cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 95 Documents
PENELITIAN TINDAKAN KELAS BERBASIS LESSON STUDY : MODEL THINK PAIRSHARE BERBANTUAN MEDIA KOMIK PROTISTA UNTUK MENINGKATKAN HASILBELAJAR BIOLOGI Abrori, Fadhlan Muchlas; Krisnawati, Yuni; Ningsih, Retna; Usman, Usman
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.902 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v1i1.966

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memecahkan permasalahan pada materi Protista melalui penerapan penelitian tindakan kelas (PTK) berbasis lesson study (LS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui penerapan PTK berbasis LS berbantuan media komik protista. Hal yang diamati dalam penelitian berupa persentase keterlaksanaan pembelajaran oleh guru dan siswa, serta hasil belajar siswa. Persentase keterlaksanaan pembelajaran oleh guru didapatkan kenaikan pada siklus satu  sebesar 70,5% dan siklus ke 4 sebesar 91,5%. Senada dengan hal itu, pada persenase keterlaksanaan pembelajaran oleh siswa juga mengalami kenaikan dari siklus 1 sebesar 60,5%, dan siklus ke 4 sebesar 90,5. Terkait hasil belajar didapatkan nilai baik pada siklus terakhir sebesar 76,75 % dengan standar deviasi sebesar 4,06, dan persentase ketuntasan sebesar 90%.
PENGETAHUAN MASYARAKAT KALIAMOK – MALINAU TENTANG TUMBUHAN OBAT Setiawan, Ade; Abrori, Fadhlan Muchlas
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.391 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1740

Abstract

Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan antara masyarakat generasi tua dan generasi muda terkait tumbuhan obat. Terdapat perbedaan pengetahuan antara generasi muda dan generasi tua terkait tumbuhan obat. Berdasarkan data yang diperoleh generasi tua setidaknya masih menggunakan 12 spesies tumbuhan obat dalam kehidupan sehari-hari. Sementara generasi muda hanya menggunakan 7 spesies. Kata kunciPengetahuan Masyarakat, Tumbuhan Obat
FAMILI ZINGIBERACEAE DI KOTA TARAKAN DAN KAJIAN ETNOBOTANINYA BAGI MASYARAKAT Asmaul Ria Riski Fauzi; Siti Uswaton Hasanah; Suci Indah Sari
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.6 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v3i1.1890

Abstract

AbstrakMasyarakat yang mendiami Kota Tarakan memiliki keterkaitan dengan tumbuhan di sekitarnya terlihat dengan penggunaan berbagai jenis tumbuhan sebagai bahan dasar obat-obatan terutama dari family Zingiberaceae. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode cruising/jelajah. Hasil penelitian ini yaitu genus Curcuma merupakan yang paling banyak ditemukan pada seluruh kecamatan di Kota Tarakan dimana cukup banyak rumah warga pada setiap kecamatan yang menanam tanaman tersebut baik dengan budidaya maupun tumbuh secara liar dan sebagian besar masyarakat memanfaatkan spesies dari genus Curcuma sebagai bahan pembuatan obat TBC, sakit lambung, sakit perut, sebagai penambah nafsu makan, jamu, bumbu dapur dan pewarna. Kata Kunci: famili Zingiberaceae, etnobotani, Tarakan. AbstractThe people who live in Tarakan City have a relationship with the surrounding plants as seen by various types of plants as basic ingredients for medicines, especially those from the Zingiberaceae. The method used in this research is the cruising method. The results of this study indicate that the Curcuma genus is the most widely found in all sub-districts in Tarakan City where there are quite a lot of residents' houses in each sub-district that plant these plants either by cultivation or growing wildly. Most people use the Curcuma genus as materials for making TBC medicine , gastric pain, stomachache, appetite enhancer, herbal medicine, herbs, and coloring.Keywords: Zingiberaceae family, ethnobotany, Tarakan.
PENGEMBANGAN MAJALAH BIOPEDIA BERDASARKAN PENELITIAN STUDI KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BELALANG (ORDO ORTHOPTERA) DI HUTAN PENELITIAN UNVERSITAS BORNEO TARAKAN Nurshakila Nurshakila; Nursia Nursia; Fatmawati Fatmawati
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2536

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pada produk majalah biopedia sebagai sumber belajar bagi siswa SMA pada materi invertebrata kelas insekta. Jenis penelitian ini adalah Research and Developmen (RD) dengan desain penelitian model Borg and Gall (1983). Adapun langkah- langkah model Borg and Gall (1983) yang digunakan pada penelitian ini yaitu dimulai dari penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba produk dan revisi produk. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan produk majalah mendapatkan nilai validasi dari ahli media dengan rata-rata 95% (sangat layak), ahli materi dengan rata-rata 92% (sangat layak), ahli bahasa dengan rata-rata 97,5% (sangat layak) dan ahli praktisi dengan rata-rata 94% (sangat layak). Penelitian uji coba produk dilakukan dengan uji coba terbatas dan jumlah sampel sebanyak 12 siswa kelas X di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan, hasil yang diperoleh rata-rata 89% (sangat layak). Dari hasil validasi dan uji coba produk respon siswa di peroleh nilai rata-rata 92,5%. Sehingga majalah biopedia yang berjudul “keanekaragaman hayati belalang orthoptera di hutan penelitian Universitas Borneo Tarakan” sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa. Kata kunciHutan Penelitian Universitas Borneo Tarakan, Ordo orthoptera, Majalah AbstractThis study aims to determine the feasibility of the product of the biopedia magazine as a learning resource for high school students in the invertebrate class of insects. This type of research is Research and Development (RD) with a research design model of Borg and Gall (1983). The steps of the Borg and Gall (1983) model used in this research are starting from research and initial data collection, planning, initial product development, product testing and product revision. Data analysis used descriptive qualitative and quantitative approaches. The results of magazine product development get validation scores from media experts with an average of 95% (very decent), material experts with an average of 92% (very decent), linguists with an average of 97.5% (very decent) and experts practitioners with an average of 94% (very decent). The product trial research was conducted with a limited trial and the number of samples was 12 students of class X at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan, the results obtained were an average of 89% (very feasible). From the results of the validation and testing of student response products, an average value of 92.5% was obtained. So the biopedia magazine entitled "Biodiversity of Orthoptera grasshoppers in the research forest of the University of Borneo Tarakan" is very suitable to be used as a source of student learning. KeywordsResearch Forest, University of Borneo Tarakan, Order of Orthoptera, Magazine
PENGENALAN ISU SOSIAL SAINS MATERI ZAT ADITIF PADA SISWA MELALUI KOMIK DIGITAL BERBASIS PLATFORM INSTAGRAM Nurlia Haerunisa; Fadhlan Muchlas Abrori; Fitri Wijarini
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v3i2.2537

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Komik Digital berbasis Platform Instagram pada materi zat aditif pada makanan untuk siswa kelas VIII SMPN 2 Tarakan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan metode DBR (Design Based Research ) model Reeves . Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN 2 Tarakan yang berjumlah 29 siswa. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket penilaian ahli media, ahli materi, angket repon guru dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komik digital berbasis platform Instagram pada materi zat aditif pada makanan berdasarkan penilaian ahli media meperoleh hasil rata-rata skor sesbesar 80 % ( Kategori Layak ), penilaain ahli materi memperoleh hasil rata-rata skor sebesar 82,5 % ( Kategori Sangat Layak), respon ngket guru memperoleh hasil rata-rata 89 % ( kategori sangat layak ) , respon siswa berdasarkan hasil uji coba skala kecil 88,9 % ( kategori sangat layak ), dan respon siswa berdasarkan hasil uji coba skala besar memperoleh rata-rata skor sebesar 95,3 % (kategori sangat layak).Kata kunciKomik Digital, Isu Sosial Sains, Platform Instagram, Zat Aditif
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN AIR TAWAR DI SUNGAI RAWAS DESA LAWANG AGUNG, MUARA RUPIT, MUSI RAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN Eni Yusnaini; Yunita Wardianti; Destien Atmi Arisandy
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2544

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ikan, indeks keanekaragaman dan faktor abiotik di sungai Rawas Desa Lawang Agung Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi sumatera Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan menangkap langsung sampel yang ada di lokasi yang telah ditentukan yang terdiri dari tiga stasiun, yaitu stasiun 1 (hulu), stasiun 2 (tengah), dan stasiun 3 (hilir). Penangkapan ikan dilakukan dengan cara memancing, menjala, dan menggunakan bubu. Memancing dan menjala dilakukan pada pagi hingga sore hari, sedangkan pemasangan bubu dilakukan pada sore hari dan diangkat kembali pada pagi hari. Analisis data dilakukan dengan menghitung indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 spesies ikan yang terdiri dari 8 famili dan berjumlah 131 ekor ikan. Famili yang paling banyak ditemukan ialah famili  Cyprinidae. Indeks keanekaragaman pada stasiun 1 yaitu 1,74; stasiun 2 yaitu 2,16; dan stasiun 3 yaitu 2,09 yang termasuk dalam kategori sedang. Indeks kemerataan pada stasiun 1 yaitu 1,0; stasiun 2 yaitu 0.98; dan stasiun 3 yaitu 1,0 yang termasuk dalam kategori tinggi. Indeks dominansi pada stasiun 1 yaitu 0,13; stasiun 2 yaitu 0,14; dan stasiun 3 yaitu 0,15 yang termasuk dalam kategori rendah. Faktor abiotik di Sungai rawas yaitu suhu udara berkisar 260C-300C, pH air berkisar 6-7, dan kejernihan air termasuk dalam kondisi keruh. Kata kunci: Ikan, keanekaragaman, sungai rawas  AbstractThis study aims to determine the type of fish, diversity index and abiotic factors in the Rawas River, Lawang Agung Village, Muara Rupit District, North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. Data collection was carried out by directly capturing samples at a predetermined location consisting of three stations, namely station 1 (upstream), station 2 (middle), and station 3 (downstream). Fishing is done by fishing, netting, and using traps. Fishing and netting are carried out in the morning until late in the evening, while the traps are installed in the afternoon and raised again in the morning. Data analysis was carried out by calculating the diversity index, evenness index, and dominance index. The results showed that there were 11 species of fish consisting of 8 families and totaling 131 fish. The most commonly found family is the Cyprinidae family. The diversity index at station 1 is 1.74; station 2 which is 2.16; and station 3 which is 2.09 which is included in the medium category. The evenness index at station 1 is 1.0; station 2 is 0.98; and station 3 which is 1.0 which is included in the high category. The dominance index at station 1 is 0.13; station 2 which is 0.14; and station 3 which is 0.15 which is included in the low category. The abiotic factors in the Rawas River are air temperature ranging from 260C-300C, water pH ranging from 6-7, and water clarity including cloudy conditions. Keywords : Fish, diversity, Rawas river 
TREN TOPIK ARTIKEL ILMIAH MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN YANG DIPUBLIKASIKAN TAHUN 2015-2021 Nur Mulya Astuti; Fadhlan Muchlas Abrori; Zulfadli Zulfadli
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2545

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren topik artikel ilmiah Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan yang dipublikasikan tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian Studi Pustaka (Library Research). Subjek dalam penelitian ini adalah artikel ilmiah Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan yang dipublikasikan tahun 2015-2021. Kategori yang dilihat adalah topik penelitian, tahun publikasi, jurnal publikasi, pendekatan dan jenis penelitian. Artikel ilmiah yang terkumpul berdasarkan data yang dipublikasikan di jurnal publikasi yaitu 53 dokumen artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tren topik artikel ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi UBT adalah terkait Media, Bahan ajar, Sumber Belajar dengan persentase rata-rata 18.9%, Etnobiologi dengan persentase rata-rata 17.0%, dan Strategi pembelajaran Pengajaran dengan persentase rata-rata 15.1%. Selanjutnya, pendekatan yang paling banyak digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan nilai persentase 38% dan jenis penelitian Survei. Publikasi artikel ilmiah yang tertinggi dalam enam tahun terakhir (2015-2021) berada pada tahun 2019. Sedangkan, untuk distribusi jurnal publikasi yang memuat karya ilmiah Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan, terdapat 12 jurnal publikasi yang dipilih oleh mahasiswa untuk menerbitkan karya ilmiahnya. Kata kunciIdentifikasi, Tren topik, Artikel Ilmiah AbstractThis study aims to identify trends in the topic of scientific articles by students of the Biology Education Study Program at the University of Borneo Tarakan which were published in 2015-2021. This research uses a qualitative approach with the type of library research. The subject of this research is a scientific article by students of the Biology Education Study Program at the University of Borneo Tarakan which was published in 2015-2021. The categories seen are research topics, year of publication, journal of publication, approach and type of research. The scientific articles collected are based on data published in published journals, namely 53 scientific article documents. The results showed that the trend of scientific article topics for Biology Education Students at UBT was related to Media, Teaching Materials, Learning Resources with an average percentage of 18.9%, Ethnobiology with an average percentage of 17.0%, and Learning Teaching Strategies with an average percentage of 15.1%. Furthermore, the most widely used approach is the quantitative approach with a percentage value of 38% and the type of research is Survey. The highest publication of scientific articles in the last six years (2015-2021) was in 2019. Meanwhile, for the distribution of publication journals containing scientific papers on Biology Education at the University of Borneo Tarakan, there were 12 publication journals selected by students to publish their scientific works.Keywords Identification, Topic Trends, Scientific Articles
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA KELAS X DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN NOSLiT Kamelia Kamelia; Ibrahim Ibrahim; Aidil Adhani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2546

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa kelas X masa pandemi covid-19 pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Tarakan menggunakan NOSLiT. Metode penelitian menggunakan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa SMA Negeri 1 Tarakan kelas X MIPA dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil tes NOSLiT dalam bentuk pilihan ganda dan benar-salah. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata persentase kemampuan literasi sains siswa sebesar 46,11% dari 110 siswa. Kemampuan literasi sains pada indikator penamaan ilmiah dengan nilai persentase 38,70%, pada indikator kemampuan keterampilan proses dengan nilai persentase 32,27%, pada indikator kaidah bukti saintifik dengan nilai persentase 61,69%, pada indikator postulat sains dengan nilai persentase 55%, pada indikator disposisi ilmiah dengan nilai persentase 51,27% dan pada indikator miskonsepsi utama tentang sains dengan nilai persentase 37,73%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat diketahui bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Tarakan tergolong rendah dengan nilai rata-rata persentase sebesar 46,11%. Kata Kunci:Analisis, Literasi sains, NOSLiTAbstractThis study aimed to analyze the scientific literacy skills of the tenth grade students during the Covid-19 pandemic in Biology subject at the SMA Negeri 1 Tarakan using NOSLiT. The research used a qualitative description method. The research subjects were the tenth grade MIPA students of the SMA Negeri I Tarakan, determined through a purposive sampling techmque. The data obtained from the results of the NOSLiT test was in the form of multiple choice and true-false. The results showed that the average percentage of students' scientific literacy skills was 46.11% of 110 students. Scientific literacy ability on the scientific naming indicator with a percentage value of 38.70%, on the process skill ability indicator with a percentage value of 32.27%, on the scientific evidence rule indicator with a percentage value of 61.69%, on the science postulate indicator with a percentage value of 55% , on the scientific disposition indicator with a percentage value of 51.27%, and on the main misconceptions about science indicator with a percentage value of 37.73%. Based on the results, it could be seen that the scientific literacy ability ofthe students was low with an average percentage value of 46.11%.Keywords:Analysis, scientific literacy, NOSLiT
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PENGURAI SULFIDA DARI LUMPUR MANGROVE HUTAN LINDUNG ANGKE KAPUK Eni Lestari; Dedy Darnaedi; Safendrri Komara Ragamustari
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v1i1.2533

Abstract

AbstrakMangrove memiliki mikroorganisme salah satunya bakteri. Lumpur mangrove memiliki kandungan hidrogen sulfida. Bakteri aerobik memetabolisme hidrogen sulfida ini menjadi senyawa sulfat. Isolasi menggunakan medium Thiosulfat Mineral Medium. Isolat yang diamati secara makroskopis. Isolat dipilih dari hasil pengamatan mikroskopik, uji katalase dan uji motilitas. Isolat diuji juga kinerja penurunan sulfida. Isolat dengan kinerja penurunan sulfida terbaik dilanjutkan untuk uji sekuensing 16S rRNA. Hasil sekuensing menunjukkan isolat dari lumpur mangrove yang memiliki kinerja penurunan sulfida terbaik dengan nilai 30,58% adalah bakteri spesies Bacillus aryabhattaiKata kunci : mangrove, sulfida,bakteri, aerobik, BacillusAbstractMangroves have a diversity of microorganisms, one  of which is bacteria. Mangrove mud contains hydrogen sulfide. Aerobic bacteria metabolize this hydrogen sulfide to sulfate compounds. Isolation used thiosulfate mineral medium. The growing isolates observed macroscopically. Selected isolates from microscopic observation, catalase test and motility test. The isolates also tested for their sulfide reduction performance. The isolates with the best sulfide reduction performance continued for 16S rRNA sequencing assay. The best sulfide reduction performance is 30,58% and the bacteria species based result sequencing is Bacillus aryabhattai Keywords: mangrove, sulfide, bacteria, aerobic, Bacillus 
INVENTARISASI PENGOLAHAN TUMBUHAN OBAT DI KECAMATAN LUBUKLINGGAU UTARA I M. Furqon Arif; Merti Triyanti; Mareta Widiya
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2840

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui cara pengolahan tumbuhan obat di Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi tumbuhan obat. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif yaitu data hasil wawancara dikelompokkan. Hasil penelitian ditemukana 202 jenis tumbuhan obat yang terdiridari 26 famili. Sementara itu untuk pengolahannya ditemukan 8 teknik pengolahan tumbuhan obatKata kunci Inventarisasi, Tumbuhan Obat, cara pengolahan                                                             AbstractThis study aims to determine the way of utilization of medicinal plants in the District of North Lubuklinggau I. The date collection techniques were observation, interviews and documentation of medicinal plants. The date analysis technique used a qualitive descriptive technique, namely the date from interviews. The results of the study found 202 types of medicinal plants consisting of 26 families. In addition, for the utilization researchers found 8 ways to use the medicinal plants. Keywords Inventory, Medicinal Plants, utilization

Page 5 of 10 | Total Record : 95