cover
Contact Name
Karona Cahya Susena
Contact Email
admbengkulu5758@gmail.com
Phone
+6281541234500
Journal Mail Official
admbengkulu5758@gmail.com
Editorial Address
JL. Ratu Agung No. 4A, Anggut Bawah, Ratu Samban, Kota Bengkulu
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Iso
ISSN : 27988775     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v1i1
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL ISO publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 314 Documents
Fаmily Vаluеs and Sоciаl Cоhеsiоn: Insights frоm Zоrоаstriаn Scripturеs Tеshаеv, Nutfullо Nаsrullоеvich
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1802

Abstract

This study aims to explore the role of family values and social cohesion as depicted in Zoroastrian scriptures, particularly focusing on the Avesta, the sacred text of Zoroastrianism, and its teachings on morality and spirituality within the family setting. The research involves an extensive analysis of the Avesta, examining its guidance on marriage, family relationships, and the upbringing of future generations. The study emphasizes the cultural, moral, and ethical principles outlined in the scriptures, highlighting their significance in fostering a virtuous and cohesive community. The Avesta underscores the importance of the family as the primary environment for moral and spiritual development, emphasizing three core principles: Good Thought (Humata), Good Word (Hukhta), and Good Deed (Hvarshta). The text details the roles and responsibilities within the family, advocating for the preservation of purity, moral integrity, and the promotion of a healthy and prosperous generation. The research finds that the Avesta provides a comprehensive framework for family dynamics, including marriage rituals, ethical standards, and the upbringing of children. The principles outlined in the Avesta are shown to be relevant even in contemporary discussions about family well-being and marital ethics. The study concludes that the teachings of the Avesta offer valuable insights into the foundational role of family in cultivating moral and spiritual growth. The principles of Good Thought, Good Word, and Good Deed remain central to fostering a virtuous and cohesive society. The Avesta's guidance on family values continues to hold significant relevance in modern times, providing a timeless framework for understanding and enhancing family dynamics and social cohesion.
Analisis Konten Hoaks Via Media Sosial Youtube pada Pelaksanaan Pemilu 2024 Ramadan, Ridwan; Adnan, M. Fachri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1805

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari banyaknya konten-konten hoaks yang tersebar di berbagai platform media sosial salah satunya youtube. Kominfo mencatat terdapat 34 konten hoaks yang diunggah via media sosial youtube pada pelaksanaan pemilu 2024. Kondisi ini diperparah dengan adanya unsur kesengajaan untuk membuat dan menyebarkan konten hoaks, ujaran kebencian dan propaganda. Hal tersebut mengakibatkan kerugian pada calon yang akan dipilih pada pemilu. Selain itu keberadaan konten hoaks juga membuat masyarakat terprovokasi dengan informasi yang tidak akurat. Konten hoaks juga secara tidak langsung mempengaruhi perilaku politik pemilih dalam pemilu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan content analysis. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan pada salah satu akun youtube yang menyebarkan konten hoaks selama pemilu 2024. Data penelitian dianalisis dengan teknik pengunitan, penyamplingan, perekaman, pengurangan, pengambilan kesimpulan dan penarasian. Uji keabsahan data digunakan teknik validitas produktif, validitas prediktif, validitas konstruksi dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan intensitas konten hoaks via media sosial youtube pada pelaksanaan pemilu 2024 intensitas cukup tinggi. Dari 34 konten yang tercatat sebagai konten hoaks di media sosial youtube, 9 diantaranya dapat ditemui dan dilihat pada akun youtube Babeh Aldo Aje 135. Untuk mencegah konten hoaks ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat. Upaya tersebut antara lain pertama, mengeluarkan sejumlah peraturan perundang-undangan demi mencegah dan mengatasi konten hoaks di media sosial. Kedua, melakukan pemblokiran terhadap sejumlah situs yang menyebarkan konten hoaks. Ketiga, mendirikan Badan Siber Nasional. Keempat, melakukan kolaborasi dengan Dewan Pers dan Facebook. Selain pemerintah masyarakat juga turut andil dalam mencegah hoaks dengan cara mengecek berita melalui situs website Turnbackhoax.id. Peneliti menyimpulkan bahwasanya konten hoaks via media sosial youtube pada pelaksanaan pemilu 2024 memiliki kekuatan yang cukup kuat dalam mempengaruhi, mengelabui, menggoyahkan opini masyarakat terkait isu atau permasalahan yang dibahas oleh Babeh Aldo Aje 135 dalam video unggahannya.
Implikasi Kebijakan Sanksi Administratif Pelaku Parkir Liar Oleh Dinas Perhubungan Kota Padang Dalam Meningkatkan Ketertiban Dan Keamanan Lalu Lintas Surya, Muhammad Farid; Frinaldi, Aldri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1809

