Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora is the result of research on social theory, culture, education studies, and critical analysis studies of research in the socio-cultural field. The article contains the results of research and other scientific literature relating to sociology, sociology, and socio-cultural studies.
Articles
423 Documents
Nilai-Nilai Religi Dalam Sastra Lisan Dayak Keninjal
., Martono
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2010): Volume 1 Nomor 2 Edisi Oktober 2010
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v1i2.388
Religi suku Dayak Keninjal merupakan usaha masyarakat Dayak Keninjal untuk mencari hubungan dengan Tuhan. Mereka percaya bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan. Hidup mereka diatur oleh-Nya. Selain percaya kepada Tuhan. Mereka juga percaya kepada Sebayat yaitu roh nenek moyang suku Dayak Keninjal.
Pengaruh Status Sosial Siswa Terhadap Hasil Belajar Sosiologi Kelas X SMA
Al Hidayah, Riama
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 4, No 1 (2013): April 2013
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v4i1.22022
This research aimed to investigate the impact of social status on sociology learning outcomes in X SHS class. While research method used was a descriptive survey study form. Data collection tool that used was interviews, questionnaires and documentation. Data processing technique is to test the validity and reliability testing of the questionnaire, to see social status tested by percentage. While to look at the effect of social stastus tested through a simple linear regression with SPSS 17. Regression coefficient social status variables (X) is 0.75 x. This means that any increase in the social status of 1, then the learning outcomes will be increased by 0.75 and R2 value of 0.08, meaning that the influence of social status on learning outcomes was 0.8%.Key Words: Impact, Social Status, Learning Outcomes.
Penerapan Metode Problem Solving Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Singkawang
Halifah, Riza
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 5, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v5i2.22045
Masalah dalam penelitian tindakan kelas ini penerapan metode problem solving pada pelajaran Sosiologi untuk meningkatkan motivasi siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 1 Singkawang Tahun Ajaran 2012/2013. Banyak siswa yang mendapat nilai hasil belajar di bawah standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah bahwa dalam proses pembelajaran banyak siswa yang kurang aktif disebabkan siswa yang cenderung malas belajar karena banyak aktivitas dan kegiatan ekstrakurikuler serta input yang masuk ke kelas X IPS 1 banyak yang kurang prestasi hasil nilai belajarnya karena memang sudah tersaring dari nilai raport selama mereka di SMP, jadi nilai diatas standar masuk jurusan IPA selebihnya masuk jurusan IPS, Sosiologi juga dianggap mata pelajaran yang banyak menuntut siswa untuk membaca agar bisa memahami materi hal ini membuat siswa kurang termotivasi untuk mempelajarinya. Disamping itu metode pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi menjadi penyebab motivasi belajar siswa menjadi kurang akhirnya berimbas pada hasil belajar yang tidak signifikan.           Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah diterapkannya penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode problem solving. Prosedur pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan (refleksi awal, menyusun strategi pembelajaran, pembuatan RPP, menyiapkan media pembelajaran dan membuat lembar observasi), pelaksanaan tindakan yang mencakup langkah-langkah dari pelaksanaan metode problem solving, kegiatan observasi selama berlangsungnya proses pembelajaran di kelas, kegiatan refleksi dan membuat rencana lanjutan untuk penyempurnaan dalam perencanaan tindakan yang dilakukan sebelumnya.Dari hasil akhir diperoleh bahwa penerapan metode problem solving dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Kata Kunci: Problem Solving, Sosiologi, Motivasi Belajar.
PERANAN GURU SOSIOLOGI MEMBINA PERILAKU SISWA BERMASALAH DI KELAS XI IIS 4 SMAN 6 PONTIANAK
Ariadi, Dodi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 8, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v8i2.23857
Role of teacher as role model, motivator, and supervisor. 1) For example, the teacher of sociology is a figure that is mimicked and imitated by all the students who follow the lesson, therefore the teacher of sociology when teaching must show good behaviors that can inspire and motivate students who are learning. 2) As a motivator, a teacher should encourage students to learn earnestly, give warning to students, and instill discipline to students to be disciplined in class. In this case the role of teachers as a motivator in learning and motivated to behave well during the learning process took place. 3) Teachers as supervisors of course have the task to monitor and control the behavior of students with problems in order to continuously violate the rules of teaching and learning in the classroom. When the student's behavior deviates from the school rules then the student needs to be given advice and direction to avoid infringement. Keywords: Master's Role.
UPAYA ORANG TUA DALAM MENANGGULANGI PERILAKU MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS PADA REMAJA USIA SEKOLAH DI DESA SUNGAI BATANG
Edo Adrian
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 9, No 2 (2018): Edisi Oktober 2018
Publisher : Tanjungpura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v9i2.33218
The purpose of this study is to determine the efforts of parents through prevenif social and refresive control in tackling alcohol consumption behavior in school age adolescents in the Village River Batang. This research uses descriptive method with qualitative research bench. The source of this research data is school age children and parents of school aged children who consume liquor. The data collection tool in this study uses observation guides, interview guides, and documentation studies. The results of this research are (1) Parent effort done through preventive social control has been done, this is proved on the aspect of religious value planting, parents invite and send the children to do religious worship. In the guiding aspect, parents call their son to go home late and the parents advise their children not to come home late, and on the prohibition aspect, parents forbid their children to go out for the night. (2) Parental efforts made through refresive social control have been done as evidenced through the aspect of the reprimand members, the parents of the reprimand and warning the child to leave early and on the punishment aspect, the parent gives punishment to the child consuming the liquor both the punishment psychological as well as physical punishment such as a slap.
ANALISIS UPAYA GURU DALAM MEMOTIVASI SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS2
Berry Berry
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 10, No 2 (2019): EDISI OKTOBER 2019
Publisher : Tanjungpura University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.998 KB)
|
DOI: 10.26418/j-psh.v10i2.35817
The title of this research is "Analysis of Teacher Efforts to Manage Students in the Learning Process IPS2 Sociology Class XI". The purpose of this study was to determine and describe the efforts of teachers to motivate students in the learning process IPS2 sociology class XI. The approach used in this study is a qualitative approach with descriptive methods. The process of implementation is carried out with test instruments such as observation, interviews, and documentation.The results showed that the efforts of teachers to motivate students in the learning process of sociology in general have been implemented but have not carried out to the maximum. Constraints implementation of motivation by teachers, teacher attendance factors and methods of teaching, the student's social environment, and infrastructure are less supportive. The response of students is very worth noting that the way teachers deliver the material time in the classroom, because the volume is not loud teachers.
Membina Nilai Moral Sosial Budaya Indonesia Di Kalangan Remaja
Rivaie, Wanto
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 1, No 1 (2010): Volume 1 Nomor 1 Edisi April 2010
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v1i1.383
Dalam suasana kehidupan dewasa ini yang banyak tuntutan, tantangan dan masalah, upaya orang tua membina anak dalam keluarga dengan sentuhan kasih sayang untuk menjadi generasi mendatang yang bertanggung jawab dan berakhlaq mulia. Menjadi sesuatu yang langka. Kelangkaan sentuhan orang tua tersebut kini menggejala dengan munculnya berbagai kenakalan remaja, tawuran pelajar, dan penggunaan obat terlarang narkoba dan semacamnya, merupakan pelarian dari suasana mental remaja yang bersifat terminal. Untuk itu upaya pendidikan perlu perlakuan yang menitik beratkan pada aspek afektif dan perilaku yang luhur.
ALIRAN FILSAFAT EKSISTENSIALIS
Salim, Izhar
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2010): Volume 1 Nomor 2 Edisi Oktober 2010
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v1i2.3893
Sifat Materialisme teryata merupakan pendorong lahirnya eksistensialisme. Yang dimaksud dengan Eksistensi ialah cara orang berada di dunia. Eksistensialisme lahir sebagai reaksi terhadap idealisme. Materialisme dan idealisme adalah dua pandangan filsafat tentang hakikat yang ekstrim. Keduanya berisi benih-benih kebenaran, tetapi keduanya juga salah. Eksistensialisme ingin mencari jalan keluar dan kedua ekstrimitas itu. Materialisme memandang kejasmanian (materi) sebagai keseluruhan manusia, padahal itu hanyalah aspek manusia. Materialisme menganggap manusia hanyalah sesuatu yang ada, tanpa menjadi subyek. Manusia berpikir, berkesadaran inilah yang tidak disadari oleh materialisme. Sebaliknya berpikir, berkesadaran dilebih-lebihkan oleh idealisme sehingga menjadi seluruh manusia, bahkan dilebih-lebihkan lagi sampai menjadi tidak ada barang lain selain pikiran. Kata Kunci : Eksistensialis, Materialisme, Idealisme.
Motivasi Berprestasi Siswa Tidak Tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas X Sma Pancasila Sungai Kakap
Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 5, No 1 (2014): April 2014
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v5i1.22038
This research was conducted with the intent and purpose to amend and improve the teaching and learning process in class X SMA Pancasila Sungai Kakap, in order to better fit with the objectives to be achieved. The problem with this research is "Achievement motivation of students does not complete the completeness criteria of teaching on sociology subjects of class X SMA Pancasila Sungai Kakap ". The sub problem is as follows: (1) how to motivate students in the areas of cognitive achievement, in class X SMA Pancasila Sungai Kakap. (2) how achievement motivation in the field of improving the status and self-esteem in a child class X SMA Pancasila Sungai Kakap. (3) how to excel in the field of motivation is affiliated with other students.This study used qualitative methods, forms of research is a case study by the research subjects were students of class X SMA Pancasila Sungai Kakap.Keywords : Achievement Motivation, Students Completed Sociology Lesson  Completeness Criteria Of Teaching.
Interaksi Sosial Mahasiswa Antar Anggota Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FKIP Untan Cabang Pontianak
Eryanto, Eryanto
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 8, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v8i1.22057
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi sosial mahasiswa antar Anggota Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat KIP UNTAN Cabang Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif, proses pelaksanaannya dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komisariat KIP dalam menjalankan aktivitas keorganisasian terdapat kerjasama di bidang pendidikan yang bekerjasama dengan Komisariat ISIP sedangkan di bidang keagamaan bekerjasama dengan Komisariat Ekonomi dan Komisariat MIPA sedangkan di bidang sosial bekerjasama dengan Komisariat ISIP dan dibidang keolahragaan bekerjasama dengan Komisariat Ekonomi serta Komisariat ISIP. Di Komisariat KIP juga terdapat persaingan, persaingan sesama anggota komisariat dan persaingan dengan anggota komisariat yang ada di Universitas Tanjungpura. Untuk mengurangi persaingan di komisariat diperlukan sikap kompromi dan sikap toleransi baik itu sesama anggota komisariat maupun dengan komisariat yang ada di Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pontianak. Kata Kunci: Interaksi Sosial, Anggota, HMI, KIP UNTAN.