cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 95 Documents
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA (KAJIAN PROSES PEMBELAJARAN K-13 DI KOTA TARAKAN DAN KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA) Ibrahim, Ibrahim; Ridwan, Ridwan; Arifin, Arifin
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.111 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru di Tarakan dan Bulungan terkait Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Terdapat 3 hal yang diukur, yaitu pemahaman terkait proses, materi dan penilaian. Hal yang cukup menarik, terdapat persentase yang besar terkait pemahaman guru dalam proses pembelajaran. Persentase guru SD yang kurang paham sebesar 52,63%, guru SMP sebesar 26,08%, dan guru SMA sebesar 40,62%. Kata kunciKurikulum 2013, Pemahaman Guru
DOSEN TIDAK SIAP MENGHADAPI PANDEMI: KAJIAN PERMASALAHAN ISOLASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN DARING Abrori, Fadhlan Muchlas
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.793 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i2.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang dialami dosen selama pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian merupakan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dari data yang dikumpulkan terdapat tiga permasalahan yang dialami dosen selama pandemi. Permasalahan tersebut diantaranya manajemen waktu dalam mempersiapkan media, permasalahan teknik (koneksi, gawai, dan lainnya), dan kurangnya keterampilan dalam penggunaan platform digital. Kata kunci: permasalahan, dosen, pembelajaran daring
KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI MELALUI KEGIATAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DITINJAU DARI ASPEK PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN Fitri Wijarini
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.815 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2337

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan mengajar mahasiswa pendidikan Biologi ditinjau dari aspek penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek penggunaan media memiliki skor rata-rata tertinggi sebesar 82%, sedangkan rata-rata terendah terdapat pada aspek kesesuaian penggunaan media dengan ketersediaan sarana dan prasarana sebesar 70,5%.Kata Kunci: Keterampilan Mengajar, Penggunaan MediaAbstractThe purpose of this study was to determine the teaching skills of Biology education students in terms of the aspect of using learning media. This research is quantitative descriptive. The results showed that the aspect of media use had the highest average score of 82%, while the lowest average was found in the aspect of conformity with the use of media with the availability of facilities and infrastructure of 70.5%.Keywords: Teaching Skills, Using Learning Media
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP-UPSNAKES AND LADDERS PADA MATERI ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA KELAS X SMA/MA DI DAERAH PERBATASAN Novianti, Nilam; Nugroho, Endik Deni; Ilma, Silfia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.935 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i1.960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan media pembelajaran Pop-up Snakes and Ladders pada materi Archaebacteria dan Eubacteria untuk kelas X SMA/MA di daerah perbatasan berdasarkan ahli materi, ahli media, ahli praktisi dan respon siswa. Penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian  pengembangan  atau Research and Development (RD) yang mengacu pada model 4-D (four D)  yang dikembangkan oleh Thiagarajan, dkk. 1974. Model ini meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Namun dalam penelitian ini, peneliti mengembangkan sampai tahap D yang ketiga, yaitu tahap develop dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya.Hasil analisis validasi ahli materi diperoleh presentase sebesar 93,25% dengan kategori sangat layak. Analisis ahli media diperoleh presentase sebesar 83% dengan kategori sangat layak. Sedangkan ahli praktisi diperoleh presentase sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Dari hasil analisis data secara keseluruhan, maka dapat disimpulkan media yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan media dengan tingkat kelayakan yaitu sangat layak sebagai media pembelajaran.
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA PADA DAERAH PASANG SURUT KAWASAN KONSERVASI HUTAN MANGROVE KOTA TARAKAN Ibrahim, Ibrahim; Nugroho, Endik Deni
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.792 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i2.1747

Abstract

Kajian tentang keragaman, karakteristik populasi Gastropoda dalam melestarikan kawasan pasang surut di kawasan konservasi hutan Mangrove. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, untuk mendeskripsikan keanekaragaman gastropoda, karakteristik populasi gastropoda, dan rancangan deskriptif komparatif digunakan untuk mendeskripsikan perbedaan varietas dan karakteristik populasi gastropoda pada substrat yang didominasi pasir. daerah pasang surut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa variasi dan karakteristik populasi Gastropoda di daerah pasang surut substrat dominan lumpur adalah 15 jenis dengan indeks keragaman (H ') = 2.003. Pola sebaran Gastropoda pada daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur sebanyak 11 jenis dengan pola sebaran merata dan 4 jenis dengan pola sebaran berkelompok. Sedangkan karakteristik keragaman dan populasi Gastropoda berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa Gastropoda yang terdapat pada daerah pasang surut substrat yang didominasi pasir berjumlah 12 jenis dengan indeks ragam (H ') = 1.465. Pola sebaran jenis Gastropoda pada daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur sebanyak 6 jenis dengan pola sebaran merata dan 6 jenis dengan pola sebaran berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perbedaan varietas, karakteristik populasi menunjukkan: (1) terdapat signifikansi Perbedaan indeks keragaman Gastropoda antara daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur dengan daerah pasut substrat yang didominasi pasir, (2) terdapat perbedaan pola sebaran Gastropoda antara daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur dengan daerah pasang surut yang didominasi pasir.Kata kunci varietas gastropoda, mangrove, kawasan pasang surut
ANALISIS URGENSI PENGEMBANGAN BOOKLET PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN KELAS XI SMA/MA Utari Akhir Gusti; S. Syamsurizal
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.277 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i1.1896

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan bagian terpenting dalam membentuk manusia yang berkualitas. Kesiapan guru dalam meningkatkan pembelajaran dilihat dari sumber belajarnya. Buku sebagai sumber belajar yang pada umumnya digunakan guru dan peserta didik. Buku yeng relatif tebal dan berat mengakibatkan peserta didik malas mempelajarinya. Booklet adalah buku kecil dan sederhana yang dapat digunakan dalam pembelajaran biologi khusunya pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Pada materi ini terbilang sulit oleh peserta didik, sehingga dibutuhkan pengembangan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya pengembangan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Jenis penelitan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan studi literatur. Jenis pengumpulan data dari hasil angket observasi peserta didik, guru dan hasil ulangan harian peserta didik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebesar 100% guru membutuhkan dan setuju dikembangkan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Sebesar 90,3% peserta didik setuju dikembangkan booklet struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.Kata kunciBooklet, Pengembangan, Struktur dan fungsi jaringan tumbuhanAbstractEducation is essential part of forming a quality human being. Teachers' readiness to improve learning is seen from the learning source. Books as a learning resource are generally used by teachers and students. Teachers and students generally use books as a learning resource. Books are relatively thick and heavy, resulting in students being lazy to learn them. Booklets are small and simple books that can be used in learning biology, especially plant tissue structure and function. This material is fairly difficult for students, so the development of a booklet on the structure and function of plant tissue is needed. The type of research used is descriptive qualitative and literature studies. This type of data collection is from the results of the student's observation questionnaire, the teacher and the results of the student daily tests. Based on research conducted, 100% of teachers needed and agreed to develop a booklet on the structure and function of plant tissue. A total of 90.3% students agreed to develop a booklet on the plant tissues structure and function.KeywordsBooklet, Development, Plant tissues Structure and function 
ETNOBOTANI TUMBUHAN FAMILY ARECACEAE DI KOTA TARAKAN Kurniawan, Yoga Noval; Nuraini, Nuraini; Kamelia, Kamelia; Mantang, Resti; Zulfadli, Zulfadli; Rupa, Darius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1736

Abstract

Etnobotani adalah cabang ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan tumbuhan dan lingkungannya.Tumbuhan Arecaceae adalah salah satu family tumbuhan terpenting bagi manusia yang jenisnya banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sebagai bahan kerajinan, makanan, minuman, obat tradisional, hiasan, bahan bangunan, dan sebagainya. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat terdiri dari  akar,  batang,  daun,  bunga  dan buah. Kota Tarakan merupakan salah satu kota yang banyak memanfaatkan family tersebut. Pemanfaatan family ini diantaranya digunakan sebagai bahan pangan, obat-obatan dan lain sebagainya. Akan tetapi, saat ini family tersebut di kota Tarakan hanya beberapa kelompok masyarakat saja yang masih memanfaatkannya secara tradisional. Penelitian ini berguna untuk memberikan informasi kepada masyarakat modern mengenai jenis kelas Arecaceae yang ada di Tarakan dan pemanfaatanya oleh masyarakat secara tradisional.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2019 dan berlangsung selama dua bulan yaitu dari bulan Oktober sampai bulan November 2019.Alat dan bahan yang digunakan yaitu kamera, alat tulis dan lembar observasi.Objek penelitian ini adalah jenis tumbuhan Arecaceae yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu crution atau jelajah, observasi dan wawancara. Teknik pengambilan responden menggunakan snowball sampling. hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu jenis-jenis tumbuhan yang termasuk kedalam family Arecaceae yang ditemukan adalah Cocus nucifera, Areca catechu, Chrysalidocarpus lutescens, Elaeis gulneensis, Arenga pinnata, Zalaca edulis. Tumbuhan tersebut di masyarakat kota Tarakan dimanfaatkan sebagai bahan pangan, obat tradisional dan lainnyaKata kunciEtnobotani, Arecaceae, Tarakan
ANALISIS SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X BERDASARKAN TAKSONOMI ANDERSON DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Yoga Noval Kurniawan; Zulfadli Zulfadli; Aidil Adhani
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.762 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i1.1887

Abstract

AbstrakPenelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait soal penilaian akhir semester biologi kelas X berdasarkan taksonomi anderson di SMA Negeri 1 Tarakan. Pertama, bagaimanakah persebaran soal penilaian akhir semester kelas X pada mata pelajaran biologi berdasarkan dimensi pengetahuan taksonomi Anderson? Kedua, bagaimanakah persebaran soal penilaian akhir semester kelas X pada mata pelajaran biologi berdasarkan dimensi proses kognitif taksonomi Anderson?. Skripsi ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan objek penelitian berupa soal kelas X semester genap pada mata pelajaran Biologi tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat dan 2 soal essay. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara guru mata pelajaran dan analisis secara kualitatif berdasarkan sebaran dimensi Taksonomi Anderson pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Biologi kelas X tahun ajaran 2019/2020. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: pertama, Pada dimensi pengetahuan soal masih didominasi oleh pengetahuan faktual sebanyak  64,7% dan konseptual sebanyak 35,3% dan tidak terdapat soal yang dapat mengukur pengetahuan prosedural dan metakognitif. Kedua, berdasarkan dimensi proses kognitif soal didominasi oleh soal pada level C1 yaitu 64,7%, soal pada level C2 sebanyak 23,5%, soal pada level C3 sebanyak 5,9% dan C4 sebanyak 5,9%. Tidak ditemukan soal pada level C5 dan C6 pada soal penilaian akhir semester genap kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan. Dengan demikian dalam penyusunan soal sebaiknya memperhatikan komposisi soal berdasarkan dimensi taksonomi anderson agar peserta didik mendapatkan alat evaluasi yang lebih baik.  Kata KunciDimensi pengetahuan, dimensi proses kognitif, Taksonomi Anderson, soal penilaian akhir semester AbstractThis study aimed was to find the two questions towards final semester test items referring to Anderson Taxonomy on Biology class of tenth grade at SMA NEGERI 1 TARAKAN. First, how is the distribution of final semester test items for tenth grade on biology class referring to the dimensions of Anderson’s taxonomic knowledge?. Second, how is the distribution of final semester test items for tenth grade on biology class referring to Anderson taxonomic cognitive processes’ dimensions?. This research was a descriptive study with a case study research desain. The research subject were teachers of Biology and final semester test items for tenth grade on biology class academic year 2019/2020. The test item presented 10 multiple choice questions, 5 short answer questions, and 2 essay questions. The data was gained from the interview result and qualitative analysis of the distribution of Anderson’s Taxonomy dimensions in the final even semester test items of the tenth grade on biology class academic year 2019/2020. The result showed that academic questions’ dimensions are still dominated by factual knowledge with 64,7% and conceptual understanding as much as 35,3%, and there are no questions that can measure procedural and metacognitive knowledge. The cognitive process dimensions were dominated by test item at the C1 level, namely 64,7% item and followed by C2 level with 23,5%, while the test item on C3 and C4 level contributed each 5,9%, and C4 tess item. C5 and C6 level was not found in the final even semester test items of tenth grade at SMA Negeri 1 Tarakan. Thus, the teacher needs to pay considerable attention to the composition of the test items referring to Anderson’s taxonomic dimensions to find a satisfactory evaluation tool.  Keywords : Anderson’s Taxonomy, cognitive process dimension, final semester test items, knowledge dimension,
HUBUNGAN NILAI MATA KULIAH PRASYARAT TERHADAP NILAI MATA KULIAH BIOKIMIA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Fatmawati, Fatmawati
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.662 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai mata kuliah prasyarat terhadap nilai mata kuliah Biokimia mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian  ini merupakan penelitian korelasi. Penetapan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan subjek 97 mahasiswa. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi, data kemudian dianalisis menggunakan analisis korelasi. Hasil analisis korelasi diperoleh nilai signifikansi 0,032 dan nilai pearson correlation sebesar 0,218. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai mata kuliah prasyarat memiliki hubungan positif dengan kategori rendah dan signifikan terhadap nilai mata kuliah Biokimia.Kata kunciBiokimia, Prasyarat
PROFIL KECENDERUNGAN GAYA BELAJAR MAHASISWA SEMESTER AWAL JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Adhani, Aidil
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.633 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1839

Abstract

Mahasiswa merupakan kumpulan individu dengan berbagai karakter. Salah satu karakter yang bisa dibedakan adalah gaya belajarnya. Gaya belajar merupakan kebiasaan belajar yang disenangi oleh mahasiswa untuk mempermudah mempelajari topik perkuliahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kecenderungan gaya belajar mahasiswa baru jurudan Pendidikan biologi FKIP UBT agar dosen dapat memfasilitasi dengan baik kebutuhan belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan angket gaya belajar sebagai instrument penelitian. Hasil analisis data menujukkan bahwa persentase gaya belajar visual (46,67%), auditorial (30%), kinestetik (8,33%), visual-auditorial (11,67), dan visual kinestetik (3,33%). Kecenderungan gaya belajar mahasiswa yang dominan yaitu visual dan yang persentase terendah yaitu gaya belajar kinestetik.Kata kunciAuditorial, kinestetik, learning style, mahasiswa, visual

Page 2 of 10 | Total Record : 95