cover
Contact Name
Laury Marcia Ch. Huwae
Contact Email
biofaaljournal@gmail.com
Phone
+6285243392016
Journal Mail Official
biofaaljournal@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Biologi - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Ambon, 97234, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Biofaal Journal
Published by Universitas Pattimura
ISSN : -     EISSN : 27234959     DOI : https://doi.org/10.30598/biofaal.v1i1y2020
Core Subject : Health, Science,
Biofaal Journal merupakan jurnal online yang menerima dan mempublikasikan tulisan-tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian terbaru, short communication, maupun review terhadap artikel dari bidang keilmuan Biologi, Faal Tumbuhan, Faal Hewan, Faal Manusia dan Faal Olahraga. Biofaal Journal diterbitkan oleh Profesi Ahli Ilmu Faal, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Pattimura. Dalam setahun Biofaal Journal memiliki 1 volume dan 2 Issue. Dewan editor, berasal dari rumpun ilmu biologi dan fisiologi yang aktif dalam publikasi ilmiah skala nasional dan internasional, sehingga mampu melakukan proses review secara profesional. Artikel yang diterima akan diterbitkan sesuai dengan waktu yang ditentukan yaitu pada bulan Juni dan Desember, dan akan tersedia gratis bagi pembaca
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal" : 7 Documents clear
POLA ZONASI MANGROVE DI DESA PASSO TELUK AMBON BAGIAN DALAM KECAMATAN BAGUALA KOTA AMBON Wakano, Deli; Ukaratalo, Abdul Mahid
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp1-11

Abstract

Zonasi merupakan suatu fenomena ekologi di perairan pesisir, yang merupakan daerah yang terkena pengaruh pasang-surut air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola zonasi mangrove di Desa Passo Teluk Ambon Bagian Dalam Kecamatan Baguala Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan metode transek. Daerah penelitian dibagi menjadi 3 stasiun. Stasiun 1 terdapat 7 transek, stasiun 2 dan 3 terdapat masing-masing 5 transek dengan jarak antar transek 100 m sementara jarak antar stasiun 500 m. Pada tiap stasiun diletakkan garis transek dengan panjang 100 m yang terdiri dari 10 plot. Jumlah dan jenis mangrove yang terdapat pada tiap plot dan pengamatan zonasi mangrove diamati secara langsung saat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies mangrove yang ditemukan di pantai Desa Passo Teluk Ambon Dalam Kecamatan Baguala Kota Ambon berjumlah11 spesies mangrove yakni: Acrostichum aerum, Aegiceras corniculatum, Bruguiera cylindrica, Bruguiera parviflora, Camptostemon schultzii, Excocaria agallocha, Hertiera littoralis, Osbornia octodonta, Rhizpohora apiculata, Rhizophora stylosa dan Sonneratia alba. Nilai kerapatan dan kerapatan relative tertinggi pada kriteria pohon, anakan dan semai dimiliki oleh spesies Sonneratia alba, sementara nilai terendah dimiliki oleh spesies Aegiceras corniculatum. Zonasi mangrove pada pantai Desa Passo Teluk Ambon Dalam Kecamatan Baguala Kota Ambonmerupakan pola zonasi yang kurang lengkap.
SELEKTIFITAS PERTUKARAN ION Mg-K AKIBAT PEMBERIAN LARUTAN NH3 PADA TANAH RENZINA DENGAN BEBERAPA WAKTU INKUBASI Silahooy, Charles; Silahooy, Veince Benjamin; Huwae, Laury Marcia Ch
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp12-18

Abstract

The cation exchange on the adsorbtion complex constitutes an important chemical character of soil in determining soil fertility level. To see which ion that more selective to be separated by NH4+ ion complex absorbtion between Mg and K. The expereiment was done at soil laboratory, faculty of agriculture, pattimura university ambon. The expereiment applied completely randomized desighn. With factorial pattern. NH3 solution treatment consist of 3 hour, 7 and 14 days. the result of the expereiment showed that there was an interaction between NH3 solution treatment and incubation time on the selectivity interchange of Mg-K ion, the availability rate of K and Mg, the change of pH and the conductivity of electricity . the addition of NH3 solution increased soil ph, DHL, Exchangable Mg, exchangeable k, Mg2+ and k+ ions in the soil solution and effected selectivity of Mg-k ion interchange.
ANALISIS FILOGENETIK SUBUNIT ALFA DNA POLIMERASE III DAN ERROR-PRONE DNA POLIMERASE DARI GENUS RHODOBACTER Apituley, Edwin Thomas; Killay, Amos
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp19-27

Abstract

Sekuens nukleotida dari gen dnaE yang mengkodekan subunit alfa dari DNA polimerase III maupun sekuen asam amino produknya dari genus Rhodobacter dan beberapa genus yang berhubungan dianalisis untuk menentukan hubungan evolusioner mereka. Metode Maximum Likelihood dan model Kimura 2 parameter masing-masing untuk mengkonstruksi pohon filogenetik dan mengukur jarak genetik. Pohon filogenetik berdasarkan sekuen nukleotida dari gen yang mengkodekan subunit alfa dari DNA polimerase III dibandingkan terhadap pohon filogenetik berdasarkan sekuen gen 16S rRNA, Genus Rhodobacter maupun genus lain yang diuji memiliki 2 jenis dnaE, diberi nama dnaE1 dan dnaE2. Perbandingan pasangan sekuen menunjukkan bahwa persentase keidentikan sekuen antara kedua jenis gen dibawah 50 persen untuk sekuens nukleotida dan 25 persen untuk sekuen asam amino. Satu anggota genus Rhodobacter, R.sediminicola JA983 memiliki tiga salinan gen dnaE dengan rentang keidentikan 40 persen hingga 54 persen untuk sekuen nukleotida dan 22.6 hingga 50.6 persen untuk sekuen asam amino. Pohon filogenetik berdasarkan sekuen nukleotida dnaE memiliki dua percabangan utama, masing-masing mewakili dnaE1 dan dnaE2. Topologi dari pohon filogenetik berdasarkan gen dnaE memiliki kemiripan terhadap pohon filogenetik berdasarkan sekuen gen 16S rRNA, terutama untuk percabangan dnaE1. R.sediminicola memiliki satu salinan gen pada percabangan dnaE1 dan dua salinan gen pada percabangan dnaE2, pada pohon filogenetik berdasarkan sekeun gen dnaE, dan dianotasi sebagai dnaE2.1 dan dnaE2.2.
PENGARUH LAMA PENGERINGAN PADA AMPAS DAGING BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt) SEBAGAI NUTRICEUTICAL TEH PALA Baszary, Chomsa Dintasari Umi
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp28-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air ampas pala dengan lama pengeringan satu jam, dua jam, tiga jam, dan empat jam sebagai minuman nutriceutical yang baik untuk kesehatan.parameter pengamatan adalah kandungan senyawa aktif fenol. Flavonoid, miristisin, dan antioksidan.
PERBANDINGAN MAKRONUTRIEN DAUN Alstonia sp. DI DESA NYAMA PULAU MOA DAN DESA LATUHALAT PULAU AMBON Batlayeri, Sentia; Kaihena, Martha; Nindatu, Maria; Jotlely, Hery
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp33-42

Abstract

Pada umumnya masyarakat Indonesia masih menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Tumbuhan Alstonia sp. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat diolah menjadi obat tradisional karena mempunyai banyak khasiat dan gizi yang terkandung di dalamnya. Dalam penelitian ini, bagian tumbuhan yang digunakan ialah daunnya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dari dua daerah yang berbeda yaitu di Desa Nyama Pulau Moa dan di Desa Latuhalat Pulau Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan makronotrien pada daun Alstonia sp. kedua daerah tersebut. Analisis proksimat meliputi analisa kadar protein (Kjeldahl), kadar lemak (Soxhlet), kadar abu (Dryashing), kadar air (Termogravimetri), dan kadar karbohidrat total (by different). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan makronutrien daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon sebagai berikut : kadar protein (10.3% dan 9.32%), kadar lemak (7.07% dan 13.37), kadar abu (7.20% dan 4.80%), kadar air (3.86% dan 8.81%), dan karbohidrat (71.84% dan 63.70%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar protein dan kadar abu daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon, sedangkan untuk kadar lemak dan kadar air tidak berbeda secara signifikan.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Vibrio sp. DARI DAUN SERNAI (Wedelia biflora) Hitijahubessy, Hendro; Samid, Aprianti; Jalmaf, Welda Kristiyanti; Hasanela, Nurani; Huwae, Laury Marcia Ch
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp43-50

Abstract

Penyakit Vibriosis pada ikan kakap, udang vaname dan rumput laut sering disebabkan disebabkan oleh bakteri Vibrio sp. Penyakit tersebut dapat dideteksi dengan mengisolasi bakteri dan menanamnya pada media agar selektif Vibrio sp. yaitu Thiosulfate Citrate Bile Sucrose (TCBS) agar. Daun sernai (Wedelia biflora) adalah tumbuhan yang banyak diteliti dan berguna sebagi antimikroba atau antibakteri. Berdasarkan kegunaan sebagai anti bakteri diharapkan dalam penelitian ini bahwa daun sernai dapat menjadi antibakteri Vibrio sp. Efektifitas dan efisiensi dari daun sernai sebagai antibakteri Vibrio sp. dalam penelitian ini dapat diperoleh dengan menentukan rendemen ekstrak, analisis fitokimia dan uji aktifitas ekstrak sebagai antibakteri Vibrio sp dengan metode disc diffusion Kirby-Bauer. Rendemen ekstrak daun sernai yang dihasilkan sebesar 11,7 %, dengan kandungan metabolit sekunder hasil uji fitokimia serbuk daun sernai menunjukan positif adanya senyawa alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan saponin. Ekstrak daun sernai dengan konsentrasi 100 % mampu menghambat bakteri dengan respon hambat pertumbuhan bakteri Vibrio sp. yang kuat atau sensitif dan mempunyai respon hambat yang sama dengan tetrasiklin 30 mg.
IDENTIFIKASI KERAGAMAN, JENIS GASTROPODA DI PERAIRAN PANTAI DESA HUTUMURI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN Mornaten, Benyamin; Kilay, Henderika Novalisa
Biofaal Journal Vol 3 No 1 (2022): Biofaal Journal
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biofaal.v3i1pp51-64

Abstract

Perairan pantai desa Hutumuri merupakan salah satu pantai yang memiliki potensi sumber daya hayati laut yang sangat besar sala satu di antaranya adalah keragaman gastropoda.Gastopoda memiliki peranan yang penting baik dari segi ekologi maupun ekonomi. Secara ekologi gastropoda memiliki peranan penting untuk mengontrol populasi makroalga di ekosistim terumbuk karang, dan secara ekonomi cangkang siput dapat dimanfaatkan sembagai sumber pendapatan bagi masyarakat terutama masyarakat pesisir. Spesis gastropoda memiliki karakteristik seperti bentuk cangkang yang tunggal atau asimetri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekarangaman dan kelimpahan, gastropoda di perairan pantai desa hutumuri. Metode yang digunakan adalah transek lincar kuadrat yang diletakan secara tegak lurus garis pantai dengan kombinasi plot pada garis transek tersebut. Analisa data yang dilakukan meliputi komposisi spesies, keanekaragaman, dorminasi, dan kemerataan dari spesies gastopoda. Hasil penelitian di dapat 1549 individu gastropoda terdiri dari 46 spesies 23 genus, 17 famili, 2 sub klas dan 4 ordo. Secara umum keanekaragaman dan kelimpahan gastropoda di perairan pasang surut pantai Hutumuri relatif sedang dan dorminasi spesies yang merata.

Page 1 of 1 | Total Record : 7