Abstract

Parkir liar merupakan pelanggaran peraturan lalu lintas atas adanya rambu dilarang parkir, dilarang berhenti dan dilarang menepi di bahu jalan. Dengan adanya penerapan kebijakan sanksi administratif pelaku parkir liar oleh Dinas Perhubungan Kota Padang ini memberikan efek jera terhadap pelaku parkir liar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implikasi Kebijakan Sanksi Administratif Pelaku Parkir Liar Oleh Dinas Perhubungan Kota Padang. Studi ini berjenis kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif dan sudut pustaka serta studi interview, dokumentasi dan pengamatan non patisipan. Hasil studi adalah dapat diketahui bahwa kebijakan sanksi administratif terhadap parkir liar di Kota Padang belum baik. Berdasarkan data di lapangan, masih banyaknya pelaku parkir liar yang memakirkan kendaraan di tempat-tempat yang sudah terdapat rambu dilarang parkir, hal ini disebabkan karena tidak adanya lahan parkir resmi yang memadai, serta masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam ketertiban berlalu lintas. Namun, terdapat dampak positif dengan adanya kebijakan ini untuk masa mendatang, yaitu agar pemerintah berupaya membuat sistem parkir elektronik kedepannya. Dari hasil tersebut dapat dikatakan implikasi kebijakan sanksi administratif pelaku parkir liar oleh Dinas Perhubungan Kota Padang belum cukup berpengaruh untuk mengoptimalkan kepatuhan pengguna lalu lintas di Kota Padang.
Perlindungan Hukum Terhadap Etnis Rohingya di Indonesia Fortuna Qothrunnada , Annisa; Shidfan, Muhammad Zulfa
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1813

Abstract

Etnis Rohingya telah kehilangan hak dasarnya. Mereka harus mencari perlindungan di luar negara asal. Rezim pengungsi internasional memberikan perlindungan kepada situasi yang tidak dapat dihindari. Rezim pengungsi Internasional telah digunakan secara nasional dan internasional. Sebagai anggota masyarakat Internasional, Indonesia telah bertanggung jawab untuk memenuhi janji rezim pegungsi serta membantu menyelamatkan sertamemulihkan hak fundamental warga Rohingya. Untuk melindungi pengungsi Rohingya, Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945, kebiasaan masyarakat internasional, dan perjanjian multilateral. Perpres Nomor125 Thn 2016 terkait Penanganan bagi para Pengungsi menetapkan undang-undang. Peraturan tertuliis yang dimaksudkan untuk membantu Indonesia menangani masalah Rohingya belum memeberikan pemenuhan dan perlindungan hak asasi orang Rohingya sebagai pengungsi yang tinggal di wilayah darat dan perairan territorial di Indonesia. Hasil penelitian ini membahas perspektif normatif praktis tentang penanganan pengungsi asing di Indonesia ,dengan rumusanimasalah 1)Bagaimana tanggungijawab negaraidalam menangani krisisipengungsi diatur oleh prinsip-prinsip hukum internasional dan norma kemanusiaan? 2) Bagaimana kebijakan dan peraturan nasional Indonesia terkait dengan penanganan pengungsi, khususnya pengungsi Rohingya? Penelitian ini adalah penelitian normatif yang melihat secara sistematis hukum penanganan pengungsi. Perpres No. 125/2016 mengizinkan pemerintahiuntuk mengirimkanipengungsiikeinegara ketiga, baik secaraisementaraiatau migran atau yang tidak teratur. Ini berarti bahwa pengungsi tidak dapat diterima di Indonesia. Karantinaimembatasi ruang, untuk bergerakipengungsi danihak untukikeberlanjutan pengungsiidan pengungsi, berpotensi di pulangkan secara paksa ke negara asal mereka.
The Role Of Government Public Relations In Building A Positive Image Deswana Raya; Riski Apriliani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1814

Abstract

Image is one of the crucial things needed by an organization, it determines how an organization is viewed by the public. However, the image of an organization does not automatically form. Therefore, it is necessary to have the role of a Public Relations. Good or bad image of an organization is determined by how a Public Relations builds an image, if the image is built in a good direction, it will certainly provide benefits. Conversely, if the image is built in a bad direction it will cause losses. The research was written with the aim of knowing the role of Public Relations in building the image of the Surakarta Customs and Excise Supervision and Service Office (KPPBC TMP B Surakarta), using qualitative methodology and data collection techniques, namely interviews, observations and literature studies. To test the validity of the data, this research uses a credibility test with triangulation techniques. In this research, Public Relations of the Surakarta Customs and Excise Supervision and Service Office (KPPBC TMP B Surakarta) is the subject of research. With this research, it is hoped that it can help the agency's Public Relations in building a positive image of the company to face the increasing number of negative news exposure that can reduce public trust in the agency.
Faktor Penghambat Kolaborasi DISPERINDAG, DUDI, dan Pelaku IKM Dalam Meningkatkan Pemasaran Hasil Pengolahan Ikan di Kabupaten Pesisir Selatan Dwi Putra, Puji; Eriyanti, Fitri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1818

Abstract

Kolaborasi merupakan suatu kerjasama dengan dua pihak atau lebih dalam mengelola sumber daya yang sama, dimana jika dikerjakan akan sulit untuk dilakukan secara sepihak. Dengan adanya kolaborasi dapat mempermudah mengolah sumber daya serta juga mempercepat dalam mencapai tujuan bersama. Dalam penelitian ini sumber daya yang dikelola merupakan sumber daya hasil tangkapan laut diolah menjadi suatu produk makanan. Dalam penelitian kolaborasi ini melibatkan 3 pihak, yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dunia Usaha dan Dunia Industri, dan Pelaku IKM. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor penghambat dalam kolaborasi DISPERINDAG, DUDI, dan Pelaku IKM dalam meningkatkan pemasaran hasil pengolahan ikan di Kecamatan XI Koto Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam menentukan informan untuk penelitian ini, peneliti menentukan berdasarkan orang orang yang langsung terlibat dalam permasalahan kolaborasi. Proses pengambilan data penelitian, peneliti menggunakan 3 tahap, yaitu melakukan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi lalu peneliti melakukan analisa data dengan teknik triagulasi sumber data. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa terdapat beberapa hambatan dalam kolaborasi yang dilakukan oleh DISPERINDAG, DUDI, dan Pelaku IKM. Hambatan yang ditemukan dalam kolaborasi ini terdapat pada pelaku ikm, seperti keterbatasan modal, kurang partisipasi, kurang motivasi dan legalitas produk yang masih belum lengkap, sehingga pelaksanaan kolaborasi masih belum berjalan dengan optimal.
Faktor Pendukung dan Penghambat Dalam Pemberian Bantuan Fish Finder Oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Bagi Nelayan di Kota Pariaman Wahyuni, Naya Dwi; Eriyanti, Fitri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1819

Abstract

 This research aims to explain the supporting and inhibiting factors in providing fish finder assistance to fishermen in Pariaman City. This research is qualitative research with a descriptive approach. The research was conducted in Pariaman City, West Sumatra Province. The data in this research was obtained from interviews, observations and documentation studies. Testing the validity of the data in this research is using source triangulation techniques and method triangulation techniques. Based on the results of the research and discussion, it was found that the supporting factors and inhibiting factors in providing fish finder assistance by the Department of Agriculture, Food and Fisheries of Pariaman City for fishermen in Pariaman City were the supporting factors in providing fish finder assistance for fishermen in Pariaman City was the commitment of the service that provided and The need for fish finding assistance for fishermen. The inhibiting factor in providing fish finder assistance in Pariaman City lies in the absence of socialization of the fish finder assistance program. Then there is no training and assistance regarding how to use fish finders for fishermen in Pariaman City.
Partisispasi Politik Penyandang Disabilitas Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 (Studi Pada Komisi Pemilihan Umum Kota Padang) Herman, Mailyn; Adnan, M.Fachri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1821

