cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
Penyuluhan Hidup Sehat Cegah Kejadian Diabetes Melitus Di Lapas Kelas II B Padangsidimpuan Hidayah, Arinil; Antoni, Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolic menahun akibat penkreas tidak tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efekstif. Insunlin adalah hormone yang mengatur keseimbangan kadar gula darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia). Penderita diabetes mellitus seharusnya menerapkan pola makan seimbang untuk menyesuaikan kebutuhan glukosa sesuai dengan kebutuhan tubuh melalui pola makan sehat. Suyono (2002) menyebutkan bahwa dalam rangkapengendalian kadar glukosa darah 86,2%penderita DM mematuhi pola diet diabetes mellitus yang diajurkan, namun secara faktual jumlah penderita diabetes mellitus yang disiplin menerapkan program diet hanya berkisar 23,9%. Hal ini menjadi salah satu faktor risiko memperberat terjadinya gangguan metabolisme tubuh sehingga berdampak terhadap keberlangsungan hidup penderita diabetes mellitus. Maka berdasarkan permasalahan diatas, kami bermaksud untuk mengadakan pengabdian masyarakat berupa Penyuluhan tentang Hidup Sehat Cegah Komplikasi Diabetes Melitus pada Penderita Diabetes Melitus sebagai salah satu upaya mencegah kejadian komplikasi. Antusias masyarakat penghuni lapas sangat bagus, dan mereka merasakan manfaat dari penyuluhan dengan meningkatnya pengetahuan mereka terkait pencegahan diabetes mellitus dengan pola hidup sehat.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA KELOMPOK USIA DEWASA MADYA DI PERUMAHAN SABUNGAN INDAH KELURAHAN SABUNGAN JAE KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN HUTAIMBARU Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.512

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah suatu kondisi terjadi pengurangan aliran darah ke jantung secara mendadak. Beberapa gejala dari sindrom ini adalah tekanan di dada seperti serangan jantung, sesak saat sedang beristirahat atau melakukan aktivitas fisik ringan, keringat yang berlebihan secara tiba-tiba (diaforesis), muntah, mual, nyeri di bagian tubuh lain seperti lengan kiri atau rahang, dan jantung yang berhenti mendadak (cardiac arrest). Umumnya mengenai klien usia 30 tahun ke atas walau pada saat ini terdapat kecenderungan mengenai usia lebih muda. Metode penyuluhan yang digunakan ialah metode promosi kelompok yaitu pada kelompok usia 30 tahun ke atas. Tujuan dari penyuluhan kesehatan masyarakat yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penyakit jantung koroner, gejala-gejala dan cara untuk mencegah terkena penyakit jantung koroner serta cara untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan yang baik. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang penyakit jantung coroner, terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang sebelum mengikuti pendidikan kesehatan tidak tahu tentang penyakit jantung coroner, sekarang sudah lebih paham tentang defenisi, tanda dan gejala serta tindakan pencegahan yang dapat dilakukan.
Pemberian Jus Mentimun untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Manunggang Jae Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Daulay, Nanda Masraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of hypertension has increased over the past few decades and has become a major health problem because awareness of treatment and hypertension control levels is still very low (Li Y, Yang L et al, 2017). In principle, there are two types of therapy that can be done to treat hypertension, namely pharmacological and non-pharmacological therapies. One of the non-pharmacological therapies is the provision of cucumber juice which can lower blood pressure (Tjiptaningrum & Erhadestria, 2016). The demonstration of cucumber juice is aimed at lowering the blood pressure of hypertensive sufferers and training people in lowering blood pressure in a non-pharmacological way, namely giving cucumber juice independently at home. The activities carried out consisted of measuring blood pressure, demonstration of cucumber juice making, and health education about the benefits of cucumber in reducing blood pressure. The number of participants was 25 people with hypertension. The results of this activity found that 20 people (80%) with hypertension experienced a decrease in blood pressure. The community seemed enthusiastic and able to practice making cucumber juice. PKM on demonstration of non-pharmacological therapy to lower blood pressure can be carried out routinely with different types of complementary therapies such as herbal therapy in lowering blood pressure.
PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA HURABA KECAMATAN BATANG ANGKOLA KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2020: Hypertension, Elderly, Lifestyle Nasution, Lisna Khairani; Rambe, Norma Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension can be defined as persistent blood pressure where the systolic pressure is above 140 mmHg and the diastolic pressure is above 90 mmHg. Hypertension is said to be mild if the diastolic pressure is between 95-104 mmHg, moderate hypertension if the diastolic pressure is between 105 and 114 mmHg and severe hypertension when the diastolic pressure is 115 mmHg or more. This division is based on an increase in diastolic pressure because it is considered more serious than an increase in systolic (Padila, 2013). The wrong diet is one of the risk factors that increase hypertension. Junk food is a major contributor to hypertension. Excess fat intake causes fat levels in the body to increase, especially cholesterol which causes weight gain so that blood volume experiences a greater increase in pressure. Excess sodium intake will increase extracellular causing blood volume which has an impact on the onset of hypertension. Lack of consuming food sources containing potassium causes the amount of sodium to accumulate and will increase the risk of hypertension (Junaedi, et al. 2013).Benteng Huraba Village is one of the villages in Batang Angkola sub-district, South Tapanuli district which has a fairly large number of elderly, the purpose of community service is to provide information to the community, especially the elderly regarding knowledge about hypertension disease counseling in the elderly in Huraba village, Batang Angkola district South Tapanuli with 42 elderly people. The results of this community service were enthusiastically received by the elderly in Benteng Huraba Village as seen from the many elderly who asked about information about the dangers of hypertension and its causes, where the habit of drinking coffee increases the risk of hypertension, but it depends on the frequency of daily consumption. Drinking coffee and smoking can stimulate constriction of blood vessels so that it can increase blood pressure.Knowledge about the importance of knowing the dangers of hypertension is very useful for the community, especially the elderly in Huraba Village, Batang Angkola District, with this knowledge, it is hoped that it will change the wrong lifestyle, change unhealthy habits and family members are expected to be able to maintain diet so that the elderly live healthier.
Daya Beli Masyarakat Kota Padangsidimpuan Terhadap Produk Koperasi Agrina Parsalakan nasution, nazaruddin; Azhar, Intan Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i2.466

Abstract

Salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan tinggi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Setiap dosen memiliki kewajiban untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membagikan ilmu yang dimiliki untuk menunjang kemajuan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kegiatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk. Meningkatkan “Daya Beli Masyarakat Kota Padangsidimpuan Terhadap Produk Koperasi Agrina Parsalakan” Kegiatan pengabdian ini juga sejalan dengan program pemerintah yang mendorong kemajuan usaha kecil dan menengah. Program pengabdian ini dilaksanakan selama 1 hari (5Agustus 2020). Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan bagaimana cara meningkatkan daya beli masyarakat kota Padangsidimpuan terhadap produk Koperasi Agrina Parsalakan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan. Untuk kegiatan pengabdian berikutnya diharapkan dapat memberikan pelatihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pelaku industri kecil dan menengah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kwalitas dari hasil produksi semakin tinggi juga daya beli masyarakat terhadap produk dari Koperasi Agrina Parsalakan. One of the components in the Tridharma of Higher Education is carrying out community service activities. Every lecturer has an obligation to carry out community service which aims to share the knowledge possessed to support the progress of society. Implementation of community service in this activity. This research aims to. Increasing the "Purchasing Power of the People of Padangsidimpuan City towards Agrina Parsalakan Cooperative Products" This service activity is also in line with government programs that encourage the progress of small and medium enterprises. This service program is carried out for 1 day (August 5, 2020). The method used is to provide training on how to increase the purchasing power of the people of the city of Padangsidimpuan towards the products of the Agrina Parsalakan Cooperative. The results of this service showed that the participants were very enthusiastic in participating in the training. For the next service activity, it is expected to provide continuous training to improve the ability of small and medium industry players in carrying out financial management. It can be concluded that the higher the quality of the production, the higher the purchasing power of the people towards the products of the Agrina Parsalakan Cooperative.
Edukasi Kesehatan Tentang Menstruasi dan Permasalahannya Di SMA N 5 Padangsidimpuan Tahun 2021 Batubara, Rini Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.529

Abstract

Topik terkait menstruasi masih dianggap sebagai hal yang tabu dan memiliki stigma negatif dan seringkali sulit untuk mempraktikkan kebersihan menstruasi yang optimal bagi remaja dan orang dewasa di berbagai negara dan wilayah. Pendidikan mengenai kesehatan terutama sistem reproduksi, sangat perlu untuk diperhatikan oleh segenap kalangan, termasuk para orang tua maupun remaja itu sendiri. Pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi sering berpengaruh terhadap masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi remaja. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan siswi terkait dengan menstruasi, gangguan menstruasi, siklus menstruasi, perawatan genitalia saat menstruasi, pemeliharaan personal hygiene, serta meningkatkan motivasi siswi dalam menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi. kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan pada remaja putri di SMA N 5 kota Padangsidimpuan Sumatera Utara. Jumlah siswa yang mengikuti acara yaitu sekitar 50 orang. Waktu pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 2 jam pada hari Jum’at 19 November 2021 pukul 10.00 - 12.00 WIB. Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan kesehatan dan demonstrasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dengan menggunakan slide power point. Hasil kegiatan pemberian informasi terkait menstruasi dan permasalahannya sebagai salah satu perawatan kesehatan reproduksi pada siswi SMA N 5 berhasil dilaksanakan. Disarankan agar legiatan pemberian informasi terkait menstruasi dan permasalahnnya sebagai salah satu perawatan kesehatan reproduksi pada remaja dapat dilakukan secara berkala dengan frekuensi yang lebih sering dan jangkauan penyebaran informasinya juga dapat diperluas sehingga mencakup seluruh lapisan masyarakat agar remaja dan masyarakat lebih mengetahui dan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Latihan Otot Progresif Untuk Keletihan Pada Penderita Diabetes Melitus Antoni, Adi; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a degenerative disease whose number is increasing every year. This disease must be experienced for life and can cause various problems including fatigue. Puskesmas Labuhan Rasoki is one of the Aufa Royhan Health School areas who have diabetes sufferers. The purpose of this service is to help people who suffer from diabetes manage the fatigue they experience. The method used was counseling to 28 diabetics by providing progressive muscle relaxation exercises. In addition, demonstrations and redemonstrations related to this exercise were also provided. After being given a demonstration of progressive muscle relaxation, the participants were very enthusiastic and happy because there are cost-effective alternative methods for managing fatigue in diabetics.
STIMULASI TUMBUH KEMBANG BAYI DAN BALITA DENGAN PIJAT BAYI DI DESA SIMASOM KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN ANGKOLA JULU TAHUN 2020 Apripan, Rika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.373

Abstract

Promosi kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebiajakan publik yang berwawasan kesehatan. Kegiatan promosi kesehatan yang diselenggarakan mencakup diantaranya penyebarluasan informasi termasuk penyuluhan kesehatan. Pijat bayi adalah sentuhan tangan manusia yang merupakan salah satu alat yang sangat efektif dalam menghilangkan sakit pada tubuh yang dilakukan pada bayi berusia 6-12 bulan pertama. Dewasa ini para pakar telah dapat membuktikan secara ilmiah tentang manfaat pijat bayi,antara lain, meningkatkan berat badan, membina ikatan kasih saying orang tua dan anak, meningkatkan produksi ASI, membantu mudah tidur, mengurangi kolik (nyeri perut). Orang tua yang memijat anaknya dapat merangsang perkembangan koneksi antara sel – sel saraf otak bayi yang akan membentuk dasar untuk berfikir, merasakan dan belajar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stimulasi pertumbuhan daan perkembangan bayi balita dengan pijat bayi serta bagaimana cara melakukan pijat bayi dengan teknik yang benar. Bahan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini brosur atau selebaran yang berisi tehnik melakukan pijat bayi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pemberian promosi kesehatan tentang pijat bayi dan mempraktekkan tata laksana pijat bayi. Dengan Pengabdian ini ibu lebih paham manfaat pijat bayi tidak sekedar memijat bayi saat sakit saja. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para ibu memahami dan mampu mempraktekkan cara melakukan pijat bayi sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan. Evaluasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melakukan redemonstrasi para peserta secara langsung.
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA MANUNGGANG JAE KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2021: DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) ]Nurhanifah Siregar, Rahmah Juliani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kanker di Indonesia dan di dunia merupakan penyakit tidak menular. Menurut data WHO tahun 2013, insiden kanker meningkat dari 12,7 juta kasus tahun 2008 menjadi 14,1 juta kasus tahun 2012. Sedangkan jumlah kematian meningkat dari 7,6 juta orang tahun 2008 menjadi 8,2 juta pada tahun 2012. Kanker menjadi penyebab kematian nomor 2 di dunia sebesar 13 % setelah penyakit kardiovaskular. Diperkirakan pada tahun 2030 insiden kanker dapat mencapai 26 juta orang dan 17 juta diantara nya meninggal akibat kanker, terlebih untuk Negara miskin dan berkembang kejadiannya akan lebih cepat. Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi.Kanker payudara memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Salah satu upaya yang tepat dalam melakukan pendeteksian secara dini terhadap kelainan-kelainan pada payudara terutama kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pencegahan ini menjadi intervensi deteksi dini yang paling memungkinkan dan memiliki banyak keuntungan diantaranya mudah dan praktis. Hasil dari kegiatan pengabdian ini di lanjutkan dengan memberikan evaluasi kepada audien. Terdapat 3 pertanyaan yang di berikan kepada peserta dan peserta mampu mengetahui dan mampu menjawab pertanyaan tersebut dan peserta telah bisa melakukan kegiatan pemeriksaan payudara sendiri sebagai cara untuk deteksi awal kanker payudara.Hanya saja ibu masih kesulitan dengan istilah-istilah yang baru bagi mereka. Kata kunci : Kanker Payudara, Sadari
PENYULUHAN KESEHATAN KB (KELUARGA BERENCANA) PADA USIA PRODUKTIF DI LINGKUNGAN I DESA SIMIRIK KOTA PADANGSIDIMPUAN mei, adelina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang utama bagi wanita. Keluarga Berencana adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Usia produktif perempuan pada umumnya adalah 15-49 tahun. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur ini lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau cara KB Tujuan pengabdian untuk Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran usia produktif tentang KB (keluarga berencana). Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan kesehtan tentang KB (keluarga berencana). Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik oleh usia produktif , kegiatan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan kesehtan tentang KB (Keluarga Berencana) . Hal ini dibuktikan dengan antusias usia produktif menjalankan kegiatan dengan teratur dan tertib juga mendengarkan penyuluhan tentang KB (Keluarga Berencana) menempel spanduk dan foto bersama oleh panitia kegiatan dan usia produktif. Family Planning (KB) is one of the main preventive health services for women. Family Planning is an action that helps married couples to avoid unwanted births, regulate birth spacing, and determine the number of children in the family. The productive age of women in general is 15-49 years. Therefore, women or couples of childbearing age are prioritized to use contraception or family planning methods. The purpose of service is to increase knowledge and awareness of productive age about family planning (KB). The form of activity carried out is health counseling about family planning (KB). The counseling activities carried out went well for the productive age, the activities seemed enthusiastic in participating in the health counseling activities on family planning (KB) . This is evidenced by the enthusiasm of productive age in carrying out activities in an orderly and orderly manner as well as listening to counseling about KB (Family Planning) sticking banners and taking photos together by the activity committee and productive age.