cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,321 Documents
EFEKTIVITAS MIKROORGANISME LOKAL MOL LIMBAH SAYURAN DAN BUAH- BUAHAN SEBAGAI AKTIFATOR PEMBUTAN KOMPOS Doni Mokodompis; Budiman Budiman; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.7 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.341

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri atas bahan organik yang berasal dari sisa tanaman atau hewan yang telah mengalami rekayasa berbentuk padat atau cair. Limbah sayuran dan buah biasanya langsung dibuang begitu saja ke lingkungan padahal limbah ini masih dapat dimanfaatkan misalnya dibuat sebagai pupuk cair dalam bentuk Mikroorganisme Lokal (MoL). MoL mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan dan sebagai aktifator atau pengurai.penelitian ini bertujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas limbah sayuran dan limbah buah-buahan sebagai aktifator pembuatan kompos. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui proses perbandingan jenis limbah sayuran dan limbah buah-buahan, peneliti ingin mengetahui lama pembusukan mikroorganisme lokal MoL. Hasil penelitian berdasarkan warna, bau dan tekstur kompos menggunakan aktifator mol buah lebih cepat proses pembusukan dibandingkan mol sayur, yang artinya mol buah lebih efektif sebagai aktifator kompos daripada mol sayur. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil aktifator yang sempurna yaitu pada perlakuan minggu ke empat, hal ini dikarenakan semakin lama waktu uji efektifitas mol yang dilakukan maka semakin efektif dan sebagai aktifator pembuatan kompos yang ditandai dengan warna, bau, dan tekstur yang berubah. Warna yang coklat kehitaman, bau atau aroma yang berubah, tekstur yang berubah menjadi seperti tanah. Disarankan bagi Peneliti yang selanjutnya yang melakukan penelitian yang searah hsrus memperhatikan proses dan pengamatan pembuatan mikroorganisme lokal, agar dapat menghasilakan mol yang berkualitas dan baik.
MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS LAMBUNU 2 KABUPATEN PARIGI MOUTONG Elka Emilia; Sudirman Sudirman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.31 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.342

Abstract

Masalah berdasarkan observasi yang dilakukan di Puskesmas, manajemen pengelolaan obat tidak berjalan dengan baik, ini dikarenakan pengelolaan obat dilihat dari pengadaan obat dari Dinas Kesehatan tidak sesuai dengan permintaan obat yang diusulkan puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajamen perencanaan pengelolaan obat di Puskesmas Lambunu II Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang yang terdiri dari 2 orang informan utama dan 1 orang informan biasa di Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian program pengelolaan obat Puskesmas Lambunu 2 yang didapatkan pertama dari input yaitu ditinjau dari SDM masih kurang/tidak susai basic atau porfesi, sarana dan prasarana pelayanan obat belum memadai, dan anggaran pengelolaan obat sudah tersedia, kedua dari proses yaitu perencanaan pengelolaan obat sudah baik, pengadaan pengelolaan obat sudah baik, penditribusian pengelolaan obat belum baik, dan penyimpanan obat belum memadai, ketiga output yaitu pencatatan dan pelaporan sudah baik di Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelaksanaan program pengelolaan obat di Puskesmas Lambunu 2 belum berjalan dengan baik dan masih banyak yang perlu dibenahi. Ditujukan bagi pihak instansi Puskesmas Lambunu 2 diharapakan perlu adanya koordinasi mengenai ketersediaan obat, pendistribusian obat dari dinas kesehatan ke puskesmas, dan sarana dan prasarana perlu ditingkatkan Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong.
PERILAKU IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS LABUAN KABUPATEN DONGGALA TAHUN 2018 Eko Arianto; Abdul Hakim Laenggeng; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.518 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.343

Abstract

Penyebab gangguan pertumbuhan pada anak usia muda anatara lain dalam penggunaan ASI dan pemberian makanan pendamping ASI yang kurang tepat (memenuhi gizi baik macam maupun jumlahnya) tingginya kasus diare dan penyakit infeksi sehingga memperburuk kondisi status gizi dan kesehatan bayi/anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku Ibu menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah cross sectional yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan Ibu menyusui dalam pemberian ASI, dimana dalam penelitian ini ingin mengetahui hubungan Perilaku Ibu Menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah cross sectional yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan Ibu menyusui dalam pemberian ASI, dimana dalam penelitian ini ingin mengetahui hubungan Perilaku Ibu Menyusui terhadap pemberian ASI eksklusif. Tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling dangan jumlah sampel 72 orang. Penelitian ini bertempat Puskesmas Labuan Kabupaten Donggala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, tindakan dan perilaku ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Tidak ada hubungan bermakna antara sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Diperlukan penyuluhan lebih lanjut bagi para ibu-ibu agar sikap, tindakan, pengetahuan dalam pemberian ASI eksklusif yang benar. Oleh karena itu kerjasama dari semua pihak baik pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SIGI NOMOR 8 TAHUN 2016 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DI PUSKESMAS KULAWI Erik Mua; Sudirman Sudirman; Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.089 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.344

Abstract

Kabupaten Sigi dalam upaya memerangi aktivitas merokok telah membuat peraturan Daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok yang tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 8 Tahun 2016 yang ditetapkan oleh Bupati Sigi pada tanggal 28 Desember 2016, kebijakan penetapan kawasan tanpa Rokok ini untuk melindungi masyarakat baik yang merokok maupun yang tidak merokok di semua level dan institusi sebagai upaya kesehatan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, udara yang bersih dan menghindari penyakit yang timbul akibat asap rokok. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 8 tahun 2016 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Puskesmas Kulawi. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kulawi, Jenis sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer yang merupakan hasil wawancara langsung dari informan yang terkait dengan penulisan ini dan data sekunder yang merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung yang berasal dari peraturan Daerah Kabupaten Sigi, literatur, dan tulisan ilmiah yang terkait dengan pembahasan penulis, Jumlah Informan dalam penelitian ini sebanyak 4 informan. Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Puskesmas Kulawi belum berjalan sebagaimana yang telah diatur dalam Perda Kabupaten Sigi Nomor 8 tahun 2016 hal ini disebabkan masih adanya aktifitas merokok yang terjadi baik didalam maupun diluar sekitar lingkungan Puskesmas Kulawi, dan sebagai akibat belum diterapkannya sanksi atau hukuman bagi yang melanggar aturan. Diharapkan agar Fasilitas Pelayanan Kesehatan yaitu Puskesmas Kulawi dapat menerapkan KTR di lingkungan kerjanya.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM SISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN TERPADU PUSKESMAS (SP2TP) DI PUSKESMAS KAWUA KECAMATAN POSO SELATAN KABUPATEN POSO Erwin Passapari; Sudirman Sudirman; Andi Reza Alief Chairin Nor
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.432 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.345

Abstract

Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) dapat berperan banyak dalam menunjang proses manajemen Puskesmas. Melalui SP2TP, puskesmas diwajibkan mengumpulkan data transaksi pelayanan baik pelayanan UKP maupun UKM secara rutin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program SP2TP dari aspek input (sumber daya manusia, fasilitas dan dana), aspek procces (pencatatan dan pelaporan) dan aspek output (ketepatan waktu dalam pelaporan, pencatatan dan penyetoran laporan bulanan) di Puskesmas Kawua Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. dalam penelitian ini terdiri dari 5 (lima) orang 3 informan utama dan 2 informan tambahan di Puskesmas Kawua Kecamatan Poso Selatan Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas di Puskesmas Kawua sudah terlaksana meskipun belum optimal, selain itu terdapat beberapa masalah yaitu, belum adanya koordinasi yang baik antara koordinator SP2TP dengan petugas SP2TP, tidak adanya teknologi yang menunjang pelaksanaan program SP2TP, belum adanya dukungan sumber daya manusia khusus pelaksanaan SP2TP baik secara kualitas dan kuantitas, dan untuk pengiriman laporan umumnya petugas yang bertugas mengantarkan laporan SP2TP ke Dinkes Kota masih menggunakan fasilitas dan saranan milik pribadi, tanpa diberi biaya dana operasional dan masih adanya petugas yang merekap data laporan secara manual dan tidak tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan oleh Koordinator SP2TP di Puskesmas Kawua Kecamatan Poso Selatan Kabupaten Poso. Ditujukan bagi pihak instansi Puskesmas Kawua Perlu adanya koordinasi antara petugas dengan koordinator SP2TP yang baik dan terbuka agar pelaksanaan program ini berjalan lancar, adanya bantuan dana dari pemerintah serta adanya sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pelaksanaan SP2TP di puskesmasdi Puskesmas Kawua Kecamatan Poso Selatan Kabupaten Poso.
ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN A DAN C KERIPIK NANGKA (Artocarpus heterophyllus l.) PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KABUPATEN TOLITOLI Leli Irjayanti; Budiman Budiman; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.549 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.346

