MS SECARA IN VITRO Dea Maulidia; Asnawati Asnawati; Agustina Listiawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48396

Abstract

Anggrek Dendrobium singkawangense merupakan anggrek spesies asli Kalimantan Barat, seiring dengan rusaknya hutan tempat habitat anggrek maka populasi anggrek alam semakin berkurang bahkan mendekati kelangkaan. Usaha yang dilakukan dalam menekan kehilangan populasi dengan melakukan perbanyakan, salah satunya adalah teknik kultur jaringan. Penggunaan bahan organik ekstrak tomat sebagai bahan alternatif yang praktis dan ekonomis dinilai mampu menggantikan zat pengatur tumbuh dan nutrisi dari bahan kimia murni dalam memenuhi kebutuhan unsur hara makro dan mikro pada media Murashige dan Skoog (MS). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak tomat yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium singkawangense pada media ½ MS secara kultur in-vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak tomat yang terdiri dari 0, 50 g/L, 100 g/L, 150 g/L, dan 200 g/L  pada media ½ MS. Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali yang terdiri dari 4 sampel per ulangan. Setiap botol terdapat 1 planlet. Jumlah unit percobaan yaitu 100 botol. Variabel yang diamati adalah waktu muncul akar (mst), waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah tunas (tunas), dan pertambahan jumlah daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan secara umum pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium singkawangense pada berbagai perlakuan konsentrasi ekstrak tomat pada media ½ MS dapat tumbuh sama baik dengan media MS penuh.
Pertumbuhan dan Hasil Baby Kailan pada Berbagai Formulasi Nutrisi dengan Sistem Hidroponik Vertikultur Frederikus Michael Sheyvien; Basuni Basuni; Nurjani Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48988

Abstract

Kailan (Brassica oleraceae var. acephala) atau kale merupakan sayuran yang masih satu spesies dengan kol atau kubis (Brassica oleracea). Vertikultur merupakan teknik pertanian vertikal yang menerapkan sistem pertanian bertingkat yang tidak membutuhkan lahan yang luas. Formulasi nutrisi hidroponik digunakan dalam proses perhitungan ramuan atau resep untuk menunjang keberhasilan budidaya tanaman secara hidroponik dan menemukan nutrisi terbaik sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan hasil baby kailan dengan sistem hidroponik vertikultur. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 April – 22 Juni 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan one way ANOVA menggunakan satu faktor dengan 5 taraf perlakuan untuk setiap perlakuan digunakan 20 sampel tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud: A= Formulasi Mas’ud, B= AB Mix Hydro J, C= Formulasi NPK + Gandasil D,      D= Formulasi Yos, E= AB Mix Goodplant. Variabel pengamatan yang dilakukan yaitu; jumlah daun per tanaman, luas daun per tanaman, kadar klorofil daun, volume akar, berat segar dan berat kering tanaman. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka kesimpulannya adalah pemberian jenis formulasi nutrisi Goodplant, Mas’ud dan Yos sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman baby kailan dengan sistem hidroponik vertikultur.
PENGARUH KOMPOS KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING NUR HARI; Ir. Dini Anggorowati, M.Sc.; Ir. Rini Susana, M.Sc.
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43733

Abstract

Penggunaan kompos kotoran kambing dalam budidaya tanaman kailan pada tanah podsolik merah kuning dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kailan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan dosis kompos kotoran kambing yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah podsolik merah kuning. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan. Waktu penelitian mulai dari tanggal 27 Juli - 26 Agustus 2020. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan perlakuan dosis kompos kotoran kambing terdiri dari 6 taraf yaitu k1 (10 ton/ha); k2 (20 ton/ha); k3 (30 ton/ha); k4 (40 ton/ha); k5 (50 ton/ha); dan k6 (60 ton/ha). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun, jumlah klorofil daun, luas daun, volume akar, bobot kering tanaman dan bobot segar tanaman. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis kompos kotoran kambing yang diberikan akan meningkatkan pertumbuhan dan hasil kailan. Dosis yang efektif ditunjukkan pada pemberian 50 ton/ha berdasarkan potensi hasil tanaman kailan yaitu bobot segar tanaman dengan rata-rata 54,29 gram.
UJI PERSISTENSI ISOLAT BAKTERI ENTOMOPATOGEN TERHADAP LARVA Crocidolomia pavonana (F.) gusti agus sapransyah; Indri Hendarti; sarbino sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5575

