cover
Contact Name
Stralen Pratasik
Contact Email
stralente@unima.ac.id
Phone
+6285124006074
Journal Mail Official
edutik@unima.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unima, Tonsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 2798141X     EISSN : 2798141X     DOI : -
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles 720 Documents
Strategi Kehumasan dalam Pengelolaan Informasi Publik oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Meisyka Dwi Fartha; Taufik Akhyar; Putri Citra Hati
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11690

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kehumasan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengelola informasi publik, dengan fokus pada penerapan model komunikasi simetris dan asimetris. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan staf Humas dan wartawan media lokal untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai praktik komunikasi yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Provinsi Sumatera Selatan secara aktif membangun komunikasi timbal balik dengan media. Mereka tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendengarkan masukan dari wartawan, yang menciptakan hubungan yang lebih harmonis dan saling menguntungkan. Selain itu, Humas memanfaatkan berbagai platform digital untuk menyajikan konten yang informatif dan menarik, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Penggunaan media sosial dan situs web resmi pemerintah menjadi sarana penting dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan transparansi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterbukaan informasi pemerintah, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan komunikasi dua arah, di mana pemerintah tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pendengar yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan strategi komunikasi yang inklusif dan partisipatif, guna membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan media. ABSTRACT  This study aims to analyze the South Sumatra Provincial Government's public relations strategy in managing public information, focusing on the application of symmetrical and asymmetrical communication models. Using a qualitative approach, the research involved in-depth interviews with PR staff and local media journalists to gain a comprehensive understanding of the communication practices undertaken. The results show that South Sumatra Province's PR actively builds reciprocal communication with the media. They not only deliver information, but also listen to feedback from journalists, which creates a more harmonious and mutually beneficial relationship. In addition, PRs utilize various digital platforms to present informative and engaging content, thus reaching a wider audience. The use of social media and official government websites are important tools in disseminating information and increasing transparency. This strategy has proven effective in improving government information disclosure, which in turn contributes to increased public trust in the government. The findings emphasize the importance of strengthening two-way communication, where the government acts not only as a conveyor of information, but also as a responsive listener to people's needs and aspirations. As such, this study provides recommendations for local governments to continue developing inclusive and participatory communication strategies, in order to build better relationships with the public and the media.
Pengembangan Modul Pembelajaran Informatika di SMA Berbasis Video Interaktif Christaria Edwina Priscilia Wowor; Indra Rianto; Daniel Riano Kaparang
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11704

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan landasan utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan merupakan tanggung jawab bersama antara negara dan warganya. Perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang komputer dan media digital, memberikan peluang besar dalam inovasi pembelajaran. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah penggunaan video pembelajaran yang interaktif. Video memiliki keunggulan dalam menyampaikan informasi melalui kombinasi visual, audio, dan animasi, sehingga mampu meningkatkan minat serta pemahaman siswa terhadap materi. Hasil observasi di SMA Negeri 2 Tondano menunjukkan kurangnya penggunaan video pembelajaran pada mata pelajaran Informatika, yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan antusiasme siswa dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis video interaktif pada mata pelajaran Informatika dengan menggunakan metode Research and Development (R&D) melalui prosedur pengembangan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Diharapkan, modul ini dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran serta hasil belajar siswa. ABSTRACT Education is the main foundation in improving the quality of human resources and is a shared responsibility between the state and its citizens. The development of technology, especially in the fields of computers and digital media, provides great opportunities for learning innovation. One form of this innovation is the use of interactive learning videos. Videos have the advantage of conveying information through a combination of visuals, audio, and animation, so that they can increase students' interest and understanding of the material. The results of observations at SMA Negeri 2 Tondano showed the lack of use of learning videos in Informatics subjects, which resulted in low student participation and enthusiasm in learning. Therefore, this study aims to develop an interactive video-based learning module in Informatics subjects using the Research and Development (R&D) method through the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) development procedure. It is hoped that this module can be an alternative solution to improve the effectiveness of the learning process and student learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Dasar TJKT Siswa Kelas X di SMK Negeri 1 Lolak Jessicha Christian; Herry Sumual; Indra Rianto
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11705

Abstract

Resepsi Khalayak Terhadap Isi pesan Iklan Emina Sunscreen Series: Introducing #SPFBestie di Youtube Safira Fauziah; Alfi Rahmawati; Tasya Camila Hamdani
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11741

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas resepsi khalayak terhadap isi pesan iklan digital Emina Sunscreen Series: Introducing #SPFBestie, dengan fokus pada persepsi masyarakat muda terhadap produk perawatan kulit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Informan terdiri dari delapan individu yang merupakan pengguna aktif media sosial, penonton iklan Emina di YouTube, serta pengguna sunscreen. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teori resepsi Stuart Hall serta prinsip-prinsip komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menerima pesan iklan dalam posisi dominan, yang ditandai dengan apresiasi terhadap gaya visual yang ceria, pendekatan naratif yang personal, dan kedekatan pesan dengan keseharian mereka. Beberapa responden berada dalam posisi negosiasi, dengan menyoroti kurangnya informasi edukatif mengenai kandungan atau manfaat produk. Elemen visual seperti warna pastel, ekspresi tokoh, dan sinematografi dinilai efektif dalam membangun keterlibatan emosional dan memperkuat citra Emina sebagai produk yang ramah pemula. Penelitian ini menunjukkan bahwa pesan iklan diterima secara aktif dan interpretatif oleh khalayak muda, serta menyoroti pentingnya kombinasi antara daya tarik visual dan penyampaian informasi edukatif dalam komunikasi pemasaran digital. ABSTRACT  The research examines the reception of the audience towards the message content of the digital advertisement Emina Sunscreen Series: Introducing #SPFBestie, with a focus on the perception of young people towards skincare products. The study employs a qualitative approach with purposive sampling. The informants consist of eight individuals who are active social media users, viewers of the Emina ad on YouTube, and sunscreen users. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using Stuart Hall's reception theory and visual communication principles. The results show that the majority of respondents accepted the advertisement's message from a dominant position, characterized by appreciation for the cheerful visual style, personal narrative approach, and the relevance of the message to their daily lives. Some respondents adopted a negotiated position, highlighting the lack of educational information regarding the product's ingredients or benefits. Visual elements such as pastel colors, character expressions, and cinematography were considered effective in building emotional engagement and strengthening the image of Emina as a beginner-friendly product. This research shows that the advertisement's message is actively and interpretively received by young people and emphasizes the importance of combining visual appeal with the delivery of educational information in digital marketing communication.
Strategi Pengelolaan Media Sosial Berbasis Nolimit di Fraksi Partai Demokrat DPR RI dalam Meningkatkan Interaksi Publik Shavira Nazwa Azzahra; Hudi Santoso
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11747

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Fraksi Partai Demokrat DPR RI mengelola media sosial mereka dengan menggunakan platform NoLimit untuk meningkatkan interaksi dengan publik. Di era digital saat ini, media sosial menjadi alat penting bagi partai politik dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis data dari dashboard NoLimit. Kerangka teori yang digunakan mencakup konsep-konsep seperti value proposition, segmentasi, serta feedback & control dalam strategi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fraksi Partai Demokrat telah memanfaatkan media sosial untuk membangun citra yang lebih terbuka dan aspiratif, namun interaksi yang terjadi masih lebih banyak satu arah. Beberapa kendala dalam pengelolaan konten dan evaluasi efektivitas strategi juga ditemukan, yang membuat interaksi publik belum optimal. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini merekomendasikan agar evaluasi strategi media sosial lebih terintegrasi dengan data analitik untuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan publik.  ABSTRACT  This study aims to understand how the Fraksi Partai Demokrat of the Indonesian House of Representatives (DPR RI) manages its social media using the NoLimit platform to enhance public interaction. In today's digital age, social media has become a crucial tool for political parties to communicate with the public. This research uses a qualitative approach, with data collection methods including interviews, observations, and data analysis from the NoLimit dashboard. The theoretical framework includes concepts such as value proposition, segmentation, and feedback & control in social media strategies. The findings show that the Fraksi Partai Demokrat has utilized social media to build a more open and aspirational image. However, the interactions remain largely one-sided. Several challenges in content management and the evaluation of strategy effectiveness were identified, which hinder the optimization of public interaction. Based on these findings, the study recommends a more integrated evaluation of social media strategies using analytical data to improve public engagement and interaction.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Adopsi Social Media Marketing (SMM) Studi Kasus pada Keler Bouquet Ida Ayu Made Mega Salma Devi; Andriyono Kilat Adhi; Alfi Rahmawati
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11748

