cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
jurnal.cmh@ciptamediaharmoni.id
Phone
+6282111111864
Journal Mail Official
jurnal.ptk@ciptamediaharmoni.id
Editorial Address
Jl Anggrek B15, Kediri, Jawa Timur
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PTK: Jurnal Tindakan Kelas
Published by Cipta Media Harmoni
ISSN : 27471977     EISSN : 27471969     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal PTK merupakan jurnal berbasis Penelitian yang berfokus pada bidang keilmuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Model Pendidikan Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Praktek Mengajar Pembelajaran .Jurnal PTK dikelola oleh Penerbit Cipta Media Harmoni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis melalui Model Problem Based Learning Meilina Cahya Prima Sari; Mahmudi Mahmudi; Kristinawati Kristinawati; Helti Lygia Mampouw
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.242

Abstract

Rendahnya kemampuan representasi matematis siswa perlu diatasi dengan menerapkan pembelajaran yang tepat karena berkaitan dengan kemampuan siswa mengungkapkan pemahaman konsep matematika dengan berbagai cara. Melalui penelitian tindakan kelas kolaboratif ini, peneliti melakukan tindakan konkrit untuk meningkatkan kemampuan representasi dan hasil belajar siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama melalui model Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian sebanyak 31 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui wawancara, catatan lapangan, lembar observasi, dan tes, dengan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan model PBL dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis, dimana kemampuan representasi visual meningkat dari 67% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II, kemampuan representasi verbal meningkat dari 65% menjadi 83%, dan kemampuan representasi simbolik meningkat dari 59% menjadi 79%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan rata-rata pada siklus I yaitu 63 meningkat menjadi 81 pada siklus II, dengan tingkat ketuntasan 81%. Jadi, kesimpulannya adalah model PBL dapat meningkatkan kemampuan representasi matematis dan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Diva Ananta Pratiwi; Elyani Ami; Yenny Anwar
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.246

Abstract

Masalah yang mendasari dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mendukung hasil belajar peserta didik. Model pembelajaran yang digunakan dalam  penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik serta pengaruh pemberian variasi media pembelajaran terhadap hasil belajar pada materi bioteknologi di kelas X.10 SMA Negeri 1 Palembang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan soal pilihan ganda sebagai instrumennya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan penyajian data dan deskripsi yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dan pemberian variasi media pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi bioteknologi di kelas X.10 SMA Negeri 1 Palembang.
Pengembangan Pembelajaran Scientific dengan Strategi eL-WTF untuk Mempertahankan Motivasi Belajar Biologi Siswa Siti Rahmalaili
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.259

Abstract

ejak ditetapkannya Covid-19 sebagai Pandemik di tanah air telah membawa berbagai dampak yang di berbagai sektor kehidupan, termasuk di sektor pendidikan.    Diantara dampak yang menjadi perhatian akibat pandemi Covid-19, yaitu penurunan motivasi belajar dan loss learning. Penelitian ini bertujuan untuk mempertahankan motivasi belajar siswa kelas XII pada pembelajaran scientific dengan strategi eL-WTF, serta mencegah terjadinya loss learning. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan desain model DPE. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Bayan. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas XII jurusan MIPA/IPS SMAN 1 Bayan tahun pelajaran 2020/2021 dan dokumen kurikulum serta materi Biologi. Metode pengumpulan data melalui observasi, angket, dan tes. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan dilengkapi dengan narasi kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan namun tidak signifikan, dari 34 % (before) menjadi 35% (after), bahkan ada peningkatan hasil belajar berupa pengumpulan laporan dan video hasil percobaan. Peningkatan ini disebabkan metode pembelajaran yang responsif terhadap perkembangan zaman dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat pembelajaran. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Scientifik dengan strategi eL-WTF efektif dan layak dijadikan sebagai model dan strategi alternative dalam pembelajaran biologi secara daring.
Penggunaan Metode Probing Prompting dengan Media Flashcard untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Rini Setyaning Tyas; Guntur Cahyono
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.260

Abstract

Penelitian ini fokus mengkaji mengenai salah satu alternatif yang bisa meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah secara individual peserta didik mendapat nilai di atas KKM yaitu 70 atau ketuntasan secara klasikal peserta didik di kelas mencapai 85%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menggunakan metode Probing Prompting dengan memanfaatkan media Flashcard dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik mata pelajaran SKI materi Khulafaur Rasyidin siswa kelas VII MTs Al Manar Tengaran Tahun Ajaran 2022/2023. Hasil ini terlihat dari 28 peserta didik sebelum diterapkannya metode Probing Prompting   dengan media Flashcard yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 16 peserta didik atau 57,14% dengan rata-rata 64,85. Kemudian setelah diterapkannya Probing Prompting   dengan media Flashcard pada pembelajaran siklus I, jumlah peserta didik yang mencapai KKM sebanyak 81 atau 64,29% dengan nilai rata-rata 67,28. Hasil ini mengalami peningkatan sebesar 25%. Pada siklus II peserta didik yang mencapai KKM sebanyak 24 atau 85,71% dengan nilai rata-rata peserta didik yang tuntas yakni 76,83.
Improving Writing Skill in Narrative Text of The First Grader of MA Al-Mahrusiyah Lirboyo by Using Gallery Walk Strategy Maulidiyyatul Uswah
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujauan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa Kelas X MA Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri dalam menulis teks naratif menggunakan metode Gallery Walk Strategy. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam satu siklus. Prosedur penelitian terdiri dari studi pendahuluan, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan lembar observasi, catatan lapangan, tes tulis dan rubrik penilaian sebagai instrumen. Prosedur yang digunakan dalam menerapkan Gallery Walk Strategy ke dalam tulisan terdiri dari mengamati, mengasosiasi, mendiskusikan, menyusun, merevisi, dan menerbitkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gallery Walk Strategy dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa. Minat siswa dalam menulis meningkat setelah diterapkannya strategi gallery walk oleh interpreter persentase pencapaian siswa dalam menulis teks naratif. Persentase siswa yang memperoleh nilai ≥75 sebanyak 46,4% (15 siswa) dengan nilai rata-rata 73,9. Namun meningkat pada post test (siklus) siswa yang mendapat nilai ≥75 sebanyak 100% (28 siswa) dengan nilai rata-rata siswa 81,5. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan menulis siswa dapat ditingkatkan melalui Gallery Walk Strategy. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan Gallery Walk Strategy dalam mengajar menulis.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Surakarta Muhammad Aditya Wisnu Wardana; Dara Panca Indra; Chafit Ulya
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena yang terjadi dalam penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 1 Surakarta, SMP Negeri 4 Surakarta, dan SMP Kristen 1 Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif dengan melibatkan 85 responden siswa kelas VII dan VIII melalui pengisian kuesioner dan observasi. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa permasalahan, termasuk persepsi siswa yang merasa bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran yang mudah sehingga membuat minat siswa menurun, kurangnya interaktifitas media pembelajaran, pembelajaran yang monoton, keterbatasan guru dalam penggunaan teknologi informasi, dan fasilitas pendukung pembelajaran yang kurang memadai. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya peningkatan inovasi dan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih interaktif, penggunaan metode yang menarik, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Selain itu, pembenahan fasilitas pendukung pembelajaran juga perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia.
Meningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dengan Model Pembelajaran Core Siswa Sekolah Menengah Muhammad Haris Hajriyanto; Diar Veny Rahayu; Supratman Supratman
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya rasa ingin tahu dari siswa dan daya kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah. Oleh karena itu akan dilaksanakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dengan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kalipucang pada materi segi empat. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes evaluasi kemampuan berfikir kreatif siswa. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan peningkatan dari siklus I ke siklus II, dimana pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa adalah 59,94 termasuk dalam kriteria cukup, dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 83.33 termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil nilai rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa dari siklus I ke siklus II meningkat. Dalam pembelajaran siswa mengikuti instruksi, bersemangat dan aktif dalam berdiskusi sehingga penelitian ini dikatakan berhasil.
Pengaplikasian Pembelajaran Model Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Pembelajaran Siswa Indra Gunawan; Iwan Ramadhan; Tri Wijaya; Imran Imran
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksperimen penerapan model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pada kelas X F SMA Negeri 1 Pontianak. Permasalahan penelitian ini adalah secara visual aktivitas pembelajaran di kelas masih kurang baik, hal tersebut ditandai dengan hasil asesmen formatif ketika mengajar di kelas dengan menggunakan metode kontenporer dalam menjelaskan materi dari awal sampai akhir. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) sebanyak 2 siklus. Siklus I menunjukkan hasil belajar siswa belum memenuhi target dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 37%. Melalui refleksi pada siklus I, peneliti melakukan perubahan dan perbaikan terhadap pelaksanaan pendekatan dan model pembelajaran. Siklus II dilaksanakan dengan tetap menggunakan model Jigsaw yang dimodifikasi. Hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan yang signifikan yaitu mencapai rata-rata ketuntasan belajar sebesar 81%. Peningkatan tersebut melebihi target yang ditetapkan (80%-89%), Hasil tersebut berarti bahwa penerapan pendekatan kooperatif dengan model Jigsaw efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Media Games Dadu dan Kahoot terhadap Hasil Belajar Dwi Puspitasari; Maria Ulfah; Iwan Ramadhan; Yohana Francisca Dina Rosa Wijayati
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.295

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada dasarnya untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah yakni menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan media offline (permainan dadu sejarah) dan media online (kuis kahoot). Permasalahan dalam penelitian ini ditemukan pada saat pelaksanaan observasi awal Praktik Pengalaman Lapangan 2 yang terlaksana di SMA Negeri 7 Pontianak kelas X.B. Pada awal pembelajaran teridentifikasi kasus, antara lain peserta didik tidak mendengarkan materi yang disampaikan guru, peserta didik terlihat banyak yang menguap ketika pembelajaran berlangsung, selain itu, hasil profiling melalui asesmen diagnostik dari 36 peserta didik hanya ada 2 anak yang menyukai pembelajaran sejarah. Dari permasalahan tersebut memberikan dampak pada keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran sejarah kurang aktif. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, untuk menghadapi kendala tersebut harus dapat menerapkan pembelajaran yang menarik, inovatif dan menyenangkan. Salah satu alternatif yang diterapkan dalam pembelajaran sejarah adalah dengan memadukan model dan media pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning sedangkan media yang digunakan adalah offline (permainan dadu) dan online (Kahoot). Perpaduan model dan media ini memiliki potensi menjadikan pembelajaran sejarah menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ihwan Zulkarnain
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/ptk.v4i1.298

Abstract

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dikarenakan pembelajaran yang masih berpusat pada guru membuat pola belajar peserta didik cenderung pasif dan kurangnya kreativitas dalam pemecahan masalah peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk esai sebanyak 10 soal. Teknik analisis data dilakukan dengan uji korelasi dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik SMK Putra Pelita Tenjolaya. Selain itu, nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik pada materi pokok Program Linear yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih besar dari nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Ekspositori.

Page 7 of 16 | Total Record : 160