cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 2,161 Documents
PENGARUH KONSENTRASI BIOURINE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH ALUVIAL Pertiwi, Suciaty; Listiawati, Agustina; Rohayeti, Yeti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12389

Abstract

Pupuk biourine adalah hasil fermentasi urine sapi dan rempah-rempah dengan melibatkan peran mikroorganisme. Pupuk biourine selain berfungsi untuk penyubur tanaman, rempah-rempah yang terkandung dalam pupuk biourine juga sekaligus sebagai pestisida alami untuk tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi biourine terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 02 Februari 2015 sampai dengan 11 Mei 2015 di Jln. Arteri Supadio, Gang. Wonodadi 2, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari enam taraf perlakuan dan empat ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari empat tanaman sampel. Perlakuan dalam penelitian adalah pemberian biourine dengan konsentrasi: 2 cc/liter, 3 cc/liter, 4 cc/liter, 5 cc/liter, 6 cc/liter dan 7 cc/liter. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (gram), waktu berbunga (hari), jumlah buah per tanaman (buah) dan berat buah per tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biourine dapat meningkatkan pertumbuhan cabai merah pada tanah alluvial. Pemberian biourine dengan konsentrasi 4 cc/liter merupakan konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan cabai merah pada tanah alluvial.
PENGARUH PENGOLAHAN TANAH TERHADAP JUMLAH SIMPANAN BIJI GULMA DI DALAM TANAH PADA TANAH ALLUVIAL Pratama, Feri; Sarbino, Sarbino; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengolahan tanah terhadap jumlah simpanan biji gulma di dalam tanah pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura pada bulan Agustus hingga Desember 2014. Identifikasi dan pengolahan data dilaksanakan di Laboratorium Hama Tanaman Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan metode observasi dengan analisis vegetasi gulma yang tumbuh setelah pengolahan tanah. Pengamatan dilakukan setelah pengolahan tanah 1 kali, 2 kali, 3 kali dan 4 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 spesies gulma yang memiliki jumlah simpanan biji gulma tertinggi yaitu dengan nilai SDR diatas 10% dan dianggap sebagai gulma penting yaitu, Borreria alata, Cyrtococcum sp, Ageratum conyzoides, Ludwigia parennis dan Phyllantus debilis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengolahan tanah sebanyak 1 kali dapat mengurangi jumlah simpanan biji gulma dalam tanah jika dilakukan sebelum gulma menghasilkan biji.
Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng Dume, Adrianus Kamaledho; Patriani, Patriani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari panjang entris yang terbaik terhadap pengaruh sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu e1: 7,5 cm, e2: 10 cm, e3: 12,5 cm, e4: 15 cm dan e5: 17,5 cm. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm) dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengamatan panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) sedang variabel pengamatan seperti jumlah tunas berpengaruh tidak nyata.Rerata persentase tumbuh (%) dengan panjang entris 12,5 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah pada panjang entris 7,5 cm dan 15 cm. Data rerata jumlah daun (helai) pada panjang entris 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entris 7,5 cm dan 10 cm. Data rerata jumlah tunas terdapat pada panjang entris 10 cm dan 12,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah diberi pada panjang entris 7,5 cm dan 12,5 cm. Data rerata tinggi tanaman pada panjang entries 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entries 7,5 cm dan 12,5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit lengkeng dapat disimpulkan bahwa keberhasilan panjang entris dengan 17,5 cm mempunyai pertumbuhan yang terbaik.
KARAKTERISTIK JELLYLIANG TEH PADA BERBAGAI FORMULASI DAUN MUJE (Dicliptera chinensis) Wisma, Wisma; Kusumadewi, Yohana Sutiknyawati; Raharjo, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12497

Abstract

Liang teh adalah minuman fungsional yang dibuat dari daun muje dan daun nanas kerang. Liang teh mengandung vitamin C, vitamin B, dan vitamin A, sehingga berpotensi sebagai bahan baku untuk pembuatan jelly. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi daun muje yang terbaik pada pembuatan jellyliang teh berdasarkan karakter fisikokimia dan sensori.Pembuatan liang teh menggunakan bahan baku daun nanas kerang sebanyak 40 g dan daun muje dengan berbagai formulasi, yaitu 0 g, 25 g, 50 g, 75 g, dan 100 g, sedangkan pembuatan jelly diambil dari liang teh tersebut dengan penambahan agar 10 g, asam sitrat 1,5 g, dan gula 100 g. Hasilpenelitianmenunjukkan bahwa penambahan daun mujeberpengaruh nyata terhadap pH dan total asam jelly liang teh. Formulasi terbaik adalah daun muje sebanyak 100 g yang memiliki karakter fisikokimia yaitu total padatan terlarut 19,38 °brix, kadar air 60,19 %, pH 3,53, total asam 0,34 %, dan daya tekan 1,17 kg force dengan daya tarik 8,00 mm per 4,00 detik,dan karakter sensori adalah tekstur3,49 (agak keras), keasaman 2,97 (agak asam), warna 4,34 (merah), kemanisan3,46 (manis), dan kesukaan 3,49 (suka).
STUDI STATUS HARA N, P DAN K UNTUK TANAMAN PADI PADA LAHAN PASANG SURUT DI DESA SARANG BURUNG KOLAM KECAMATAN JAWAI KABUPATEN SAMBAS Susi Sartika, Susi sartika
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 1 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i1.14211

Abstract

ABSTRACT This study aimed to determine the status of nutrients N, P and K at research site for the development of rice and fertilizer recommendation for tidal wetland in the study site. The research was conducted in Agustus - December 2015 in Sarang Burung Kolam village precisely in the hamlet Buluh Perindu Jawai Subdistrict Sambas Regency with a land area of 3,5 ha. The method used in this research was survey. Variables of observation in this research include pH, N-total, P-available, K-dd, DHL, pyrte test and calculation of fertilizer requirements. The result of analysis shows that pH is relatively netral "“ midly alkalis in 6,87 -7,90, nutrient status N is relatively high "“ very high that is 0,73 % - 1,25 %, P is relatively low, moderate, to vey high that is, 6,72 ppm, 8,17 ppm to 15,84 ppm, P total is relatively low to moderate that is, 18,66 ppm to 21,63 ppm, K-dd relatively moderate to high that is 0,52 "“ 0,85 cmol (+) kg-1, DHl is relatively low that is, 1,29 dS/m, contains harmless pyrte, ground water level is relatively shallow to withint that is, 18,20-21,00. Fertilizer recommendation in each site are T1 (229,82 kg urea/ha, 120,72 kg Sp-36/ha, 49,87 kg KCl/ha), T2 (254,86 kg urea/ha, 129,33 kg Sp-36/ha, 49,84 kg KCl/ha), T3 ( 255,39 kg urea/ha, 118,61 kg Sp-36/ha, 49,84 kg KCl/ha), T4 (254,86 kg urea/ha, 78,66 kg Sp-36/ha, 64,80 kg KCl/ha), T5( 228,36 kg urea/ha, 97,5 kg Sp-36/ha, 49,78 kg KCl/ha), T6 (253,82 kg urea/ha, 121,27 kg Sp-38/ha, 38,46 kg KCl/ha) dan T7 (254,34 kg urea/ha, 97,67 kg Sp-36/ha, 49,80 kg KCl/ha). Keywords : jawai, tidal, rice plant, nutrient status
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN TERHADAP PEMBERIAN KOMBINASI NUTRISI ANORGANIK DAN PUPUK HAYATI KEONG MAS SECARA HIDROPONIK Purwanti, Mira; Rahmidiyani, Rahmidiyani; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.33678

Abstract

Kailan (Brassica oleraceae) memiliki kandungan gizi yang tinggi bagi kesehatan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin hari semakin meningkat, beberapa alternatif teknik budidaya dapat dilakukan terhadap tanaman kailan, dengan harapan produksi yang dihasilkan optimal, baik kualitas maupun kuantitas yaitu salah satunya secara hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kailan secara hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas dari tanggal 1 Januari sampai 16 Februari 2019. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu perlakuan kombinasi Goodplant dengan pupuk hayati keong mas yang terdiri dari 6 taraf perlakuan 5 kali ulangan, setiap ulangan digunakan 3 sampel tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhannya adalah 90 tanaman. Taraf perlakuan A=pemberian 100% Goodplant dan tanpa pupuk hayati keong mas, B= pemberian 90% Goodplant dan 10% pupuk hayati keong mas, C= pemberian 80% Goodplant dan 20% pupuk hayati keong mas, D= pemberian 70% Goodplant dan 30% pupuk hayati keong mas, E= pemberian 60% Goodplant dan 40% pupuk hayati keong mas dan F= pemberian 50% Goodplant dan 50% pupuk hayati keong mas. Variabel yang diamati adalah volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi Goodplant dan pupuk hayati keong mas memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati. Kombinasi Goodplant dan pupuk hayati keong mas yang efektif diberikan ke tanaman kailan adalah pada kombinasi 80% Goodplant dan 20% pupuk hayati keong mas, sehingga pupuk hayati keong mas dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan nutrisi Goodplant. Kata Kunci : Hidroponik, Goodplant, Kailan, Pupuk Hayati Keong Mas Chinese Kale (Brassica oleraceae) has a high nutrient content for health and high economic value. To fulfill the increasing market demand, the several alternative cultivation techniques can be done in order to produce the optimal production both quality and quantity, which is hydroponics. This study aims to find out which the best combination for growth and yield of kailan by hydroponics. This research was conducted in Saing Rambi Village, Sambas Subdistrict, Sambas Regency from January 1st until February 16th 2019. This study used a Completely Randomized Design (CRD) method with one factor, namely the combination treatment of Goodplant and golden snail biofertilizer that consist of 6 treatment levels and 5 replications, each replication used 3 plant samples, the total number of plants are 90 plants. The treatments levels are A = 100% Goodplant without golden snail biofertilizer, B = 90% Goodplant and 10% golden snail biofertilizer, C = 80% Goodplant and 20% golden snail biofertilizer, D = 70% Goodplant and 30% golden snail biofertilizer, E = 60% Goodplant and 40% golden snail biofertilizer and F = 50% Goodplant and 50% golden snail biofertilizer. The observed variables were root volume (cm3), dry weight of plants (g), plant height (cm), number of leaves (strands), leaf area (cm2) and fresh weight of plants (g). The results showed that the combination of Goodplant and golden snail biofertilizer had a significant effect on all observed variables. The effective combination of Goodplant and golden snail biofertilizer to growth and yield chinese kale is the combination of 80% Goodplant and 20% of golden snail biofertilizer, so that golden snail biofertilizer can be used to reduce Goodplant nutrients. Keywords : Hydroponics, Goodplant, Chinese Kale,Golden Snail Biofertilizer
Karakteristik Kimia dan Sensori Burger Nabati dengan Formulasi Tempe dan Nangka (Artocarpus heterophyllus) doni, rosita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.33779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kimia dan sensoris burger nabati yang dihasilkan dari formulasi tempe dan nangka (Artocarpus heterophyllus). Desain Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu rasio formulasi antara tempe dan nangka (0:80, 20:60, 40:40, 60:20, 80:0), masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 25 kombinasi perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji ANOVA (α=5%) dan uji BNJ (α=5%) dan sensoris menggunakan friedman. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan terbaik berdasarkan indeks efektifitas adalah perlakuan tempe 40g : nangka 40g dengan karakteristik kimia yaitu kadar air sebesar 51,9%, abu sebesar 3,96%, lemak sebesar 17,21%, protein sebesar 7,08%, karbohidrat sebesar 19,86%, serat sebesar 15,5% dan nilai hedonik yang dihasilkan: warna 5,08 (suka), aroma 5,04 (suka), rasa 5,12 (suka) dan tekstur 5,24 (suka).
THE STUDY OF FORMULATION COCONUT MILK AND AGAR IN MAKING OF KERIBANG (Dioscorea alata) ICE CREAM Nurahman, Yusup
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34197

Abstract

This research was aimed to determine the best characteristic of formulation coconut milk and agar in making of keribang (Dioscorea alata) ice cream. The experimental designed using Randomized Block Design (RBD) wich is consist two factor of coconut milk (200g, 250g, 300g) and agar (3g, 4g, 5g), each treatment was replicated three times. The measured parameters were phisycal, chemical, and sensory characteristics. The data of Phisycal and chemical were analyzed statistically using ANOVA (α=5%) and HSD Test (α=5%) and sensory test was analyzed by Kruskal Wallis. The best treatment was determined by using method of effectiveness index. The result showed keribang ice cream with addition of coconut milk 250g and Agar 4g was the best treatment with chemical characteristics were fat content 27.84%, protein content 1.70%, total dissolved solids 20.80 °brix, Physical characteristics were overrun 20.55%, high-speed melting 25.19 minutes, and sensory values resulted of taste 5.40 (like), texture 5.23 (like), color 5.53 (like very much), aroma 4.70 (like).
THE EFFECT OF WOOD ASHES AND QUAIL DUNG FERTILIZER ON THE GROWTH AND YIELDS OF CAYENNE PEPPER PLANT ON PEAT SOIL Purwanto, Edy; Hadijah, Siti; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 9 No. 3 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i3.35439

Abstract

This study aimed to determine the interaction between wood ashes and quail dung fertilizer as well as the dose of both, which provided the best growth and yield on cayenne pepper in peat soils. The study was conducted at Jl. Equator, Gg. Teluk Betung Maju, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Pontianak City. The period of the study by December 3rd 2018 to April 5th 2019. This study used an experimental method with a completely randomized factorial design (CRD) consisting of 2 treatment factors. The first factor was wood ashes with 3 levels of treatment, and the second factor was quail dung manure with 3 levels of treatment. Each treatment was repeated 3 times, each replication consisted of 4 sample plants, so that the total number of plants were 108 plants. The treatment consisted of wood ash treatment i.e a1 = 430 g/polybag equivalent to 21 tons/ha, a2 = 620 g/polybag equivalent to 31 tons/ha, a3 = 810 g/polybag equivalent to 41 tons/ha and fertilizer treatment quail manure enclosure p1 = 200 g/polybag is equivalent to 10 tons/ha, p2 = 400 g/polybag is equivalent to 20 tons/ha, p3 = 600 g/polybag is equivalent to 30 tons/ha. Observation variables in the study were plant height (cm), plant dry weight (g), root volume (cm3), number of productive branches (branches), number of fruits per plant (fruit) and weight of fruits per plant (g). Supporting observation variables on environmental conditions are air temperature ( °C), relative humidity (%) and rainfall (mm). The results of this study showed that interaction of the wood ash treatment and the quail dung manure does not significantly affect all observed variables. The wood ash treatment significantly affected plant dry weight, root volume, number of productive branches, number of fruits per plant and fruit weight per plant but had no significant effect on plant height of 2 MST and 4 MST, while the treatment of quail dung manure no significant effect on all observational variables. The combination of wood ashes at a dose of 810 g/polybag and 400 g/polybag quail dung manure provide the highest rate of yield of cayenne pepper on peat soils.Keywords : wood ash, cayenne pepper, peat, quail dung manure
IDENTIFICATION OF FUNGI TO RED RICE IN TERIAK, BENGKAYANG, WEST BORNEO ., Mislan; Ramadhan, Tris Haris; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i4.35547

Abstract

Rice (Oryza sativa L.) is a common crop in Indonesia. Kalimantan Barat has a lot of rice germplasm, including local red rice. Some of obstacles that cause a decrease in rice production was plant diseases. There many kind of rice diseases was known. This study aims to determaind rice diseases on red rice in Teriak, Bengkayang. Plant samples for identification took by purposive method and randomized method used to determine the disease progress (incidence and severity). The result of identification showed that there are six diseases in red rice, such as leaf and neck blast, brown leaf spot, narrow brown leaf spot, stackburn, sheath rot and sheath blight. The disease severity calculations on rice leaves was 55,90% - 78,52%, rice stem 0% - 41,48% and panicle of rice 15,19% - 63,70%.Keyword : disease incidence, disease severity, red rice, identification