cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Efektivitas Kulit Jeruk Manis (Citrus Sinensis) dan Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendra Linn.) Terhadap Penguraian Sampah Styrofoam: Effectiveness of Sweet Orange Peel (Citrus Sinensis) and white Wood Leaves (Melaleuca Leucadendra Linn.) on Decomposition of Styrofoam Waste Farah Fadhila R. Daud; Ulfa Aulia; Sylva Flora Ninta Tarigan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6619

Abstract

Styrofoam merupakan material plastik yang sangat sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih sebagai alternatif ramah lingkungan untuk menguraikan sampah styrofoam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan dua perlakuan, yaitu perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih, serta satu kelompok kontrol. Pengulangan dilakukan sebanyak tiga kali. Sampel styrofoam dibeli dari salah satu toko plastik yang ada di Kecamatan Kota Tengah. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-test dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi ? = 0,05. Perasan kulit jeruk manis dan minyak atsiri daun kayu putih efektif dalam menguraikan sampah styrofoam. Waktu penguraian tercepat pada perasan kulit jeruk manis dengan konsentrasi 500% dapat menguraikan styrofoam dalam 12 menit, dan waktu penguraian tercepat minyak atsiri daun kayu putih dengan konsentrasi 100% juga membutuhkan waktu 12 menit. Terdapat perbedaan signifikan dalam variasi konsentrasi perasan kulit jeruk manis (p=0,013) dan minyak kayu putih (p=0,046) dalam menguraikan styrofoam. Diharapkan kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan styrofoam dan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang potensi penggunaan bahan alami dalam pengelolaan limbah styrofoam.
Perlindungan Hukum terhadap Privasi Data Pasien dalam Sistem Rekam Medis Elektronik : Legal Protection of Patient Data Privacy in Electronic Medical Record Systems Adi Herisasono
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6620

Abstract

Kemajuan teknologi informasi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor kesehatan. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah implementasi sistem rekam medis elektronik (Electronic Medical Record/EMR) yang menawarkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data pasien. Sistem ini menggantikan rekam medis konvensional berbasis kertas, memberikan kemudahan akses informasi medis bagi tenaga kesehatan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Namun, bersamaan dengan manfaat tersebut, muncul tantangan kritis terkait privasi dan keamanan data pasien, terutama di tengah meningkatnya ancaman siber seperti peretasan dan kebocoran data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum terhadap privasi data pasien dalam sistem rekam medis elektronik di Indonesia. Penelitian juga akan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan keamanan dan privasi data pasien. Permasalahan utama dalam perlindungan hukum terhadap privasi data pasien dalam sistem EMR terletak pada tingginya kerentanan data terhadap ancaman keamanan digital, yang dapat menyebabkan dampak serius seperti pelanggaran privasi, diskriminasi, hingga kerugian sosial dan ekonomi bagi pasien. Data pasien yang disimpan secara elektronik mencakup informasi sensitif seperti riwayat kesehatan, diagnosa, dan pengobatan, yang jika disalahgunakan atau mengalami kebocoran dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan. Implementasi perlindungan hukum ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya infrastruktur keamanan teknologi di banyak institusi kesehatan, rendahnya kesadaran tenaga kesehatan, dan lemahnya pengawasan serta penegakan hukum terhadap pelanggaran privasi data pasien.
Peran Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Daerah Kecamatan Bengkalis: The Role of Traditional Markets in Improving the Economy of the Community in Bengkalis District Elsa Salsabila; Teguh Virgiawan; Rifky Ardiansyah; Joni Hendra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6621

