cover
Contact Name
Ridwan Arifin
Contact Email
ridwan.arifin@mail.unnes.ac.id
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
jurnalpanjar@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM UNNES) Sekaran, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran
ISSN : 26562405     EISSN : 28094778     DOI : https://doi.org/10.15294/panjar
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan bulan Agustus berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis-kritis di bidang jurnal pengabdian bidang pendidikan, yaitu bidang sosial humaniora yang melingkupi berbagai bidang ilmu-ilmu sosial, psikologi, bimbingan konseling, pendidikan luar sekolah, bahasa, pendidikan seni, pendidikan sejarah, pendidikan guru sekolah dasar, pendidikan guru PAUD, Manajemen Pendidikan, Pengembang Kurikulum, Teknologi Pendidikan, dan bidang sosial lainnya yang mengakomodir ruang lingkup sosial dan manfaat bagi perubahan sosial.
Articles 59 Documents
PROFESIONALISME GURU MGMP AKUNTANSI SMK KOTA SEMARANG MELALUI TRANSFORMASI TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS MYOB ACCOUNTING Kardiyem Kardiyem; Indah Anisyukurillah; Puji Novita Sari
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28696

Abstract

Program MYOB adalah program yang paling banyak dipakai di Indonesia untuk skala perusahaan kecil dan menengah yang jumlahnya tak terhitung banyaknya. Jumlah ini terus bertambah dari waktu ke waktu seiring dengan pesatnya perkembangan bisnis di Indonesia. Berbekal keahlian mengoperasikan program MYOB maka lulusan SMK Akuntansi akan mempunyai kesempatan kerja yang lebih luas. Fakta di lapangan menunjukkan keadaan yang berbeda, guru sebagai salah satu sumber belajar di SMK masih mengalami kesulitan dalam membimbing peserta didik dalam belajar MYOB akuntansi manufaktur. Kesulitan yang dialami oleh guru akuntansi SMK di Kota Semarang adalah kesulitan dalam mengoperasikan software MYOB. Karakteristik transaksi perusahaan manufaktur yang berbeda dengan perusahaan dagang semakin menjadikan guru belum dapat menjelaskan materi tersebut kepada para peserta didik ketika sedang praktik di laboratorium. Faktor penyebab kesulitan lagi bagi para guru adalah karena perintah-perintah dalam program MYOB menggunakan bahasa inggris. Berpijak dari permasalahan tersebut perlu dilakukan pengabdian oleh tim kepada guru akuntansi yang tergabung dalam MGMP akuntansi SMK Kota Semarang agar kompetensi profesional guru meningkat. Pelatihan MYOB diberikan kepada guru akuntansi yang berjumlah 20 guru yang dilaksanakan tanggal 9 September 2018 di SMK Negeri 9 Semarang. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah demonstrasi. Harapan dari kegiatan ini adalah guru akuntansi mampu membawakan materi MYOB pada kelas praktik komputer secara tepat.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMBUATAN ALAT PERAGA IPA MURAH PADA GURU IPA SMP DI KARIMUNJAWA Novi Ratna Dewi; Muhamad Taufiq; Miranita Khusniati; Risa Dwita Hardiyanto; Niken Subekti
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28697

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: 1) memberikan pengetahuan bagi guru IPA SMP di Karimunjawa untuk merancang media pembelajaran IPA dengan bahan yang harganya relatif murah, 2) melatih keterampilan guru IPA untuk membuat media pembelajaran IPA, dan 3) melatih keterampilan guru IPA dalam menggunakan media pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan kepada guru IPA SMP di Karimunjawa tentang merancang, membuat, dan menggunakan alat peraga IPA dengan bahan yang relatif murah. Pelatihan alat peraga IPA dilakukan di SMP N 1 Karimunjawa berjalan dengan baik. Pada akhir pelatihan peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga IPA dari bahan murah dan mudah didapat dari lingkungan. Peserta berharap ada tindak lanjut kegiatan sejenis dimasa yang akan datang.
PENINGKATAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP BERBASIS EMPAT PILAR PENDIDIKAN BAGI TUTOR POS PAUD DI KELURAHAN NGIJO KECAMATAN GUNUNGPATI Tri Suminar; Utsman Utsman; Abdul Malik
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28699

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas layanan pembelajaran untuk capaian hasil belajar pendidikan kecakapan hidup pada Pos PAUD Anak Kreatif di Kelurahan Ngijo. Metode untuk mencapai tujuan tersebut adalah menyelenggarakan program pelatihan bagi tutor atau kader Pos PAUD dalam mengelola pembelajaran.. Langkah pertama pelaksanaan pelatihan pembelajaran bagi tutor ini adalah sosialisasi dan koordinasi dengan pengelola Pos PAUD. Kedua, menyiapkan kurikulum pelatihan, bahan pelatihan, instrumen evaluasi pembelajaran dan fasilitas pembelajaran. Ketiga, pelaksanaan pelatihan dengan menggunakan kaji tindak berlokasi di Pos PAUD Anak Kreatif kelurahan Ngijo. Keempat, evaluasi program pelatihan dan keefektifan pelatihan terhadap kemampuan tutor Pos PAUD dalam mengelola pembelajaran pendidikan kecakapan hidup. Hasil pengabdian adalah tutor Pos PAUD dapat merancang, menerapkan dan mengevaluasi pembelajaran pendidikan kecakapan hidup berbasis empat pilar pendidikan yang terintegrasi dalam pendekatan BCCT (Beyond Center and Circle Time). Pembelajaran ini dapat memotivasi anak mencapai perkembangan anak usia dini aspek kognitif (menggali dan mengolah informasi pengetahuan sebagai proses menalar), aspek bahasa (tanya jawab menyampaikan pengetahuannya, dan bercerita pengalamannya), aspek seni (menyanyi, menggambar, mewarnai) dan fisik motorik anak melalui aktivitas belajar sambil bermain di dalam dan luar kelas (membentuk lingkaran besar dan kecil, menirukan gerakan hewan).
PENINGKATAN KEMAMPUAN MONOLOG BERWAWASAN KEARIFAN LOKAL BAGI GURU BAHASA INDONESIA SMP Mulyono Mulyono; Suseno Suseno
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28700

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan monolog berwawasan kearifan lokal bagi guru Bahasa Indonesia. Sasaran dari pengabdian ini adalah guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Kudus. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu (1) tahap pendahuluan, (2) tahap inti, dan (3) tahap akhir. Secara rinci, tahapan kegiatan evaluasi meliputi: (1) evaluasi hasil pelatihan (output), (2) evaluasi program pelatihan, dan (3) evaluasi dampak (outcome) melalui penilaian praktik pengembangan media pembelajaran literasi bermuatan pendidikan karakter yang dilakukan guru sebagai refleksi hasil pelatihan. Hasil pelatihan diketahui bahwa 83% peserta dapat memahami materi dengan sangat baik, 11% sudah memahami dengan baik, dan 6% cukup memahami materi. Pemahaman guru terhadap materi kegiatan tersebut adalah hampir 81% guru belum memahami konsep dasar monolog berwawasan kearifan lokal dan 19% sisanya mengetahui artinya saja dan belum memahami secara mendalam. Setelah mengikuti pelatihan meningkat menjadi 83% peserta sudah dapat memahami materi dengan sangat baik, 11% sudah memahami dengan baik, dan 6% cukup memahami materi. Peserta dapat memahami langkah-langkah monolog dengan baik. Ada 84% peserta yang memahami dengan sangat baik, 6% memahami dengan sangat baik, dan 10% memahami dengan cukup baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan memberikan dampak dan manfaat yang lebih baik.
PRAKTIK YANG BAIK PAKEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEPROFESIONALAN DAN MENGELOLA PEMBELAJARAN BERMAKNA Rahayu Pristiwati
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 1 (2019): Peningkatan Kemampuan Guru dan Siswa Melalui Berbagai Pendidikan Kreatif dan Inov
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i1.28701

Abstract

Artikel ini bertujuan meningkatkan pengetahuan guru tentang kemampuan keprofesionalan dan mengelola pembelajaran bermakna tentang Praktik yang Baik PAKEM. Dalam pelaksanaan penerapan IPTEKS ini digunakan dua metode, yaitu metode pelatihan dan metode pembimbingan/pendampingan. Keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat yang bersasaran guru Bahasa Indonesia SMP ini dapat dilihat (1) pelatihan ini telah dapat meningkatkan pengetahuan guru Bahasa Indonesia SMP tentang kemampuan keprofesionalan dan mengelola pembelajaran bermakna dengan Praktik yang baik PAKEM yang menjadi khalayak sasaran program pengabdian kepada masyarakat ini yang berupa penerapan IPTEKS, (2) pemahaman guru Bahasa Indonesia SMP tentang kemampuan keprofesionalan dan mengelola pembelajaran bermakna dengan Praktik yang baik PAKEM ini yang berupa penerapan IPTEKS juga telah meningkat, (3) pelatihan praktik yang baik PAKEM ini juga telah dapat meningkatkan kemampuan guru Bahasa Indonesia SMP tentang kemampuan keprofesionalan dan mengelola pembelajaran bermakna yang menjadi khalayak sasaran program pengabdian kepada masyakat ini yang berupa penerapan IPTEKS
Pengembangan Karya Kolase, Montase dan Mozaik Untuk Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran SBDP bagi Guru SD Atip Nurharini; Yuyarti Yuyarti
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 2 No 1 (2020): Pengembangan Kapasitas Guru Melalui Berbagai Pelatihan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v2i`1.29520

Abstract

Tujuan kegiatan yaitu: 1). guru memperoleh pemahaman yang mendalam tentang konsep seni kolase, montase, dan mozaik, 2). guru mampu memberi stimulasi yang tinggi untuk mengembangkan potensi seni siswa, 2). guru memperoleh pemahaman pembuatan desain karya seni kolase, montase, dan mozaik 3). guru memperoleh keterampilan tentang seni kolase, montase, dan mozaik, 4). guru mampu mengembangkan penciptaan karya seni kolase, montase, dan mozaik. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru di gugus Larasati Kecamatan Gunungpati, yang terdiri dari SDN Plalangan 01, SDN Plalangan 02, dan SDN Plalangan 04. Metode kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan pelatihan kepada para guru-guru di gugus Larasi, yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan pelatihan, dan 3) tahap pasca pelatihan. Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Hasil yang dicapai yaitu: 1). Sebanyak 6 kelompok mendapatkan score 85-88 dengan kriteria sangat baik, 2). Sebanyak 4 kelompok mendapatkan score 78-84 dengan kriteria baik, 3) Hampir semua peserta memahami tentang konsep seni karya kolase, montase, dan mozaik, 4) Peserta mampu mengembangkan bahan ajar dan mampu membuat seni menempel karya kolase, montase, dan mozaik, dengan kriteria kreatif, rapi, teknik benar, dan harmonisasi warna serta tema.
Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal untuk Jurnal Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Apik Budi S; Wasino Wasino; Syaiful Amin; Tsabit Azinar
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 2 (2019): Pengabdian Bidang Pembelajaran dalam Penguatan Kapasitas Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i2.29715

Abstract

In addition to have an important meaning for the college, where the journal is also important for teachers who take shelter in it. For teachers, existence junal can be used as a medium to pour a wide variety of knowledge, ranging from the idea of ​​thinking, nor Mr studies. Various kinds of knowledge that will provide many benefits to the public, both for the world of education mapun general public. It is important for faculty to continue to improve their knowledge and their ability to write journal articles.Faculty of Social Sciences, State University of Semarang (Unnes) has had five journals: the Journal of Paramitha, Community Journal, Journal of Social Science Forum, Integralistic Journal, and the Journal of Geography. The fifth journal has been going well. Participation of lecturers in writing in these journals are also high. But the existence of these journals are still to be supported by an increase in the quality and quantity of publications in journals, so the usefulness of the journal for the higher audiences. One way to increase the quality and quantity that can be achieved is by training writing journal articles for lecturers in the FIS Unnes.
Pemahaman Pentingnya Kesadaran Akan Pendidikan Karakter Anak melalui Sinergi Lingkungan Pendidikan di Kecamatan Gunungpati Novia Wahyu Wardhani; Nugraheni Arumsari; Tutik Wijayanti
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 2 (2019): Pengabdian Bidang Pembelajaran dalam Penguatan Kapasitas Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i2.29716