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendanhnya partisipasi politik para penyandang disabilitas yang ada di Kota padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi politik penyandang disabilitas pada pemilihan umum 2024 di Kota Padang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket atau kuesioner dengan subjek penelitian sebanyak 91 orang penyandang disabilitas khususnya Fisik yang di uji menggunakan statistik deskritif dan uji Korelasi. Hasil penelitian menujukkan partisispasi politik penyandang disabilitas pada pemilihan umum 2024 di Kota Padang menggunakan teori Almond (dalam Andriyus,2013) dan undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, menunjukkan bahwa partisipasi tertinggi ditemukan pada kategori voting sebesar 66,62%, yang tergolong tinggi. Ini mengindikasikan bahwa mayoritas responden masih aktif dalam kegiatan pemungutan suara. Namun, partisipasi dalam kegiatan politik lainnya seperti diskusi politik (33,28%), menghadiri dan mengikuti kampanye (29,94%), relawan (1,64%), menjadi saksi dalam pemilu (1,09%), menjadi anggota KPPS (6,59%), dan menjadi pengawas pemilu (2,19%) berada pada tingkat yang rendah. Secara keseluruhan, persentase partisipasi di seluruh kategori mencapai 21,1%, yang termasuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun partisipasi dalam voting cukup tinggi, keterlibatan masyarakat penyandang disabilitas dalam aktivitas politik lainnya masih sangat minim.Selain dari itu terlihat bahwasanya terdapat korelasi pada kategori lemah antara jenis kelamin terhadap partisipasi politik penyandang Disabilitas tahun 2024 di Kota Padang. Pada katregori pendidikan terdapat korelasi pada kategori sedang antara Tingkat Pendidikan terhadap partisipasi politik penyandang Disabilitas tahun 2024 di Kota Padang.
Strategi Cik Uniang Cik Ajo Duta Wisata Dalam Rangka Transformasi Promosi Pariwisata di Kota Pariaman Wahyuni, Lidiya; Frinaldi, Aldri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1822

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan transformasi promosi pariwisata di kota Pariaman yang dilakukan oleh Cik Uniang Cik Ajo duta wisata dengan menganalisis strategi serta menetapkan strategi yang tepat. Latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya kegiatan promosi pariwisata yang dilakukan oleh Cik Uniang Cik Ajo duta wisata serta adanya dampak dari perkembangan teknologi dan informasi kegiatan promosi wisata dan juga berdampak pada perubahan perilaku wisatawan. Kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis SWOT digunakan sebagai teknik analisis data dan teknik purposive sampling sebagai teknik pemilihan informan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dalam rangka pelaksanaan transformasi promosi pariwisata di kota Pariaman, Cik Uniang Cik Ajo telah berupaya melakukan perubahan cara promosi dengan memanfaatkan teknologi dan menyesuaikan dengan perubahan perilaku masyarakat dalam berwisata dan mencari informasi seputar objek wisata. Namun pelaksanaan kegiatan trasnformasi ini belum berjalan dengan optimal, hal ini dlihat dari belum intensifnya pembuatan konten promosi pariwisata oleh Cik Uniang Cik Ajo serta masih kurangnya esksistensi Cik Uniang Cik Ajo sebagai duta wisata duta wisata dan promotor pariwisata di kalangan masyarakat.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Budaya Kerja Sadar Wisata Pengelola Objek Wisata di Pantai Tiram Tapakih Kabupaten Padang Pariaman Ikbal, Ivana Marshanda; Frinaldi, Aldri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1823

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia pariwisata dalam rangka meningkatkan budaya kerja sadar wisata pengelola pariwisata di Objek Wisata Pantai Tiram Tapakih Kabupaten Padang Pariaman dengan menganalisis strategi dan kemudian menggunakan strategi yang tepat. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya permasalahan pada pengembangan wisata di objek wisata Pantai Tiram Tapakih, terutama bagi Pengembangan SDMnya yang masih belum optimal sehingga berdampak pada kurangnya budaya kerja sadar wisata pengelola objek wisata tersebut. Dalam melakukan pengembangan wisata juga harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi dan budaya kerja sadar wisata pengelola yang mumpuni dalam melayani pengunjung di objek wisata. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berupa analisis SWOT yang datanya didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa wujud budaya kerja sadar wisata pengelola objek wisata Pantai Tiram Tapakih ini secara keseluruhan belum terlaksana dengan baik dikarenakan hambatan dan kendala yang terjadi baik yang disebabkan oleh alam, fasilitas yang kurang memadai, keterbatasan anggaran serta SDM yang kurang mumpuni. Sudah ada strategi yang dilakukan oleh Disparpora Kabupaten Padang Pariaman untuk mengembangkan kompetensi Pengelola Objek Wisata seperti mengadakan pelatihan dan pembinaan. Namun, hal ini masih belum memberikan dampak yang begitu signifikan. Oleh karena itu, diperlukannya strategi pengembangan SDM yang tepat agar dapat meningkatkan mutu dan budaya kerja sadar wisata Pengelola pada Objek Wisata Pantai Tiram Tapakih.