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas faktor-faktor yang memengaruhi adopsi Social Media Marketing (SMM) pada UMKM dengan studi kasus pada Keler Bouquet, sebuah usaha florist di Sukabumi. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar UMKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana faktor Technology Organization Environment TOE berperan dalam proses adopsi SMM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pemilik dan tim internal, serta triangulasi data dengan ahli SMM dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, kecocokan teknologi dengan bisnis florist, serta manfaat dalam peningkatan penjualan mendorong adopsi SMM. Dari sisi organisasi, kesiapan perangkat dan keterlibatan pemilik menjadi faktor pendukung. Namun, faktor lingkungan seperti dukungan pemerintah tidak dirasakan, sehingga pengaruhnya terbatas. Adopsi SMM terbukti memberikan dampak positif terhadap visibilitas merek, jangkauan pasar, dan kinerja bisnis Keler Bouquet. ABSTRACT  This study discusses the factors that influence the implementation of Social Media Marketing (SMM) in MSMEs with a case study on Keler Bouquet, a flower shop business in Sukabumi. The background of the study is based on the importance of utilizing social media to increase competitiveness and expand the market reach of MSMEs. The purpose of this study is to understand how the Technology Organization Environment TOE factor participates in the process of implementing SMM. The method used is a qualitative approach with in-depth interview techniques with the owner and internal team, as well as data triangulation with SMM experts and literature studies. The results show that ease of use, suitability of technology to the flower shop business, and benefits in increasing sales encourage the implementation of SMM. From the organizational side, device readiness and owner involvement are supporting factors. However, environmental factors such as government support are not felt, so their influence is limited. The adoption of SMM has been shown to have a positive impact on brand visibility, market reach, and business performance of Keler Bouquet.
Representasi Kasih Sayang Orang Tua dalam Lirik Lagu “Nina” Karya .Feast Clara Oktavia; Henny Yusalia; Chairunnisah Putri Ayu Ningsih
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11765

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas representasi kasih sayang orang tua, khususnya ayah kepada anak, dalam lirik lagu “Nina” karya .Feast yang dirilis pada tahun 2024. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya musik sebagai media komunikasi emosional yang mencerminkan dinamika hubungan keluarga di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana nilai kasih sayang tersebut direpresentasikan dalam lirik lagu dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough, yang mencakup tiga dimensi: teks, praktik wacana, dan praktik sosial-budaya. Metode analisis dilakukan dengan mengkaji struktur bahasa, konteks produksi dan konsumsi lagu, serta latar sosial pencipta lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Nina” menyampaikan bentuk kasih sayang yang kuat dan penuh kerinduan, serta mencerminkan tantangan emosional ayah dalam mempertahankan kedekatan dengan anak di tengah kesibukan. Lagu ini juga menjadi simbol dari perubahan peran sosial ayah di era modern dan memperlihatkan bagaimana media digital menjadi jembatan emosional antar anggota keluarga. Kesimpulannya, lagu “Nina” bukan hanya produk seni, tetapi juga teks budaya yang memuat wacana sosial tentang kasih sayang orang tua, sekaligus memperkaya kajian komunikasi keluarga dan musik populer.  ABSTRACT  This research discusses the representation of parental love, especially fathers to children, in the lyrics of the song “Nina” by .Feast released in 2024. The background of this research is the importance of music as a medium of emotional communication that reflects the dynamics of family relationships in the digital era. This research aims to examine how the value of affection is represented in the song lyrics using Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (AWK) approach, which includes three dimensions: text, discourse practices, and socio-cultural practices. The analysis method was carried out by examining the language structure, the context of song production and consumption, and the social background of the songwriter. The results show that the lyrics of the song “Nina” convey a strong and longing form of affection, and reflect the emotional challenges of fathers in maintaining closeness with their children in the midst of their busy lives. The song also symbolizes the changing social role of fathers in the modern era and shows how digital media has become an emotional bridge between family members. In conclusion, the song “Nina” is not only an art product, but also a cultural text that contains social discourse about parental affection, while enriching the study of family communication and popular music.
Strategi Public Relations dalam Kampanye #BatasiGGL Terhadap Brand Reputation PT Nutrifood Muhamad Sya’rani; Alfi Rahmawati; Tasya Camila
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11771

Abstract

ABSTRAK Fenomena prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia masih menjadi kekhawatiran dalam isu kesehatan. Sebagai perusahaan makanan dan minuman yang berfokus pada kesehatan, Nutrifood memiliki misi untuk menginspirasi masyarakat agar hidup lebih sehat, salah satu inisiasinya adalah kampanye #BatasiGGL atau pembatasan gula, garam, dan lemak. Kampanye ini menjadi fokus dalam penelitian ini. Strategi yang telah dijalankan selama lebih dari satu dekade turut berkontribusi dalam membentuk citra publik Nutrifood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan analisis strategi public relations Nutrifood dilakukan dengan menggunakan teori P.E.N.C.I.L.S yang dikemukakan oleh Kriyantono, dengan indikator publications, event, news, community involvement, identity/image, dan social responsibility. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi public relations yang diterapkan oleh Nutrifood sejalan dengan teori P.E.N.C.I.L.S. Selama lebih dari satu dekade, strategi tersebut berpotensi meningkatkan kesadaran konsumen dan jurnalis, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan citra dan reputasi Nutrifood. ABSTRACT  The prevalence of non-communicable diseases in Indonesia remains a significant concern in public health. As a health-oriented food and beverage company, Nutrifood has a mission to inspire people to live healthier lives, one of which is through the #BatasiGGL campaign, promoting the reduction of sugar, salt, and fat consumption. This campaign is the main focus of this study. The strategies implemented over more than a decade have contributed to shaping Nutrifood’s public image. This research adopts a qualitative approach, and the analysis of Nutrifood’s public relations strategy is based on the P.E.N.C.I.L.S theory by Kriyantono, which includes indicators such as publications, events, news, community involvement, identity/image, and social responsibility. The findings of this study indicate that Nutrifood’s public relations strategy aligns with the P.E.N.C.I.L.S framework. Over more than a decade, this strategy has shown potential in raising awareness among consumers and journalists, while contributing positively to the development of Nutrifood’s brand image and reputation.
Tren Penelitian Global Gamifikasi dan Game-Based Learning dalam Pendidikan: Analisis Bibliometrik Berbasis Data Scopus 2020-2024 Indah Khoerunnisa
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11772

