cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Pengaruh Brand Trust dan Customer Rating Terhadap Keputusan Pembelian Produk Facetology Pada pengguna Shopee di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali: The Influence Of Brand Trust and Customer Rating on Purchase Decisions For Facetology Products Among Shopee Users in Bungku Tengah District Morowali Regency Sasmita Kasim; Farid; Maskuri Sutomo; Sri Wanti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9772

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menjelaskan pengaruh secara simultan dan parsial pengaruh Brand trust dan customer rating terhadap keputusan pembelian Produk Facetology pada pengguna shopee di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan sampel sebanyak 99 responden. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan jenis Non probability sampling dengan Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Brand Trust (X1) dan Customer Rating (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian produk Facetology pada pengguna shopee di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali 2) Brand Trust (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan pembelian produk Facetology pada pengguna shopee di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali 3) Customer Rating (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian produk Facetology pada pengguna shopee di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali.
Pengaruh Komunikasi Dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Sosial Kabupaten Morowali: The Influence Of Communication And Physical Work Environment On Employee Performance At The Social Service Office Of Morowali Regency Nurfadillah; Muhammad Riswandi Palawa; Andi Indriani Ibrahim; Nur Riski Islianty
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi dan Lingkungan kerja fisik Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Morowali. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dimana penelitian ini melakukan identifikasi terhadap variabel bebas (independen) yaitu komunikasi dan lingkungan kerja fisik dengan variabel terikat (dependen) yaitu kinerja pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Komunikasi (X1) dan lingkungan Kerja Fisik (X2) berpengaruh secara serempak terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Morowali. 2) Komunikasi berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Morowali. 3) Lingkungan Kerja Fisik berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kabupaten Morowali.
Gambaran Pola Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Di Smp Kristen Rurukan : Description Of Vegetable And Fruit Consumtion Patterns In Smp Kristen Rurukan Calvin Wangkar; Vera Tombokan; Rakhmawati Agustina; Fuad Sudasman; Juliana Sattu; Jonesius Manoppo
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9774

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia kritis yang memerlukan asupan gizi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan. Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat, namun konsumsi sayur dan buah pada remaja Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi sayur dan buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan, Kota Tomohon. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 46 siswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) semi-kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden memiliki konsumsi sayur tinggi, sedangkan 100% memiliki konsumsi buah tinggi, dengan pisang dan pepaya sebagai buah yang paling sering dikonsumsi. Sebanyak 93,5% siswa mengonsumsi olahan buah dan sayur seperti pisang goreng, jus buah, dan mie dal (bubur Manado). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi buah pada remaja di SMP Kristen Rurukan tergolong sangat baik, sedangkan konsumsi sayur masih perlu ditingkatkan melalui edukasi gizi berbasis sekolah.
Pengaruh Social Brand Enggagement, Ekuitas Merek Dan Kesadaran MerekTerhadap Niat Pembelian Produk Kosmetik Wardah Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali: The Influence of social brand engagement, brand equity, and brand awarennes on purchase itention of wardha cosmetic products inbungku tengah district, morowali regency Putri Ananta; Farid; Maskuri Sutomo; Sri Wanti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social brand enggagement, ekuitas merek, dan kesadaran merek terhadap niat pembelian produk kosmetik wardah kecamatan bungku ten gah kabupaten morowali. Jumlah sampel dalam penelitian ini 100 responden dan teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel social brand enggagement berpegaruh positif namun tidak signifikan terhadap niat pembelian, ekuitas merek berpegaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian produk kosmetik wardah kecamatan bungku tengah kabupaten morowali. Koefisien determinasi memerlihatkan nilai R square sebesar 0,538 atau 53,8% dan sisanya sebesar 46,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian.
Analisis Kinerja Pemerintah Desa Alitupu Dalam Memberikan Pelayanan Administrasi di Desa Alitupu Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso: Analysis of the Performance of the Alitupu Village Government in Providing Administrative Services in Alitupu Village, North Lore District, Poso Regency Hilaria Rensi Seniwati; Hariyanto R. Djatola; Rika Suprapty
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9776

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja dari pemerintah Desa Alitupu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pemerintah desa, masyarakat dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas kerja masih belum optimal. Hal ini dilihat dari tingkat kerapian hasil kerja yang dihasilkan masih belum baik dan ketelitian pegawai dalam membuat surat-surat terkadang masih terjadi kekeliruan dalam penulisan sehingga belum mampu memenuhi harapan masyarakat Dari segi Ketepatan waktu, pegawai masih banyak yang tidak mengikuti aturan jam kerja yang dimana sebagai pegawai pulang tidak sesuai dengan jam yang telah ditentukan. Kemampuan yang boleh dikatakan belum maksimal yang di sebakan kurang maksimalnya Sumber daya manusia (SDM) dan kurangnya sarana dan prasana seperti elektronik serta tidak adanya jaringan internet. Semua pegawai di Kantor Desa Aliputu sangat mahir mengerjakan atau menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan keahlian dan tugas yang diberikan masing. Komunikasi yang dilakukan sudah berjalan dengan baik
Implementasi Modul Ajar Para Penghuni Alam Untuk Meningkatkan Pemahaman Ekosistem Dan Sikap Peduli Lingkungan Pada Siswa SD Kelas 3: Implementation of the Nature Inhabitants Teaching Module to Improve Ecosystem Understanding and Environmental Care Attitudes in Grade 3 Elementary School Students Nabillaila Qurotunnisa; Rahma Zahara Nurzain; Shofa Shofiyana; Afifah Khoerani; Mellisa Aulia Nursiamy; Amanda Zahira; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9781

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep ekosistem serta minimnya sikap peduli lingkungan akibat pembelajaran yang masih abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Modul Ajar “Para Penghuni Alam” dalam meningkatkan pemahaman konsep ekosistem dan sikap peduli lingkungan siswa kelas III Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest–Posttest, melibatkan 36 siswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 butir yang telah dinyatakan valid dan reliabel, serta lembar observasi perilaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara pretest dan posttest berdasarkan uji Wilcoxon (Sig. 0,000 < 0,05), dengan nilai rata-rata meningkat dari 55,30 menjadi 86,70 dan nilai N-Gain sebesar 0,5675 (kategori sedang). Analisis HOTS menunjukkan capaian C4 kategori tinggi, sementara C5 dan C6 berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa modul ajar berbasis lingkungan mampu memfasilitasi pembelajaran yang bermakna, mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta menumbuhkan perilaku peduli lingkungan. Secara keseluruhan, modul ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman ekosistem sekaligus membangun karakter ekologis pada peserta didik.
Analisis Kejadian Luar Biasa (KLB) Ispa Di Wilayah Pesisir Belawan Berdasarkan Data Surveilans Bulanan: Analysis Of Extraordinaryevents (KLB) Of Ispa In The Belawan Coastal Area Based On Monthly Surveillance Data Nofi Susanti; Hutri Agustina Br Ginting; Rizka Azura Efsa Gurusinga; Siti Yasmine Raqiqah Djais; Wulan Hasibuan; Zahratul Ulya
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9784

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah pesisir Belawan berdasarkan data surveilans kesehatan kerja bulanan. Studi ini bertujuan mengidentifikasi pola kejadian ISPA, menentukan kecenderungan peningkatan kasus, serta mengevaluasi faktor temporal yang dapat memengaruhi dinamika penyakit di lingkungan kerja pesisir. Kondisi lingkungan yang lembap, kepadatan hunian, serta paparan risiko kerja menjadikan ISPA sebagai penyakit yang dominan dilaporkan pada pekerja di kawasan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan memanfaatkan data sekunder dari Laporan Bulanan Kesehatan Pekerja (LBKP) periode Oktober 2025. Analisis meliputi perhitungan angka insidensi, proporsi masing-masing penyakit, dan penetapan indikasi outbreak melalui perbandingan dengan ambang batas epidemiologis. Variabel utama mencakup jumlah kasus ISPA sebagai penyakit dengan frekuensi tertinggi dibandingkan penyakit umum lainnya. Hasil menunjukkan ISPA merupakan kasus terbanyak, yaitu 30 dari 96 laporan penyakit umum (31,25%), melampaui hipertensi dan febris. Dominasi kasus ini mengindikasikan potensi KLB yang berkaitan dengan kondisi lingkungan pesisir dan musim hujan. Tidak ditemukan kasus penyakit akibat kerja, namun tingginya kasus ISPA menegaskan kerentanan pekerja terhadap infeksi pernapasan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem surveilans bulanan efektif dalam mendeteksi peningkatan kasus ISPA. Upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi kesehatan, perbaikan ventilasi, dan penguatan koordinasi antar-Pos UKK untuk mencegah terjadinya KLB di masa mendatang.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran untuk Memperkuat Pemahaman Siklus Air pada Siswa Kelas V: The Effect of Project Based Learning Model Assisted by Augmented Reality as a Learning Medium to Strengthen Understanding of the Water Cycle in Fifth Grade Students Chairin Zahra Alkautsari; Esti Yuliani; Nabila Wanda Yusela; Nala Kania; Ghevira Aulia Rahima; Rachmi Amalia Syafia Syams; Shela Permatasari Setyawati; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9785

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan mendorong penggunaan media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan interaktivitas dan pemahaman siswa. Materi siklus air bersifat abstrak sehingga perlu adanya media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memvisualisasikan konsep abstrak secara langsung melalui Augmented Reality. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran Augmented Reality (AR) berbasis smartphone terhadap hasil belajar siswa pada materi siklus air. Penelitian ini dilaksanakan disalah satu sekolah swasta di Purwakarta dengan subjek 14 siswa kelas V-B. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa 10 soal pilihan ganda yang diberikan sebagai pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengevaluasi, menganalisis, dan mengurutkan. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran menggunakan media AR yang menampilkan gambar 3 dimensi siklus air, dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab, diskusi, dan pembuatan diorama siklus air. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai rata rata dari 87,14 pada pretest menjadi 98,57 pada posttest dengan selisih 11.43. Uji statistik Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,005 (p<0,05) yang menunjukan bahwa perbedaan perlakuan signifikan. Berdasarkan uji normalitas, data berdistribusi tidak normal, sehingga dilanjutkan dengan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa dengan nilai posttest lebih tinggi daripada pretest (Positive Ranks = 8, Negative Ranks = 0, Ties = 6), dan tidak ada siswa yang mengalami penurunan nilai. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran Augmented Reality (AR) efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan memperkuat pemahaman siswa mengenai proses siklus air.
Penerapan Discovery Learning Dengan Media Permainan Ludo Interaktif Ecoquest Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Ekosistem Di Sekolah Dasar: Implementation of Discovery Learning with the Interactive Ludo Game Media Ecoquest to Improve Conceptual Understanding of Ecosystem Material in Elementary Schools Alpita Noviyanti; Dwina Nurmalia Putri; Khosyi Anindya Chotimah; Laili Lutfianah; Nurbaiti Syifa Widaningsih; Nurhayati; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9786

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih menghadapi kendala rendahnya pemahaman konsep, terutama pada materi ekosistem, karena penggunaan metode ekspositori yang kurang memberi kesempatan siswa untuk mengeksplorasi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Discovery learning berbasis permainan Ludo Interaktif EcoQuest terhadap pemahaman konsep ekosistem siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest melibatkan 28 siswa dengan 14 orang laki-laki dan 14 perempuan kelas V di salah satu SD Negeri Purwakarta. Instrumen berupa tes uraian yang divalidasi oleh ahli. Analisis data diuji normalitasnya hasilnya tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep setelah perlakuan, dibuktikan dengan 15 siswa mengalami kenaikan skor dan nilai signifikan 0,028 < 0,05. Analisis ini mengindikasikan adanya perbedaan bermakna antara hasil pretest dan posttest. Temuan tersebut membuktikan bahwa Discovery learning berbantuan Ludo Interaktif EcoQuest efektif meningkatkan pemahaman konsep ekosistem. Media ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan berpotensi mendukung keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran IPA.
Analisis Fungsi Indeks A.4 Aplikasi Atlas Dalam Integrasi Kesimpulan Audit Dan Penentuan Opini: Analysis of Index Function A.4 Atlas Application in Audit Conclusion Integration and Opinion Determination Laura Shafta Ghiamaya; Bambang Setyobudi Irianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9788

Abstract

Fase penyelesaian dan pelaporan (Indeks A.4) adalah tahap akhir dan paling kritis dari proses audit yang berpuncak pada penerbitan opini auditor independen. Sistem Alat Audit dan Arsip Tertaut (ATLAS), menstandardisasi fase ini untuk memastikan bhawa temuan dan kesimpulan audit dari tahap-tahap sebelumnya (A1, A.2, A.3) terintegrasi secara sistematis. (Latar Belakang). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektifitas indeks A.4 ATLAS dalam memfasilitasi integrasi kesimpulan audit akhir dan memastikan kepatuhan selama proses perumusan opini. (Tujuan). Menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif dalam studi kasus pada Kantor Akuntan Publik (KAP) dan wawancara dengan Supervisor audit yang bertanggung jawab atas peninjauan dan penandatanganan akhir (Metode). Temuan menunjukkan bahwa A.4 berhasil berfungsi sebagai gatekeeper (penjaga gerbang) dengan mewajibkan semua status KKA menjadi “Completed” sebelum finalisasi opini. Fitur ATLAS yang menyediakan draft opini secara signifikan meningkatkan efisiensi pelaporan, meminimalkan kesalahan format. (Hasil dan Pembahasan). Namun, tantangan muncul dalam penyesuaian draft opini otomatis secara manual untuk kasus-kasus kompleks (misalnya, Opini Dengan Pengecualian), yang memerlukan pertimbangan profesional yang signifikan dan intervensi manual meskipun adanya otomatisasi aplikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa A.4 sangat penting untuk menjaga kualitas audit tetapi memerlukan kemahiran tinggi dari auditor selama tahap pertimbangan profesional akhir. (Rencana Selanjutnya).

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue