cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelelahan Mata Pada Pengrajin Kerawang Naga Mas Desa Mongolato Kecamatan Telaga: Factors Affecting Eye Fatigue in Naga Mas Kerawang Craftsmen, Mongolato Village, Telaga District Nur’Aida Badu; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6671

Abstract

Kelelahan mata adalah ketegangan pada mata dan disebabkan oleh penggunaan Indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan untuk melihat dalam jangka waktu yang lama dan biasanya disertai dengan kondisi pandangan yang tidak nyaman. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan desain pendekatan cross sectional yaitu jenis penelitian yang dilakukan hanya sekali pada waktu pengukuran atau mengobservasi data variable independent (warna kain, pencahayaan, lama kerja) dan dependent (kelelahan mata) secara bersamaan. Penelitian ini menumjukkan bahwa ada peingaruh antara warna kaiin teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.002. Ada peingaruh antara peincahayaan teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.005. Ada peingaruh antara lama keirja teirhadap keiluhan keileilahan mata pada peingrajiin keirawang Naga Mas Deisa Mongolato Keicamatan Teilaga Kabupatein Gorontalo deingan p valuei = 0.005.
Peningkatan Efektitas Penggunaan Buku KIA bagi Ibu Hamil dalam Menurunkan Angka Stunting di Kabupaten Sigi : Increasing the Effectiveness of Using KIA Books for Pregnant Women in Reducing Stunting Rates in Sigi Regency Sumarni; Elly Yane Bangkele
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6672

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam menggunakan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai alat edukasi bagi ibu hamil di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Diharapkan dengan meningkatnya pemahaman kader, angka stunting di daerah ini dapat berkurang. Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan dan pelatihan bagi kader terkait penggunaan buku KIA, bagaimana melakukan monitoring perkembangan ibu hamil, serta evaluasi dampak terhadap penurunan angka stunting. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader untuk meningkatkan penggunaan dan pemahaman buku KIA bagi ibu hamil dan keluarganya sehingga dapat membantu ibu hamil memahami pentingnya nutrisi dan perawatan kesehatan yang tepat selama masa kehamilan.
Analisis Lingkup Pelayanan Klaster Ibu Dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila: Analysis of the Scope of Mother and Child Cluster Services in the Implementation of Primary Service Integration at the Kabila Health Center Sri Meysin Salihi; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6676

Abstract

Integritas Pelayanan Primer dilakukan untuk mendorong peningkatan upaya promotif dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi. untuk menata dan mengoordinasikan berbagai pe layanan kesehatan primer dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup bagi perseorangan, keluarga dan masyarakat. Tujuan untuk mengetahui Bagaimana Lingkup Pelayanan klaster Ibu dan Anak Dalam Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan Primer Di Puskesmas Kabila. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggambarkan keadaan suatu fenomena, menggambarkan apa adanya suatu variabel, gejala atau keadaan. Informan Kepala tata usaha puskesmas, Satu penanggung jawab bidan kordinator, Satu ibu hamil, Data dan Sumber penelitian menggunakan data primer dan data sekunder.Hasil Penelitian menunjukkan ketersedian sumber daya manusia dan sarana prasarana sudah mencukupi untuk menjakau wilayah kerjanya baik dipuskesmas, kunjungan rumah, ataupun posyandu. Pelayanan kesehatan dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur dan komprehensif, melibatkan berbagai komponen dan sinergi antar lembaga, yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Evaluasi Penggunaan Aplikasi Primary Care (P-Care) BPJS Kesehatan Dengan Metode Task Tecnology Fit Pada Petugas Kesehatan Di Puskesmas Se Kota Gorontalo: Evaluation of the Use of the BPJS Kesehatan Primary Care (P-Care) Application Using the Task Technology Fit Method on Health Workers at Community Health Centers in Gorontalo City Vitaloka Pangulu; Sylva Flora Ninta Tarigan; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6677

Abstract

P-care adalah sistem informasi pelayanan pasien yang ditujukan untuk pasien BPJS yang berbasis komputer dan dapat diakses secara online. Rumusan masalah bagaimana evaluasi penggunaan aplikasi primary-care (p-care) BPJS kesehatan dengan metode task technology fit pada petugas kesehatan di Puskesmas Se-Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi penggunaan aplikasi primary-care (p-care) BPJS kesehatan dengan metode task technology fit pada petugas kesehatan di Puskesmas Se-Kota Gorontalo.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 responden yakni petugas kesehatan yang mengoperasikan p-care di Puskesmas Se-Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis data disajikan dalam bentuk presentase dan distribusi frekuensi.Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 43 responden karakteristik tugas dalam P-care yang paling banyak yaitu kategori baik 31 (72,1%), dan kategori kurang 12 (27,9%). Karakteristik teknologi kategori mudah 33 (76,7%) dan kategori sulit 10 (23,3%). Kesesuaian tugas-teknologi kategori sesuai 35 (81,4%) dan kategori tidak sesuai 8 (23,3%). Dampak kinerja kategori positif 25 (58,1%) dan kategori negatif 18 (41,9%). Metode TTF kategori baik 24 (55,8%) dan kategori sedang 19 (44,2%). Simpulan metode TTF ditinjau dari karakteristik tugas, penggunaan p-care sudah dilakukan dengan baik, proses input dan output tugas juga sudah terlaksana dan menu-menu yang ada didalam p-care sudah terfasilitasi. Ditinjau dari karakteristik teknologi, p-care sangat membantu pekerjaan serta mudah dipelajari dan fleksibel digunakan dimana saja dan kapan saja. Ditinjau dari kesesuaian tugas-teknologi, penggunaan p-care sudah sesuai dalam menyelesaikan tugas. Ditinjau dari dampak kinerja sebuah sistem, p-care masih dikatakan negatif karena belum dapat meningkatkan efisiensi.
Perbandingan Efektivtas Modifikasi Ovitrap Gula Merah Dan Air Rendaman Kulit Jagung Terhadap Jumlah Kepadatan Nyamuk Dewasa Di Kecamatan Kota Barat Kelurahan Buliide : Comparison of the Effectiveness of Modified Brown Sugar Ovitrap and Corn Husk Soaked Water on the Density of Adult Mosquitoes in Kota Barat District, Buliide Village Citrawati Botutihe; Herlina Jusuf; Moh Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6678

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu serangga yang sangat mengganggu bagi manusia maupun hewan melalui gigitannya. Selain menyebabkan rasa gatal, nyamuk juga dapat berperan sebagai vektor penyakit. Untuk mengetahui keberadaan vektor nyamuk yaitu dengan pemasangan ovitrap. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas modifikasi ovitrap gula merah dan air rendaman kulit jagung terhadap jumlah kepadatan nyamuk dewasa di Kelurahan Buliide Kecamatan Kota Barat. Desain penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) sampel sebanyak 64 rumah yang berbeda tempat peletakan ovitrap yang dipilih secara acak, masing-masing rumah diletakan 2 pasang ovitrap pada bagian dalam dan luar rumah. Data di analisis menggunakan rumus ovitrap index dan uji Mann-Whitney dengan tingkat kemaknaan (?) = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa gula merah terdapat 124 ovitrap (96,8%) menggunakan ovitrap index dan jumlah keseluruhan nyamuk yang terperangkap dalam ovitrap 153 nyamuk dewasa dan air rendaman kulit jagung terdapat 110 ovitrap (85,9%) menggunakan ovitrap index dan jumlah keseluruan nyamuk yang terperangkap dalam ovitrap 123 nyamuk dewasa. Kedua antraktan tersebut tidak ada pengaruh atau perbandingan secara signifikan terhadap kepadatan nyamuk (p-value 0.152). Disarankan untuk masyarakat dapat membudidayakan bahan dan tanaman dalam upaya pengendalian populasi nyamuk.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang Pada Balita Di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato: Factors Influencing the Incidence of Malnutrition in Toddlers at the Paguat Health Center, Pohuwato Regency Regita Dehi; Sunarto Kadir; Vidya Avianti Hadju
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6679