Abstract

ABSTRAK  Transformasi digital dalam pendidikan global akibat pandemi Covid-19 telah mendorong peningkatan signifikan penerapan gamifikasi dan game-based learning. Meski penelitian terkait meningkat 149,7% pada 2020-2024 dibandingkan 2015-2014, masih terdapat kesenjangan dalam pergeseran paradigma pendidikan digital dan arah pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pola pertumbuhan publikasi dan kolaborasi internasional, (2) menganalisis evolusi tema dan metodologi penelitian, dan (3) memetakan keterkaitan bidang ilmu, kesenjangan, serta arah pengembangan. Analisis bibliometrik dilakukan terhadap 485 artikel Scopus (Januari 2020-Desember 2024) menggunakan Biblioshiny (R Studio) dan VOSviewer dengan teknik co-occurrence, co-citation, dan bibliographic coupling. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian berbahasa inggris. Hasil menunjukan pertumbuhan publikasi tahunan 18,24% (66 artikel tahun 2020 menjadi 129 artikel tahun 2024), didominasi Spanyol (206 dokumen), dengan rata-rata sitasi 9,86 dan kolaborasi internasional 17,35%/ Analisis co-word mengidentifikasi tiga klaster utama yaitu motivasi belajar, desain gamifikasi, dan efektivitas pembelajaran. Terdapat integrasi signifikan dengan teknologi augmented reality dan e-learning di bidang pendidikan medis, teknik, dan bahasa. Studi ini menyimpulkan peran strategis gamifikasi dan game-based learning  dalam transformasi pendidikan digital, namun diperlukan penguatan aspek teoritis dan evaluasi dampak. Implikasi mencakup pengembangan framework desain instruksional, peningkatan kompetensi digital guru, dan kebijakan pendidikan digital berkelanjutan. ABSTRACT  The digital transformation in global education driven by the Covid-19 pandemic has significantly accelerated the adoption of gamification and game-based learning. Despite a 149,7% increase in research publications from 2020 to 2024 compared to 2015-2019, there remains a gap in the paradigm shift of digital education and future development directions. This study aims to: (1) identify publication growth patterns and international collaboration, (2) analyze the evolution of research themes and methodologies, and (3) map the interconnections between academic fields, research gaps, and future development directions. A bibliometric analysis was conducted on 485 Scopus articles (January 2020-December 2024) using Biblioshiny (R Studio) and VOSviewer with co-occurrence, co-citation, and bibliographic coupling techniques. Inclusion criteria comprised english-language research articles. The results showed an annual publication growth rate of 18.24% (from 66 articles in 2020 to 129 in 2024), dominated by Spain (206 documents), with an average citation of 9.86 and 17.35% international collaboration. Co-word analysis identified three major clusters: learning motivation, gamification design, and learning effectiveness. There was significant integration with augmented reality and e-learning technologies in medical education, engineering, and language education. This study concludes the strategic role of gamification and game-based learning in digital education transformation, but emphasizes the need to strengthen theoretical aspects and evaluate impact. Practical implications include the development of instructional design frameworks, enhancement of digital teacher competencies, and sustainable digital education policies.
Strategi Kampanye Digital di Instagram Detikcom Untuk Meningkatkan Engagement Melalui Meta Business Suite Afifah Puteri Soraya; Hudi Santoso
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11774

Abstract

ABSTRAK  Perkembangan era digital telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, dengan media sosial menjadi sumber utama berita yang cepat, ringkas, dan interaktif. Menghadapi penurunan kepercayaan terhadap media daring konvensional, Detikcom berupaya meningkatkan engagement melalui kampanye digital di Instagram. Penelitian ini menganalisis kampanye “Tunjangan Nonton Konser Coldplay” yang dirancang dan dieksekusi Detikcom dengan memanfaatkan Meta Business Suite. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini mengacu pada teori kampanye komunikasi Bobbitt dan Sullivan (2013), yang membagi proses kampanye dalam tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kampanye dipengaruhi oleh kemampuan untuk memanfaatkan momen viral atau riding the wave, penggunaan copywriting emosional dengan hypnowriting, dan konten visual menarik. Kampanye ini berhasil menciptakan interaksi tinggi dengan lebih dari 53 ribu likes dan 5 ribu komentar. Evaluasi berkala memungkinkan penyesuaian strategi secara real-time, menjaga relevansi kampanye. Studi ini merekomendasikan pentingnya pemahaman audiens dan dinamika sosial untuk menyusun kampanye digital yang efektif dalam era persaingan media yang semakin ketat. ABSTRACT  The digital era has transformed how society accesses information, with social media now serving as the primary source for quick, concise, and interactive news. In response to the decline in trust towards conventional online media, Detikcom strives to boost audience engagement through digital campaigns on Instagram. This study aims to analyze how Detikcom's “Coldplay Concert Ticket Benefit” campaign was designed and executed using Meta Business Suite. Employing a qualitative approach through in-depth interviews, observations, and literature reviews, the research is based on the communication campaign framework by Bobbitt and Sullivan (2013), which divides the campaign process into three stages: planning, implementation, and evaluation. The findings indicate that the campaign's success was influenced by the ability to ride viral moments, the use of emotional copywriting (hypnowriting), and engaging visual content. The campaign achieved high interaction with over 53,000 likes and 5,000 comments. Regular evaluations allowed for real-time strategy adjustments, keeping the campaign relevant. This study recommends the importance of a deep understanding of the audience and social dynamics to create effective digital campaigns in an increasingly competitive media landscape.