Abstract

ABSTRAK Persistensi merupakan faktor yang sangat penting dalam pengendalian hama di lapangan, semakin tinggi tingkat persistensinya semakin tinggi pula keberhasilan dalam mengendalikan hama di lapangan. Pada umumnya insektisida biologi yang bersumber dari mikroorganisme belum diketahui secara pasti tentang persistensinya di lapangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persistensi bakteri entomopatogen terhadap larva Crocidolomia pavonana (F) pada permukaan tanaman brokoli di lapangan. Metode pengujian yang dilakukan adalah metode force feeding. Serangga uji larva instar II dipaksa untuk memakan daun yang telah disemprtotkan isolat bakteri (residu pada daun). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu selang waktu antara aplikasi bakteri dengan infestasi hama C. pavonana dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil dari pengujian yang dilakukan ternyata bakteri yang diujikan mempunyai daya persistensi yang cukup tinggi di lapangan. Hal ini terlihat dari mortalitas larva C. pavonana pada selang waktu perlakuan 14 hari, kematian yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada larva masih mencapai 52%. Kata Kunci : Bakteri entomopatogen, Crocidolomia pavonana (F), Persistensi.
PERANAN BOKASHI TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K PADA PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH GAMBUT Oktavianti, Denah Suswati, Rita Hayati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.54007

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan untuk mengetahui peranan bokashi terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung di tanah gambut. Penelitian merupakan percobaan lapangan yang menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) terdiri 1 faktor dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 polibag. Setiap perlakuan tanaman diulang sebanyak 2 set perlakuan, sehingga total 48 polibag. Sampel tanaman diambil pada perlakuan dengan dosis V0 : Tanpa Perlakuan 0 g/polibag V1 : 10 ton/ha (290 g/polibag) V2 : 20 ton/ha (590 g/polibag) V3 : 30 ton/ha (790 g/polibag) V4 : 40 ton/ha (1170 g/polibag) V5 : 50 ton/ha (1500 g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi berpengaruh nyata terhadap pH Tanah, C-Organik, N- Total Tanah, P-Tersedia Tana, K-dd Tanah, Tinggi Tanaman, dan Diameter Batang.Dosis terbaik yaitu pada perlakuan V3 : 30 ton/ha (790 g/polibag)Kata kunci: Bokashi, Gambut, Jagung, Ketersediaan Hara N, P, K
PENGARUH KOMBINASI LUMPUR LAUT DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA TANAH PASIR PANTAI Rusdiyanto, Rusdiyanto Rusdiyanto; Maulidi, Maulidi; Suswati, Denah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.68701

Abstract

Lahan pasir pantai tidak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pertanian karena minim bahan organik, unsur hara, sukar mengikat air dan perubahan suhu drastis. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pasir pantai, untuk kegiatan pertanian dengan menganalisis dosis kombinasi lumpur laut dan pupuk kandang sapi yang sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil budidaya pertanian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai metode perlakuan tanaman dengan parameter pengamatan yaitu 1) Tinggi, 2) Diameter batang, 3) Jumlah daun, 4) Panjang Tongkol, 5) Diameter tongkol, 6) Jumlah biji pertongkol, 7) Berat pipil pertongkol dan 8) Berat serratus biji pertongkol. Data hasil pengamatan diuji menggunakan Uji F guna mengukur tingkat pengaruh perlakuan terhadap tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kombinasi lumpur laut dosis 1000 g/polybag dan pupuk kandang sapi dosis 1.500 g/polybag masing-masing untuk hasil jagung pada tanah pasir pantai secara signifikan dapat meningkatkan diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah biji, berat pipilan dan berat per 100 biji pertongkol. Namun tidak dapat meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang tanaman dan jumlah daun tanaman secara signifikan.
PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN POC CANGKANG TELUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH GAMBUT Irana Dewi; Basuni Basuni; Rahmidiyani Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.47294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi konsentrasi dan intervalpemberian POC Cangkang Telur yang terbaik pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lahan KEP’S Agro Jl. Sui Raya Dalam, Kota Pontianak berlangsung dari 19 Agustus – 20 Oktober 2020. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 kombinasi perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan. Kombinasi konsentrasi dan interval pemberian POC cangkang telur adalah A=65ml/L air + 5 hari, B=65ml/L air + 7 hari, C=65ml/L air + 9 hari, D=145ml/L air + 5 hari, E=145ml/L + air 7 hari, F=145ml/L air + 9 hari, G=270ml/L air + 5 hari, H=270ml/L air + 7 hari dan I=270ml/L air + 9 hari. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, diameter batang, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi konsentrasi dan interval pemberian POC cangkang telur berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Perlakuan konsentrasi 145ml/L air + interval 5 dan 7 hari sekali merupakan perlakuan terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.Kata kunci : Gambut, interval pemberian, konsentrasi, pupuk organik cair cangkang telur, tomat
IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P DAN K PADA LAHAN PASANG SURUT UNTUK TANAMAN LADA DI DESA TRI KEMBANG KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS Denah suswati Bambang Widiarso Suhardino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.36775

Abstract

AbstrakPenelitian dilaksanakan di Desa Tri Kembang dengan luas lahan ± 6 ha pada lahan pasang surut khususnya pada tanaman lada. Penelitian dilakukan pada lahan petani yang terdiri dari 4 pemilik lahan  dengan tujuan  penelitian untuk Mengetahui status hara nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K) dan saran pemupukan N, P dan K pada tanaman lada dengan metode survey dan wawancara pada petani yang lahannya diambil sebagai sampel di lokasi penelitian untuk mengetahui teknik budidaya yang digunakan, cara pengolahan tanah, pemupukan, waktu aplikasi, pemeliharaan (pengendalian gulma dan pengendalian hama penyakit tanaman), dan waktu panen. Variabel penelitian yang diamati adalah Reaksi tanah (pH), C-organik Tanah, N–Total, P-tersedia, K-dd, Ca-dd, Mg-dd, Na-dd  KTK, KB, Pirit, Kedalaman Muka Air Tanah, Tekstur Tanah dan Bobot isi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat simpulkan bahwa : pH pada lokasi penelitian rata-rata 4,10 yang termasuk dalam kriteria sangat masam, Ca-dd Tanah, Mg-dd Tanah dan Kejenuhan Basa Tanah masing – masing dengan nilai rata – rata 1,17 Cmol(+)kg-1,0,48 Cmol(+)kg-1, 19,05%, termasuk dalam kriteria sangat rendah, C-Organik Tanah, N-Total Tanah, K-dd Tanah dan KTK-Tanah masing – masing dengan nilai rata – rata 1,52%, 0,19%, 0,26 Cmol(+)kg-1, 11,21 Cmol(+)kg-1, termasuk dalam kriteria rendah, Na-dd Tanah dengan rata –rata 0,54 termasuk dalam kriteria sedang dan P-Tersedia Tanah dengan rata – rata 110,66, termasuk dalam kriteria sangat tinggi. Muka Air Tanah pada lokasi penelitian rata-rata 62,35 termasuk dalam kriteria agak dalam, Uji pirit  pada kedalaman 0 – 30cm  berbuih, berbau dan berasap, Tekstur Tanah liat berdebu dan Bobot isi pada 4 lokasi penelitian dengan nilai rata – rata 0,95 termasuk dalam kriteria sedang. Hasil perhitungan kebutuhan pupuk di lokasi penelitian masing – masing adalah Urea 1.185,75kg/ha/tahun, SP-36 314,73 kg/ha/tahun dan KCL 1.240,15 kg/ha.tahun.  Kata kunci : lada, lahan pasang surut, sifat kimia tanah.