Abstract

Peran pasar tradisional sangat penting sebagai wadah untuk melakukan peningkatan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat hingga penurunan angka kemiskinan,pasar tradisional juga sangat berperan bagi daerah yang berkembang,terutama daerah bengkalis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai peran pasar tradisional dan pentingnya suatu pasar serta memberikan informasi kepada pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan ekonomi. Hasil dari penelitian ditemukan Peran pasar tradisional dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di mana Hasil pembahasan dapat di simpulkan bahwa pasar tradisional sangat menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat khususnya mereka yang berlatar belakang ekonomi lemah, karena hampir semua kebutuhan pokoknya di penuhi dengan berbelanja di pasar tradisional, para pedagang yang dapat meningkatkan ekonomi mereka dari hasil jualan serta Pedagang di pasar tradisional telah memenuhi mekanisme pasar di mana pedagang telah memperhatikan kehalalan produk mereka, sangat memperhatikan kebersihan dagangan mereka, melakukan transparan dalam pmenimbang barang dagangan, tidak menutupi kecacatan pada produk, jujur dalam penimbangan untuk menjaga kepercayaan pembeli, tidak melakukan tindakan penimbunan barang yang merugikan pihak pembeli untuk mendapatkan keuntungan, justru ketika terjadi kelangan produk, di pasar tradisional ini selalu tersedia walaupun harganya yang relative agak mahal dari harga normalnya.
Pengaruh Pasar Modern terhadap Keberlangsungan Pasar Tradisional di Indonesia: The Influence of Modern Markets on the Sustainability of Traditional Markets in Indonesia Sherly Mulyana; Juliasty Wulandari; Fenny Liani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6623

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, pasar-pasar di Indonesia telah mengalami perubahan yang dramatis, dimulai dengan masa kejayaan pasar tradisional yang didasarkan pada barter dan perdagangan bermodal rendah. Pasar tradisional memiliki biaya yang lebih rendah, tetapi mereka terganggu oleh administrasi yang tidak efektif dan kondisi lingkungan yang buruk. Perkembangan pasar kontemporer terjadi seiring berjalannya waktu, dan membawa banyak manfaat, seperti produk yang lebih baik, belanja yang lebih mudah, dan struktur harga yang lebih transparan yang menghilangkan tawar- menawar. Konsumen, terutama mereka yang berada di kelas menengah ke atas, lebih memilih pasar modern seperti supermarket, minimarket, dan e-commerce karena kemudahan dan insentif menarik yang diberikan. Akibatnya, omzet pedagang pasar Tradisional turun rata-rata 30-40%, sementara omzet pasar digital terus meningkat. Pasar tradisional mengalami kesulitan untuk bersaing dengan pasar kontemporer dalam hal harga dan fasilitas, tetapi pasar modern lebih unggul dalam hal manajemen dan pemasaran. Penurunan omset, profitabilitas, dan tingkat kepegawaian pasar Tradisional merupakan indikasi yang jelas tentang bagaimana pasar kontemporer telah mempengaruhi kinerja pedagang pasar tradisional. Dibandingkan dengan pasar modern yang dikelola dengan baik, promosi yang gencar, dan mendapatkan keuntungan dari skala ekonomi, pasar tradisional berada pada posisi yang kurang menguntungkan dalam hal harga dan infrastruktur. Pelanggan menjadi lebih cerdas dan analitis dalam memilih toko, oleh karena itu pedagang pasar tradisional perlu meningkatkan permainan mereka dalam hal kebersihan, penataan pasar, dan kualitas produk jika mereka ingin mengikuti persaingan. Untuk mempelajari bagaimana pasar kontemporer mempengaruhi pasar-pasar yang lebih Tradisional di Indonesia, studi ini mengandalkan teknik analisis data internet.
Model Hubungan Antara Entrepreneurial Orientation dan Market Orientation Terhadap Business Performance pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dimsum di Kota Bekasi: Relationship Model Between Entrepreneurial Orientation and Market Orientation on Business Performance in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) Dimsum in Bekasi City Naurah Azzahra Qurratu'ain; Nabila Arisanti; Syahyono; Rasyad Fiqry Caturitama; Puji Astuti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6625

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara Entrepreneurial Orientation (EO) dan Market Orientation (MO), serta dampak kolektif dari keduanya terhadap Kinerja Bisnis pada UMKM Dimsum di Kota Bekasi. Dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden, data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3, sebuah perangkat lunak untuk pemodelan persamaan struktural. Temuan penelitian menunjukkan bahwa EO dan MO memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis, dengan kombinasi keduanya memberikan dampak yang lebih besar. Hal ini mengindikasikan bahwa penyelarasan antara strategi kewirausahaan dan permintaan pasar dapat meningkatkan efisiensi operasional secara substansial.
Efektivitas Batang Bambu Sebagai Biofilter dalam Menurunkan Kadar Biochemical Oxygen Demand (Bod) Pada Limbah Cair Rumah Tangga: Effectiveness Of Bamboo Stems As A Biofilter In Reducing Biochemical Oxygen Demand (Bod) Levels In Household Liquid Waste Taufik Al Hidayah; Yunicho; Noviponi Harwani; Andi Sri Wahyuni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6626

Abstract

Limbah cair dari hasil kegiatan rumah tangga dan industri jika tidak ditangani dengan baik akan berdampak negatif terhadap lingkungan perairan. Salah satu parameter yang terdapat di dalam limbah cair adalah parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD) atau jumlah oksigen yang di perlukan oleh mikroorganisme untuk mengurai zat zat organik dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Batang Bambu sebagai biofilter dalam menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair rumah tangga. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan melakukan pengamatan terhadap kemampuan batang bambu dalam menurunkan kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair dalam kurun waktu 7 hari. Sampel yang diperiksa adalah sampel pre-test dan post-tes. Dari hasil penelitian di dapatkan Kadar awal Biochemical Biochemical Oxygen Demand (BOD) sebelum perlakuan yaitu 759,45 mg/l. Setelah di lakukan perlakuan pengolahan biofelter batang bambu dengan waktu kontak selama 7 hari,maka kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) didapatkan 109,56. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari sampel yang telah diperiksa mendapatkan hasil penurunan BOD sebesar 649,89 mg/l atau sebanyak 85,57% tingkat penurunannya.
Perilaku Ibu Tentang Mobilisasi Dini Post Operasi Sectio Caesaria (SC) di Rumah Sakit: Maternal Behavior About Early Mobilization After Sectio Caesarean (SC) Surgery in the Hospital Moh. Fadli Dg. Patompo; Lindanur Sipatu; Arifuddin; Zainul
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6634

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia adalah meningkatnya angka kelahiran Sectio Caesaria (SC). Penelitian WHO tahun 2021, menyatakan bahwa operasi SC terus meningkat secara global. Persalinan dengan operasi merupakan alternatif terakhir untuk menyelamatkan ibu dan janin apabila persalinan normal per vaginam tidak memungkinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu post operasi SC meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan tentang mobilisasi dini post operasi SC di rumah sakit. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post operasi SC hari ketiga yang dirawat di rumah sakit, dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan cukup baik sebanyak 78 orang (91,8%) dan pengetahuan baik sebanyak 7 orang (8,2%), sikap merespon cukup baik sebanyak 75 (88,2%), sikap merespon baik sebanyak 9 orang (10,6%) dan memiliki sikap kurang merespon sebanyak 1 orang (1,2%). Sedangkan tindakan baik responden tentang mobilisasi dini sebanyak 64 orang (75,3%), memiliki tindakan cukup baik sebanyak 16 orang (18,8%) dan memiliki Tindakan kurang baik sebanyak 5 orang (5,9%). Kesimpulan adalah perilaku ibu post operasi SC meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan. Ketika ibu memiliki pengetahuan yang baik, maka ibu juga memiliki sikap dan tindakan yang baik. Mobilisasi dini sangat penting dilakukan, karena sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan luka operasi SC. Pihak rumah sakit, khususnya di ruangan nifas diharapkan dapat meningkatkan penyuluhan kepada ibu post operasi SC tentang pentingnya mobilisasi dini.
Konsep Dasar Kepemimpinan Kesehatan: Basic Concepts of Health Leadership Eva Mulyani S; Fiqih Inayah; Kurnia Permata Sari; Wasiyem
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6641

Abstract

Kepemimpinan dalam bidang kesehatan memiliki karakteristik yang unik karena berkaitan langsung dengan upaya pelayanan publik yang sangat sensitif terhadap kebutuhan dan kesejahteraan manusia. Seorang pemimpin di sektor ini dituntut untuk tidak hanya memiliki kompetensi manajerial dan teknis, tetapi juga kemampuan interpersonal yang kuat untuk menghadapi tantangan yang kompleks dan dinamis.Metode pada artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut. Ada Empat tahap studi pustaka dalam penelitian yaitu menyiapkan perlengkapan alat yang diperlukan, menyiapkan bibliografi kerja, mengorganisasikan waktu dan membaca atau mencatat bahan penelitianSalah satu tugas utama seorang pemimpin dalam jenis apapun adalah mampu mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Dalam proses mekanisme mengambil keputusan tersebut, seorang pemimpin dapat melibatkan anggota lain atau murni dari diri sendiri jika memang dituntut harus demikian. Untuk dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat, diperlukan kapasitas intelegensi dan emosi yang baik. Maka dari itu, memilih seorang pemimpin dengan kapasitas intelegensi dan emosional yang baik sangat diperlukan, agar nantinya mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam berbagai kondisi.Dalam konteks kesehatan masyarakat, seorang pemimpin perlu mampu menjalin kerjasama antar sektor, mendorong berbagai pihak untuk bersinergi, dan memastikan semua individu mendapatkan akses terhadap layanan berkualitas. Sebab, pemimpin yang baik bersedia melakukan semua upaya dan kerja terbaiknya demi kemajuan organisasi atau kelompok yang dipimpinnya
Implementasi Teknik Menghardik Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Skizofrenia Di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Reprimanding Techniques to Control Auditory Hallucinations in Schizophrenia Patients at Madani Hospital, Central Sulawesi Province Anci Abd Rahim; Sri Yulianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6644

Abstract

Halusinasi pendengaran merupakan distrosi persepsi palsu yang terjadi pada respon neurobiologist maladaptive, penderita sebenarnya mengalami distorsi sensori sebagai hal yang nyata dan meresponnya. Dampak yang ditimbulkan oleh seseotrang yang mengalami halusinasi pendengaran yaitu kehilangan kontrol dirinya dan perilakunya dapat dikendalikan oleh halusinasi yang didengar. Teknik menghardik adalah salah satu upaya mengendalikan diri terhadap halusinasi dengan cara menolak halusinasi yang muncul. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan implementasi teknik menghardik untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien Skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptf dalam bentuk studi kasus. Hasil penelitian setelah dilakukan implementasi standar pelaksanaan menghardik halusinasi yang dilakukan selama 5 hari pada Tn. K menunjukkan bahwa pasien dapat mengenal halusinasi dan menerapkan cara menghardik untuk mengontrol halusinasi yang muncul. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu implementasi teknik menghardik halusinasi efektif digunakan pada pasien Skizofrenia dengan masalah gangguan halusinasi pendengaran.
Efektivitas Senam Hamil dalam Meningkatkan Kesiapan Ibu untuk Persalinan Normal: The Effectiveness of Prenatal Gymnastics in Increasing Mothers' Readiness for Normal Childbirth Nurhaeda; Faridha Nasir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6646

Abstract

Senam hamil merupakan salah satu intervensi non-medis yang bertujuan meningkatkan kesiapan fisik dan mental ibu hamil untuk menghadapi persalinan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas senam hamil dalam meningkatkan kesiapan ibu untuk persalinan normal. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 60 ibu hamil trimester ketiga yang dibagi menjadi kelompok intervensi (senam hamil) dan kelompok kontrol (tanpa senam hamil). Data dikumpulkan melalui kuesioner kesiapan persalinan yang mencakup aspek fisik, psikologis, dan pengetahuan. Analisis data menggunakan uji t-independen dan t-berpasangan untuk membandingkan perbedaan antar kelompok sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kesiapan ibu pada kelompok intervensi setelah mengikuti program senam hamil (p<0,05). Aspek fisik seperti fleksibilitas dan kekuatan otot panggul meningkat secara signifikan, diikuti dengan penurunan tingkat kecemasan terkait persalinan. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan pada semua aspek kesiapan. Temuan ini mengindikasikan bahwa senam hamil efektif sebagai strategi untuk mempersiapkan ibu menghadapi persalinan normal dengan lebih percaya diri dan kesiapan optimal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi senam hamil ke dalam program antenatal care di fasilitas kesehatan untuk mendukung upaya meningkatkan angka persalinan normal dan mengurangi risiko komplikasi akibat ketidaksiapan fisik maupun psikologis ibu hamil.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue