cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) di SD Negeri 2 Nganganaumala: Stunting Prevention Education Through the Utilization of Moringa oleifera Leaf at Nganganaumala 2 Elementary School Wa Ode Nadziyran Urufia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.699 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.483

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronik yang dialami sejak dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK), anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seumurannya. Berdasarkan penilaian status gizi, melalui pengukuran antropometri, anak yang mengalami stunting memiliki indeks PB/U atau TB/U berada pada ambang batas (Z-score) <-2 sampai -3 SD (pendek) dan <-3 (sangat pendek). Daun kelor (Moringa oleifera) telah dibuktikan manfaatnya dalam mencegah stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting dengan pemanfaatan daun kelor yang dimulai dari anak usia dini. Manfaat kegiatan pengabdian ini adalah membantu meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang pencegahan stunting dengan pemanfaatan daun kelor. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dari tanggal 8 Januari – 7 Februari 2024 di SD Negeri 2 Nganganaumala yang diikuti 41 siswa. Kegiatan ini dilakukan melalui metode ceramah. Analisis bivariat menggunakan Paired t-test. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan stunting dengan pemanfaatan daun kelor pada siswa-siswi di SD Negeri 2 Nganganaumala ((Pr|T| > |t|) = 0,0000 < ? 0,05). Diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat mencakup berbagai lapisan masyarakat yang lebih luas, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, kelompok PKK, serta diberbagai jenjang instansi pendidikan dan layanan kesehatan seperti di Posyandu, serta dilengkapi dengan kegiatan demonstrasi membuat olahan daun kelor.
Strategi Diet Hipertensi dengan Metode Pengelolaan Smoothies dari Buah Pisang dan Semangka sebagai Alternatif Makanan Sehat: Hypertension diet strategy with Smoothie management method from Banana and Watermelon as a healthy food alternative Andi Yaumil Bay R Thaifur; Wa Ode Nadzyran; Fitriani; Jumadi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.169 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.484

Abstract

latar belakang : Data catatan rekam medik di Puskesmas Katobengke Kota Baubau menunjukkan angka kunjungan penderita Hipertensi pada tahun 2018 sebanyak 139 kasus, tahun 2019 sebanyak 152 kasus, sedangkan tahun 2020 mengalami peningkatan sebanyak 178 kasus dan pada tahun tahun 2021 dari Januari-Juni sebanyak 95 kasus Tujuan : Untuk membantu masyarakat terkhusus lansia yang memiliki tekanan darah tinggi untuk mengelolah dan mengomsusmsi Smoothis semangka dan pisang. Metode : Memberikan pre test dan post test , melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan smoties semangka , Membagikan Leaflet serta memberikan smoties pisang dan semangka sebagai intervensi fisiknya Hasil : Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden setelah diberikan edukasi dan pelatihan pembuatan smoothies. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya persentase jawaban benar dari responden. Kesimpulan : Smooties olahan berbahan dasar buah pisang dan semangka merupakan salah satu inovasi makanan yang dapat menurukan angka prevalensi hipertensi.
FUNGSI PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA SIPESO KECAMATAN SINDUE TOBATA KABUPATEN DONGGALA Sirfan Sirfan; Andi Irawan; Yahya Yahya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.168 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.485

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Pelaksanaan Fungsi Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa di Desa Sipeso Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sedangkan tipe penelitian ini adalah tipe deskriptif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan kegiatan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 4 orang yang ditentukan dengan tehnik purpossive. Data yang telah terkumpul disaring dan dipilah berdasarkan kebutuhan data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data tersebut ditarik kesimpulan kemudian diberikan saran-saran. Badan Permusyawaratan Desa di Desa Sipeso belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah desa, baik pengawasan yang dilakukan secara lansung maupun pengawasan yang dilakukan secara tidak langsung. Dalam hal pengawasan langsung, pengawasan BPD hanya maksimal dilakukan terhadap proses pembuatan peraturan desa, tetapi dalam pelaksanaan peraturan desa tersebut pengawasan yang dilakukan kurang maksimal. Begitu juga pengawasan terhadap kebijakan pemerintah desa lainnya, BPD belum melakukan pengawasan yang maksimal.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 7 PALU Farasnaini Farasnaini; Andi Irawan; Pariyati Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.901 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.486

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1. Bagaimana gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Palu 2. Apakah faktor-faktor penghambat gaya kepemimpinan  Kepala  Sekolah  Menengah  Pertama  Negeri  7  Palu.  Tujuan  penelitian  ini adalah 1. Untuk mengetahui gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Palu 2. Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat gaya kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Palu. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Palu. Pengambilan informan mempergunakan Purposive yaitu 4 orang. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Guna memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pengumpulan data 1. Observasi. 2. Wawancara 3. Dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukkan 1. Gaya kepemimpinan  kepala sekolah dari ketiga gaya tersebut maka dapat ditarik kesimpulan yaitu : 1). Gaya motivasi yang diterapkan oleh kepala sekolah belum berjalan secara optimal, kenyataannya motivasi tersebut belum dapat memenuhi  kebutuhan ekonomi  guru  dan  pegawai tata  usaha khususnnya  berstatus tenaga honorer. 2). Gaya kekuasaan kepala sekolah  lebih dominan ke gaya partisipatik daripada  gaya otokratik  dan  gaya  bebas  3).  Terdapat  gaya  pengawasan  kepala sekolah terhadap guru dan pegawai tata usaha, baik itu pengawasan secara langsung maupun tidak langsung.  2.  Faktor-faktor  penghambat  gaya  kepemimpinan  kepala  sekolah.  1).  Kepala sekolah sebagai motivator bagi guru dan pegawai tata usaha belumlah mampu memenuhi kebutuhan ekonomi guru dan pegawai tata usaha khususnya tenaga honorer sebagai bawahannya, hal ini diakibatkan oleh tidak memadainya anggaran yang dimiliki oleh pemerintah daerah. 2). Tidak meratanya spesifikasi pendidikan guru dan pegawai tata usaha cukup menjadi masalah serius bagi kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan fungsinya khususnya pada implementasi gaya kepemimpinannya, hal ini dikarenakan masih terdapat guru dan pegawai tata usaha ditempatkan bukan pada keahliannya
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SIGI Imam Maulana; Moh. Tofan Samudin; Andi Irawan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.054 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kinerja Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi. Tipe  penelitian ini adalah penelitian deskriktif kualitatif. Tehnik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang ditetapkan dengan teknik purpossive sampling. Data yang dibutuhkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Adapun kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa kurangya motivasi kerja pada sebagian pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sigi, khsusunya pegawai dengan status PNS tidak selamnya disebabkan oleh kebutuhan fisiologis, kebutuhan sosil, kebutuhan aktualisasi diri yang belum terpenuhi. Tetapi disebabkan oleh faktor dari dalam diri pegawai itu sendiri yang merupakan sifat alamiah manusia, yaitu rasa malas dan kurang semangat yang kadang-kadang muncul dari dalam diri masing-masing pegawai. Sebab hasil penelitian menunjukkan bahwa, khsusus pegawai dengan status PNS sudah terpenuhi kebutuhan pokoknya dari gaji yang mereka terima sebagai pegawai, terpenuhi kebutuhan sosialnya, kebutuhan aktualisasi diri. Hanya masalah penghargaan yang masih kurang diberikan kepada mereka. Kecuali bagi pegawai honorer motivasi yang kurang memang disebabkan masalah gaji yang rendah sehingga hanya mampu memenuhi sebagian dari kebutuhan fisiologisnya.
KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM MENETAPKAN PERATURAN DESA DI DESA MAPANE TAMBU KECAMATAN BALAESANG KABUPATEN DONGGALA Mohammad Afandi; Andi Irawan; Pariyati Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.333 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.488

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menetapkan peraturan desa Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Pengambilan informan dengan cara Purpossive dengan menetapkan 5 orang menjadi informan. Guna memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian tentang kinerja BPD di Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala dalam menetapkan peraturan desa dapat diukur pada Responsiveness (Responsivitas), Responsibility (Responsibilitas), Accountability (Akuntabilitas). Olehnya berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti menunjukan bahwa kinerja BPD di Desa Mapane Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala dalam menetapkan peraturan desa dengan indikator Responsiveness (Responsivitas) dalam kategori cukup baik, sedangkan Responsibility (Responsibilitas) dan Accountability (Akuntabilitas) belum cukup memadai karena terdapat kendala seperti kurang memadainya tingkat pendidikan BPD serta kurangnya sosialisasi terhadap peraturan desa setelah di tetapkan, sebagai wujud pertanggungjawaban BPD kepada masyarakat.
KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DI KELURAHAN TONDO KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Rifaldi Rifaldi; Moh. Tofan Samudin; Andi Famrizal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.678 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Tondo dan kendala yang dihadapai masyarakat nelayan itu sendiri dalam mengembangkan usahanya. Untuk menjawab masalah penelitian, dilakukan penelitian dengan melalui tahapan penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 6 orang dengan melalui teknik purposive Hasil penelitian adalah: Kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan di Kelurahan Tondo: secara sosial hubungan atau interaksi tetap saja terjaga dan terbangun sebagaimana layaknya kehidupan masyarakat pada umumnya. Dalam kehidupan sehari-hari interaksi senanatiasa berjalan, kerjasama dalam berbagai wujudnya tetap ada. Interaksi yang terjadi tersebut tidak saja antar sesama nelayan tetapi juga diluar komunitas nelayan. Secara ekonomi kehidupan nelayan di Kelurahan Tondo tidak mengalami kemajuan yang berarti dari waktu ke waktu. Tingkat pendapatan mereka sebenarnya sudah memadai, tetapi tidak dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usahanya sebagai komunitas nelayan. Hambatan yang dirasakan oleh komunitas nelayan di Kelurahan Tondo antara lain: tidak adanya modal kerja baik dalam bentuk uang (dana) maupun dalam bentuk manajemen kerja yang bagus. Tidak adanya bantuan, baik dari pihak pemerintah maupun swasta dan terdapatnya nelayan yang sudah beralih ke jenis pekerjaan lain serta tidak adanya regenerasi di kalangan nelayan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN DISTRIBUSI AIR GUNA MENINGKATKAN PRODUKSI PADI SAWAH DI DAERAH IRIGASI MALONAS KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA Rustam Rustam; Samsu A. Sahibo; Pariyati Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.272 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.490

Abstract

Peningkatan produktivitas padi ladang untuk petani di Desa Ponggerang dan Malonas didukung oleh keberadaan irigasi air yang dapat memenuhi kebutuhan lapangan. Dalam peningkatan produktivitas padi ladang petani, implementasi kebijakan manajemen dan irigasi penyiraman air di kedua desa diperlukan agar tujuan dan penggunaan dapat dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 77 tahun 2001 tentang irigasi dan untuk mengidentifikasi peran setiap lembaga yang terlibat dan pribadi di daerah irigasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori pelaksanaan Van Meter dan Van Horn. Teori ini menyatakan bahwa implementasi kebijakan berjalan secara linier dengan kebijakan publik, pelaksana dan kebijakan publik bekerja dengan sendirinya. Selain itu, keberhasilan pelaksanaan satu kebijakan ditentukan oleh beberapa aspek. Aspek-aspek tersebut, menurut Van eter dan Van Horn, adalah: 1. Aspek kegiatan implementasi dan komunikasi antar organisasi, 2 Aspek agen implementor karakteristik, 3. Aspek disposor implementor, 4. Aspek ekonomi, kondisi sosial dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan manajemen dan distribusi air irigasi di Desa Ponngerang dan Malonas telah dilakukan, namun demikian harapan, tujuan, dan keuntungan dari kebijakan itu sendiri belum sesuai karena beberapa aspek yang belum terpenuhi.
IMPLEMENTASI KOORDINASI CAMAT LABUAN KABUPATEN DONGGALA Sadra Sadra; Andi Irawan; Pariyati Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.404 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.491

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, bagaimana implementasi koordinasi Camat Labuan Kabupaten Donggala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi koordinasi Camat Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian dilaksanakan di Kantor Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Pengambilan informan mempergunakan Purpossive yaitu dengan memilih orang yang dianggap mengetahui permasalahan penelitian sehingga penulis menetapkan 6 orang sebagai informan. Guna memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Camat Labuan Kabupaten Donggala, menggunakan koordinasi dengan 2 (dua) model yakni 1. Koordinasi vertikal 2. Koordinasi horizontal. Koordinasi vertikal dimana dari staf bawahannya berupa pemberian laporan-laporan, pemberian saran dan usulan, pemberian petunjuk serta dari Bupati selaku atasannya dari hasil penelitian menunjukkan koordinasi vertikal belum terlaksana dengan baik hal ini dikarenakan masih terdapat Aparat Sipil Negara di Kantor Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala serta aparat pemerintah desa yang tidak menghadiri saat rapat koordinasi. Sedangkan koordinasi horizontal merupakan koordinasi yang dilaksanakan antara Camat dengan instansi lain yang mempunyai kedudukan sama dari hasil penelitian menunjukkan koordinasi horizontal antara Camat dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di wilayah Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala terlaksana dengan baik.
RELASI SOSIAL NELAYAN PEMILIK MODAL DAN NELAYAN BURUH PADA KEHIDUPAN NELAYAN DI KELURAHAN BULURI KOTA PALU Sunima Gulo; Andi Irawan; Pariyati Pariyati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.708 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.500

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui relasi sosial antar Nelayan Pemilik Modal dengan Nelayan Buruh pada masyarakat nelayan di Kelurahan Buluri Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian di sekitar Kelurahan Buluri Kota Palu. Relasi sosial yang terjalin nelayan pemilik modal dan nelayan buruh dalam kehiduan nelayanan di Kelurahan Buluri adalah hubungan kerja yang saling menguntungkan atau simbiosis yang terjadi adalah mutualisma yakni simbiosis yang saling membutuhkan antara juragan terhadap buruh dan sebaliknya. Disini nelayan pemilik modal mempekerjakan nelayan buruh dalam membantu menangkap ikan dilaut dan diberikan upah sesuai dengan hasil tangkapannya. Adapun faktor pendorong dan penarik nelayan buruh bekerja kpada nelayan pemilik modal adalah karena kebutuhan ekonomi atau pemenuhan kebutuhan hidup dan faktor SDM yang rendah sehingga sulit mendapat pekerjaan lain seprti di toko atau di kantor. Selain itu untuk kemudahan meminjam uang, dan bonus jika hasil tangkapan berlebih.

Page 15 of 280 | Total Record : 2794


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue