cover
Contact Name
Doni Pranata
Contact Email
up4i@fkip.untan.ac.id
Phone
+6283125507573
Journal Mail Official
up4i@fkip.untan.ac.id
Editorial Address
Faculty of Teacher Training and Education, Pontianak. Universitas Tanjungpura, Jl. Profesor Dokter H. Hadari Nawawi, Bansir Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)
ISSN : -     EISSN : 27152723     DOI : https://doi.org/10.26418/jppk
Core Subject : Science, Education,
Journal of Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) is a peer-reviewed journal which focuses on topics related to education and science in various teaching and learning fields. JPPK invites researchers, lecturers, teachers from various levels such as elementary and secondary levels of education, school principals, school supervisors, and students of Bachelor/Postgraduate/Doctoral programs to publish their research reports or literature review articles. JPPK receive all manuscripts related to original empirical research, theoretical or methodological contributions, literature reviews, and meta analyses on the topics related to teaching and learning in various field such as: 1. Science education 2. Social Education 3. Literature and Language Education 4. Primary Education 5. Sport Science Education 6. Educational Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 267 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015" : 267 Documents clear
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 02 SADANIANG Sumantri, Hery; Usman, Andy; ., Fadillah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.308 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi guru belum dapat memberikan suatu pembelajaran dengan pemecahan masalah. Salah satu kendalanya adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang ditandai antara lain: 1) Pemecahan masalah tentang pengenalan rumah adat, 2) Merancang rencana penyelesaian masalah tentang perbedaan bahasa daerah Kalimantan Barat, 3) Menganalisis pengenalan lagu Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil analisis data, secara umum disimpulkan antara lain: 1) Desain pembelajaran dengan model pembelajaran problem solving dikategorikan “sangat sesuai”, melalui fase penilaian, fase desain model dan fase produksi model pembelajaran problem solving untuk pembentukan sikap keberagaman budaya. 2) Prototipe penerapan model pembelajaran problem solving dikategorikan “sangat sesuai”, dalam hal ini kegiatan yang dilakukan: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup model pembelajaran problem solving untuk pembentukan sikap keberagaman budaya. 3) Sikap yang ditunjukkan siswa terhadap keberagaman budaya dikategorikan “sangat baik”, antara lain: antusiasme siswa dalam menganalisis pengenalan lagu Kalimantan Barat, respon siswa dalam merancang rencana penyelesaian masalah tentang perbedaan bahasa daerah Kalimantan Barat, respon siswa dalam pemecahan masalah tentang pengenalan rumah adat. Kata Kunci : Problem Solving Abstract: This research is motivated teacher can not provide a learning problem solving. One problem is the lack of ability of the students in solving a problem that is characterized among other things: 1) Solving the problem of the introduction of custom homes, 2) Designing problem-solving plan on language differences West Kalimantan, 3) Analyzing the introduction song of West Kalimantan. Based on the analysis of data, the general concluded, among others: 1) design study model of learning with problem solving categorized as "very appropriate", through the assessment phase, design phase and the production phase model of problem solving learning model for the formation of attitudes of cultural diversity. 2) Prototype application of learning models problem solving categorized as "very appropriate", in this case the activities performed: preliminary activities, core activities, activities cover problem solving learning model for the formation of attitudes of cultural diversity. 3) The attitude shown students to the cultural diversity categorized as "very good", among others: the enthusiasm of the students in analyzing the introduction of the song West Kalimantan, student responses in designing the plan of solving the differences of regional languages ​​of West Kalimantan, the response of students in solving problems concerning the introduction of home custom. Keywords: Problem Solving
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DI SEKOLAH DASAR Neneng, Lusia; Hajsmy, Maridjo A.; ., Rosnita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.331 KB)

Abstract

Abstrak : Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana peningkatan aktivitas pembelajaran IPA di kelas IV SDN 06  Simpang Dua Ketapang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 06 Simpang Dua Ketapang .    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif.. Subyeknya guru dan 20 orang murid kelas IV SDN 06  Simpang Dua Ketapang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam pelaksanaan adalah teknik observasi langsung dengan alat pedoman observasi dan teknik analisi data. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa Aktivitas belajar murid dalam pembelajaran IPA pada materi rantai adalah dari  aktivitas fisik murid pada tahap awal penelitian adalah sebagai berikut untuk aktivitas fisik porsentasenya adalah sebesar  27,5%, pada siklus 1 aktivitas fisik sebesar 37,5%, pada siklus 2 sebesar 52,5% dan pada siklus ke III sebesar 80%.. Aktivitas mental murid pada tahap awal penelitian adalah sebesar  17,5%, pada siklus 1 sebesar 27,5%, pada siklus 2 l sebesar 42,5% dan pada siklus ke III sebesar 57,5%. Aktivitas emosional murid pada tahap awal penelitian adalah sebesar 40%, pada siklus 1 sebesar 50%, pada siklus 2 sebesar 60% dan pada siklus ke III sebesar emosional 75%. Kata Kunci : Peningkatan Aktivitas, Pembelajaran IPA, Metode Demontrasi Abstract: The problems of this research is "How can an increase in the activity of learning science in grade IV SDN 06 Simpang Dua Ketapang. The purpose of this research is to improve the activity of the fourth grade students of State Elementary School 06 Simpang Dua Ketapang.   The method used in this research is descriptive method .. The subject teachers and 20 students of grade IV SDN 06 Simpang Dua Ketapang. Data collection techniques used in the implementation is the technique of direct observation by means of observation and data analysis techniques.               Results of this research generally shows that the students' learning activities in science learning in the chain is the material of physical activity students in the early stages of research are as follows for physical activity porsentasenya amounted to 27.5%, in the first cycle of physical activity amounted to 37.5%, in cycle 2 by 52.5% and in the third cycle is 80% .. Mental activity students at an early stage of research is at 17.5%, in the first cycle was 27.5% in cycle 2 l of 42.5% and on the third cycle of 57.5%. Emotional activity in the early stages of research students is 40%, in the first cycle by 50%, in the second cycle by 60% and in the third cycle of emotional 75%.Keywords: Increased Activity, Learning science, Method Demonstration
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA NYATA DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DI SEKOLAH DASAR Nikodemus, .; Kresnadi, Hery; Halidjah, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.912 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media nyata dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas VI SDN No. 07 Merbang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Data dianalisis dengan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian siklus I dengan rata-rata 3,06% pada siklus II dengan nilai 3,46%, terjadi peningkatan 0,40% karena kekurangan pada siklus I sudah diperbaiki. Dari pelaksanaan pembelajaran siklus I 2,99 dan pada siklus II 3,43, ada peningkatan 0,44% karena pada pelaksanaan pembelajaran tujuan pembelajaran lebih terarah. Dari hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata siklus I 65,0% dan pada siklus II 81,6% dengan peningkatan sebesar 16,6%. Dimana pada siklus II, guru ada perhatian secara khusus terhadap siswa yang kurang sehingga KKM juga meningkat dari 66,6% pada siklus I meningkat menjadi 100% pada siklus II.   Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Siswa, Media Nyata. Abstract: The purpose of this research is to describe the improvement of students’ learning outcome by using real media in the Nature Science lesson to the sixth grade students of SDN No. 07 Merbang. The method is used is descriptive method. The data will analyzed by using mean score. The mean score of the study in cycle I is 3,06% and in cycle  II, the mean score is 3,46%, the improvement happened is 0,40% because the weaknesses in the cycle I are improved. From the result of the learning implementation in cycle I is 2,99 and in cycle II is 3,43, the improvement happened is 0,44% because in the learning implementation, the purpose of the learning more directionally. From the students’ learning outcome, the mean score in cycle I is 65%and the mean score in cycle II is 81,6% the improvement happened is 16,6%. Where, in cycle II, there is special attention from the researcher to the students who get the low score, so the srtandard of minimum completeness (KKM) also improve from 66,6% in cycle I and increase become 100% in cycle II. Keywords: Improvement Student’ Learning Outcome, Real Media.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI Konedi, .; Halidjah, Siti; Margiati, K.Y.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.694 KB)

Abstract

Abstrak : Menggunakan Metode Demonstrasi dikelas IV Sekolah Dasar Negeri 34 Ta’as, tujuan penelitian ini untuk mendeskrifsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tentang perubahan wujud benda menggunakann metode demonstrasi dikelas IV Sekolah Dasar Negeri 34 Ta’as. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif, bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 77,5 dengan persentase75% sedangkan  silkus II  nilai rata-rata 80 dengan persentase 87,5% sedangkan nilai rata-rata siklus I dan siklus II 78,5 dengan persentase ketuntasan 100% disimpulkan terjadi peningkatan yang siknifikan pada setiap silkus. Kata Kunci: Pembelajaran IPA, Metode Demonstrasi Abstract: Demonstration Method Using class IV State Elementary School 34 Ta'as. The research objective is to mendeskrifsikan improving student learning outcomes in the Natural Sciences learning about changes in states of matter menggunakann demonstration method in class IV State Elementary School 34 Ta'as. The method used in this research is descriptive method, this research is a form of action research collaborative. This study place at State Elementary School 34 Ta'as. Subjects in this study were teachers and students of class IV Ta'as totaling 8 .prosedur in this study using the stages of planning, action, and reflection obserpasi. Test data collection techniques and non tests. Observation data collection tool. Results of research on the first cycle obtained by the average value of 77.5 with silkus II persentase75% while the average value of 80 with a percentage of 87.5%, while the average value of the first cycle and the second cycle of 78.5 to 100% the percentage of completeness concluded occur significant improvements in every silkus. Keywords: Learning science, Method Demonstration.
ITEM ANALYSIS ON ENGLISH SUMMATIVE TEST AT THE EIGHTH GRADE JUNIOR HIGH SCHOOLS IN PONTIANAK Manfenrius, Andy; Sutapa, Gatot; Wijaya, Bambang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.644 KB)

Abstract

Abstrac: This research concerns on item analysis, including level of difficulty, discriminating power, and distractor analysis of the English Summative Test Items at the Eighth Grade Junior High School in Pontianak in Academic Year 2014/2015. The purpose is to provide current information about the quality of the English summative test and to compare the quality of the test items at X, Y and Z Junior High School. Some qualitative evidence and quantitative data from the test scores are collected, analysed, and interpreted. For the sample of participants as examinees, 3 junior high schools are selected through stratified purposive sampling based on the similar school accreditation ranks. The item analysis findings show 98% test items at X Junior High School, 94% test items at Y Junior High School, and 100% test items at Z Junior High School that are in need of improvement. The test developers need to consider revising items with very low or very high item difficulty and very low discrimination ability. Furthermore, an action needs to be taken to revise distractors that are not plausible.   Key word: item analysis, summative test, quality of test Abstrak: Penelitian ini mengacu pada analisis soal ulangan umum yang meliputi tingkat kesukaran, daya pembedaan, dan analisis pengecoh kelas 8 SMP di Pontianak tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi tentang kualitas soal dan perbandingan kualitas soal di SMP X, Y, and Z. Beberapa data kualitatif dan kuantitatif, seperti nilai telah terkumpul, dianalisis, dan diinterpretasikan. Sampel peserta tes dipilih dari 3 sekolah berdasarkan tingkat akreditasi yang sama. Penemuan dari analisis soal ini menunjukkan bahwa sebanyak 98% soal di SMP X, 94% soal di SMP Y, dan 100% soal di SMP X memerlukan peningkatan kualitas. Pembuat soal harus mengubah soal yang terbukti kurang berkualitas. Terakhir, soal-soal yang diubah harus segera ditindak lanjuti.   Kata kunci: analisis soal, soal ulangan umum, kualitas soal  
PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN ULAR TANGGA BERBANTUAN MEDIA VISUAL DI SEKOLAH DASAR Rohana, .; Utami, Sri; ., Abdussamad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.08 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitan ini secara umum untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III  SDN 17 Delta Pawan, Ketapang dengan menggunakan metode permainan ular tangga berbantuan media visual pada pelajaran IPS di kelas III SDN 17 Delta Pawan Ketapang. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan teknik presentase. Terdapat peningkatan persentase rata-rata hasil belajar dari pratindakan yaitu 62,96% menjadi 73,33% pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 93,33%. Dengan demikian skor rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I  di kategorikan sedang kemudian pada Siklus II dikategorikan Tinggi.   Kata Kunci : Metode Permainan Ular Tangga Berbantuan Media Visual dan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial   Abstract: The aim of this research in general to improve learning outcomes third grade students of SDN 17 Delta Pawan, Ketapang using the game of snakes and ladders aided visual media in social studies in grade III SDN 17 Delta Pawan Ketapang. This research method using descriptif method. Data were analyzed using descriptive quantitative data analysis techniques with percentage techniques. There is an increase in the average percentage of learning outcomes of pratindakan ie 62.96% to 73.33% in the first cycle and the second cycle increased to 93.33%. Thus the average score of students' learning activities in the first cycle categorized in Cycle II was then categorized as High.   Keywords: Method of Snake and Ladder Game Assisted Visual Media and Learning Outcomes Social Sciences
MINAT KAUM MUDA DAYAK MUALANG DALAM MEMAINKAN ALAT MUSIK TRADISIONAL TEBAH GENANG MANANG BRANI Acu, Bernadeta; Mering, Aloysius; Indrapraja, Diecky Kurniawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.44 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya minat kaum muda Dayak Mualang terhadap musik tradisional dan ada kecenderungan orang tua yang lebih berperan dalam memainkan musik tradisional, seperti musik Tebah Genang Manang Brani. Musik Tebah Genang Manang Brani merupakan musik tradisi suku Dayak Mualang yang diwariskan oleh nenek moyang suku Dayak Mualang secara turun-temurun. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) pendeskripsian minat kaum muda Dayak Mualang dalam memainkan alat musik tradisional. 2) pendeskripsian perbedaan pola ritme permainan orang tua dengan kaum muda dalam memainkan musik  tradisional Tebah Genang Manang Brani Dayak Mualang Kabupaten Sekadau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Data yang terdapat dalam penelitian ini merupakan fakta mengenai musik Tebah Genang Manang Brani. Data dianalisis secara kualitatif dengan narasumber data yaitu Edmundus Linggi, Maksimus dan kaum muda Dayak Mualang serta seniman lain yang berperan aktif yang mengetahui tentang musik Tebah Genang Manang Brani. Data diperoleh melalui hasil wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket.   Kata Kunci: Minat, Musik, Tebah Genang Manang Brani Abstract: This reseach is conducted due to the lack of interest of young people the Dayaknese Mualang traditional music and there is a tendency of the elder are more involved to play the traditional music, such as Tebah Genang Manang Brani. Tebah Genang Manang Brani music is a tradition of  Dayak Mualang tribe which is inherited from ancestors of Dayak Mualang from generation to generation. The aim this reseach was: 1) to describe the interest  of youngsters of Dayak Mualang in playing traditional music. 2) to describe the different of rhythm pattern between the elders and youngsters in playing traditional music Tebah Genang Manang Brani of Dayak Mualang in Sekadau regency. The method of the research that was used is survey. All of the research is the fact about Tebah Genang Manang Brani. The data was analized by qualitative method with the sources such as Edmundus Linggi, Maksimus, the youth of Dayaknese Mualang and the other artists who were highly involved and knew more about Traditional Music Tebah Genang Manang Brani. The data was collected through interview, observation, documentation, and questionnaires. Keywords: Interest, Music, Tebah Genang Manang Brani
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI Ria, Siputra; Asran, Mastar; Kresnad, Hery
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.224 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA melalui metode pembelajaran Inkuiri pada Siswa Kelas V SDN 34 Taas Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak Semester I Tahun Ajaran 2015/2016. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi langsung dan teknik pengukuran, sedangkan alat pengumpulan datanya mempergunakan lembar observasi dan tes. Peningkatan  Hasil Belajar  Ilmu Pengetahuan Alam di kelas V Sekolah Dasar Negeri 34 Ta’as Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak  juga dapat meningkatkan hasil belajar murid, pada siklus I dengan persentase ketuntasan sebesar 70,00 dan pada siklus II meningkat sebesar 78,51 dengan ketuntasan  hingga 8,51.   Kata Kunci : Pembelajaran IPA, Metode Inkuiri   Abstract : The aim of this study was to Improve Learning Outcomes science through inquiry learning methods in Class V SDN 34 Taas the District Menyuke Porcupine District Semester Academic Year 2015/2016. The method used is descriptive method with data collection technique is the technique of direct observation and measurement techniques, while the data collection tool to use observation and tests . Improved Learning Outcomes Natural Sciences at the State Elementary School class V 34 Ta'as Menyuke District of Porcupine District can also improve student learning outcomes , in the first cycle with the percentage of completeness at 70.00 and the second cycle increased by 78.51 with the thoroughness of up to 8 ,51 .Keywords : Learning science , Methods of Inquiry  
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOFERATIF MODEL JIGSAW DI SEKOLAH DASAR Darwantodoni, .; Utami, Sri; ., Abdussamad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.629 KB)

Abstract

Abstark: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan pembelajaran model kooperatif tipe jigsaw pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas IV SDN 12 Sungai Laur Ketapang. Metode yang digunakan ialah metode Diskristif, Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Sifat penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas IV dan peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri 12 Sungai Laur sejumlah 20 orang.Teknik pengumpul data adalah observasi langsung ke subjek penelitian. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran IPA dengan pendekatan model kooperatif tipe  jigsaw di kelas IV SDN 12 Sungai Laur ketapang dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran peserta didik   Kata Kunci: Peningkatan, Aktivitas, Model Jigsaw. Abstract:General Purpose Research husband is to review boost crimpers WITH LC learning Learners using the Learning Model Cooperative Learning type jigsaw ON Natural Sciences Class IV SDN 12 River Laur Ketapang. The method used is the method Diskristif, Total wherewith Research husband is a Class Action Research. The nature of qualitative research. The research subject is the teacher Class 20 data collectors orang.Teknik IV and Class IV Learners State Elementary School 12 River Laur number is subject KE Direct Observation Research. Article Search Google Thus, it can be concluded that the IPA WITH Learning Model Cooperative type jigsaw approach in Class IV SDN 12 Laur River ketapan CAN improve crimpers LC Learning Learners. It initials can be seen in Physical WITH crimpers LC-type approach Cooperative Model jigsaw increased by 22.49% from 32.51%   Keywords : Improvement , Activity , Jigsaw Models. 
AN ANALYSIS ON ENGLISH SPEAKING ABILITY OF THE YOUNG LEARNERS THROUGH ROLE PLAY Erlinda, .; Marbun, Rismaya; Arifin, Zainal
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.041 KB)

Abstract

Abstract: The point of this research is to know English speaking ability of the young learners through role play. This research was conducted as a case study research to get the answer from the young learners. The answer is about young learner?s speaking ability through role play. The subjects of this research were six young learners from K-3 Joyful Kindergarten. The result shows young learners? achieved mastery level in English speaking ability through role play and some young learners? errors affecting their English speaking ability. Young learners acquired better result in first observation rather in second observation.  In first observation, young learners have less error in content aspect and fluency aspect. About the other aspects such as pronunciation aspect and body language aspect, they responded with less error in first observation and second observation. It also substantiate that role play technique helped young learners to improve their speaking skill. It indicated that role play technique be able to aid young learner?s speaking ability in fun teaching learning on K3 Darwin class in Joyful Kindergarten in academic year 2014/2015. Key words: English speaking ability, young learners, role play, case study   Abstrak: Penelitian ini focus pada kemampuan pengucapan berbahasa Inggris pada anak ?anak di Taman kanak ?kanak melalui bermain peran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus untuk mendapatkan data dari anak- anak di taman kanak-kanak.  Hasil data tersebut adalah mengenai kemampuan pengucapan berbahasa Inggris melalui bermain peran. Peserta penelitian adalah enam anak-anak dari K-3 Joyful Kindergarten. Hasil dari penelitian ini adalah anak-anak dapat mencapai tingkat berkembang dengan baik dalam kemampuan pengucapan berbahasa Inggris melalui bermain peran dan beberapa anak ?anak melakukan kesalahan dalam pengucapan berbahasa Inggris sehingga berpengaruh ke kemampuan berbahasa Ingggris mereka. Anak ? anak mencapai hasil lebih baik di observasi pertama dibandingkan dengan hasil di observasi ke dua. Di dalam observasi pertama, anak-anak mencapai hasil yang tidak terdapat banyak kesalahan di dalam aspek kelancaran dan aspek konteks berbahasa inggris. Mereka juga merespon dengan kesalahan yang lebih sedikit di observasi pertama dan kedua ,Dalam aspek lain seperti aspek pengucapan dan aspek bahasa tubuh. Dapat diterima bahwa teknik bermain peran  dapat membantu untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka. Hasil data yang didapat menunjukkan bahwa teknik bermain peran dapat berguna untuk membantu anak-anak belajar kemampuan berbahasa Inggris di kelas K3  Darwin di Joyful Kindergarten tahun akademik 2014/2015. Kata kunci: Kemampuan berbahasa Inggris, bermain peran, studi kasus

Page 11 of 27 | Total Record : 267


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 01 (2026): JANUARI 2026 Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025 Vol 14, No 11 (2025): November 2025 Vol 14, No 10 (2025): OKTOBER 2025 Vol 14, No 9 (2025): September 2025 Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 14, No 7 (2025): Juli 2025 Vol 14, No 6 (2025): JUNI 2025 Vol 14, No 5 (2025): MEI 2025 Vol 14, No 4 (2025): APRIL 2025 Vol 14, No 3 (2025): Maret 2025 Vol 14, No 2 (2025): Februari 2025 Vol 14, No 1 (2025): Januari 2025 Vol 13, No 12 (2024): Desember 2024 Vol 13, No 11 (2024): November 2024 Vol 13, No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 13, No 9 (2024): September 2024 Vol 13, No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024 Vol 13, No 6 (2024): Juni, 2024 Vol 13, No 5 (2024): Mei, 2024 Vol 13, No 4 (2024): APRIL 2024 Vol 13, No 3 (2024): Maret 2024 Vol 13, No 2 (2024): Februari 2024 Vol 13, No 1 (2024): Januari 2024 Vol 1, No 01 (2024): Seminar Nasional Pendidikan (SNP) Tahun 2024 Vol 12, No 12 (2023): Desember 2023 Vol 12, No 11 (2023): NOVEMBER 2023 Vol 12, No 10 (2023): OkTOBER 2023 Vol 12, No 9 (2023): September 2023 Vol 12, No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 12, No 7 (2023): Juli, 2023 Vol 12, No 6 (2023): JUNI 2023 Vol 12, No 5 (2023): Mei, 2023 Vol 12, No 4 (2023): April, 2023 Vol 12, No 3 (2023): Maret 2023 Vol 12, No 2 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 1 (2023): Januari 2023 Vol 11, No 12 (2022): DESEMBER 2022 Vol 11, No 11 (2022): NOVEMBER 2022 Vol 11, No 9 (2022): SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 11, No 7 (2022): Juli 2022 Vol 11, No 6 (2022): Juni 2022 Vol 11, No 5 (2022): Mei, 2022 Vol 11, No 4 (2022): April, 2022 Vol 11, No 3 (2022): Maret, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Februari 2022 Vol 11, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11, No 10 (2022): OKTOBER Vol 10, No 12 (2021): Desember 2021 Vol 10, No 11 (2021): NOVEMBER 2021 Vol 10, No 10 (2021): OKTOBER 2021 Vol 10, No 9 (2021): SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 8 (2021): AGUSTUS 2021 Vol 10, No 7 (2021): JULI 2021 Vol 10, No 6 (2021): Juni 2021 Vol 10, No 5 (2021): MEI 2021 Vol 10, No 4 (2021): APRIL 2021 Vol 10, No 3 (2021): Maret 2021 Vol 10, No 2 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 1 (2021): Januari, 2021 Vol 9, No 12 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 11 (2020): November : 2020 Vol 9, No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 9, No 9 (2020): September 2020 Vol 9, No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 9, No 7 (2020): Juli 2020 Vol 9, No 6 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 5 (2020): Mei 2020 Vol 9, No 4 (2020): April 2020 Vol 9, No 3 (2020): Maret 2020 Vol 9, No 2 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 8, No 12 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019 Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 8, No 9 (2019): September 2019 Vol 8, No 8 (2019): AGUSTUS 2019 Vol 8, No 7 (2019): JULI 2019 Vol 8, No 6 (2019): JUNI 2019 Vol 8, No 5 (2019): MEI 2019 Vol 8, No 4 (2019): April 2019 Vol 8, No 3 (2019): Maret 2019 Vol 8, No 2 (2019): Februari 2019 Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018 Vol 7, No 11 (2018): Nopember 2018 Vol 7, No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 7, No 9 (2018): September 2018 Vol 7, No 8 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 7, No 7 (2018): Juli 2018 Vol 7, No 6 (2018): Juni 2018 Vol 7, No 5 (2018): Mei 2018 Vol 7, No 4 (2018): April 2018 Vol 7, No 3 (2018): Maret 2018 Vol 7, No 2 (2018): Februari (2018) Vol 7, No 1 (2018): Januari (2018) Vol 6, No 11 (2017): Nopember 2017 Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 6, No 9 (2017): September 2017 Vol 6, No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 6, No 7 (2017): Juli 2017 Vol 6, No 6 (2017): Juni 2017 Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017 Vol 6, No 4 (2017): April 2017 Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017 Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017 Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 6, No 12 (2017): Desember Vol 5, No 12 (2016): Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016 Vol 5, No 10 (2016): Oktober 2016 Vol 5, No 06 (2016): Juni 2016 Vol 5, No 9 (2016): September 2016 Vol 5, No 8 (2016): Agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): JULI 2016 Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): April 2016 Vol 5, No 3 (2016): Maret 2016 Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016 Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016 Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015 Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015 Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015 Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015 Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015 Vol 4, No 7 (2015): Juli Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014 Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014 Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013 Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013 Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013 Vol 1, No 1 (2012): November 2012 More Issue