cover
Contact Name
Karona Cahya Susena
Contact Email
admbengkulu5758@gmail.com
Phone
+6281541234500
Journal Mail Official
admbengkulu5758@gmail.com
Editorial Address
JL. Ratu Agung No. 4A, Anggut Bawah, Ratu Samban, Kota Bengkulu
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Iso
ISSN : 27988775     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v1i1
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL ISO publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 314 Documents
Analisis Kecepatan Bicara Orang Dewasa Normal Di Surakarta Aliyah, Rahmi Nur; Sutanto, Alfiani Vivi; Wiliyanto, Dian Atnantomi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2047

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi oleh profesi terapis wicara akibat minimnya data yang tersedia di Indonesia dan ketidaktersediaan alat asesmen klinis standar yang valid. Hal ini menekankan pentingnya memiliki data yang terstruktur dan jelas mengenai kecepatan bicara dalam suatu bahasa tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan data dan menetapkan standar norma awal mengenai analisis kecepatan bicara orang dewasa normal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan univariat. Lokasi penelitian adalah di Kota Surakarta. Sampel penelitian adalah orang dewasa berusia 20-55 tahun (37 pria dan 26 wanita) sebanyak 63 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner dan pengambilan sampel bicara. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan bicara tertinggi mencapai 149 kata dan 333 suku kata per menit, sedangkan terendah 123 kata dan 276 suku kata per menit. Rata-rata tertinggi adalah 118.89 kata dan 259.22 suku kata per menit, terendah 104.44 kata dan 225.44 suku kata per menit. Perempuan cenderung berbicara lebih cepat dibandingkan laki-laki. Peneliti menyimpulkan bahwa kecepatan bicara orang dewasa di Surakarta tergolong sedang berdasarkan standar norma yang telah dibuat. Hal ini dapat dijadikan acuan klinis dalam asesmen, intervensi, dan evaluasi penanganan terkait irama kelancaran dan bidang-bidang lain dalam terapi wicara.
Pengaruh Implementasi Sila Ke-2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Penurunan Perilaku Bullying Di Kelas C Prodi Ilmu Komputer Universitas Negeri Medan Pratama, Ega; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novridah Reanti Purba; Agata Putri Handayani Simbolon; Najwa Latifah Hasibuan5
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sila ke-2 Pancasila, yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," terhadap pengurangan perilaku bullying di kelas C Prodi Ilmu Komputer Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan mahasiswa sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan pola-pola data, serta regresi linier sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara implementasi nilai-nilai kemanusiaan dengan penurunan bullying di lingkungan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai sila ke-2 berkontribusi signifikan dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif, kondusif, dan bebas dari kekerasan. Mahasiswa yang memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai ini cenderung menunjukkan sikap empatik, adil, serta menghargai perbedaan antarindividu. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran untuk membangun karakter mahasiswa yang menghormati hak asasi manusia. Dengan demikian, nilai-nilai kemanusiaan ini dapat menjadi landasan bagi terciptanya lingkungan akademik yang harmonis dan berkeadaban.
Pelapisan Sosial pada Masyarakat Desa Pulau Mungkur Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi Natasari, Widiya; Asriwandari, Hesti
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2052

Abstract

It is undeniable that the gap in life makes a multi-layered form in society, we can find this in any community, one of which is in the community in the village of Mungkur Island. This can be seen in the daily life of its citizens, such as when the community gathers, among them there will be one or more people who are respected because of the level of education they have and because the economic level they have is better than other people. The purpose of this study is to find out which criteria are the most dominant in determining social stratification in society and to see the relationship between social stratification criteria and strata in society in Mungkur Island Village. The method in this study is quantitative inferential. The population of this study is 243, the research sample is housewives or heads of households. The data collection techniques used are questionnaires, observations and documentation. Based on the results of the study, the score for the wealth criterion was obtained 1,207, for the wealth criterion a score of 1,449, for the wealth criterion a score of 1,607, for the wealth criterion a score of 1,892. And for the relationship between wealth and social strata 0.66, the relationship between power and social strata 0.73, the relationship between honor and social strata 0.6 and the relationship between education and social strata 0.83. It can be concluded that there is no most dominant criterion among the four social stratification criteria, it turns out that these four criteria have the same strength, namely strong in Mungkur Island Village and the four social stratification criteria have an influence on social strata in society, but education has a greater influence.
Tradisi Babako pada Masyarakat Minang Kelurahan Bungo Pasang Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Sumatera Barat Putri, Aulia Atika; Jalil, Ashaluddin
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2053

Abstract

Culture is another word for tradition. Traditions are community habits that have been carried out from generation to generation based on the cultural values ​​of the community concerned. The study wants to know: 1) What is the process of implementing the Babako Tradition in the Minang Community and 2) What are the values ​​contained in the Babako Tradition in the Minang Community. Activity is a form of culture as a patterned action by humans in that society and this form is often known as a social system. The social system consists of human activities that interact with each other, adapt to each other by using eye contact to interact, and socialize with other people. The type of research used in this research is Descriptive Qualitative. The research subjects determined by the researcher using the purposive technique are a technique for determining subjects with conditions and criteria that have been determined by the researcher and have been carried out with considerations in accordance with the research objectives. The results of the discussion found that the Babako Tradition is included in the Customs which has 5 stages in the implementation process, namely 1) Starting from preparing and putting on clothes at the bako house. 2) The procession of the procession (Baarak Bako). 3) The arrival of the bako group and the bride and groom. 4) Hair cutting (Bacukua). 5) Ring installation. This research was conducted in Bungo Pasang Village, Koto Tangah District, Padang City, West Sumatra.
Analisis Pemahaman Organisasi Keagamaan UKM-KP dan UKM-K FMIPA Mahasiswa dalam menerapkan Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Medan Valent, Hansel; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Purba, Novridah Reanti; Asro, Fatimah; Paskah, Sovantri Putra; Pratama, Raihan Insan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2057

Abstract

Pancasila as the ideology and basis of the state plays an important role in shaping the character of students at Medan State University. Through Student Activity Units (UKM), such as UKM-KP and UKM-K FMIPA, Pancasila values are internalized through various social, religious and scientific activities. This research uses qualitative methods with interviews, direct observation and documentation, which are analyzed thematically with source triangulation to ensure data validity. The research results show that activities such as mass, group prayer, social visits, live-ins, democratic deliberations, and social programs play an effective role in instilling the values of Divinity, Humanity, Unity, Democracy, and Social Justice. These findings emphasize the importance of UKM as a forum for developing Pancasila character which is reflected in campus and community life.
Analisis Keterlibatan Warga Digital melalui Media Sosial dalam Gerakan #ReformasiDikorupsi di Indonesia Oktavia Anggi Ramadhani; Ahren Jasmine Azzahra; Apvira Azhari Siregar; Aniqotul Ummah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2058

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa dampak signifikan terhadap dinamika politik di Indonesia, salah satunya melalui gerakan #ReformasiDikorupsi yang mengkritik berbagai kebijakan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan warga digital dalam gerakan tersebut melalui platform media sosial. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana penggunaan media sosial, terutama hashtag #ReformasiDikorupsi, menjadi alat mobilisasi politik yang efektif dalam menanggapi kebijakan yang dianggap merugikan demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun media sosial berperan besar dalam meningkatkan kesadaran politik dan memperkuat solidaritas di kalangan warga digital, terdapat tantangan dalam menjaga kualitas partisipasi politik yang lebih substantif, seperti tindakan simbolis (slacktivism) yang tidak berlanjut pada aksi konkret. Selain itu, gerakan ini juga menghadapi kendala dalam mengorganisir aksi fisik yang dapat memperluas dampak politik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi yang lebih baik dengan menggabungkan upaya digital dan aksi langsung untuk memperkuat efektivitas gerakan dan mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam mengadvokasi perubahan sosial dan politik di Indonesia.
Strategi Bertahan Hidup Pedagang Kaki Lima di Kawasan Stadion Utama Riau Kota Pekanbaru Abdurrahman, Afif; Bahri, Syamsul
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2059

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Stadion Utama Pekanbaru, Jalan Nagasakti Kota Pekanbaru Provinsi Riau dengan tujuan mengetahui untuk mengidentifikasi strategi apa saja yang diterapkan untuk bertahan hidup oleh pedagang kaki lima di Kawasan Stadion Utama Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui teknik wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ditinjau dari strategi aktif pedagang kaki lima belum menerapkan strategi aktif dalam bertahan hidup karena seluruh informan tidak ada yang memiliki pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan mereka, tidak berusaha menambah jam kerja mereka saat berjualan, hanya 2 orang informan dari 5 informan yang diwawancara yang melakukan diversifikasi produk jualan untuk menambah pendapatan mereka. Strategi pasif yang dilakukan oleh seluruh informan hampir sama yaitu membuat skala prioritas pengeluaran berdasarkan kebutuhan yang paling pokok, membagi-bagi penghasilan mereka sesuai dengan kebutuhan yang ada dan berusaha hidup seadanya sesuai dengan pendapatan yang diterima. Strategi jaringan yang diterapkan oleh pedagang kaki lima adalah memanfaatkan relasi non formal seperti keluarga dan relasi formal seperti bank untuk meminjam uang saat menambah modal dan mengatasi kesulitan keuangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para pedagang kaki lima ini juga membentuk persatuan pedagang kaki lima Stadion, sebagai ajang silaturahmi sesama pedagang. Persatuan pedagang ini menurut sebagian informan bermanfaat dalam keseharian mereka karena mereka dapat saling membantu disaat ada keluarga yang sakit ataupun meninggal, dan yang paling penting menjaga kekompakkan sesama pedagang. Namun masih ada informan yang menyatakan tidak mengikuti persatuan pedagang ini karena merasa tidak ada manfaat bagi dirinya dan tidak membantu juga.
The Role of BKKBN Family Development Activity Group Cadres In Increasing Understanding Of Stunting In Palangka Raya City Ginoto, Anwar; Yopiannor, Farid
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2061

Abstract

This study aims to understand the role of cadres in improving family awareness about stunting, as well as to explore cadres' perceptions regarding the incidence of Low Birth Weight (LBW) infants and the development of stunting cases in their areas of responsibility. The study uses a qualitative method with a case study approach, conducted in the Jekan Raya and Pahandut sub-districts of Palangka Raya City, from October to January 2025. Data collection techniques include observations and in-depth interviews with informants selected through purposive sampling, specifically cadres with deep knowledge about the research topic. The data collected will be analyzed using interactive qualitative analysis, which involves three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study’s results are expected to provide a clear picture of the role of cadres in stunting prevention and support the development of targeted intervention programs to reduce stunting rates in these areas. The results show that the communities in Jekan Raya and Pahandut have a good understanding of stunting and its prevention. The majority of respondents know that stunting is caused by malnutrition and affects child development. They also understand the importance of the 1000 HPK period and preventive measures such as prenatal check-ups and exclusive breastfeeding. Although there are some misconceptions regarding the duration of the 1000 HPK period and the measurement of upper arm circumference in pregnant women, stunting prevention efforts in the region have been quite effective.
Prospek Artificial Intelligence Sebagai Quasi Subjek Hukum: Dinamika Pengaturan Hukum Perdata di Indonesia M.D, Bintang; Masnun, Muh
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2063

Abstract

Teknologi telah menjadi “kacamata” baru dalam memahami dunia, sebagaimana terlihat dari revolusi industri yang kini mencapai era 5.0 dengan fokus pada integrasi dunia maya dan nyata untuk kesejahteraan manusia. Namun, perkembangan ini juga membawa disrupsi yang berpotensi merugikan, termasuk dalam penggunaan Artificial Intelligence. Hukum yang dinamis diperlukan untuk memberikan solusi atas hubungan manusia dengan AI, terutama dalam menghadapi kerugian yang tak terduga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kedudukan hukum Artificial Intelligence dalam hubungannya terhadap manusia. Melalui metode yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan konseptual, kedudukan AI dalam perspektif hukum perdata ditelaah berdasarkan bahan hukum primer dan sekunder yang kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini adalah Artificial Intelligence memiliki prospek yang cukup besar dalam kedudukannya sebagai subjek hukum-quasi dalam konteks hukum perdata Indonesia. Indonesia yang hingga saat ini masih belum memiliki peraturan yang komprehensif mengenai AI, tentu perlu segera merumuskan peraturan yang mengatur kedudukan AI dalam sistem hukum Indonesia mengingat jalinan antar AI dan manusia dalam berbagai aspek yang kian erat saling berhubungan.
Responsi Struktural Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti (Studi tentang Bidang Lingkungan Hidup dalam Menangani Limbah Pabrik Sagu) Septiana, Ernanda; Resdati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2067

Abstract

Penelitian ini dilakukan memiliki tujuan untuk mengetahui struktur dan fungsi Bidang Lingkungan Hidup di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menangani limbah pabrik sagu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sample atau subjek yaitu memakai Teknik Purposive Sampling yang terdiri dari 5 informan memiliki jabatan yaitu, Kepala Dinas, Ketua Bidang, Analisis Lingkungan dan JFT Pengendali Dampak Lingkungan. Serta 1 informan kunci yaitu Koordinator Lapangan Pabrik Sagu. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini memakai Teori Birokrasi Max Weber dimana adanya fungsi dan struktur sesuai dengan implementasi prinsip Teori yang di pakai. Hal ini di buktikan adanya hierarki, aturan formal, pembagian tugas dan profesionalisme. Adapun Pembuktian itu tertulis dengan indikator, yaitu Perencanaan yang berisi adanya regulasi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Standar Operasional Prosedur. Pada Pelaksanaan adanya kegiatan pemantauan air dan udara dimana pembagian tugas dari kegiatan ini sangat jelas. Serta adanya pelatihan kepegawaian demi meningkatkan efisiensi dan Profesionalisme. Pada Pengawasan, memiliki sistem pengawasan berbasis regulasi memperlihatkan rasionalitas. Tahap Evaluasi yang melibatkan pengumpulan data teknis dan dokumentasi, serta penggunaan laporan