cover
Contact Name
Putu Agus Ariana
Contact Email
putuagusariana234@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
midwinerslion.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan Singaraja Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
ISSN : 25286420     EISSN : 26857901     DOI : https://doi.org/10.52073/midwinerslion
Core Subject : Health,
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles 194 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT DEPRESI POSTPARTUM BLUES PADA IBU NIFAS PRIMIGRAVIDA KUNJUNGAN 2 DI PMB NTC G. Nur Widya Putra; Putu Windi Ridayanti; Kadek Devy Marleni; Ida Ayu Mas Santi Komala Dewi
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.306

Abstract

Pendahuluan Postpartum blues merupakan gangguan psikologis sementara yang ditandai dengan memuncaknya emosi pada minggu pertama setelah melahirkan. Gangguan psikologis ini juga berpengaruh dengan adanya dukungan dari suami. Dukungan suami yang baik dapat mengurangi adanya postpartum blues atau merendahkan tingkat depresi postpartum blues pada istri setelah melahirkan seperti menemani saat melahirkan, membantu dan merawat bayi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan tingkat depresi postpartum blues pada ibu nifas primigravida kunjungan 2 di PMB NTC. Metode Menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability dengan total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dukungan suami dan kuisioner EPDS untuk mengukur tingkat depresi postpartum blues. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil Uji diketahui bahwa antara Dukungan Suami Dengan Tingkat Depresi Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Primigravida Kunjungan 2 Di PMB NTC yaitu cukup kuat, Correlation Coeffcient yang bernilai positif menandakan sifat hubungan yang searah berarti jika Dukungan Suami semakin tinggi maka Tingkat Depresi Postpartum Blues akan semakin rendah. Kesimpulan Ada Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Depresi Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Primigravida Kunjungan 2 Di PMB NTC.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN II I Dewa Ayu Rismayanti; I Made Sundayana; Gede Ivan Kresnayana; Pipit Riatin
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i1.307

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah pada seseorang dengan tekanan sistolik >140 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Tekanan darah tinggi ini terjadi karena adanya suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk meneliti Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kubutambahan II. Metode: Jenis rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 36 dengan teknik pengambilan sampel pada penelitian yaitu dengan non probability sampling menggunakan purposive sampling. Alat ukur pada penelitian ini dengan kuesioner dukungan keluarga dan Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk mengukur tingkat kepatuhan. Penelitian ini menggunakan analisa data yaitu Univariat dan Bivariat menggunakan SPSS dengan uji statistik Spearman-Rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukan hasil nilai p value sebesar 0,000 dengan tingkat signifikansi yang telah di tentukan α (0,05) maka nilai p value <0,05 dengan nilai korelasi sebesar 0,841. Kesimpulan: Hal ini menunjukan bahwa terdapat Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pada Lansia Penderita Hipertensi.
ANALISIS PERENCANAAN DENGAN METODE ABC PADA OBAT ANTIDIABETES DI RSU X DENPASAR Gusti Ayu Oviani; I Gede Bagus Indra Marangyana; Ni Luh Made Suati
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.308

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan kasus penyakit diabetes melitus harus didukung dengan penyediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit yang telah direncanakan secara tepat, salah satunya dengan metode analisis ABC. Analisis ABC menunjukkan frekuensi pemesanan dan prioritas pemesanan berdasarkan nilai pakai dan nilai investasi di instalasi farmasi rawat jalan RSU X Denpasar. Metode: Penelitian ini merupakan analisis deskriptif menggunakan data kuantitatif. Data diperoleh dari telaah dokumen yaitu daftar nama obat, data pemakaian dan harga obat antidiabetes, dan kartu stok periode JanuariDesember tahun 2021. Hasil: Jumlah obat antidiabetes yang dianalisis berjumlah 33 item obat. Hasil menunjukkan analisis ABC nilai pakai Kelompok A 68,38% (3 item); kelompok B 20,07% (6 item); dan kelompok C 11,55% (24 item). Hasil analisis ABC nilai investasi pada Kelompok A terdiri dari 2 item obat dengan nilai investasi sebesar Rp 769.097.629 (66,22%); Kelompok B terdiri dari 4 item obat dengan nilai investasi sebesar Rp 258.609.677 (22,27%); dan Kelompok C terdiri dari 27 item obat dengan nilai investasi sebesar Rp 133.637.258 (11,51%) dari total nilai investasi sebesar Rp 1.161.344.564. Simpulan: Hasil dari analisis ABC nilai pakai kelompok A (68,38%), kelompok B (20,07%) dan kelompok (11,55%) serta nilai investasi kelompok A (66,22%), kelompok B (22,27%), dan kelompok C (11,51%).
Analisa Pemberian Terapi Akupuntur Untuk Mengatasi Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Hipertensi Di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung I Gusti Made Sujana; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.312

Abstract

Peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan kepala, mulai dari nyeri ringan hingga berat. Nyeri ini sapa tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan timbulnya masalah seperti gangguan jantung dan gangguan syaraf. Salah satu intervensi keperawatan mandiri untuk mengurangi nyeri kepala dengan terapi akupuntur. Rasa nyeri yang berkelanjutan dapat membuat aktivitas terganggu. Salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yaitu dengan menggunakan terapi akupuntur. Tujuan melakukan studi kasus ini guna untuk melakukan perawatan pada pasien Hipertensi dengan pemberian terapi akupuntur yang dirawat di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung. Metode dalam penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners ini berupa studi kasus yang diambil saat praktik di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung dengan melakukan asuhan keperawatan selama 1 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terapi akupuntur untuk menurunkan intensitas nyeri kepala dengan nilai antara 6-2 . Terapi akupuntur dapat menghambat aktifitas saraf simpatik yang megakibatkan penurunan terhadap konsumsi oksigen oleh tubuh dan selanjutnya otot-otot tubuh menjadi rileks sehingga menimbulkan perasaan tenang dan nyaman.
HUBUNGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DENGAN PENYAKIT KECACINGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ni Kadek Sintyadewi; Made Rismawan; Nadya Treesna Wulansari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.313

Abstract

Pendahuluan: Cacingan merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing pada tubuh manusia yang ditularkan melalui tanah. Infeksi cacing STH merupakan infeksi nematoda usus yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada manusia, terutama pada anak-anak. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta pemberian obat cacing setiap enam bulan sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan penyakit kecacingan pada siswa SDN 11 Kesiman. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan VI sebanyak 121 responden dengan jumlah responden sebanyak 105 orang. Teknik pengambilan sampel dalam pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan menggunakan lembar kuesioner sebagai alat ukur dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil analisis diperoleh nilai p sebesar 0,185 tidak ada hubungan yang bermakna antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian cacingan dalam 6 bulan terakhir di SDN 11 Kesiman. Simpulan: Dari 105 siswa sebagian besar memiliki perilaku cuci tangan pakai sabun dalam kategori cukup dan sebagian besar tidak mengalami cacingan selama enam bulan terakhir.
The Relationship Betwen Long Waiting for Schedule of Surgery With Anxiety of Patients Undergoing Elective Surgery at Bali Royal Hospital A.A. Ngurah Nara Kusuma; Claudia Wuri Prihandini; Kadek Pasek Adimulyawan; Ni Komang Matalia Gandari
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.316

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: lamanya waktu tunggu jadwal operasi pasien yang menjalani operasi elektif dapat menyebabkan reaksi stres fisiologis maupun psikologis, yang mungkin menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang dialami pasien sebelum pembedahan akan memunculkan berbagai macam akibat diantaranya terjadi penundaan pembedahan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan lama menunggu jadwal operasi dengan kecemasan pasien yang menjalani operasi elektif di Rumah Sakit Bali Royal. Metode : Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif korelatif observasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Studi dilakukan di Rumah Sakit Bali Royal dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel dengan teknik accidental sampling. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 6,7% dengan tingkat kecemasan ringan, 36,7% pada tingkat kecemasan Sedang dan 56,7% mengalami tingkat Kecemasan Berat. Diskusi : Diharapkan bagi tenaga perawat agar dapat memberikan KIE dan motivasi dalam pencegahan cemas bagi pasien yang menjalani waktu tunggu tindakan operasi elektif. Kata Kunci : waktu tunggu; operasi elektif; kecemasan
PENGARUH HOME VISIT PERAWAT TERHADAP KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN HALUSINASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS IV DENPASAR SELATAN A.A. Ngurah Nara Kusuma KUSUMA; Ni Nyoman Ariantini
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.318

Abstract

ABSTRAK Penolakan atau kurangnya penerimaan keluarga terhadap pasien halusinasi yang dirawat inap di rumah sakit jiwa masih menjadi salah satu masalah dalam penanganan pasien halusinasi. Penolakan dari keluarga mengakibatkan pasien tidak dapat berfungsi secara sosial dan bergantung pada orang lain. Program kunjungan rumah dapat menjadi sarana penghubung antara petugas kesehatan dengan pasien atau keluarga, sehingga secara efektif mencapai pelayanan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh home visit perawat terhadap kemampuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pra eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design dengan jumlah sampel sebanyak 16 responden dengan menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kemampuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi sebelum melakukan home visit sebanyak 10 responden (62,5%) dalam kategori kurang dan kemampuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi setelah home visit sebanyak 14 responden (62,5%) dalam kategori baik. Hasil Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh P-value = 0,000 < α 0,05 artinya ada pengaruh home visit perawat terhadap kemampuan keluarga dalam merawat pasien halusinasi. Disarankan kepada keluarga yang memiliki keluarga dengan halusinasi untuk ikut aktif dalam kegiatan yang berkaitan dengan cara merawat keluarga dengan halusinasi seperti penyuluhan. Kata Kunci: Kunjungan Rumah, Kemampuan Keluarga, Halusinasi
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DENGAN INDIKASI APENDEKSITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI INOVASI RELAKSASI BENSON DI RUANG IBS RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR I Gusti Agung Wibawa; Kadek Suartika Yasa; Ni Ketut Putri Marthasari; I Putu Yoga Dananjaya
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.319

Abstract

Appendicitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu (apendiks). Infeksi yang terjadi dapat mengakibatkan pernanahan. Bila infeksi bertambah parah, usus buntu itu bisa pecah. Usus buntu merupakan saluran usus yang ujungnya buntu dan menonjol dari bagian awal usus besar atau sekum (cecum). Usus buntu besarnya sekitar kelingking tangan dan terletak di perut kanan bawah Pasien yang akan menjalani Operasi Apendektomi sering mengalami nyeri sesudah Operasi. Tujuan karya ilmiah ini yaitu untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Post Operasi Apendiktomi dengan masalah keperawatan nyeri akut dengan intervensi inovasi relaksasi Benson di ruang IBS RSUD Wangaya Kota Denpasar. Karya ilmiah ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah sampel 1 pasien. Instrument yang digunakan yaitu menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di institusi untuk melakukan pengkajian terhadap pasien kelolaan. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis dari satu pasien yang diberikan intervensi pemberian terapi relaksasi Benson, pasien mengatakan merasa lebih tenang, nyeri berkurang. Hal ini menunjukkan relaksasi Benson efektif diberikan saat Post Operasi. Kesimpulan berdasarkan analisis pemberian terapi relaksasi Benson efektif dalam menurunkan nyeri sehingga pasien tampak lebih tenang pada saat menjalani sesudah Operasi
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI APENDEKTOMI DENGAN INDIKASI APENDEKSITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DENGAN INTERVENSI TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DI RUANG INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Ni Desak Ketut Ayu Indah Sari; Aditha Angga Pratama; Kadek Yudi Aryawan
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.322

Abstract

Pendahuluan Appendicitis adalah peradangan akibat infeksi pada usus buntu (apendiks). Infeksi yang terjadi dapat mengakibatkan pernanahan. Bila infeksi bertambah parah, usus buntu itu bisa pecah. Usus buntu merupakan saluran usus yang ujungnya buntu dan menonjol dari bagian awal usus besar atau sekum (cecum). Usus buntu besarnya sekitar kelingking tangan dan terletak di perut kanan bawah Pasien yang akan menjalani Operasi Apendektomi sering mengalami nyeri sesudah Operasi. Tujuan dari karya ilmiah akhir ners ini adalah untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Post Operasi Apendiktomi dengan masalah keperawatan nyeri akut dengan intervensi terapi relaksasi nafas dalam. Metode yang digunakan dari karya ilmiah ini yaitu menggunakan metode studi kasus dengan jumlah sampel 3 responden. Instrument yang digunakan yaitu menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di institusi untuk melakukan pengkajian terhadap pasien kelolaan. Hasil yang didapatkan berdasarkan analisis dari tiga pasien yang diberikan intervensi pemberian terapi relaksasi nafas dalam, pasien mengatakan merasa lebih tenang, nyeri berkurang. Simpulan yang didapat adalah pemberian terapi relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunkan nyeri sehingga pasien tampak lebih tenang pada saat menjani sesudah operasi.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGUE HAEMORAGIC FEVER ( DHF ) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI DENGAN INTERVENSI TERAPI KOMPRES AIR HANGAT DI RUANG DURIAN ( RUANG RAWAT ANAK ) RSUD KABUPATEN KLUNGKUNG Putu Sri Utami; G Nur Widya
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.325

Abstract

Pendahuluan: Demam berdarah adalah penyakit demam akut yang dipicu oleh infeksi virus dengue (DBD). Manusia tertular DBD melalui gigitan nyamuk Aedes betina pembawa DENV, termasuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti (Sutriyawan, Aba, and Habibi 2020). Gejala klinis yang ditimbulkan pada DBD adalah nyeri otot dan persendian, sakit kepala, mual muntah, ruam pada kulit dan suhu tubuh yang meningkat kadang-kadang disertai menggigil. Suhu tubuh yang meningkat disebut sebagai kondisi Hipertermi. Hipertermi mempunyai bahaya yang mengancam apabila tidak segera ditangani. Dapat menyebabkan syok, epilepsi, retardasi mental atau ketidakmampuan belajar. Untuk menangani hipertermi, pasien perlu diberikan intervensi kompres hangat. Kompres hangat adalah tindakan yang dilakukan dengan memberikan kompres hangat untuk kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri,mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, dan memberikan rasa hangat. Tujuan: Penulisan Karya Ilmiah Akhir-Ners (KIAN) ini bertujuan untuk mengenganalisis pengaruh pemberian terapi relaksasi kompres hangat terhadap hipertermi pada pasien Demam Berdarah di ruang Durian (Ruang Rawat Anak) RSUD Kabupaten Klungkung. Gambaran Kasus: Karya Ilmiah ini menggunakan 1 Pasien anak dimana pasien tersebut merupakan pasien demam berdarah, karena proses penyakit akibat virus dengue, pasien mengalami kondisi hipertermi. Hasil: Pada Karya Ilmiah ini menggunakan intervensi nonfarmakologi berupa kompres hangat yang di implementasikan pada pasien demam berdarah dengan hipertermi, di implementaskan selama 3x24 jam sehingga evaluasi yang didapatkan yaitu demam dapat menurun. Rekomendasi: Terapi Kompres hangat bekerja secara langsung di hipotalamus dengan menurunkan panas, selain itu kompres hangat juga berperan dalam menurunkan nyeri yang ditimbulkan saat pasien demam.