Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles
194 Documents
PENGARUH AKUPRESUR TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI UPTD PUSKESMAS MENGWI I
Sri Ariyani;
Luh Putu Widiastini;
Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.286
Pendahuluan: Perubahan fisik selama kehamilan terutama pada trimester III dapat menimbulkan ketidaknyamanan seperti gangguan berkemih, hemoroid, bengkak pada tungkai kaki dan nyeri punggung. Nyeri punggung biasanya akan meningkat intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan. Terapi akupresur dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan meringankan nyeri punggung bagian bawah. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III di UPTD Puskesmas mengwi I. Metode: Desain penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan non equivalent control group design. Sampel sebanyak 34 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bagian bawah terbagi menjadi 17 kelompok kontrol dan 17 kelompok perlakuan. Analisa data menggunakan Mann-Whitney dikatakan ada hubungan yang bermakna secara statistik jika diperoleh nilai p < 0,05.Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p value yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya bahwa HO ditolak dan ha diterima Simpulan: terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata penurunan nyeri punggung bagian bawah pada ibu hamil trimester III yang diberikan akupresur dengan ibu hamil kelompok kontrol di UPTD Puskesmas Mengwi I.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT BALIMED
devy pandini;
Claudia Wuri Prihandini;
Ni Made Ari Sukmandari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.288
Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan plak di dinding arteri dan insidensinya meningkat dalam beberapa tahun terakhir. PJK merupakan penyakit yang paling umum terjadi dan meningkat di negara berkembang dengan pendapatan menengah dan rendah, salah satunya di Indonesia. Hal tersebut berhubungan dengan faktor risiko PJK salah satunya adalah aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan prevalensi PJK di Rumah Sakit Balimed Buleleng. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional untuk melihat hubungan aktifitas fisik dan prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK). Jumlah sample sebanyak 96 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Data penelitian diperoleh dari data rekam medis dan wawancara pasien untuk pengisian kuesioner aktivitas fisik. Uji korelasi Spearman Rank dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan antara dua variabel berskala ordinal yaitu aktivitas fisik dengan prevalensi PJK. responden dengan aktivitas fisik rendah sebanyak 40 responden dengan presentase 41.7%, responden dengan aktivitas fisik sedang sebanyak 43 responden dengan presentase 44.8%, dan responden dengan aktivitas fisik berat sebanyak 13 responden dengan presentase 13.5%. Variabel dikatakan memiliki korelasi jika nilai p<0,05 dan keeratan korelasi semakin kuat jika nilai Ï semakin mendekati 1. Hasil penelitian menunjukkan nilai p<0,05 artinya bahwa aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan prevalensi PJK. Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan aktivitas fisik dengan PJK.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MELALUI EDUKASI ANTIBULLYING PADA REMAJA MENURUT PERMENDIKBUD NOMOR 82 TAHUN 2015
Karlina Sumiari Tangkas;
Ketut Eka Larasati Wardana;
Ketut Putra Sedana
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.297
Introduction: The problem of bullying is a matter of serious concern not only for those who are victims, but also a big problem for all parties. The tremendous impact of bullying will occur on the perpetrators and victims. The perpetrator will have a strong character and feel that he has power, the victim of bullying will feel anxious, and it can increase towards depression which can end in suicide. Seeing the impact that is likely to occur as well as research data, it is hoped that if students know about bullying in adolescents then all possible risks can be prevented as early as possible so that it can reduce the number of bullying in adolescents. Methods: This research uses quantitative research with a quasi-experimental research design where the approach used is the pretest-posttest one group design. The sampling technique uses a nonprobability sampling technique, namely purposive sampling technique. Results: The level of knowledge of respondents before being given education to respondents with less knowledge was 47.06%, while 32.35% was sufficient and 20.59% lacking. The level of knowledge of respondents after being given education, good knowledge was 79.41%, 20.59% was sufficient and no one had less knowledge. Meanwhile, based on statistical analysis, it is found that if the p value = 0.000 (p <0.005), the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted. Conclusion: There is an effect of providing education on increasing respondents' knowledge of bullying.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI UPTD PUSKESMAS KUTA II
Maylani Dwi;
Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami;
Luh Putu Widiastini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.298
Pendahuluan: Kehamilan merupakan masa sensitif bagi perempuan dalam siklus kehidupannya. Perubahan fisik dan psikologis selama masa kehamilan dapat menjadi stressor yang mengakibatkan kecemasan pada ibu hamil. Terapi relaksasi lima jari merupakan salah satu terapi yang dapat menimbulkan efek relaksasi yang tinggi, sehingga akan mengurangi ketegangan dan kecemasan pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui pengaruh terapi relaksasi lima jari terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi-eksperiment dengan rancangan nonequivalent control group design pre-post test design dengan purposive sampling, yang melibatkan 30 ibu hamil (15 responden menjadi kelompok eksperimen dan 15 responden sebagai kelompok kontrol). Kecemasan diukur menggunakan lembar Pregnancy-related anxiety questionnaire-revised 2 (PRAQ-R2 kemudian dilakukan analisis data dengan Mann Whitney (Uji U) karena data berdistribusi tidak normal. Hasil: Analisis dengan Mann Whitney (Uji U) mendapatkan nilai p value= 0,01 dimana < 0,05 yang berarti ada pengaruh yang signifikan terapi lima jari terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada kelompok eksperimen dan kontrol di Puskesmas Kuta II. Simpulan: terapi relaksasi lima jari dapat digunakan sebagai asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil trimester III untuk menurunkan kecemasan.
STUDY FENOMENOLOGI PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2023
Ni Komang Sulyastini;
Dyah Pradnyaparamita Duarsa
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.300
Secara global World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa penduduk di Dunia berkisar 35 juta orang hidup dengan HIV/AIDS, selanjutnya hampir 2 milyar penduduk dunia juga menderita hepatitis B kemudian 1,46 juta telah mengalami kematian akan hal tersebut. Prevalensi infeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B pada ibu hamil berturut-turut adalah 0,3%, 1,7% dan 2,5%. Risiko penularannya adalah 20-45% pada HIV, 69-80% pada sifilis dan 90% pada Hepatitis B. ini mengindikasikan bahwa ketiga penyakit ini memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada ibu dan janinnya. Hal inilah yang akhirnya menjadi salah satu alasan pemeriksaan secara intensif dengan melakukan kolaborasi bersama antenatal terpadu dan program triple eliminasi.Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui fenomena pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil Di Buleleng Tahun 2023.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dilakukan di tiga puskesmas dikabupaten Bulleng dengan 15 orang partisipan. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur menggunakan pedoman wawancara serta dengan telaah dokumen. Data dianalisis dengan analisis kualitatif menggunakan metode thematic review menggunakan software Invivo12. Tema yang didapatkan meliputi: 1) Informasi, Pengetahuan, Motivasi dan persepsi Ibu hamil. 2) Hambatan. 3) Waktu Kunjungan
PERBEDAAN TINGKAT STRES PERAWAT UNIT RAWAT INAP DENGAN PERAWAT IGD DI RUMAH SAKIT PRATAMA KUBU KARANGASEM
Ni Ketut Putri MarthaSari;
Putu Agus Ariana;
I Gede Ariawan
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.301
Pendahuluan: Perawat merupakan salah satu tenaga professional yang bekerja di rumah sakit dan memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan. Layanan kesehatan yang diberikan merupakan sebuah asuhan keperawatan secara bio-psiko-sosial, kultural-spiritual secara komperhensif baik dalam kondisi yang stabil maupun dalam kondisi yang kritis. Hal tersebut yang dapat memicu terjadinya stress pada perawat dimasing masing ruangan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat stress perawat di unit rawat inap dengan perawat IGD. Metode: Perbedaan Tingkat Stres Perawat Unit Rawat Inap dengan Perawat IGD di Rumah Sakit Pratama Kubu Karangasem ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain populasi Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan menggunakan sampling jenuh, yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah 45 perawat. Pengumpulan data kuesioner. Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji Paried t-Test, didapatkan bahwa nilai p < 0,05 maka Ho ditolak yang berarti ada perbedaan tingkat stress perawat unit rawat inap dengan perawat IGD di Rumah Sakit Pratama Kubu Karangasem. Simpulan: Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi pihak manajemen memperhatikan beban kerja pada perawat sehingga dapat mempengaruhi kesehatan perawat dan pelayanan kepada pasien serta kualitas pelayanan. Â Kata Kunci: Stres Kerja, Perawat, Perbedaan
FAKTOR PENDUKUNG PENYITAS BUNUH DIRI DI BALI UNTUK MELANJUTKAN KEHIDUPANNYA
Gede Agus;
Shanti Wardaningsih;
Mochamad Heri
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.302
Pendahuluan: Setiap 40 detik terdapat satu orang yang melakukan bunuh diri. Seseorang yang telah melakukan percobaan bunuh diri akan mengalami dua kemungkinan yaitu berhasil diselamatkan dan berhasil mengakhiri hidupnya. Seseorang yang berhasil selamat, setelah pulih akan kembali ke masyarakat. Pada saat kembali ke lingkungan masyarakat, penyintas akan menghadapi masalah dan tekanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai faktor pendukung penyintas bunuh diri di Bali untuk melanjutkan kehidupannya. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara (semistructure interview). Jumlah partisipan dalam penelitian sebanyak 6 penyintas bunuh diri yang berada di wilayah kerja seluruh Puskesmas Kabupaten Buleleng. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode menurut Creswell (2014). Hasil: Penelitian ini mendapatkan 4 tema yaitu :1) dorongan untuk bangkit kembali, 2) dukungan sekeliling. 3) mengenal kejadian dan perasaan di masa lampau. 4) peran dari agama dan budaya. Simpulan: Faktor pendukung seorang penyintas memilih untuk melanjutkan kehidupannya, diantaranya : dukungan dari keluarga, teman dekat, dan petugas kesehatan. Alasan lain karena penyintas memikirkan masa depan diri sendiri dan keluarga.
HUBUNGAN GENETALIA HYGIENE TERHADAP KEPUTIHAN REMAJA PUTRI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOGIRI KOTABUMI LAMPUNG TAHUN 2021
Sujiah Sujiah;
Dewi Yuliana Dewi
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.303
Pendahuluan: Faktor yang mempengaruhi kasus fluor albus pada remaja putri antara lain jamur, bakteri, virus, dan parasit. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan informasi remaja mengenai fluor albus, akses kesehatan yang kurang memadai dan pemeliharaan kesehatan organ reproduksi wanita yang kurang baik. Metode: penelitian kuantitatif dan observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang berkunjung ke wilayah kerja Puskesmas Wonogiri pada bulan Januari sampai Maret tahun 2021 sebanyak 164 orang. Sampel yang diambil sebanyak 116 responden dengan menggunakan proportional random sampling. Hasil: analisis data menunjukkan ada hubungan higiene genital dengan kasus fluor albus remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Wonogiri Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021 dengan OR 2.821. Simpulan: Responden dengan higiene genital yang buruk mengalami perubahan ganda menjadi fluor albus. Peneliti mengharapkan responden untuk meningkatkan kebersihan alat kelaminnya dengan penyuluhan kesehatan.
ANALISIS KOHORT KB: PENGGUNA AKSEPTOR KB (PIL, SUNTIK, IUD, DAN IMPLAN) SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS GEROKGAK I
Lina Anggaraeni Dwijayanti;
Indrie Lutfiana;
Kadek Dewi Suasjani
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.304
Pendahuluan: Pandemi Covid 19 berdampak negative terhadap kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan reproduksi salah satunya terkait penggunaan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan kontrasepsi sebelum dan selama pandemi setiap bulannya serta berdasarkan jenis kontrasepsinya. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat catatan dari data kohort KB di Puskesmas Gerokgak I. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil analisis menunjukkan secara kumulatif terdapat penurunan jumlah pengguna kontrasepsi saat pandemi Covid 19 sebesar 1.63%. Bila dilihat secara detail perbulan, jumlah pengguna kontrasepsi mengalami kenaikan dan penurunan secara fluktuatif. Penurunan jumlah pengguna kontrasepsi paling besar terjadi pada bulan September dengan selisih 2.47% sedangkan kenaikan jumlah pengguna kontrasepsi terjadi paling besar pada bulan Januari dengan selisih 1.81%. Penurunan penggunaan kontrasepsi terjadi paling tinggi pada akseptor suntik yaitu dengan selisih 7.06% dari sebelum pandemi, pengguna pil dilaporkan mengalami peningkatan yang cukup tinggi dengan selisih 4.05% dari sebelum pandemi, sedangkan pengguna KB IUD dan implant juga mengalami peningkatan yaitu masing-masing sebesar 0.51% dan 0.87%. Simpulan: Diperlukan sinergitas antara tenaga kesehatan, pemegang kebijakan, serta masyarakat untuk mempertimbangkan pelayanan kesehatan reproduksi khususnya KB sebagai prioritas. Kata Kunci: kohort KB, akseptor, pandemi Covid 19
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MEDITASI LILIN AROMATERAPI TERHADAP TINGKAT STRESS PADA LANSIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Gede Budi Widiarta;
Kadek Yudi Aryawan;
Ni Made Raningsih;
Komang Sri Mulyani
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.305
Pendahuluan: Stress pada lansia merupakan masalah psikologis yang dirasakan oleh lansia ketika menghadapi situasi akibat pandemi Covid-19. Penatalaksaan stress pada lansia bisa diatasi dengan terapi komplementer yaitu terapi meditasi lilin aromaterapi. Terapi meditasi lilin aromaterapi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mencapai ketenangan batin. Tujuan: untuk mengetahui adanya pengaruh pemberian terapi meditasi lilin aromaterapi terhadap tingkat stress pada lansia selama masa pandemi Covid-19. Metode: penelitian ini menggunakan desain Kuantitatif dengan Pre Experimental dengan menggunakan metode One Group Pre-Test and Post Test. Sampel terdiri dari 39 lansia yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan menggunakan kuisioner DASS 14. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai signifikan α=0,05. Hasil: Hasil uji analisis data menunjukkan bahwa nilai Ï value = 0,001 dimana nilai Ï value kurang dari 0,05 maka hipotesis nol (H0) ditolak. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi meditasi lilin aromaterapi terhadap tingkat stress pada lansia selama masa pandemi Covid-19 di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati Kabupaten Buleleng