Abstract

Buah nangka merupakan buah yang bisa dijadikan sebagai produk makanan olahan seperti, kue, campuran makanan, keripik dan lain-lain. Adapun olahan nangka yang sangat di gemari yaitu keripik nangka. Keripik nangka dibuat untuk di jadikan cemilan sehat dan enak. manfaat buah nangka dapat mencegah penyakit jantung, mencegah anemia, mencegah asmah, menjaga kesehatan tiroid, menjaga kesehatan tulang, anti kanker dan sumber energi. Jenis penelitian adalah eksperimen laboratorium dengan menganalisis kadar zat gizi mikro pada keripik nangka yang diproduksi Industri Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Tolitoli . Pengambilan sampel dilakukan di 4 IRT yang terdaftar di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tolitoli. Penelitian sampel dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA Universitas Tadulako.Hasil Penelitian diperoleh kadar vitamin A tertinggi pada Sampel A sebanyak 0.0095 mg/100g mg dan kadar vitamin A terendah pada sampel B yaitu sebanyak 0.0031 mg/100g. kadar vitamin C tertinggi pada sampel A sebanyak 11,6205 mg/100g dan kadar vitamin C terendah pada sampel B yaitu sebanyak 10,050 mg/100g. Penelitian ini menyarakan agar pemerintah melakukan beberapa diversifikasi pangan untuk meningkatkan daya tarik masyarakat mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk memperbaiki status gizi masyarakat.
ANALISIS KANDUNGAN GIZI MAKRO KERUPUK BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) Fatmawati Fatmawati; Abdul Hakim Laenggeng; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.906 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.347

Abstract

Buah naga atau dragon fruit mempunyai kandungan zat bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh diantarannya antioksidan (dalam asam askorbat, betakaroten, dan anthosianin), serta mengandung serat pangan dalam bentuk pektin. Salain itu dalam buah naga terkandung beberapa mineral seperti kalsium, phosfor, besi, dan lain-lain. Vitamin yang terdapat di dalam buah naga antara lain vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin C. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Karbohidrat, Protein, Lemak, Air, dan Abu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan analisis laboratorium. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel. Hasil penelitian menunjukkan yaitu analisis kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat kerupuk buah naga merah, diperoleh kandungan gizi makro dengan hasil nilai rata-rata adalah Lemak 17,74%, Protein 7,27%, Karbohidrat 70,25%, Air 4,72%, dan Abu 0,01%. Diketahui bahwa dari tiga sampel kerupuk buah naga merah, kandungan gizi yang baik dalam perbandingan pembuatan kerupuk buah naga merah terdapat pada sampel 3 dengan perbandingan 1 : 4 yaitu 9,98%, 8,899% pada sampel 2 dengan perbandingan 2 : 3, dan 2,96% pada sampel pertama dengan perbandingan 4 : 1. Diharapkan kepada masyarakat untuk lebih peduli tentang masalah kesehatan dalam memilih makanan siap saji dan melihat kandungan gizi pada label kemasan dan terstandar di balai POM. Diharapkan kepada peneliti yang selanjutnya agar melanjutkan penelitian ini mengenai Uji Organoleptik, serta lebih memperhatikan cara menganalisis bahan yang akan diteliti sehingga tidak terdapat kekeliruan serta diperoleh hasil yang maksimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI RUANG POLI INTERNA RSUD MOKOPIDO KABUPATEN TOLITOLI Fharitz R. Mahmud; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.942 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.348

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan kesehatan yang berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula (glukosa) darah akibat kekurangan atau resistensi insulin. DM dapat menimbulkan komplikasi seperti hipertensi, gangguan penglihatan, kerusakan ginjal, neuropati diabetik dll. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit diabetes melitus yaitu pola makan, aktifitas fisik dan status pekerjaan. Jenis penelitian ini adalah jenis kuantitatif dengan desain studi non-eksperimental dengan pendekatan Cross Sectional dengan sampel berjumlah 76 responden diperoleh dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus Estimasi Proporsi dari 291 responden penderita yang terdaftar di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan nilai ρ = 0,001 (ρ < 0,05), aktifitas fisik ρ = 0,004 (ρ < 0,05), status pekerjaan ρ = 0,003 (ρ < 0,05) terhadap penyakit diabetes melitus di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli Ditujukan bagi pihak instansi terkait Khususnya RSUD Mokopido agar selalu meningkatkan pelayanan maupun penyuluhan kesehatan dalam hal penyakit diabetes melitus, dengan harapan agar mengurangi angka penderita diabetes di kabupaten tolitoli.
PENGARUH PEMBERIAN INFUSA DAUN SIRSAK TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH TIKUS Hariani Hariani; Jamaluddin Sakung; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.223 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.349

Abstract

Diabetes merupakan penyakit gangguan metabolik karbohidrat sehingga kadar gula darah meningkat melebihi ambang normal, kadar gula darah diatas normal merupakan suatu masalah pada kesehatan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen desain controlled time series dan menggunakan metode uji toleransi oral . Alat yang digunakan dalam mengambil sampel darah yaitu glucometer easy touch. Peneltian ini menggunakan 20 ekor tikus berat 150 – 200 gram berusia 1,5 – 3 bulan yang dibagi menjadi 4 kelompok secara acak yaitu kontrol positif (glibenklamid 5 mg/g BB), kelompok infusa dosis 1 (20 mg/g BB), kelompok infusa dosis 2 (40 mg/g BB), kelompok infusa dosis 3 (60 mg/g BB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar glukosa darah yang signifikan terdapat pada kelompok perlakuan infusa dosis 1 (20 mg/g BB) dengan penurunan kadar glukosa darah sebesar 48,6% hamper sama dengan kontrol positif yang diberi Glibenklamid 5 mg/g BB yaitu 52,6%, sedangkan penurunan glukosa darah pada dosis 2 (40 mg/g BB) yaitu 48%, sementara penurunan kadar glukosa darah dosis 3 (60%) yaitu 45,5 %. Kesimpulan penurunan kadar glukosa darah yang sangat signifikan terdapat pada dosis 1 dengan pemberian infusa (20 mg / g BB).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA DIABETES MELLITUS PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD MAMUJU UTARA Jariana Jariana; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.251 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.350

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan sebuah penyakit, di mana kondisi kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya Diabetes Mellitus pada pasien rawat jalan di RSUD Mamuju Utara.Penelitian ini merupakan Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Dengan jumlah 52 sampel dengan teknik Accidental Sampling dengan menggunakan uji analisis Chi square .Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan pola makan dengan Diabetes Mellitus dengan nilai ρ 0.748 > 0.05, tidak ada hubungan pola aktifitas fisik dengan Diabetes Mellitus dengan nilai ρ 0.522 > 0.05 dan ada hubungan riwayat herediter dengan Diabetes Mellitus dengan nilai ρ 0.021 ≤ 0.05.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pola makan dengan terjadinya Diabetes mellitus, tidak ada hubungan pola akatifitas fisik dengan terjadinya Diabetes mellitus dan ada hubungan herediter dengan terjadinya Diabetes mellitus.Saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas RSUD Mamuju Utara disarankan untuk mengetahui faktor predisposisi terjadinya Diabetes Mellitus dan Pelayanan kesehatan yang lebih baik diharapkan dapat menangani pencegahan Diabetes Mellitus yang akan menekan angka morbiditas.

Page 2 of 233 | Total Record : 2321


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue