cover
Contact Name
Bahril Hidayat
Contact Email
jurnaljpiapi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljpiapi@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Psychology and Socio-cultural Sciences. (Dr. Soekiman Wirjosandjojo Building) Universitas Islam Indonesia. Jln. Kaliurang KM 14.5 Sleman, Yogyakarta. Indonesia.
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Islam
ISSN : 18581161     EISSN : 25499297     DOI : https://doi.org/10.47399/jpi
Jurnal Psikologi Islam Focus and Scope is integration of Psychology and Islamic values, such as Islamic psychology measuring instruments, Islamic psychology intervention, Study of classical and modern Islamic Psychology, Study of classical and modern Islamic Psychology figures, Muslim community, Islamic spirituality and religiosity, Study of developing Islamic psychology concept from Al-Quran and Hadith, Study of the concept of the moral in psychological development.
Articles 117 Documents
“Kerja Bukan Cuma Cari Gaji”: Peran Ikhlas dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan Hasmalawati, Nur; Vonna, Rizka Dara
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i1.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran nilai ikhlas dalam membentuk kepuasan kerja pada guru di Witthayapanya Matthayom School, sebuah sekolah Islam di Thailand yang berada dalam lingkungan masyarakat mayoritas non-Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam terhadap lima guru. Data dianalisis berdasarkan lima model kepuasan kerja menurut Kinicki dan Fugate (2016): need fulfillment, met expectations, value attainment, equity, dan dispositional components. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh guru menempatkan nilai ikhlas sebagai fondasi utama dalam bekerja. Para guru merasa puas dan bahagia karena pekerjaan dianggap sebagai bentuk ibadah, bukan sekadar profesi. Selain itu, hubungan interpersonal yang baik, terutama dengan pimpinan sekolah, semakin memperkuat rasa dihargai dan keadilan dalam bekerja. Temuan ini menegaskan bahwa nilai spiritual seperti ikhlas dapat menjadi sumber motivasi intrinsik yang kuat dalam menciptakan kepuasan kerja, khususnya di lingkungan kerja yang penuh tantangan sosial dan kultural. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep kesejahteraan kerja berbasis nilai Islam dalam konteks pendidikan minoritas.
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Motivasi Siswa Penghafal Al-Qur’an Anjani, Nurita; Marliani, Rosleny; Siti Hanifah, Fithria; Indra Irawan, Feri
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i1.342

Abstract

Penghafalan Al-Qur'an merupakan bentuk pengabdian spiritual yang membutuhkan motivasi tinggi. Dukungan sosial, terutama dari keluarga dan lingkungan, memainkan peran penting dalam meningkatkan motivasi siswa dalam menghafal Al-Qur'an, dengan memberikan dorongan emosional, semangat, dan bantuan yang signifikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi Siswa Penghafal Al-Qur’an Di Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan accidental sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 93 responden yang merupakan siswa-siswi yayasan Al-Muhajirin Purwakarta yang mengikuti kelas takhossus tahfidz pada kampus 2. Dukungan sosial diukur dengan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan motivasi diukur dengan alat ukur yang dikembangkan dari teori motivasi berprestasi McClelland. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi siswa penghafal Al-Qur’an di Yayasan Al-Muhajirin, dengan nilai koefisien determinasi 0,198 atau 19,8%.
Integrasi Psikologi Islam dan Kesehatan Mental di Masyarakat Arab: Suatu Kajian Literatur Sistematis Alfikri, Lutfi Rosyad
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i2.332

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur sistematis yang bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi antara psikologi Islam dan praktik kesehatan mental dalam masyarakat Arab. Dengan menggunakan pendekatan naratif tematik yang berpedoman pada protokol PRISMA dengan menelusuri artikel dari basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, DOAJ, dan Garuda menggunakan kata kunci terstruktur dan periode publikasi 2020–2024 untuk memastikan relevansi serta kebaruan temuan. Sebelas artikel ilmiah terpilih dianalisis untuk mengidentifikasi model intervensi, tantangan epistemologis, serta potensi penerapan nilai-nilai Islam dalam layanan psikologis. Temuan menunjukkan bahwa konsep spiritual seperti tawakkul (berserah diri kepada Allah), sabr (kesabaran), shukr (rasa syukur), dan qalb (hati) memainkan peran sentral dalam membentuk mekanisme koping, ketahanan psikologis, serta penerimaan masyarakat terhadap terapi. Di tengah tekanan sosial-politik, konflik berkepanjangan, dan transisi budaya, pendekatan psikologi berbasis Islam ditemukan lebih relevan secara kontekstual dan lebih sesuai secara budaya dibandingkan dengan model sekuler Barat. Kajian ini menekankan pentingnya pengembangan intervensi kesehatan mental yang partisipatif, peka budaya, dan berbasis komunitas sebagai alternatif yang berlandaskan pada prinsip ilmiah. Studi ini mendorong pengembangan paradigma psikologi Islam kontemporer yang holistik dan aplikatif untuk merespons dinamika sosial-keagamaan yang kompleks pada populasi Muslim.
Identitas Profesional Konselor Muslim: Spiritualitas, Etos Islami, dan Digital Mental Health Fajriah, Zubaedah Nur
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i2.333

Abstract

Identitas profesional konselor Muslim merupakan konstruksi multidimensi yang memadukan spiritualitas Islam, prinsip-prinsip etika, dan adaptasi terhadap dinamika global seperti digitalisasi dan pluralisme budaya. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap artikel-artikel jurnal ilmiah untuk mengkaji bagaimana ketiga dimensi tersebut, yaitu spiritualitas, etos, dan praktik digital, membentuk identitas profesional dalam konseling Islam. Analisis tematik digunakan terhadap 15 artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2025, tinjauan ini mengidentifikasi tema-tema utama termasuk ketulusan (ikhlas), kejujuran (amanah), dan perilaku moral (adab) sebagai nilai-nilai panduan dalam praktik konseling. Dalam konteks digital, konselor ditantang untuk menggabungkan kompetensi teknologi dengan kesadaran spiritual guna memenuhi kebutuhan kesehatan mental kaum muda Muslim. Temuan ini juga menyoroti pentingnya mengembangkan model konseling Islam yang berbasis bukti dan sensitif terhadap konteks, yang sesuai untuk masyarakat multikultural dan yang semakin sekuler. Studi ini berkontribusi pada diskursus yang berkembang tentang konseling Islam dengan menyediakan kerangka kerja integratif untuk memahami identitas profesional konselor Muslim di era digital, dengan menekankan sifatnya yang dinamis, reflektif, dan berbasis nilai.
Dimensi Psikospiritual dalam Kebahagiaan Islami: Studi Kausalitas pada Pendidik Muslim Yayasan Al-Bayan Bina Insani Ghufron, Salma Nuha
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i2.359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kebahagiaan Islami pada pendidik Muslim di Yayasan Al-Bayan Bina Insani. Kecerdasan spiritual dipahami sebagai kemampuan individu dalam memahami makna eksistensial, menghasilkan makna personal, mengenali realitas transendental, serta memperluas kesadaran spiritual. Adapun kebahagiaan Islami mengacu pada kondisi psikologis yang ditandai dengan hubungan yang dekat dengan Allah, ketenangan batin, rasa syukur, dan kehidupan bermakna yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori-kausal. Sebanyak 19 pendidik dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Instrumen yang digunakan yaitu Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI-24) dan skala kebahagiaan Islami yang telah diadaptasi sesuai konteks budaya lokal. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan Islami (R² = 0,791; p < 0,001), yang berarti sebesar 79,1% variasi kebahagiaan Islami dapat dijelaskan oleh kecerdasan spiritual. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kecerdasan spiritual merupakan prediktor kuat bagi kebahagiaan Islami pada pendidik Muslim. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikospiritual sebagai bagian dari pertumbuhan profesional dan kesejahteraan dalam lingkungan pendidikan Islam.
Tazkiyatun Nafs dalam Menghadapi Distraksi Digital: Studi Kasus Mahasiswa Muslim Iftitah, Talita Nurul; Abdillah, Hilman Taufiq; Kosasih, Aceng
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i2.390

Abstract

Distraksi digital merupakan tantangan serius bagi konsentrasi akademik dan kesehatan mental mahasiswa di era disrupsi teknologi. Intensitas keterhubungan digital yang tinggi sering kali melahirkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO) yang berimplikasi pada melemahnya regulasi diri, spiritualitas, dan produktivitas akademik. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis implementasi konsep tazkiyatun nafs sebagai strategi menghadapi distraksi digital pada mahasiswa Muslim dengan merujuk pada perspektif QS. Asy-Syams [91]: 9–10. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh mahasiswa Muslim yang mengalami gangguan akademik akibat penggunaan gawai berlebihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distraksi digital berkontribusi terhadap degradasi kedisiplinan spiritual dan sikap menanti-nanti dalam hal akademik. Implementasi tazkiyatun nafs melalui tahap takhalli (pembersihan diri dari distraksi negatif) dan tahalli (penguatan aktivitas bermakna dan spiritual) terbukti meningkatkan regulasi diri, ketenangan batin, serta resiliensi digital mahasiswa. Nilai-nilai QS. Asy-Syams ayat 9–10 berperan sebagai fondasi spiritual dalam membangun kesadaran kritis mahasiswa agar tidak terjebak dalam ketergantungan semu terhadap teknologi digital.
Pengaruh Religiusitas Islam terhadap Celebrity Worship pada Penggemar K-Pop Muslim Anggota Komunitas Xkwavers Amanda, Candra Oktiva; Hamzah, Imam Faisal; Wulandari, Dyah Astorini; Mildaeni, Itsna Nurrahma
Jurnal Psikologi Islam Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47399/jpi.v12i2.397

Abstract

Perkembangan budaya K-pop yang pesat di Indonesia mendorong meningkatnya keterlibatan penggemar dalam aktivitas pengidolaan terhadap idola, yang dalam intensitas tertentu dapat berkembang menjadi perilaku celebrity worship. Pada penggemar K-pop Muslim, religiusitas dipandang sebagai salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kecenderungan keterlibatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap celebrity worship pada penggemar K-pop Muslim anggota komunitas X-traordinary Korean Wavers (Xkwavers). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 224 penggemar K-pop Muslim anggota komunitas Xkwavers. Instrumen penelitian yang digunakan adalah MUDRAS dan Celebrity Attitude Scale (CAS) yang telah dimodifikasi sesuai dengan konteks penelitian. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,244 yang menunjukkan bahwa religiusitas berpengaruh secara signifikan terhadap celebrity worship. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa religiusitas berperan dalam mengendalikan kecenderungan perilaku celebrity worship pada penggemar K-pop Muslim, sehingga keterlibatan pengidolaan dapat tetap berada dalam batas yang adaptif dan terkendali.

Page 12 of 12 | Total Record : 117