Abstract

Gizi kurang merupakan keadaan dimana kebutuhan nutrisi pada tubuh tidak terpenuhi dalam jangka waktu tertentu. Gizi kurang pada ballita dapat mengakibatkan terganggunya pertumbuhan jasmani dan kecerdasan anak. Rumusan Masalah apakah terdapat pengaruh ekonomi, pendidikan, pengetahuan, pola asuh dan pola konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato. Desain penelitian survey analitik, pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini balita yang mengalami gizi kurang sebanyak 65 di Puskesmas Paguat Kabupaten Pohuwato. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji regresi logistick Hasil analisis untuk tingkat ekonomi p-value 0,012 < (0,05), pendidikan p-value 0,030 < (0,05), pengetahuan p-value 0,039 < (0,05), pola asuh p-value 0,035 < (0,05) dan pola konsumsi berdasarkan asupan karbohidrat p-value 0,003 < (0.05), asupan protein p-value 0,021 < (0,05), asupan lemak p-value 0,673 > (0,05). Simpulan ada pengaruh antara ekonomi, pendidikan, pengetahuan, pola asuh, dan pola konsumsi berdasarkan asupan karbohidrat, asupan protein adapun variabel yang paling beresiko adalah ekonomi dengan besar resiko 11,519 kali mengalami gizi kurang pada balita. Saran untuk orang tua agar lebih memperhatikan gizi balita dalam memberikan makanan dengan menentukan jenis makanan, jumlah makanan dan pola makan balita.
Analisis Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Poli Jantung Instalasi Rawat Jalan RSUD Otanaha Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) : Analysis of Improving the Quality of Health Services in the Heart Polyclinic, Outpatient Installation of Otanaha Regional Hospital Using the Quality Function Deployment (QFD) Method Susanto Airmas; Sylva Flora Ninta Tarigan; Ramly Abudi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6680

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor krusial dalam menentukan keberhasilan pelayanan di rumah sakit. Poli Jantung RSUD Otanaha sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan jantung harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien agar tercapai kepuasan pasien. Berdasarkan survei dan wawancara awal, beberapa pasien mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diterima, terutama terkait dengan waktu tunggu pelayanan, keramahan staf medis, dan ketersediaan fasilitas yang dianggap kurang memadai. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan QFD yang berfokus pada "suara pelanggan" untuk menerjemahkan kebutuhan dan harapan pasien ke dalam atribut mutu yang dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Poli Jantung Instalasi Rawat Jalan RSUD Otanaha menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara kepada pasien yang menerima pelayanan di Poli Jantung RSUD Otanaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa atribut yang perlu menjadi prioritas peningkatan, seperti pelayanan yang cepat dan tepat serta fasilitas pendukung yang memadai. Penerapan QFD diharapkan dapat membantu RSUD Otanaha dalam meningkatkan mutu pelayanan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan pasien, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan.
Hubungan Faktor Predisposing dengan Perilaku 5 R pada Pekerja di PT. Davinci Airindo Gorontalo: Relationship Between Predisposing Factors With 5 R Behavior In Workers At PT. Davinci Airindo Gorontalo Wa Ode Ninastiani; Sylva Flora Ninta Tarigan; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6682

Abstract

Perkembangan industri yang pesat mendorong perusahaan untuk menerapkan budaya kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, salah satunya adalah penerapan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi dengan perilaku 5R pada karyawan PT. Davinci Airindo Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional . Sampel penelitian berjumlah 70 pekerja yang dipilih secara total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia memiliki (P-value = 0.001) dimana P-value < (0,05) dan variabel masa kerja memiliki (P-value = 0.000) dimana P-value < (0,05 ) dengan perilaku 5R. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usia dan masa kerja memiliki pengaruh terhadap perilaku 5R pada pekerja PT. Davinci Airindo Gorontalo. Saran bagi pekerja diharapkan pekerja selalu menerapkan 5R dalam setiap pekerjaan bahkan dalam setiap aktivitas sehari-hari, sehingga akan menjadi suatu kebiasaan yang memang selalu harus dikerjakan hingga terbentuk suatu pola pikir bahwa 5R bukan suatu kewajiban melainkan adalah suatu hak.
Hubungan Durasi Penggunaan Alat Elektronik (Gadget), Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo: Relationship Between Duration Of Electronic Device (Gadget) Use, Physical Activity And Diet Patterns With Nutrition Status Of Adolescents In SMP Negeri 1 Kota Gorontalo Ilmin Nusi; Sunarto Kadir; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6686

Abstract

Status gizi adalah kondisi yang dipengaruhi oleh kebutuhan fisik terhadap energi dan zat gizi yang diperoleh melalui asupan makanan, dengan dampak fisik yang dapat diukur. Rumusan masalah penelitian adalah durasi penggunaan gadget, aktivitas fisik, dan pola makan pada remaja, serta apakah terdapat hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode obeservasional dengan desain cross sectional, yang dilakukan pada siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Sampel diambil dengan metode simple random sampling, melibatkan 208 responden. Status gizi ditentukan berdasarkan z-score indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U). Data durasi penggunaan gadget diperoleh dari kuesioner yang telah divalidasi. Data aktivitas fisik diperoleh dari kuesioner tingkat aktivitas fisik (PAL). Dan data pola makan diperoleh dari kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Analisis data menggunakan uji Fisher Exact dan uji Spearman dengan tingkat kemaknaan p <0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi penggunaan alat elektronik (gadget) dengan status gizi (p=0,035), aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,037) dengan nilai korelasi spearman 0,144 dan pola makan dengan status gizi (p=0,040) dengan nilai korelasi spearman 0,143. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik, dan pola makan dengan status gizi pada remaja di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo. Remaja disarankan untuk menjaga pola makan, mengurangi durasi penggunaan gadget, dan meningkatkan aktivitas fisik agar tidak mempengaruhi status gizi.
Pemanfaatan ANATES untuk Menganalisis Validitas dan Reliabilitas Butir Soal Uraian IPAS Materi Perkembangbiakan Tumbuhan : Utilization of ANATES to Analyze the Validity and Reliability of Descriptive Questions for Natural Sciences on Plant Reproduction Material Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa; Khosyi Anindya Chotimah; Luthfiana Puspa Dewi; Afridha Laily Aliandra; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6688

Abstract

Evaluasi pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting dalam menilai sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai dan perkembangan kompetensi siswa. Salah satu elemen utama dalam evaluasi adalah soal, yang berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur pemahaman siswa. Namun, pembuatan soal yang valid dan reliabel, terutama soal uraian, sering kali menghadapi tantangan, terutama dalam hal penilaian yang bersifat subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas soal uraian dengan menggunakan perangkat lunak ANATES melalui evaluasi aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan daya pembeda soal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data hasil tes siswa sebagai objek analisis. Penelitian ini mengikuti tahapan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap Define, peneliti menetapkan parameter analisis utama, seperti validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesulitan. Tahap Design melibatkan perancangan soal berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun, dilanjutkan dengan proses judgment expert untuk memastikan kesesuaian soal dengan kompetensi yang diukur. Tahap Develop mencakup uji coba soal kepada siswa dan analisis data menggunakan ANATES untuk mendapatkan validitas, reliabilitas, dan revisi soal berdasarkan hasil uji coba. Hasil akhir pada tahap Disseminate menunjukkan bahwa sebagian besar soal memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, meskipun beberapa soal dengan daya pembeda rendah perlu diperbaiki. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa perangkat lunak ANATES dapat memberikan umpan balik berbasis data yang objektif untuk meningkatkan kualitas soal tes. Dengan analisis yang mendalam, pendidik dapat merancang soal evaluasi yang lebih efektif dan akurat dalam mengukur kompetensi siswa, sehingga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue