cover
Contact Name
Iwan Ramadhan
Contact Email
iwan.ramadhan@untan.ac.id
Phone
+6289693737285
Journal Mail Official
iwan.ramadhan@untan.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendiidkan Univesitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora
ISSN : 20878451     EISSN : 27151247     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/j-psh.
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora is the result of research on social theory, culture, education studies, and critical analysis studies of research in the socio-cultural field. The article contains the results of research and other scientific literature relating to sociology, sociology, and socio-cultural studies.
Articles 423 Documents
Pentingnya Pendidikan Humanistik Di Era Globalisasi ., Sulistyarini
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 2, No 1 (2011): Volume 2 Nomor 1 Edisi April 2011
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v2i1.389

Abstract

Dalam kancah pergulatan global dewasa ini, kekhawatiran yang muncul adalah hancurnya rasa kemanusiaan dan terkikisnya semangat religius serta kaburnya nilai-nilai kemanusiaan ditambah lagi hilangnya jatidiri bangsa. Globalisasi menjadikan dunia tanpa batas, lebih transparan dan terbuka, dunia telah menjadi sebuah big village. Humanisasi adalah proses membangun karakter kemanusiaan dalam diri manusia, yang menghargai harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, dengan berbagai anugerah kelebihan. Humanisasi pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang manusiawi merupakan suatu upaya menjadikan pendidikan sebagai suatu proses pembudayaan.
Pola Pengasuhan Anak Pada Keluarga Petani Melayu Di Desa Pusaka Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Purnasari, Purnasari
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 4, No 1 (2013): April 2013
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v4i1.22025

Abstract

The Child Caring In Malay Farmers Family At Pusaka Village Sub Tebas Sambas district. Work as farmers occupied by the parents are nearly 9 hours in the fields and have 2-6 children within it self. The research aims is to analyze and determine the child caring  applied by Malay farmers family.  Data collection instruments are interviews, observation, and documentation.  The results show two kinds child caring was applied In Malay Farmers Family At Pusaka Village that is democratic and authoritarian. In democratic family, problem solved with the rebuke, explaining and consequences, thus produced a confident teenager, feel welcome in society, cooperate, friendly, always wanted to know. While the authoritarian family, problem solving colored with scold parents even hitting and never give congratulations and gifts if children perform so as to produce a timid teenager, shy, insecure and easily offended.Key Words: Child Caring, Malay farmers Family, Children's Education.
Kehidupan Sosial Anak Sebagai Penyemir Sepatu Di Kecamatan Pontianak Selatan Riyanto, Yuda
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 5, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v5i2.22046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan sosial anak sebagai penyemir sepatu di Kecamatan Pontianak Selatan dengan mencari penyebab anak bekerja, tujuan anak bekerja dan pola interaksi anak dengan konsumen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: 1. observasi langsung, 2. wawancara langsung dan 3. studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi penyebab terdapat empat faktor yang menyebabkan turunnya anak ke jalanan sehingga mengabaikan pendidikan mereka, yaitu faktor ekonomi, pola asuh, teman sebaya dan motivasi dari diri sendiri. Dari sisi tujuan, turunnya anak ke jalanan ialah untuk membantu perekonomian keluarga, lebih jauh lagi anak bekerja sebagai penyemir juga untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya yaitu fisiologis, rasa aman, rasa cinta dan penghargaan serta aktualisasi diri. Selain itu dalam interaksinya, timbul rasa simpati dari diri konsumen diiringi dengan kebutuhan akan penampilan yang menyebabkan terjadinya hubungan interaksi antara anak sebagai penyemir sepatu dengan konsumen.Kata Kunci: Kehidupan Sosial, Penyemir Sepatu.
PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA PADA REMAJA DI PUNGGUR KECIL KABUPATEN KUBU RAYA Noviani, Fitri
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 8, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v8i2.23858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui materi pendidikan seks dan metode orang tua dalam memberikan pendidikan seks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan penyajian hasil dan analisis berbentuk narasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pemberian materi pendidikan seks dari orang tua ke anak remajanya adalah belum maksimal karena orang tua tidak menjelaskan secara lengkap dari setiap aspek materi pendidikan seks tertentu. Hal ini dikarenakan pengetahuan yang dimiliki masing-masing selaku informan masih terbatas. Pemberian materi pendidikan seks sebagian besar informan terutama bapak kurang memberikan perhatian pada pendidikan seks anak remajanya. Sedangkan ibu lebih memiliki kedekatan dengan anak sehingga mendorong bentuk perhatian, komunikasi, informasi dan edukasi pendidikan seks lebih terbuka dari anak ke ibu maupun sebaliknya.Kata Kunci: Pendidikan Seks, Remaja, Keluarga. Abstract: This study intended to know and analyze the sexual topic and parent’s methods of parents in providing sex education for their teenagers. The method used in this research was descriptive qualitative and the presentation of the results and analysis was in form of narrative. The results of this research showed that sexual topics which are used for them were not maximal because of limited knowledge from their parents and it’s affected for the explanation of the material. Providing sexual topics, most of the informants especially father had less  attention to their teenagers. Meanwhile, mother who competent in communicating to her teenagers could encourage the attention, communication, information and sex education when mothers talked openly and vice versa.Keywords: Sex Education, Teenagers, Family.
PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII IPS SMA ISLAM HARUNIYAH PONTIANAK Yuliana Hairunnisa, Isti
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 9, No 2 (2018): Edisi Oktober 2018
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v9i2.33227

Abstract

The research aimed at finding out the effect of peers on motivation to learn for students in grade XII of Social Programme in SMA Islam Haruniyah Pontianak. It is hoped that the result can be a good information for school especially teachers to improve their students’ motivation in learning, motivate their students by a good approach, and motivate among students in learning. The research employed quantitative descriptive methodology by having 64 students of grade XII in social programme as participants of the research using simple random sampling. The data for peers and learning motivation were taken by a questionnaire. Simple linear regression methodology was applied to test the statistical data. The research findings showed that most peer students of grade XII were good and 80,7% of students had low motivation to study. The peers have given significant influence on learning motivation of students and have given positif relation by 78,9%. It can be concluded that the good peers have given positive effect on learning motivation of students of grade XII of Social Programme of SMA Islam Haruniyah Pontianak, on the contrary the bad peers also have decreased motivation of other students to learn.
MAKNA SIMBOLIK BARU PADA MASJID AGUNG JAWA TENGAH Kasim, Muhammad Aqil
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 10, No 2 (2019): EDISI OKTOBER 2019
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.479 KB) | DOI: 10.26418/j-psh.v10i2.35818

Abstract

This study aims to find out the new symbolic meaning that lies in the Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) and the commodification process that occurs. This study uses a qualitative method and interpretivism approach. The source of the data resulted from interviews conducted with the administrators, merchants, and visitors in the Masjid Agung Jawa Tengah and observations of archives, photos, and electronic media about Masjid Agung Jawa Tengah. The result of this study shows that the visitors come to Masjid Agung Jawa Tengah for tourism and to fulfill their curiosity desire about the magnificent architecture of Masjid Agung Jawa Tengah. Later, the visitors feel excited and satisfied after they visit Masjid Agung Jawa Tengah. Furthermore, Masjid Agung Jawa Tengah becomes the medium to deliver spiritual and material value to the visitors. Today, many people are looking for economic benefits from Masjid Agung Jawa Tengah. The administrator makes Masjid Agung Jawa Tengah as a place to earn a living. It is the same condition with the merchant and travel startup which looking for economic benefits from the imagery of the Masjid Agung Jawa Tengah
Optimalisasi Pembelajaran IPS Melalui Kooperatif Tipe Jigsaw Pada SD Negeri 24 Pontianak Tenggara Mashudi, H.
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2010): Volume 1 Nomor 2 Edisi Oktober 2010
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v1i2.384

Abstract

Faktor yang mendukung keberhasilan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran adalah kemampuan guru dalam menguasai dan menerapkan metode pembelajaran. Guru dituntut untuk menguasai berbagai macam metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan siswa. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan LKS. Pemikiran dasar penggunaan tipe pembelajaran ini adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi dengan yang lain. IPS merupakan salah satu pelajaran yang diajarkan di Tingkat Sekolah Dasar Negeri 24 Pontianak Tenggara. IPS adalah mata pelajaran yang mempelajari kehidupan sosial menyangkut pengetahuan mengenai peristiwa dan persoalan yang berkaitan dengan upaya manusia untuk mengatasi masalah sosial. Berdasarkan hasil tindakan kelas yang dilaksanakan dan dari data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa: Model pembelajaran tipe Jigsaw yang telah diterapkan dapat berpengaruh positif terhadap aktivitas belajar siswa, dimana secara berangsur-angsur terjadi peningkatan terhadap aktivitas siswa. Dengan pembelajaran tipe Jigsaw ini siswa menjadi lebih termotivasi unuk kreatif, berani, bertanggungjawab, saling menghargai satu sama lain serta bersemangat dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase aktivitas belajar siswa, dimana pada siklus I sebesar 23,50% dan pada siklus II sebesar 39,10%, atau terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,60%,Penerapan model pembelajaran tipe Jigsaw ini juga berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa, karena dengan pembelajaran ini siswa dapat saling bertukar pikiran dalam kegiatan belajar kelompok sehingga berpengaruh pada hasil belajar. Dengan timbulnya semangat siswa yang mau berperan aktif dalam pembelajaran, membuat siswa lebih bersemangat juga dalam mempelajari materi pelajaran IPS. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa, yaitu pada siklus I sebesar 43,75% dan pada siklus II mencapai 68,75%, atau terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II yaitu 25,00%. Peningkatan aktivitas belajar siswa ini ternyata berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
BAHASA DAN MASYARAKAT ., Ikhsanudin
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 2, No 2 (2011): Volume 2 Nomor 2 Edisi Oktober 2011
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v2i2.4891

Abstract

Artikel ini berbicara mengenai keterkaitan antara ilmu kebahasaan dan kecenderungan masyarakat dalam berbahasa. Diawali dengan pembahasan mengenai munculnya kajian linguistik modern, artikel menguraikan kemunculan kajian sosiolinguistik, perbedaan sosiolinguistik dan sosiologi bahasa, pendekatan-pendekatan dalam sosiolinguistik, dan diakhiri dengan penguraian atas prinsip-prinsip dalam penelitian sosiolinguistik. Kajian yang digunakan di sini sepenuhnya adalah kajian kepustakaan dan hasilnya berupa deskripsi-deskripsi teoritis yang bersifat kumulatif. Kata Kunci: Bahasa, Masyarakat, Sosiologi, Sosiolinguistik.
Interaksi Sosial Guru Dan Siswa Dalam Pembelajaran Sosiologi Di SMA Chandra, Alex
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 5, No 1 (2014): April 2014
Publisher : UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v5i1.22039

Abstract

The problem of this research is how social contact and social communication between teacher and students in learning sociology in class XI IPS of SMA Katolik Talino. The purpose of this research is to analyze how social contact and social communication between teacher and students in learning sociology. The using method is qualitative descriptive research with the object of the research is teacher and students in learning sociology. The result of this research is social interaction between teacher and students still not really good. This condition can be known by social contact and social communication between teacher and students that appears less closeness, less enthusiasm of studying, and there is no teacher’s apperception to students. From the finding can be concluded that social contact of the teacher and students in learning sociology in Class XI IPS of SMA Katolik Talino is not good and social communication between teacher and students is not good too.Keywords : The Social Interaction Of Teacher And Students, Sociology Learning
Studi Kasus Tentang Konflik Intraorganisasi Dalam Manajemen Berbasis Sekolah Di SMAN 01 Teluk Pakedai Hairudin, Hairudin
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 8, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v8i1.22058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik intraorganisasi dalam pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di SMA N 01 Teluk Pakedai. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konflik vertikal, konflik linistaff, dan konflik peran pada personel Sekolah di SMA N 01 Teluk Pakedai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan bentuk deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah personel SMA N 01 Teluk Pakedai yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, Waka Kurikulum, Bendahara, Kepala Tata Usaha, Staff Tata Usaha sekaligus penjaga sekolah.  Kata Kunci: Konfilk Vertikal, Linistaff, dan Peran.

Page 7 of 43 | Total Record : 423