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menyadarkan masyarakat bahwa mendidik karakter bukan hanya tugas guru namun tugas semua orang dimana yang paling utama berperan adalah orang tua dan keluarga. Dengan demikian pengabdian ini ingin membuat masyarakat sadar dengan seminar dan pembagian buku saku pendidikan karakter. Seminar digunakan untuk memberikan literasi langsung pendidikan karakter kepada masyarakat. Sedangkan, buku saku digunakan sebagai literasi pendalaman pendidikan karakter yang mudah dibawa dan dibaca kemanapun dan kapanpun. Dengan kedua hal tersebut, diharapkan orang tua, keluarga, dan masyarakata pada umumnya sadar akan tanggung jawab dan pentingnya pendidikan karakter bagi penguatan karakter bangsa.
Pelatihan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Guna Mewujudkan Masyarakat Tanggap Bencana Erni Suharini; Edi Kurniawan
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 2 (2019): Pengabdian Bidang Pembelajaran dalam Penguatan Kapasitas Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i2.29718

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang berjudul Pelatihan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Masyarakat Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Guna Mewujudkan Masyarakat Tanggap Bencana ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kapasitas diri kelompok masyarakat dalam menghadapi bencana banjir, 2) mempersiapkan Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Semarang menjadi desa tanggap bencana melalui pemasangan alat peringatan dini banjir berbasis masyarakat, membina masyarakat agar peduli banjir dengan membekali pengetahuan, perawatan dan pemanfaatan alat peringatan dini, dan 4) sosialisasi sistem manajemen bencana. Target khusus yang dicapai dalam kegiatan ini adalah menjadikan Kelurahan Sampangan Kecamatan Gajahmungkur Semarang sebagai desa tanggap bencana yang ada di Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan, penerapan ilmu dan teknologi.
Pendampingan Pengembangan Penilaian Pengetahuan Berbasis HOTS bagi MGMP PPKn SMP di Kota Semarang Andi Suhardiyanto; Tijan Tijan
Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Vol 1 No 2 (2019): Pengabdian Bidang Pembelajaran dalam Penguatan Kapasitas Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/panjar.v1i2.29719

Abstract

Pengabdian bermaksud melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra MGMP PPKn Kota Semarang dalam hal pendampingan penyusunan penilaian pengetahuan berbasis HOTS bagi guru PPKn SMP. Peserta kegiatan ini adalah perwakilan guru PPKn SMP di Kota Semarang dengan harapan peserta pengabdian yang telah dipilih dapat menularkan kepada sesama guru di sekolah masing-masing. Desain kegiatan pengabdian supaya efektif dan mengena sesuai dengan tujuan yang dikehendaki maka disusun sebagai berikut. Seasion 1 : Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Pelaksanaan kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus yang dihadiri 25 guru PPKn MGMP SMP di Kota Semarang. Pelaksanaan dilaksanakan di Padepokan karakter. Tahapan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan antara lain 1. Brainstromig penyamaan persepsi dan teknik penyusunan tentang penilaian pengetahuan berbasis HOTS untuk mata pelajaran PPKn. Seasion 2 : Penugasan penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS sesuai dengan panduan berupa kertas kerja yang diberikan. Seasion 3 : Presentasi penyusunan penilaian pengetahuan yang berbasis HOTS. Selama kegiatan peserta pengabdian sangat antusias ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan aktifnya peserta dalam menyusun penilaian pengetahuan berbasis HOTS.Secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian ini sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah kehadiran peserta pengabdian adalah 90% terlihat dari 25 yang diharapkan hadir sebanyak 35 hadir dalam kegiatan pengabdian tersebut. Dari segi penguasaan materi, terjadi peningkatan pemahaman terhadap penyusunan soal berbasis HOTS yaitu dari hasil tanya jawab yang dilakukan tim pengabdian pada awal kegiatan dan setelah dilaksanakannya kegiatan sebagian besar peserta pengabdian menyatakan ada peningkatan pemahaman dalam penyusunan penilain pengetahuan berbasis HOTS.