cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 2,161 Documents
KEANEKARAGAMAN VEGETASI RIPARIAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI KAPUAS DESA RADAK SATU KABUPATEN KUBU RAYA SRI RAHAYU, ARI HARTANTO FX WIDADI PADMARSARI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51263

Abstract

Desa Radak Satu merupakan jalur yang dilalui oleh Sungai Kapuas. Pada daerah tersebut terdapat zona riparian yang membentang di sepanjang Daerah Aliran Sungai Kapuas. Vegetasi riparian yang di kenal memiliki fungsi ekologis yang cukup penting bagi kehidupan organisme. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui keanekargaman vegetasi riparian yang ada di DAS Kapuas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga April 2021 yang terbagi menjadi empat stasiun menggunakan metode sistematik sampling. Hasil penelitian menunjukan keanekaragaman vegetasi riparian di DAS Kapuas Desa Radak Satu meliputi 43 jenis 26 famili dengan beberapa jenis yang sering ditemukan antara lain Nypa fruticans, Gluta renghas, dan Lagerstroemia speciosa. Secara keseluruhan indeks keanekaragaman vegetasi riparian diperoleh nilai 3,195 yang menunjukkan ke dalam kategori tinggi di dukung dengan kemerataan yang stabil dan tidak terdapat jenis yang mendominasi. Kata kunci : DAS Kapuas, Desa Radak Satu, keanekaragaman, vegetasi riparian.
UJI JENIS PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT Setiawan, Moh Ricky Nanda Pratama; Zulfita, Dwi; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51338

Abstract

Salah satu faktor pembatas pertumbuhan tanaman jagung manis adalah kesuburan tanah. Tanah dikatakan subur jika mengandung cukup unsur hara esensial yang dibutuhkan oleh tanaman untuk menunjang pertumbuhannya sampai dengan produksi. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 22 Mei sampai dengan tanggal 22 Agustus 2021. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi antara jenis pupuk hayati dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan gambut serta mendapatkan jenis pupuk hayati yang dapat mengefisienkan penggunaan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan gambut. Penelitian ini menggunakan percobaan lapangan dengan pola Faktorial Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan dimana tiap perlakuan terdiri dari 4 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah faktor pupuk hayati (H) terdiri dari h1= pupuk hayati Bio Extrim, h2= pupuk hayati Bio Nano, h3= pupuk hayati Bio Optifarm. Konsentrasi pupuk hayati mengikuti konsentrasi anjuran pada kemasan. Faktor pupuk NPK Mutiara 16:16:16 (P) terdiri dari p1 = sesuai dosis anjuran (400 kg/ha atau 7,3 g/tanaman), p2 = 75% dari dosis anjuran (300 kg/ha atau 5,6 g/tanaman) dan p3 = 50% dari dosis anjuran (200 kg/ha atau 3,73 g/tanaman). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar, klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun, tinggi tanaman, berat per tongkol tanpa kelobot, berat per tongkol berkelobot, berat tongkol per petak, panjang tongkol dan diameter tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi pemberian jenis pupuk hayati dan NPK terhadap hasil tanaman jagung manis pada lahan gambut. Interaksi antara pupuk hayati Bio Optifarm dan NPK dosis 200 kg/ha (50% dosis anjuran) memberikan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang terbaik pada lahan gambut
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAUN LAMTORO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY PADA TANAH GAMBUT LUMBAN GAOL, CANRA ROMAS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51346

Abstract

Sayuran merupakan salah satu produk hortikultura yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan termasuk sawi pakcoy. Penelitian ini bertujuan mendapatkan konsentrasi POC daun lamtoro yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak di Jl. Sungai Raya Dalam km 1,3 Komplek Rumah Dinas RUTAN Pontianak dengan ketinggian tempat 1 meter dpl. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 11 Juli 2021 -11 Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dimana tiap perlakuan terdiri dari 3 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 5 x 5 x 3 = 75 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah p1= POC kosentrasi 5 ml/liter, p2= POC kosentrasi 10 ml/liter, p3= POC kosentrasi 15 ml/liter, p4= POC kosentrasi 20 ml/liter dan p5= POC kosentrasi 25 ml/liter . Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar, jumlah klorofil daun, berat kering tanaman, jumlah daun dan berat segar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi POC daun lamtoro memberikan pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy yang sama baiknya pada tanah gambut sehingga pemberian POC daun lamtoro konsentrasi 5 ml/L air sudah efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut tersebut. Kata kunci : konsentrasi, pupuk organik cair, gambut
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT LADA TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH IKAN RUSMINI, IKA; ANGGOROWATI, DINI; MUSTAMIR, ELLY
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51460

Abstract

Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) limbah ikan dalam budidaya tanaman bibit lada yaitu dapat secara cepat mengatasi kekurangan unsur hara. Tujuan penelitian untuk mengetahui konsentrasi POC limbah ikan yang menghasilkan pertumbuhan bibit lada yang terbaik. Lokasi penelitian terletak di Desa Lonam Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas. Waktu penelitian mulai dari tanggal 3 Maret - 1 Mei 2021. Rancangan Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan perlakuan dosis POC limbah ikan terdiri dari 5 taraf yaitu p1(3,5%); p2(4%); p3(4,5%); p4(5%); p5(5,5%). Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pertambahan jumlah tunas, pertambahan panjang tunas, pertambahan jumlah daun, dan persentase bibit hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC limbah ikan dengan konsentrasi 4,5% memberikan hasil paling tinggi di semua variabel pengamatan. Dosis dengan hasil yang paling baik ditunjukkan pada pemberian 4,5% berdasarkan potensi bibit tanaman lada yaitu pertambahan jumlah tunas tanaman dengan rata-rata 13,56.
Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih Pada Media Serbuk Gergaji Putra, Fransiskus Darma
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51496

Abstract

Media tumbuh merupakan salah satu aspek penting yang menentukan tingkat keberhasilan budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Jamur tiram putih membutuhkan banyak nutrisi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, dimana semakin banyak zat nutrisi yang tersedia maka hasil dan pertumbuhan jamur tiram akan semakin maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih pada media serbuk gergaji. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dari tanggal 1 Mei 2021 - 15 Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 6 taraf konsentrasi POC dengan 4 ulangan. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel.. Konsentrasi POC p0 = tanpa POC, p1 = POC 5%, p2 = POC 10%, p3 = POC 15%, p4 = POC 20% dan p5 = POC 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur panen panen dengan waktu terbaik yaitu pada pemberian POC dengan konsentrasi 10% dengan rerata 19,25 hari, berat basah pemberian POC dengan konsentrasi 20% memberikan hasil terbaik yaitu dengan rerata 111,15 g, dan diameter tubuh buah pemberian POC dengan konsentrasi 5% memberikan hasil terbaik dengan rerata 10,34 cm.
Pengaruh Pupuk Hayati dan Rock Fosfat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hipogea L.) pada Tanah Gambut krisdayanto, rangga; salam, darus; sasli, iwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51590

Abstract

Kacang tanah (Arachis hipogea L.) merupakan komoditi yang bernilai ekonomis yang dapat di konsumsi langsung ataupun untuk kebutuhan industri.Gambut merupakan material bahan organik yang tertimbun secara alami dalam keadaan basah yang berlebihan, dan sedikit mengalami perombakan. Kendala budidaya kacang tanah pada lahan gambut bergantung pada tingkat kematangan media gambut. Pengolahan media gambut agar sesuai dengan syarat tumbuh tanaman kacang tanah dapat dilakukan dengan penambahan pupuk hayati dan pemupukan rock fosfat (RP). Pemberian pupuk hayati pada gambut dengan pH optimal akan menambah keragaman mikrobia dalam pembentukan unsur hara agar tersedia bagi tanaman. Rock fosfat (RP) merupakan bahan baku utama pembuatan pupuk SP dan umumnya kadar P2O5 pada RP dibawah 30% sehingga penggunaanya relatif lebih banyak dari pupuk P lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kombinasi pupuk hayati dan rock fosfat (RP) terhadap ketersediaan unsur hara P serta efisiensi dalam penggunaan RP terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Sepakat 2 Gg. Racana Untan Pontianak. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2020 "“ 7 Februari 2021. Penelitian ini menggunakan metode split-plot Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 2 faktor dengan faktor (m) 2 taraf yaitu: m0 = Pupuk hayati 0 g/kg benih kacang tanah, m1 = Pupuk hayati 5 g/kg benih kacang tanah dan faktor (p) 4 taraf yaitu: p0 = 0 g/petak rock fosfat setara dengan 0 kg/ha, p1= 5 g/petak rock fosfat setara dengan 50 kg/ha, p2= 15 g/petak rock fosfat setara dengan 150 kg/ha, p3= 25 g/petak rock fosfat setara dengan 250 kg/ha. Variabel pengamatan yang dilakukan yaitu: tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat polong kering tanaman, berat biji kering per tanaman, berat 100 butir biji kering dan serapan P. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka kesimpulannya adalah (1) Pemberian pupuk hayati dan rock phospat dapat meningkatkan serapan unsur hara P pada tanah gambut, (2) Penggunaan pupuk rock phospat dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut yaitu berat kering tanaman, berat polong kering tanaman dan berat biji kering tanaman.
STATUS KESUBURAN TANAH PADA MASA REPLANTING PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI DESA KELOMPU KECAMATAN KEMBAYAN KABUPATEN SANGGAU Rita Hayati,, Leonardus Kiki, Asrifin Aspan,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51697

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan hara di dalam tanah pada perkebunan kelapa sawit saat masa replanting dan menghitung dosis pupuk untuk kebutuhan tanaman kelapa sawit. Penelitian menggunakan metode survey dan pengambilan sampel dilapangan dengan kedalaman 0-30 cm dengan system acak atau geografis. Sampel tanah diambil pada tiga lokasi yaitu L1, L2, L3 dan di analisi di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah dan laboratorium Fisika dan konservasi tanah. Penelitian dilakukan dengan tahapan survey pendahuluan, pengambilan sampel tanah, analisis Laboratorium, pengolahan data dan penyajian hasil. parameter penelitian yaitu pH tanah, C-organik, N-total, P-total, P-Tersedia dan K-dd, K2O, KTK, KB, Bobot Isi, dan Al-dd. Hasil penelitian menunjukan bahwa status kesuburan pada lokasi L1, L2, L3 termasuk dalam kriteria rendah. Hasil perhitungan rekomensai pemupukan Urea, SP-36 dan MOP pada lahan L1 untuk kebutuhan pupuk Urea 48,37 kg/ha, pupuk SP-36 dengan dosis 82,41 kg/ha, pupuk MOP 161,2 kg/ha dan saran pemupukan L2 untuk Urea 52,68 kg/ha, pupuk SP-3695,97kg/ha, MOP 145,6 kg/ha, kemudian untuk lahan L3 saran pemupukan Urea sebesar 49,74kg/ha, pupuk SP-36 72,25 kg/ha dan MOP 204,3 kg/ha. Kata kunci :Replanting kelapa sawit, kesuburan tanah, rekomendasi pemupukan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TIMUN BABY AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI MACAM KONSENTRASI POC LIMBAH BUAH PEPAYA PADA TANAH ALUVIAL hakim, fathul kim; MUSTAMIR, ELLY ELLY; HADIJAH, SITI SITI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.51745

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L) adalah jenis sayuran dari family cucurbitaceae atau labu-labuan yang sudah populer di seluruh dunia. Salah satu usaha untuk meningkatkan kesuburan tanah atau kandungan hara dalam tanah yaitu dengan pemberian pupuk organik cair limbah buah pepaya. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Purnama II, gg Purnama Sutera, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 April 2021 sampai 18 juni 2021. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair limbah buah pepaya yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman timun baby. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan. Setiap satuan unit percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga total tanaman keseluruhan 100 tanaman. a1 : POC Limbah Buah Pepaya 100 ml/l, a2 : POC Limbah Buah Pepaya 150 ml/l, a3 : POC Limbah Buah Pepaya 200 ml/l, a4 = POC Limbah Buah Pepaya 250 ml/l, a5 : POC Limbah Buah Pepaya 300 ml/l. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian ini adalah volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah buah (buah), berat buah pertanaman (g), berat buah perbuah (g), panjang buah (cm) dan diameter buah (cm). Hasil penelitian pemberian POC limbah buah papaya berbeda nyata terhadap variabel jumlah buah dan berat buah pertanaman, tetapi berbeda tidak nyata volume akar, berat kering, berat buah perbuah, diameter buah dan panjang buah.Kata Kunci: Limbah Buah Pepaya, Pupuk Organik cair, Tanah Aluvial, Timun Baby,
ANALISIS KOMODITAS UNGGULAN SEBAGAI AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI DESA BANDA SARI KECAMATAN AIR UPAS KABUPATEN KETAPANG Ari Krisnohadi, Hamdan, Riduansyah,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51944

Abstract

ABSTRAKPenggunaan lahan adalah segala campur tangan manusia, baik secara permanen maupun secara siklus terhadap suatu kelompok sumber daya alam dan sumber daya buatan, yang secara keseluruhan disebut lahan, dengan tujuan untuk mencukupi kebutuhan. Penggunaan lahan Desa Banda Sari meliputi kebun kelapa sawit dengan luas mencapai 1.763,54 Ha, kebun karet dengan luas mencapai 8,14 Ha, kebun campuran luas lahan mencapai 17,51 Ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan, komoditas unggulan dan ketersediaan lahan. Tahapan penelitian verifikasi penggunaan lahan, wawancara sosial ekonomi dan pengambilan sampel tanah komposit pada 5 penggunaan lahan menggunakan bor dengan kedalaman 0-30 cm sampel tanah komposit dianalisis dilaboratorium dan penyajian hasil. Hasil penelitian perubahan penggunaan lahan tahun 2019 mencapai 61.82 Ha, hasil wawancara dengan masyarakat dengan jumlah responden 12 kebun karet dengan nilai 12, kebun campuran dengan nilai 15 dan kebun kelapa sawit dengan nilai 19 menunjukkan kriteria sebagai komoditas unggulan. Hasil reaksi tanah pH (sangat masam dan masam), C-organik (rendah, sedang dan tinggi), N-Total (rendah sampai sedang), P-Total (rendah, sedang dan tinggi), Kalium (K) (sangat rendah), Kapasitas Tukar Kation (KTK) (Rendah dan sedang) dan Kejenuhan Basa (sangat rendah), Status kesuburan tanah (Rendah dan sedang). Lahan yang tersedia dengan luas 82,65 Ha direkomendasikan untuk perkebunan kelapa sawit. Kata Kunci: Perubahan Lahan. Komoditas Unggulan. Ketersediaan Lahan.
PENGARUH KOMPOS SOLID PLUS (KOSPLUS) TERHADAP SERAPAN HARA N,P SERTA K DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH GAMBUT Edi Suryadi, Alma Deta Krispina, Asrifin Aspan,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.52383

Abstract

ABSTRAK Jagung manis merupakan jagung yang belum lama dikenal dan baru dikembangkan di Indonesia. Saat ini jagung manis merupakan salah satu jenis jagung yang memiliki nilai ekonomis paling tinggi bila dibandingkan dengan jenis lainnya. Tanah gambut merupakan tanah dengan tingkat kesuburan yang rendah. Tanah ini memiliki kandungan bahan organik yang tinggi tetapi sangat bertolak belakang dengan kandungan unsur hara tanahnya, hal tersebut perlu adanya usaha pemupukan satu diantaranya pemberian kosplus menjadi alternatif pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kosplus terhadap serapan hara N,P dan K serta hasil tanaman jagung manis di tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura sebagai penyimpanan polybag dan analisis serapan hara di Laboratorium Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura sejak 12 maret - 30 juli 2021. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), perlakuan yang diuji meliputi, P0 (Tanpa Perlakuan), P1 (280 g/polybag), P2 (560 g/polybag). P3 (830 g/polybag), P4 (1.100 g/polybag), P5 (1.390 g/polybag). Terdiri dari 6 perlakukan dengan 4 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan 2 unit. Jadi keseluruhan yang diperoleh 6 x 4 = 24 polybag dan 24 x 2 = 48 polybag. Hasil penelitian menunjukan pemberian kosplus dapat meningkatkan serapan hara N 541,9 %, serapan hara P sebesar 315,3% dan serapan hara K sebesar 234,6 %, berat basah tanaman sebesar 282,1 % dan berat kering tanaman sebesar 288,2 % pada P1 dibandingkan P0. Meningkatkan berat tongkol berkelobot sebesar 143,2 %, panjang tongkol sebesar 37,9 %, pada P1 dibandingkan P0 berat pongkol tanpa kelobot sebesar 145,1 % pada P4 dibandingkan ada P0.Kata kunci: Kompos Solid Plus (KOSPLUS), Serapan Hara N-P-K, Tanah Gambut.