cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAMBAIRA KABUPATEN PASANGKAYU Azmi Azmi; Jamaluddin Sakung; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.089 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.363

Abstract

Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia, dan Anak balitaadalah salah satu kelompok umur yang berada dalam situasi sangat rentan dengan penyakit. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan sanita silingkungan dengan penyakit Diare pada anak balita diwilayah kerja Puskesmas Bambaira Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Cross Sectional Study. Dengan jumlah 95 sampel dengan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square ( X2 ). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pemanfaatan jamban dengan terjadinya Diare dengan nilai ρ 0.000< 0.05, ada hubungan penyediaan air bersih dengan terjadinya Diare dengan ρ 0.006< 0.05, dan ada hubungan pembuangan sampah dengan terjadinya Diare dengan nilai ρ 0.000 ≤ 0.05. Diharapkan agar pihak puskesmas/instansi terkait lebih aktif melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyakit Diare khususnya mengenai PHBS serta lebih aktif memonitoring prevalensi Diare diwilayah kerja Puskesmas Bambaira.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KUNJUNGAN IBU BALITA KE POSYANDU DESA WATUAWU KECAMATAN LAGE KABUPATEN POSO Dewi Ningsh Noeralim; Abdul Hakim Laenggeng; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.73 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.364

Abstract

Permasalahan yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke Posyandu merupakan suatu masalah yang harus mendapatkan perhatian yang lebih dari berbagai pihak yang terkait. Semakin meningkatnya jumlah kejadian kematian dan kesakitan ibu, bayi dan balita, maka semakin penting keberadaan Posyandu untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya ibu serta bayi/balitanya. Tujuannya program kegiatan posyandu adalah pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian vitamin, pemberian makanan tambahan dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 ibu yang mempunyai balita diperoleh dari jumlah populasi di Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.000 (p < 0.05), ada hubungan dukungan keluarga dengan nilai p = 0.004 (p < 0.05), dan tidak ada hubungan fasilitas pelayanan di posyandu dengan nilai p = 0.243 (p > 0.05) dengan Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu Desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Tagolu selalu meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya Keaktifan Kunjungan Ibu Balita ke posyandu di kalangan masyarakat khususnya pada ibu agar memperhatikan kesehatan anak balitanya.
UJI EFEKTIVITAS SERBUK DAUN KERSEN (Muntingia calabura) TERHADAP DAYA BUNUH LARVA Aedes aegypti Ela Susela; Miswan Miswan; Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.017 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.365

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit virus yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan penderita meninggal dunia dalam waktu yang pendek (beberapa hari).Penelitian ini bertujuan untuk menguji serbuk daun kersen (Muntingia calabura) terhadap larvas aedes aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebasterhadap variabel terikat.Rancangan penelitian menggunakan Post Test Only With Control Group Design. Penelitian ini berlokasi di Kampus Universitas Muhammadiyah Palu Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan dilakukan pada bulan September 2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa serbuk daun kersen dapat di jadikan Larvasida. Hal ini terlihat pada masing-masing perlakuan pada waktu kontak 15 jam, terjadi kematian significand. Disarankan bagi masyarakat karna serbuk daun kersen bisa dimanfaatkan sebagai larvasida Aedes aegypti ,sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk memberantas perkembangbiakan nyamuk.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DESA DI WILAYAH PUSKESMAS KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG Eva Susanti; Sudirman Sudirman; Mohammad Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.368 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.366

Abstract

Kinerja bidan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan untuk meningkatkan kesehatan Ibu dan anak. Tujuan penempatan bidan di desa adalah untuk meningkatkan mutu dan pemerataan jangkauan pelayanan kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi yang didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Tujuan Penelitian adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan desa di Wilayah Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang bidan yang bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Kasimbar(total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara personal dengan nilai p = 0.004 (p< 0.05),kepemimpinandengan nilai p = 0.005 (p< 0.05),teamdengan nilai p = 0.009 (p< 0.05)dan sistem dengan nilai p = 0.032 (p< 0.05)dengan kinerja bidandi Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan ada hubungan keempat variabel independen (personal, kepemimpinan, team dan sistem) dengan variabel dependen (kinerja pegawai). Saran dalam penelitiandiharapkan bagi pihak instansi terkait Puskesmas Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong mampu meningkatkan kinerja bidan agar pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas lebih baikmelalui reward (penghargaan).
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA ANAK BALITA DI RSUD MOKOPIDO KABUPATEN TOLITOLI Hasnawati Hasnawati; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.247 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.367

Abstract

Pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di indonesia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka morbiditas dan mortalitas akibat pneumonia. Salah satu upaya pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyakit pneumonia pada anak balita di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain “Cross Sectional Study”. Sampel penelitian adalah semua balita yang berumur 1-5 tahun yang dirawat diruang perawatan anak RSUD Mokopido Tolitoli dengan jumlah 84 sampel, pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Chi-Square. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan kebiasaan merokok didalam rumah dengan penyakit pneumonia dengan nilai p 0,000 < 0,05, ada hubungan status gizi dengan penyakit pneumonia dengan nilai p 0,000 < 0,05 dan ada hubungan pemberian ASI esklusif dengan penyakit pneumonia dengan nilai p 0,000 < 0,05. Diharapkan dapat digunakan sebagai bahan informasi dan bahan masukan bagi RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli sehingga dapat melakukan penyuluhan kepada keluarga pasien mengenai faktor yang mempengaruhi terjadinya pneumonia utamanya Kebiasaan keluarga merokok di dalam rumah, Status Gizi dan Pemberian ASI Esklusif.
HUBUNGAN SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU I Wayan Hendrik Purwanto; Miswan Miswan; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.386 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.368

Abstract

Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan, penularan penyakit diare dapat terjadi secara secara fekal-oral, melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi agen yang berasal dari air yang tercemar maupun dari tinja yang terkontaminasi. Sanitasi dasar rumah sangat erat hubungannya dengan angka kejadian penyakit menular terutama diare, Lingkungan rumah sangat berpengaruh terhadap terjadinya kajadian penyakit diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sanitasi dasar dengan kejadian diare pada anak Balita di Wilayah kerja Puskesmas Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah analitik dalam bentuk survey yang bersifat observasional dengan metode pendekatan Case Control yaitu rancangan penelitian yang membandingkan antara kelompok kasus dengan kelompok kontrol yang sudah diketahui kejadiannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara kualitas fisik air dengan kejadian diare pada anak balita dengan nilai P Value 719 (>0,05) dan ada hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare P Value 0,000 (<0,05) serta kondisi tempat sampah 0,000 (<0,05) namun tidak ada hubungan yang bermakna antara kepemilikan saluran pembuangan air limbah (SPAL) dengan kejadian diare pada anak balita dengan nilai P Value 497(>0,05), dan ke empat variabel tersebut merupakan faktor risiko terhadap kejadian diare pada anak balita. Hasil penelitian menyarankan agar instansi kesehatan lebih melakukan penyuluhan tentang sanitasi dan penyuluhan tentang penyakit diare.
ANALISIS PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PREEKLAMSIA DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN Jasmia Abdullah; Jamaluddin Sakung; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.589 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.369

Abstract

Kematian ibu menurut definisi WHO adalah kematian selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan/cidera. Penyakit preeklamsia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dinegara berkembang seperti di Indonesia, karena masih timbul pada ibu hamil dan sering disertai kematian yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu hamil tentang preeklamsia diperkotaan dan pedesaaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang bersifat analitik dengan pendekatan Quary Eksperimen, yang dalam pelaksanaannya hanya variabel bebas (independent). Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney Test yang dilakukan bahwa pengetahuan ibu hamil diperkotaan dan pedesaan ada perbedaan yang menunjukkan bahwa nilai P Value = 0,002. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Pantoloan dan Puskesmas Wani agar lebih meningkatkan lagi sosialisasi melalui penyuluhan mengenai kesehatan ibu agar dapat mencegah lebih dini terjadinya penyakit preeklamsia.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat “Pendampingan Pelatihan Pengolahan Bahan Makanan dari Daun Kelor Untuk Mencegah Stunting”: Community Service Activities "Assistance in Training on Processing Foodstuffs from Moringa Leaves to Prevent Stunting“ Fitriani; Andi Yaumil Bay R Thaifur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.283 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.370

Abstract

Latar Belakang: Daun kelor juga kaya vitamin A dan vitamin C khususnya betakaroten yang ada pada vitamin A. Namun pemanfaatannya sebagai bahan pangan masih sangat rendah. Agar zat gizi yang terkandung dalam daun kelor. Tujuan: dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat terkhusus catin, ibu yang memiliki anak yang terkena stunting, anak yang sulut mengonsusmi makan sayuran dan kader, dengan melakukan pengabdian pengelolaan daun kelor menjadi kue bolu. Metode: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikshanuddin dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pelatihan pengolahan bahan makanan dari daun kelor untuk mencegah stunting. Dari hasil perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan keterampilan peserta yang mengikuti pre-test dan post-test terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 14,5% yaitu dari 60% menjadi 83,3%.Dari hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa adanya perubahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setelah mengikuti edukasi.
PERILAKU LANSIA DALAM MENCEGAH PENYAKIT HIPERTENSI DI KELURAHAN BESUSU BARAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU Vivi Indah Sari; Achmad Herman; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.953 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.371

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi dan terus meningkat serta hubungannya dengan penyakit kardiovaskuler, stroke, retinopati, dan penyakit ginjal. Hipertensi juga menjadi faktor risiko ketiga terbesar penyebab kematian. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif pada enam informan yang menderita penyakit hipertensi di Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku lansia dalam mencegah penyakit hipertensi. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan dari tanggal 24 April - 9 Juni 2018. Informan dalam penelitian ini lansia penderita hipertensi dan menjadi informan kunci adalah kader posbindu yang terlibat secara langsung dalam pencegahan penyakit hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan lansia mengenai pencegahan penyakit hipertensi hanya mencapai tingkatan tahu dikarenakan informasi yang diperoleh masih belum jelas benar dan juga banyak faktor yang mempengaruhi lansia untuk melakukan suatu tindakan pencegahan sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Disarankan bagi lansia yang memiliki penyakit hipertensi untuk aktif memeriksakan kesehatannya di puskesmas ataupun di posbindu yang telah disediakan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT HEPATITIS B PADA PENDONOR DARAH DI UTD PMI PROVINSI SUL-TENG Putu Prabha Laksana; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.082 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.372

Abstract

Penyakit Hepatitis B adalah virus yang menyebabkan infeksi hati kronis yang dapat berkembang menjadi sirosis dan karsinoma hepatoseluler. Riwayat transfusi darah merupakan salah satu jalan masuk bagi bakteri, virus, dan parasit yang menyebabkan infeksi. Penggunaan jarum suntik bergantian merupakan faktor penularan hepatitis B, seperti jarum suntik yang tidak steril. Riwayat keluarga Hepatitis B, risiko tertular untuk orang yang tinggal serumah terjadi karena menggunakan peralatan rumah tangga. Berhubungan seks dengan bukan pasangan juga merupakan faktor dalam penularan hepatitis B dimana hepatitis B ditularkan melalui kontak dengan air mani.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit hepatitis B pada pendonor darah di UTD PMI Sulteng.Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Data penelitian ini didapat dengan wawancara kepada responden dengan menggunakan kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara riwayat transfusi darah dengan penyakit hepatitis B (p=0,008<0,05), dan riwayat keluarga hepatitis (p=0,000<0,05), serta berhubungan seks dengan bukan pasangan dengan (p= 0,001<0,005), namun tidak ada hubungan yang bermakna antara penggunaan jarum suntik bekas dengan penyakit hepatitis B (p=0,57>0,05).Hasil penelitian menyarankan agar instansi kesehatan melakukan pengendalian dan penanganan terhadap kasus hepatitis B.

Page 4 of 280 | Total Record : 2794


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue