cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 95 Documents
PENYUSUNAN BOOKLET HASIL PENELITIAN ETNOZOOLOGI DI PASAR KLIWON KALIBENING BANJARNEGARA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI KELAS X MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Sefki Andriliyani; Hendro Kusumo Eko Prasetyo Moro; Purwanto Purwanto
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.381 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2428

Abstract

AbstrakPemanfaatan lingkungan diperlukan sebagai sumber belajar bagi peserta didik.Namun kenyatannya sumber belajar di lingkungan belum banyak dimanfaatkan oleh sekolah karena mengalami beberapa kendala.Perlu adanya suatu inovasi untuk mengembangkan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Lingkungan Pasar Kliwon Kalibening berada dilokasi yang berdekatan dengan sekolah, memiliki keanekaragaman hewan yang diperjualbelikan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar berbasis lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan booklet keanekaragaman hewan di Pasar Kliwon Kalibening Banjarnegara sebagai sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati kelas X.Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan pendekatan  kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pedagang, pengelola pasar,pengunjung pasar, ahli sejarah di Pasar Kliwon Kalibening,serta guru dan siswa di SMA Muhammadiyah Kalibening. Objek penelitian ini adalah hewan.Teknik pengumpulan data  berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan instrumen pedoman wawancara, lembar observasi dan daftar dokumen.Teknik analisis data penelitian secara deskriptif. Penelitian dan penyusunan dimulai dari tahap mencari potensi dan masalah disekolah maupun lingkungan pasar, pengumpulan data penelitian di Pasar Kliwon Kalibening, dan sampai pada tahap penyusunan produk booklet materi keanekaragaman hayati hewan di Pasar Kliwon Kalibening. Hasil penelitian menemukan total 31 spesies,dengan pemanfaatan hewan yang dilakukan masyarakat Kalibening secara langsung meliputi sebagai konsumsi, , adat tradisi .Pemanfaatan tidak langsung untuk peliharaan,perlombaan, makna/filosofi. Serta produk Booklet yang  memenuhi komponen penyusunan booklet dan berpotensi sebagai sumber belajar biologi kelas X pada materi keanekaragaman hayati.Kata kunciEtnozoologi, Sumber belajar, Booklet AbstractUtilization of the environment is needed as a source of learning for students. However, schools have not widely used learning resources because they have experienced several obstacles. Innovation is needed to develop learning resources according to learning objectives. Pasar Kliwon Kalibening Banjarnegara is a market that is located close to the school has a variety of traded animals that can be used as environmental-based learning resources. This study aimed to produce a booklet of animal diversity in Pasar Kliwon Kalibening Banjarnegara as a learning resource for Grade X in biodiversity content. This type of research is descriptive, with a qualitative approach. The subjects of this research are traders, market managers, market visitors, historians at Pasar Kliwon Kalibening, teachers and students at SMA Muhammadiyah Kalibening. The object of this research is animals. Data collection techniques are interviews, observations, documentation and use interview guide instruments, observation sheets and a list of documents. Descriptive research data analysis techniques. Research and preparation start from finding potentials and problems in schools and the market environment, collecting research data at the Kliwon Kalibening Market, and reaching the stage of compiling a booklet product for animal biodiversity at the Kliwon Kalibening Market. The study results found a total of 31 species, with the use of animals by the Kalibening community directly including consumption traditional customs. Indirect use for pets, competitions, meaning/philosophy. The booklet as a product in this research fulfills the components of booklet preparation. Moreover, the booklet can be a source for learning biology class X on biodiversity material. KeywordsEthnozoology, Learning resources, Booklet
ANATOMI TUMBUHAN OBAT: CIPLUKAN (Physalis angulata) Vlorensius, Vlorensius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.933 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i1.967

Abstract

Pyhsalis angulata merupakan family Solanaceae. Masyarakat umum mengetahui tumbuhan tersebut sebagai obat. Tumbuhan sebagai obat umumnya memproduksi senyawa obat yang disimpan dalam struktur khusus, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengamati anatomi P. angulata untuk menemukan struktur khusus yang diduga menyimpan senyawa obat. Pengamatan  anatomi menggunakan mikroskop dan pewarnaan safranin. Berdasarkan pengamatan, jaringan yang dijumpai yaitu jaringan yang paling umum seperti jaringan epidermis, jaringan dasar, jaringan penguat (Kolenkim dan sklerenkim) dan jaringan pengangkut. Struktur khusus berupa trikoma dijumpai di daun. Struktur tersebut diduga memproduksi senyawa sebagai bahan obat. 
PRODUKTIVITAS TANAMAN BROKOLI (Brassica oleracea, L.) MENGGUNAKAN PUPUK DAN PESTISIDA DAUN PAITAN (Tithonia diversifolia) Jayati, Ria Dwi; Nopiyanti, Nopa
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v2i2.1748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk dan pestisida daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap produktivitas tanaman brokoli (Brassica oleracea, L.). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 3 perlakuan dan 9 ulangan. Adapun masing-masing perlakuannya yaitu: (P0) kontrol negatif, (P1) perlakuan dengan pupuk dan pestisida kimia, (P2) perlakuan dengan pupuk dan pestisida daun paitan. Penelitian ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama yaitu proses pembuatan pupuk dan pestisida daun paitan. Tahap kedua yaitu uji efektivitas pupuk dan pestisida daun paitan terhadap tanaman brokoli. Data hasil penelitian dianalisis dengan ANAVA satu faktor dengan menggunakan SPSS 16 dan dilanjutkan dengan menggunakan uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pupuk dan pestisida daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap produktivitas tanaman brokoli (Brassica oleracea, L.).Kata kunciBrokoli, Pestisida, Pupuk dan Daun Paitan.
STUDI ETNOZOOLOGI SEJARAH PENGGUNAAN PATUNG KUDA (Equus caballus) SEBAGAI IKON KOTA KUNINGAN, JAWA BARAT Agnita Prihandini; Muhimatul Umami
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.244 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2123

Abstract

AbstrakKota Kuningan yang terletak di kaki timur Gunung Ciremai ini memang identik dengan hewan Kuda, yang hingga kini dijadikan sebagai ikon dan lambang Pemerintah Kabupaten Kuningan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal apa saja yang melatarbelakangi penggunaan patung kuda sebagai Ikon Kota Kuningan serta untuk mengetahui makna dan filosofi adagium mengenai kuda yang konon melambangkan masyarakat Kuningan. Penulis mencoba melakukan suatu riset yang dikemas dalam suatu studi etnozoologi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, serta diperkuat dengan studi literatur. Kemudian, hasil yang didapatkan dilanjutkan dengan analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peresmian patung kuda sebagai ikon kota kuningan dilatarbelakangi oleh aksi heroik Kuda bersejarah dengan nama si Windu dan Sang Empunya yakni Pengeran Adipati Ewangga yang sangat berperan dalam sejarah berdirinya kota ini. Pengkajian dari perspektif etnozoologi ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kesadaran masyarakat Kuningan akan pentingnya menghargai jasa para pahlawan tanah airnya, lebih dari itu, agar meningkatkan solidaritas masyarakat untuk tetap melestarikan Kuda (Equus caballus) di Kabupaten Kuningan dengan manajemen pemeliharaan yang baik, sebab hingga kini populasinya kian menurun. Kata kunciEtnozoologi, Sejarah, Ikon Kota, Equus caballus AbstractKuningan, which is located at the eastern foot of Mount Ciremai, is indeed synonymous with horses. So far, the horse has been used as an icon and symbol of the Kuningan Regency Government. Therefore, this study aims to find out behind the use of the horse statue as an icon of Kuningan. Besides, this study aims to find out the meaning and adage philosophy about the horse as a symbol of the Kuningan community. The author tried to do research that is packaged in an ethnozoological study. The method used in this study is a qualitative approach through observation, interviews and strengthened by literature studies. Then, the results obtained were continued with descriptive data analysis. The results showed that the horse statue as an icon was inspired by the heroic action of the historic horse "Windu" and its owner. The owner is Pangeran Adipati Ewangga, who played a crucial role in the founding of this city. This study from an ethnozoological perspective expected to increase the Kuningan Community's awareness about the importance of appreciating the services of the heroes of their homeland. More than that, to increase community solidarity to continue preserving the Horse (Equus caballus) in Kuningan Regency with good maintenance management, the population has been decreasing.Kata kunciEtnozoologi, Sejarah, Ikon Kota, Equus caballus
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY) PADA MATA PELAJARAN IPA TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 TARAKAN Ulfah, Nurul; Ibrahim, Ibrahim; Vlorensius, Vlorensius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1737

Abstract

Kemampuan siswa dalam menguasai dan mempelajari ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan perkembangan sains dan teknologi yang saat ini semakin pesat sehingga siswa dituntut agar memiliki kemampuan literasi sains yang baik. Salah satu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan untuk digunakan di kelas dalam usaha meningkatkan literasi sains siswa ialah melalui pendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society). Titik pusat pembelajaran sains berwawasan SETS ialah penggabungan antara konsep sains yang dipelajari dan implikasinya terhadap lingkungan, teknologi dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan SETS terhadap literasi sains siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian time series. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan dan sampel penelitian adalah kelas VII J. Hasil penelitian uji homogenitas dan uji normalitas didapatkan hasil bahwa data homogeny dan normal. Analisis uji T sampel berpasangan diperoleh hasil dengan nilai signifikasi 0,000. Jika sig(2-tailed) 0,05 maka Ha diterima, kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan postes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pendekatan SETS berpengaruh dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes pertama hingga keempat dengan postes pertama hingga keempat, 2) Grafik hasil penelitian menunjukkan hasil nilai rata-rata pretes stabil dan konsisten kemudian setelah diberikan perlakuan keadaannya meningkat secara konsisten pula. Kata kunci: Literasi Sains, Pembelajaran IPA, Pendekatan SETS.
PENGEMBANGAN HANDOUT BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMAK FRATER DON BOSCO TARAKAN Susi Yantika Siahaan; Fitri Wijarini; Aidil Adhani
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.854 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i1.1888

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Handout Bermuatan Pendidikan Karakter Berbasis Kontekstual Pada Materi Kingdom Plantae di Kelas X SMAK Frater Don Bosco Tarakan yang berkualitas dari segi kelayakan dan respon siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (RD) dengan menggunakan model pengemmbangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap  yaitu Define, Design,  Development, Disseminate. Akan tetapi, pada pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap ke 3 yaitu tahap Development. Data penelitian dianalisis melalui uji kelayakan dan respon siswa. Pengujian produk dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan praktisi (guru biologi). Uji coba lapangan dilakukan secara online melalui google formulir yang dibagikan pada siswa SMAK Frater Don Bosco Tarakan kelas XI IPA dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli materi sebesar 96% dengan kategori sangat layak, praktisi sebesar 94% dengan kategori sangat layak dan respon siswa sebesar 87% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Handout Bermuatan Pendidikan Karakter Berbasis Kontekstual Pada Materi Kingdom Plantae yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kualitas bahan ajar yang baik dan layak digunakan dalam pembelajaran biologi di sekolah.Kata Kunci: Bahan Ajar, Handout, Pendidikan karakter, Kontekstual.Abstract This study aimed to produce high quality handouts with contextual-based character education on Kingdom Plantae Material for tenth Grade Students of SMAK Frater Don Bosco Tarakan in terms of student eligibility and response. This Research and Development (RD) study used a 4-D development model consisting of 4 stages, namely Define, Design, Development was only carried out until the 3 rd  stage (Deveopment stage). The research data were analyzed through feasibility test and student responses. Product testing was validated by media expert, material experts, and practitioners (biology tearchers). Field trials were carried out online via a google form which was distributed to a total of 30 students. The validations result obtained from media experts were 89% which meant very feasible, 96% from material experts meaning feasible, 94% from practitioners meaning very feasible, 87% from student response meaning very interesting. It could be concluded that the handout with Contextual-Based Character Education on the Kingdom Plantae material developed met the criteria for good quality teaching materials and was suittable for use in learning biology in the school.                                                                                                                  Keywords:  Teaching Materials, Handouts, Character education, Contextual.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII.5 SMPN 8 TARAKAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) Adhani, Aidil; Muhammad, Mahatir
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.583 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1729

Abstract

Pembelajaran merupakan proses yang melibatkan peserta didik dan pendidik dalam sebuah lingkungan belajar. Proses tersebut adalah kegiatan yang sudah direncanakan oleh pendidik untuk membelajarkan peserta didiknya melalui sebuah model dengan memanfatkan media maupun sumber belajar yang bervariasi. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan guru IPA di SMP Negeri 8 Tarakan, hasil belajar kognitif siswa kelas VIII.5 masih rendah. Upaya yang dilakukan oleh peneliti untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah dengan merancang pembelajaran yang mampu mengaktifkan proses-proses kognisi peserta didik dengan baik. Perencanaan pembelajaran secara utuh dapat dilakukan dengan penerapan model pembelajaran tertentu secara tepat, salah satunya dengan model PBL  (Problem Based Learning). Tujuan dari penelitian iniyaitu untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajatran IPA kelas VIII5 SMPN 8 Tarakan melalui penerapan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Data yang dikumpulkan adalah data tentang hasil belajar kognitif siswa. Analisis deskriptif komparatif adalah membandingkan data nilai pretest dan posstest pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I sebesar 73,33% menjadi 90% pada siklus II dengan model pembelajaran PBL. Kata kunciHasil belajar, Kognitif , PBL.
KERAGAMAN PROTISTA DI HUTAN MANGROVE SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISIWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Wijarini, Fitri; Nursia, Nursia; Listiani, Listiani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.725 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman Protista di hutan mangrove . pengambilan sampel dilakukan di keempat titik/plot yaitu plot A, B, C, dan D dimana masing- masing diukur sejauh 5 meter kedalam. Masing-masing Plot diberi perlakuan dengan diberikan rendaman jerami, diberikan rendaman serasah daun dan tidak diberi perlakuan. Hasil penelitian menunujukkan bahwa sebagain besar Protista yang ditemukan adalah Protista mirip hewan atau protozoa. Untuk Protista mirip alga hanya alga clorophyta yang ditemukan sedangkan alga mirip jamur tidak ditemukan. Keragaman protozoa yang ditemukan berasal dari kelas ciliate. Keragaman Protista hasil penelitian di hutan mangrove dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa penempuh mata kuliah Protista. Pemanfaatan keragaman Protista sebagai sumber belajar memberikan pengalaman yang nyata bagi mahasiswa .Kata kunciKeragaman Protista, Sumber belajar
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PENGURAI SULFIDA DARI LUMPUR MANGROVE HUTAN LINDUNG ANGKE KAPUK Lestari, Eni; Darnaedi, Dedy; Ragamustari, Safendrri Komara
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.424 KB) | DOI: 10.52222/bjbe.v3i2.2429

Abstract

AbstrakMangrove memiliki biodiversitas mikroorganisme salah satunya bakteri.Bakteri  dari lumpur mangrove ini mempunyai kinerja penurunan hidrogen sulfida, karena lumpur mangrove memiliki kandungan hidrogen sulfida didalamnya yang memungkinkan adanya aktifitas penguraian oleh bakteri aerobik. Isolasi dilakukan menggunakan medium Thiosulfat Mineral Medium. Isolat yang tumbuh dilakukan dengan pengamatan makroskopis. Isolat terpilih akandilakukan pengamatan mikroskopik, uji katalase dan uji motilitas. Isolat juga akan diuji kinerja penurunan sulfida. Isolat dengan kinerja penurunan sulfida terbaik akan dilanjutkan untuk uji sekuensing 16S rRNA. Hasil sekuensing menunjukkan isolat dari lumpur mangrove yang memiliki kinerja penurunan sulfida terbaik dengan nilai 30,58% adalah bakteri spesies Bacillus aryabhattaiKata kunci : mangrove, sulfida,bakteri, aerobik, BacillusAbstractMangroves have a biodiversity of microorganisms, one of which is bacteria. The bacteria from this mangrove mud has the performance of reducing hydrogen sulfide because the mangrove mud contains hydrogen sulfide, which allows for aerobic bacteria to decompose. Isolation was carried out using Thiosulfate Mineral Medium. Moreover, the growing isolates were carried out by macroscopic observation. Selected isolates will be subjected to microscopic observation, catalase test and motility test. The isolates will also be tested for their sulfide reduction performance. The isolates with the best sulfide reduction performance will be continued for 16S rRNA sequencing assays. The sequencing results showed that isolates from mangrove mud that had the best sulfide reduction performance with a value of 30.58% were bacteria species Bacillus aryabhattai. Keywords: mangrove, sulfide, bacteria, aerobic, Bacillus
KAJIAN ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT SUKU DAYAK LUNDAYEH DI DESA KALIAMOK KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU SEBAGAI BOOKLET UNTUK MASYARAKAT Setiawan, Ade; Listiani, Listiani; Abrori, Fadhlan Muchlas
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1642.021 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i1.961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh suku Dayak Lundayeh dan untuk mengetahui kualitas booklet tumbuhan obat dilihat dari segi kelayakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg Gall (1983) yang dilakukan sampai tahap ke 7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 tumbuhan yang digunakan oleh suku Dayak Lundayeh sebagai obat dan tumbuhan tersebut terbagi dalam 13 famili. Dari 13 famili yang digunakan sebagai obat, tumbuhan dari famili Asteraceae dan family Zingiberaceae yang paling banyak digunakan. Hasil dari identifikasi jenis tumbuhan obat, kemudian dikembangkan menjadi booklet. Selanjutnya dilakukan validasi terhadap booklet oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Hasil penilaian ahli materi mendapatkan persentase kelayakan 93,3% dengan kriteria sangat layak, ahli media mendapatkan persentase 85% dengan kriteria layak, dan ahli bahasa mendapatkan persentase 93,3% dengan kriteria sangat layak. Pada uji lapangan awal mendapatkan nilai persentase kelayakan 98,8% dengan kriteria sangat layak sedangkan pada uji lapangan utama mendapatkan nilai persentase kelayakan sebesar 99,55% dengan kriteria sangat layak. 

Page 3 of 10 | Total Record : 95