cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,863 Documents
PENGARUH KONSENTRASI AUKSIN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK BATANG JERUK LEMON PADA MEDIA TANAH GAMBUT DAN TANAH PMK Tarigan, Febriyanto Meggy; Nurjani, Nurjani; Palupi, Tanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.76267

Abstract

Jeruk lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dibandingkan jeruk nipis. Salah satu hambatan dalam pengembangan tanaman ini adalah tidak tersedianya bibit atau bahan tanam yang berkualitas dikarenakan lamanya memperoleh tanaman asal biji. Salah satu alternatif yaitu dengan menggunakan bibit hasil perbanyakan secara vegetatif menggunakan setek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi auksin yang optimal serta mengetahui media yang terbaik antara tanah gambut dan tanah PMK terhadap pertumbuhan setek batang pada jeruk lemon. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan, sejak bulan November 2021 sampai Februari 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah (Split Plot), terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu perlakuan media (T) sebagai main plot dan pemberian konsentrasi auksin (R) sebagai sub plot. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, dengan 5 tanaman sampel. Perlakuan media yang dimaksud adalah: t1 = campuran media tanah gambut + sekam bakar + pupuk kandang (1:1:1); (v/v), t2 = campuran media tanah PMK + sekam bakar + pupuk kandang (1:1:1) (v/v). Perlakuan konsentrasi yang dimaksud adalah: r1 = 7500 ppm; r2 = 10.000 ppm; r3 = 12.500 ppm. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi antara media tanah dan konsentrasi auksin pada berbagai konsentrasi berpengaruh sama terhadap semua variabel pengamatan. Pengaruh media campuran tanah gambut dan campuran tanah PMK berpengaruh terhadap panjang tunas. Konsentrasi auksin berpengaruh terhadap volume akar. Sehingga hasil penelitian ini dapat disimpulkan konsentrasi auksin yang terbaik pada konsentrasi 12500 ppm pada variabel pengamatan volume akar dan media yang terbaik dari penelitian yang dilakukan adalah media tanah gambut pada variabel pengamatan panjang tunas.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN JEPANG TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH KULIT NANAS DAN PUPUK NPK DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Auliya, Kania Nur; Sasli, Iwan; wasian, wasian
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70653

Abstract

Tanah podsolik merah kuning (PMK) berpotensi digunakan dalam pengembangan tanaman mentimun Jepang. Akan tetapi, kesuburan menjadi kendala utama untuk memanfaatkannya dalam budidaya mentimun jepang. Upaya untuk meningkatkan kesuburannya diantaranya penggunaan bokashi limbah kulit nanas dan pupuk NPK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis terbaik dari interaksi bokashi limbah kulit nanas dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun jepang di tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam bentuk faktorial rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor yang masing-masing terdiri dari 3 taraf yaitu, faktor pertama adalah bokashi limbah kulit nanas dan faktor kedua adalah pupuk NPK sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga total tanaman adalah 108 tanaman. Perlakuan dimaksud adalah sebagai berikut : Faktor bokashi limbah kulit nanas yaitu 10 ton/ha setara dengan 100 g/polybag, 20 ton/ha setara dengan 200 g/polybag dan 30 ton/ha setara dengan 300 g/polybag. Faktor pupuk NPK yaitu 300 kg/ha setara dengan 9,4 g/polybag, 450 kg/ha setara dengan 14 g/polybag dan 600 kg/ha setara dengan 18,8 g/polybag. Variabel pengamatan penelitian meliputi berat kering, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah, panjang buah, dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara pemberian limbah kulit nanas dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun jepang, dosis efektif untuk pertumbuhan mentimun jepang adalah bokashi limbah kulit nanas 30 ton/ha setara dengan 300 g/polybag atau pupuk NPK 600 kg/ha setara dengan 18,8 g/polybag. Dosis efektif untuk hasil tanaman mentimun jepang adalah bokashi limbah kulit nanas 20 ton/ha atau setara dengan 200 g/polybag.
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI SECARA HIDROPONIK SUBSTRAT Zailani, Indra Wahyudi; Rianto, Fadjar; Ruliyansyah, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.74305

Abstract

Tanaman sawi dipahami memiliki harga ekonomi yang tinggi mengingat sayuran ini merupakan satu diantara komoditas ekspor utama Indonesia. Namun hingga saat ini, produksi sawi belum mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri.Sistem hidroponik substrat merupakan metode budidaya tanaman di mana akar tanaman tumbuh pada media porus selain tanah yang dialiri larutan nutrisi sehingga mengharuskan tanaman memperoleh air, nutrisi, dan oksigen secara cukup. Ada beberapa jenis media tanam yang digunakan dalam sistem hidroponik substrat antara lain arang sekam, cocopeat (serbuk serabut kelapa), serbuk gergaji kayu, dan ampas tebu. Media tumbuh yang benar harus memenuhi persyaratan antara lain tidak cepat melapuk, tidak menjadi asal mula penyakit, menciptakan aerasi yang baik, mampu menyimpan air dan zat hara secara baik, mudah didapat dalam jumlah yang diinginkan dan harganya relatif murah seperti arang sekam, cocopeat, serbuk kayu, dan arang sekam. Keberhasilan penelitian ini berdasarkan sifat porus dan aerasi pada media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh media pada sistem hidroponik substrat pertumbuhan dan hasil sawi caisim. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Jl. Sepakat 2 Gang Racana Untan Pontianak Kalimantan Barat dan berlangsung pada tanggal 6 September "“ 9 Oktober 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan media floating, Cocopeat, Ampas Tebu, Arang Sekam, dan Serbuk Kayu. Setiap satuan unit percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga total keseluruhan diperoleh 75 tanaman. Variabel pengamatan yang di periksa dalam penelitian ini, yaitu: jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g) dan berat kering tanaman (g). Selain variabel di atas juga dilakukan pengamatan terhadap perihal lingkungan yang meliputi: pH tanah, suhu udara ( °C), kelembaban udara (%) dan curah hujan (mm). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa pengaruh berbagai jenis media tanam berpengaruh nyata terhadap luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun serta berat segar tanaman. Maka diperoleh bahwa media tanam arang sekam dalam penelitian ini yang paling terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG BEBEK DAN NPK PADA TANAH GAMBUT Nurhayati, Nurhayati; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.64994

Abstract

Lobak (Raphanus sativus, L) Dapat tumbuh dengan baik pada media yang subur salah satu media tumbuh yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lobak adalah tanah gambut yang memiliki beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memberikan bahan organik berupa pupuk kandang bebek dan pupuk anorganik NPK yang dikombinasikan dan diberikan secara berimbang. Penggunaan pupuk kandang bebek sebagai bahan organik dapat memperbaiki kendala yang ada pada tanah gambut terutama sifat tanah, dan penambahan NPK yang dapat diserap oleh tanaman secara cepat untuk memenuhi kebutuhan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara pupuk kandang bebek dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman lobak di tanah gambut, serta mendapatkan dosis interaksi terbaik pupuk kandang bebek dan NPK. Penelitian ini dilaksanakan di lahan uji coba penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura pada tanggal 23 Febuari-14 Maret 2023. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu pemberian pupuk kandang bebek (N) dan NPK(P) masing-masing dengan 3 taraf perlakuan yang terdiri dari 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan, sehingga total keseluruhan ada 108 sampel tanaman. Hasil penelitian ini terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang bebek dan pupuk NPK terhadap panjang umbi lobak pada tanah gambut dan interaksi antara pupuk kandang bebek dosis 15 ton/ha setara dengan 180 g/polybag dan pupuk NPK dosis 400 kg/ha setara dengan 321 g/polybag memberikan pertumbuhan dan hasil lobak yang terbaik pada tanah gambut  
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI LANDAK DESA KUALA MANDOR A KABUPATEN KUBU RAYA Ananda Pratama, Syarif Muhammad Bayu; Padmarsari, Widadi; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70263

Abstract

Sungai Landak merupakan sungai yang berada di Desa Sungai Kuala Mandor A, Kabupaten Kubu Raya. Di Sungai Landak juga terdapat beberapa tempat yang dijadikan untuk lahan perkebunan, aktivitas masyarakat dan tempat pemancingan. Adapun dari aktifitas dan kegiatan ini kemungkinan dapat menyebabkan penurunan kualitas perairan yang kemungkinan dapat mempengaruhi keberadaan organisme di perairan salah satunya adalah ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan jenis ikan, indeks keanekaragaman, indeks dominansi, dan indeks keseragaman ikan di Sungai Landak dan untuk mengetahui kondisi lingkungan di Sungai Landak. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Desember 2022 - April 2023. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling yang dibagi menjadi 4 stasiun. Hasil penelitian ini menunjukan jumlah 407 individu yang termasuk dalam 21 spesies dan 16 famili. Kelimpahan relatif ikan tertinggi yaitu ikan Julung (Hemirhamphodon   pogonognatus) sebesar 8,35%. Indeks keanekaragaman ikan tergolong sedang untuk setiap stasiunnya sebesar 2,70 "“ 2,96. Nilai indeks keseragaman tinggi untuk setiap stasiun sebesar 0,58 "“ 0,99 dan nilai indeks dominansi sebesar 0,02 - 0,07 tergolong nilainya rendah. Kualitas perairan di Sungai Landak suhu perairan bekisar pada nilai 29,1 °C "“ 29,8 °C. Nilai parameter kecerahan berkisar 40,3 cm - 45,8 cm. Parameter pH hasilnya sebesar 5,6 "“ 5,7. Nilai pada DO berkisar antara 4,2 "“ 4,7 mg/l. Pada nilai paramater kecepatan arus sebesar 0,3 "“ 0,3 cm/detik. Sedangkan parameter perairan pada kedalaman berkisar antara 4,0 "“ 5,2 meter.
PENGARUH POC LIMBAH BUAH TOMAT DAN PUPUK KCL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH GAMBUT Tarigan, Monika Febriani; Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.70472

Abstract

Produksi lobak di Kalimantan Barat mengalami penurunan tiap tahunnya, hal ini dikarenakan luas panen lobak yang semakin berkurang sehingga mempengaruhi hasil yang ada. Tanah gambut yang digunakan sebagai media untuk budidaya lobak memiliki kendala yaitu rendahnya unsur hara dan memiliki pH masam, sehingga diperlukan upaya untuk memperbaiki kendala pada tanah gambut yaitu dengan pemberian POC limbah buah tomat dan pupuk KCl. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dari tanggal 22 Januari sampai 6 Maret 2023. Penelitian menggunakan metode RAL Faktorial, Faktor pertama POC limbah buah tomat (P) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : p1 = 40 ml/l p2 = 60 ml/l p3 = 80 ml/l Faktor kedua pupuk kalium (KCl) dengan 3 taraf perlakuan yaitu : k1 = 50 kg/ha setara dengan 0,2 g/tanaman k2 = 150 kg/ha setara dengan 0,6 g/tanaman k3 = 250 kg/ha setara dengan 1 g/tanaman. Variabel penelitian yaitu berat kering, jumlah daun, berat segar atas tanaman, berat segar umbi, panjang umbi, dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan interaksi pengaruh POC limbah buah tomat dan KCl berpengaruh nyata terhadap berat segar atas tanaman, pemberian POC berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman dan berat segar atas tanaman, sedangkan pemberian KCl berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman, berat segar atas tanaman, berat segar umbi, panjang umbi dan diameter umbi. Dosis POC limbah buah tomat 80 ml/l dan KCl 50 kg/ha merupakan dosis yang efektif untuk pertumbuhan lobak pada tanah gambut, dosis tersebut nyata meningkatkan rerata berat segar atas tanaman yaitu 96,67 g per tanaman.
PENGARUH BOKASHI BATANG PISANG DAN PUPUK POSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH PMK Barbara, Stepanus Kristiadi Dwi; Wasi'an, Wasi'an; Hadijah, Siti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.65717

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum.) adalah salah satu jenis tanaman yang memiliki sumber vitamin dan mineral yang tinggi dan termasuk komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanah podsolik merah kuning sebagai media untuk budidaya tanaman tomat dihadapkan pada beberapa kendala. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik dan kimia tanah podsolik merah kuning adalah dengan pemberian bokashi batang pisang dikombinasikan dengan pupuk posfor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis bokashi batang pisang dan pupuk posfor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanaskan di lokasi yang terletak di Jl.Kurnia Gg.Ilahi, Kota baru. penelitian ini berlangsung dari tanggal 11 oktober sampai 21 desember 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperiment faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) . Perlakukan terdiri dari faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) dan faktor kedua adalah pupuk posfor (S). Masing-masing faktor terdiri dari 3 taraf dan diulang sebanyak 3 kali, terdapat 4 sampel setiap unit percobaan sehingga total keseluruhan tanaman sebanyak 108 sampel tanaman. Faktor pertama adalah bokashi batang pisang (P) terdiri dari :P1 = bokashi batang pisang 10 ton/ha ≈ 50 g/polybag, P2 = bokashi batang pisang 20 ton/ha ≈ 100 g/polybag, P3 = bokashi batang pisang 30 ton/ha ≈ 150 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk posfor (S) terdiri dari :S1 = pupuk posfor 100 kg/ha ≈ 0,5 g/polybag, S2 = pupuk posfor 150 kg/ha ≈ 0,75 g/polybag, S3 = pupuk posfor 200 kg/ha ≈ 1 g/polybag. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman,berat buah per tanaman dan berat buah per buah. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa aplikasi bokashi batang pisang dan pupuk posfor terjadi interaksi pada variabel jumlah buah per tanaman.
PENGARUH TEMPERATUR ALAMI TERHADAP BIOLOGI REPRODUKSI BIOLOGI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI SUNGAI BEREMBANG KABUPATEN KUBU RAYA Sari, Devi Kurnia; Adijaya, Mardan; Kurniadi, Bambang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.68000

Abstract

Sungai Berembang merupakan anak sungai Kapuas yang terletak di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Mata pencaharian masyarakat sekitar sungai Berembang adalah hasil tangkap dari sumberdaya perairan, salah satunya yaitu udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap tingkat kematangan gonad udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Berembang. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2022 - Februari 2023,  penentuan lokasi pengambilan sampel mengunakan metode Purposive Sampling. Udang galah hasil tangkapan menggunakan analisis deskriptif yang kemudian disajikan dalam bentuk grafik. Selanjutnya dilakukan analisis untuk melihat hubungan suhu perairan dengan hasil tangkapan udang galah. Udang galah (Macrobrachium rosenbergii) yang diperoleh selama penelitian sebanyak 57 ekor, terdiri dari udang betina 40 ekor serta udang jantan berjumlah 17 ekor. Hal tersebut menunjukan bahwa hasil tangkapan udang betina lebih banyak dibandingkan dengan hasil tangkapan udang jantan. Berdasarkan jenis kelamin udang betina yang tertangkap mempunyai kisaran panjang yaitu 11-18,5, sedangkan untuk udang jantan yang tertangkap mempunyai kisaran panjang yaitu 12,1-23,8 cm. Temperatur perairan di Sungai Berembang berkisar dari 27,1-29,3 ËšC. Berdasarkan hasil pengukuran temperatur di sungai Berembang didapatkan hasil bahwa pada temperatur 29 ËšC udang galah yang tertangkap rata-rata pada TKG III dan TKG IV.
PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT DI TANAH GAMBUT Bella Sari, Natalia Wilhelmina; Wasi'an, Wasi’an; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.73869

Abstract

Pemberian pupuk kotoran bebek dan NPK pada tanah gambut diharapkan dapat meningkatkan kesuburannya. Hal ini diharapkan dapat mendorong produktifitas terhadap pertumbuhan dan produksi cabai rawit jika ingin mengembangkannya di tanah gambut. Penelitian bertujuan untuk: mengetahui kombinasi yang terjadi antara penggunaan pupuk kandang bebek dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah gambut serta menentukan dosis kombinasi pupuk kandang bebek dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit di tanah gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial terdiri dari 2 faktor yang masing-masing diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pemberian pupuk kotoran bebek (B) terdiri dari: b ₁ = 10 ton/ha, b ₂ = 15 ton/ha dan b ₃ = 20 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis pemberian pupuk NPK (N) terdiri dari: n ₁ = 200 kg/ha, n₂=150 kg/ha dan n₃= 100 kg/ha. Variabel yang diamati: tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang per buah dan diameter per buah. Penelitian menunjukkan bahwa: tidak terdapat interaksi antara pupuk kandang bebek dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah gambut. Pemberian pupuk kandang bebek sebesar 15 ton/ha setara 529 g/polibag merupakan dosis efektif terhadap pertumbuhan tinggi serta berat kering tanaman cabai rawit di tanah gambut. Pemberian pupuk NPK sebesar 100 kg/ha setara 3,52 g/polibag merupakan dosis terbaik dalam memberikan pertumbuhan berat kering tanaman cabai rawit di tanah gambut.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA AKIBAT PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK P PADA TANAH PMK Rohmad, Rohmad; Listiawati, Agustina; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i2.74427

Abstract

Kubis bunga merupakan sayuran yang mempunyai nilai ekonomis dan prospek yang baik untuk dibudidayakan. Pengembangannya di Kalimantan Barat cukup baik dikarenakan sudah tersedianya varietas yang sesuai. Kalimantan Barat mempunyai lahan podsolik merah kuning(PMK) yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan budidaya kubis bunga. Pemanfaatan lahanPMK sebagai media tumbuh kubis bunga dihadapkan pada beberapa permasalahan sepertitingkat kesuburan dan produktivitas tanah rendah. Pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk P merupakan upaya dalam meningkatkan produktivitas tanah sehingga dapat digunakan untuk budidaya. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi terbaik pupuk kandang ayam dan pupuk P terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 3 bulan dengan menggunakan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 2 faktor perlakuan. Faktor (a) pemberian pupuk kandang ayam terdiri atas 3 taraf yaitu; a1 = 20 ton/ha, a2 = 30 ton/ha, a3 = 40 ton/ha. Faktor (p) pemberian SP-36 terdiri atas 3 taraf yaitu; p1 = 200 kg/ha, p2 = 250 kg/ha, p3 = 300 kg/ha. Variabel dalam penelitian ini terdiri atas jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, berat krop dan diameter krop kubis bunga. Variabel tambahan yaitu suhu, kelembaban udara, curah hujan, pH tanah, porositas dan bobot isi tanah PMK. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk P berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kubis bunga pada tanah PMK. Dosis pupuk kandang ayam 20 ton/ha dan pupuk P 200 kg/ha merupakan dosis efektif yang dapat digunakan untuk budidaya kubis bunga pada tanah PMK.